Thursday, June 8, 2017

K-Link MLM Investasi Berbasis Syariah: Halal Produknya Mudah Caranya

MLM? Apa sebenarnya yang terbetik di benak ketika mendengar kata MLM untuk teman-teman semua? Untuk saya pribadi, pertama kali mendengar kata itu benar-benar terasa asing. Saya berpikir, “Apakah MLM ini semacam makhluk atau apa ya? Apakah bisa dimakan atau justru berbahaya  buat kesehatan”.

Berkecamuk ragam pertanyaan dalam benak meluap. Teman-teman saya yang lebih dahulu tahu tentang MLM menjelaskan berulang kali kepada saya, tetapi saya tetap tidak ngeh. Malah bingung yang melanda. Beberapa teman pernah datang menawarkan yang namanya bisnis MLM. Lha, otomatis saya gelagepan dan bengong. Ya, pengetahuan saya untuk ini nol banget.

Saya tak tahu harus mulai dari mana untuk ikutnya. Teman datang silih berganti menjelaskan, tetap saja saya tidak mengerti. Saking penasaran apa itu MLM, saya coba berselancar untuk  tahu makna di balik nama MLM itu. Ternyata, MLM atau Multi Level Marketing ini sebagai salah satu bentuk jaringan pemasaran berjenjang, berupa pemasaran produk atau barang yang sangat berbeda dengan cara-cara dagang tradisional  kebanyakan.

Mengapa berbeda? Karena barang atau produk yang dijual langsung ke pembeli tanpa melalui distributor atau distribusi yang panjang. Dapat dilihat, perdagangan dengan cara MLM atau networking marketing sebagai bentuk yang paling efisien dari cara berdagang yang panjang.  Karena itu, dengan efisiensi ini biaya-biaya yang tidak penting dapat ditekan dan diberikan kepada orang yang akan melakukan penjualan secara bijak dan adil.

Akan tetapi di masyarakat kita, banyak sekali pro dan kontra MLM. Benar adanya, ada perusahaan yang memakai kedok nama Money Game atau arisan berantai. Nah, money game atau arisan berantai ini tidak ada produk, jika pun ada produknya jauh dari kata berkualitas.  Ada hal yang mengherankan dan membuka peluang orang untuk berbondong-bondong ikut money game, orang-orang yang bergabung pertama kali beroleh keuntungan yang lumayan besar. Jadi, dapat dibilang bisnisnya hanya tipuan semata.

Sudah banyak bisnis serupa ini beredar di masyarakat. Sudah banyak juga yang jadi korbannya. Bisnis-bisnis yang hanya mengandalkan keuntungan  semata, justru hanya akan bertahan sekitar tiga hingga lima tahun  kemungkinan, setelah itu raib atau tutup lantas berganti nama.

Beberapa tahun yang lalu, saya pernah ikut salah satu bisnis MLM yang tak perlu saya sebutkan namanya, berbau money game. Saya ikut karena “tergiur” keuntungan besar itu tadi. Memang, saya tidak melihat dan menyelidiki secara detail bisnis itu juga tidak menyelidiki apa produk yang dihasilkan atau dijual ke konsumen. Pokoknya main ikut saja.
Di tahun pertama, semua berjalan lancar dan keuntungan-keuntungan yang dijanjikan berjalan sesuai perjanjian. 

Menginjak pertengahan tahun kedua masih berjalan lancar, akan tetapi, menjelang penghujung tahun kedua, semua berubah. Keuntungan  yang dijanjikan mulai seret, bahkan dicicil-cicil. Di akhir tahun kedua, semua seperti neraka. Perusahaan yang saya ikuti money game itu tidak membayar sama sekali keuntungan milik saya. Ketika berkunjung ke kantornya, alhasil tutup dan saya beserta beberapa teman bengong, tak tahu kantor mereka pindah ke mana. Tertipu habis!

Hal ini jadi pengalaman saya jika ikut dalam satu pemasaran berjenjang untuk lebih berhati-hati dan waspada. Jangan sampai, apa yang pernah terjadi dengan saya, terjadi untuk kedua kalinya. Ya, saya tidak mau jatuh ke dalam lubang yang sama. Oleh karena itu, saya mencari yang benar-benar berbasis pada kemaslahatan anggota. Terpenting, transparansi sistem hasil penjualan atau produk harus saya ketahui.


Dato' Dr. H.MD. Radzi Saleh (Jas Krem) dalam seminar syariah K-LINK
Foto: Dok. Pribadi
Nah, berkaitan dengan hal ini pada Rabu, (6/6/2017) saya berkesempatan hadir dalam acara Ramadan K-Link Festival bertempat di K-Link Tower, Jalan Gatot Subroto Kav. 59A Roof Garden Lantai 5 Jakarta Selatan, dalam tajuk acara Seminar MLM Syariah mengenai K-Link, Bersyariah Bersama K-LINK.


Bersama beberapa teman blogger di Seminar K-LINK Syariah
Foto: Dok. Pribadi
Saya mengenal K-Link ini pertama kali sekitar tahun 2008. Saat itu, salah seorang teman saya datang ke rumah bercerita tentang MLM. Awalnya saya sempat malas mendengarkan, karena ada pengalaman yang tak mengenakkan sebelumnya. Akan tetapi, penjelasan teman saya tentang MLM yang satu ini membuat saya berubah pikiran. Teman saya datang dengan membawa contoh produk yang sangat bagus dan berkualitas. Saya diberikan sampel produk, masih ingat dalam benak saya yaitu Chlorophyl dalam bentuk cairan, namanya K-Liquid Chlorophyll.

Chlorophyll, suplemen (minuman) dalam bentuk cair pertama kali saya konsumsi
Foto: Dok. Pribadi
Teman saya mengatakan bahwa Chlorophyll ini sebagai salah satu bentuk minuman kesehatan yang berasal dari daun Alfalfa (Medicago sativa). Mulanya saya berpikir diambil dari salah satu ekstrak  mikroalga, Chlorella, ternyata dugaan saya salah. Cerita punya cerita minuman ini sebagai bapak dari segala makanan. Dedaunan herbal yang memiliki nutrisi tinggi dengan proses ekstraksi modern dari daun Alfalfa itu tadi.

Saya mencoba mengonsumsi untuk pertama kalinya. Ternyata, dalam sehari berikutnya saya merasakan sesuatu yang berbeda. Badan terasa segar dan ringan. Seperti ada regenerasi kadar asam dan alkali yang saya rasakan dan diseimbangkan kembali. Ternyata, Chlorophyll ini mampu meningkatkan daya serap nutrisi dan energi dalam tubuh.

Dari teman itu tadi, saya coba terus konsumsi secara teratur hingga saat ini. Efek yang ditimbulkan pun berbeda dari biasanya. K-LINK menjadi inspirasi pertama dalam hidup saya untuk mengonsumsi makanan kesehatan tanpa rasa khawatir. Semakin ke sini, saya semakin paham, bisnis MLM seperti K-LINK-lah yang menjadi pilihan tepat untuk saya secara pribadi kalau ingin melakukan perdagangan, mengapa?

Bertitik tolak dari pengalaman yang sudah-sudah, saya melihat K-LINK semakin berkembang dan berbenah diri. Artinya apa? Bisnis yang dimulai pada 2002 ini terbukti  semakin maju dan terus bertahan, bahkan semakin besar hingga sekarang. Di lebih dari 34 negara K-LINK menancapkan kukunya. Kepercayaan masyarakat menjadi kunci keberhasilan K-LINK bertumbuh. Dari sini pula K-LINK yang semakin dipercaya mendirikan kantor operasional di Indonesia (Jakarta). Inilah antara lain alasan saya  memilih K-LINK untuk berinvestasi dalam dunia MLM.

K-LINK tak main-main. Rambahan bisnisnya tak diragukan lagi. Produk-produknya terus berinovasi. Sekitar 180 varian produk pun sudah dihasilkan. Untuk lebih menyakinkan kepada masyarakat bahwa K-Link mampu memberikan produk berkualitas, baik, dan halal, inisiatif yang dilakukan Presiden Direktur K-LINK, Dato’ Dr. H. MD. Radzi Saleh mengambil sertifikasi syariah dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam bisnis MLM yang didirikannya.


Beberapa produk halal K-LINK di Store-nya
Foto: Dok. Pribadi
Bicara syariah, artinya produk-produk yang dikeluarkan mestilah berbahan dasar halal dan sesuai syariat Islam. Ekonomi Syariah MLM yang diterapkan K-LINK sebagai dasar membangun kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan bisnis dan produk yang dikembangkan untuk dikonsumsi masyakarat luas yang dipastikan halal sesuai ketentuan Islam.


Produk-produk K-LINK dengan label halal
Foto: Dok. Pribadi
Di dunia ini ada tiga bagian ekonomi yang dikenal, yaitu Kapitalis, Sosialis, dan Ekonomi Campuran. Sistem ekonomi ini berkembang secara pemikiran barat. Alhasil, tidak banyak yang mampu mencapai hasil seperti yang diinginkan dalam banyak negara. Sistem ekonomi sosialis hancur dengan morat-marit dan hancurnya Uni Soviet. Sanjungan ekonomi kapitalis yang diagung-agungkan membawa dampak buruk karena banyak negara miskin semakin kere dan negara kaya (meski berjumlah kecil) semakin jaya. Kapitalis gagal meningkatkan kemakmuran hidup orang banyak, utamanya di negara berkembang.

Gagalnya ekonomi Amerika di era 90-an juga sebagai akibat serakahnya kapitalisme. Ketidakberhasilan masing-masing sistem ekonomi itu karena kelemahan dan kekurangan yang banyak sekali. Akibatnya, dari kelemahan dan kekurangan ekonomi itu, timbul pemikiran baru mengenai ekonomi di negara-negara muslim yang  penduduknya beragama Islam yaitu ekonomi syariah.

Ekonomi syariah berusaha mewujudkan tatanan perekonomian sesuai syariat Islam: Al-Quran, dan Hadits. Belajar dari Ekonomi Rasulullah yang telah banyak meningkatkan kehidupan perekonomian terutama si Jazirah Arab. Dari sinilah K-LINK mengacu sebagai Multi Level Marketing berbasis syariah.

Hal ini juga sebagai wujud paradigma Islam. Ekonomi syariah bukan sebagai kompetitor atau menyaingi ekonomi kapitalis atau sosialis. Akan tetapi, diupayakan untuk mengkover kekurangan dari sistem ekonomi yang sudah ada. Sejalan dengan hal ini, K-LINK MLM Syariah, segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan yang dilakukan semata-mata didasarkan pada Al-quran dan Hadits atau  syariat Islam. Artinya, dalam kegiatan  jual beli dan produksinya, setiap orang punya kewajiban untuk melakukan  aktivitas berdasarkan ajaran Islam tanpa ada pembohongan.

K-LINK MLM Syariah punya etika agama sangat kuat yang melandasi hukum-hukumnya. Etika yang diberikan sebagai bentuk ajaran bisnis baik & buruk, benar & salah, bahkan ajaran mengenai moral khususnya berperilaku dan tindakan ekonomi, bersumber dari ajaran agama.  

Oleh sebab etika yang dibuat sebagai pedoman kegiatan bisnis MLM K-LINK, maka segala hal yang berbau bisnis berpegang pada etika Islam. Etika bisnis MLM K-LINK menurut ajaran Islam yang juga diambil dari Al-Quran dan Hadits Nabi. Contohnya, ada larangan riba, maka owner (pemilik modal) atau siapapun itu yang berkecimpung di dalamnya, bertanggung jawab kepada jalannya perusahaan yang dimiliki maupun orang-orang yang menjalankan bisnisnya.

Etika bisnis MLM K-LINK syariah harus benar-benar mengedepankan untuk saling percaya, jujur, dan adil. Sementara itu, pemilik perusahaan beserta orang-orang yang ada di dalamnya menjaga spirit kekeluargaan. Contohnya, bila penjualan yang dilakukan para donwline meningkat pesat, tentunya bonus yang diberikan sesuai kesepakatan harus diberikan. Sebaliknya, jika penjualan menurun, bonus yang diberikan pun disesuaikan pula.

Apa yang dilontarkan Presiden Direktur K-LINK ketika seminar itu tepatlah adanya, “Musuh yang paling utama ketika berbisnis itu adalah ragu. Ini seperti karat pada sebuah pisau di hati manusia. Meskipun daging itu sangat lembut, jika menggunakan pisau yang sudah karatan untuk memotongnya, pastilah daging itu tak akan putus dipotong”.

Memang sudah hukumnya, bahwa bisnis sebagai bentuk komitmen membangun sesuatu  yang sangat serius. Sejahtera dari bisnis itu bukan untuk pemilik semata, tetapi bagaimana seluruh orang-orang yang ada dan terlibat di dalamnya ikut merasakan. Dari sinilah dibuktikan, K-LINK yang mampu terus bertumbuh hingga mencapai dua juta anggota di kota-kota hampir di seluruh Indonesia.

Tak dapat dipungkiri pula, banyak MLM di Indonesia yang beredar, tetapi baru K-LINK yang menyandang syariah. K-LINK menjadi salah satu pioner MLM Syariah yang telah memperoleh sertifikat syariah dari Dewan Syariah Nasional MUI (DSN-MUI) pada 2009, dan telah diperpanjang dua kali, pada 2013 dan 2016. Meskipun  K-LINK bukan MLM pertama memperoleh sertifikat MLM Syariah dari DSN-MUI, tetapi K-LINK menjadi MLM Syariah yang paling bertahan lama. Selain itu punya omzet terbesar di banding MLM Syariah lainnya.

Sebagaimana diketahui bahwa bisnis syariah yang ada di Indonesia resmi diformalkan pada 1990-an dengan berdirinya Bank Syariah yang terdiri atas keinginan masyarakat muslim di Indonesia. Hal itu disetujui pula oleh pemerintah. Bermula dari Bank Syariah inilah selanjutnya bisnis syariah di Indonesia mulai berkembang dengan lahirnya industri Keuangan Non Bank Syariah, seperti asuransi syariah dan leasing syariah. Lantas bisnis syariah semakin berkembang dengan lahirnya pasar modal syariah.

Islam menganjurkan untuk umatnya selalu bekerja. Tidak ada saran untuk orang-orang  Islam yang beriman menganggur, karena menganggur itu perilaku Setan. Sangatlah penting tingkah laku yang menjunjung tinggi semangat kerja agar manusia selalu bekerja. Rasulullah SAW bersabda dalam satu hadits yang artinya, “Bahwa bekerja mencari rezeki yang halal sebagai kewajiban, setelah kewajiban ibadaah. (HR. Ath Thabrani dan Baihaqi). Lantas, hadits ini diperkuat dengan firman Allah SWT  dalam Surat Al-A’raff ayat 10 yang artinya, “Sesungguhnya, Kami menempatkan kalian sekalian di muka bumi dan Kami memberikan kalian di bumi itu (sumber) penghidupan”.

Tak hanya itu, K-LINK sebagai salah satu bisnis MLM Syariah pun menjadi tolok ukur dalam bisnis menurut Islam. Bahwa, apa yang dilakukan Dato’ Radzi ini didukung oleh hadits berikut: Dari Rafi bin Khadij berkata, “ Ya Rasulullah, usaha apakah yang paling baik? Beliau menjawab: Pekerjaan seseorang dengan tangannya, (Produksi/industri) dan setiap jual beli yang mabrur (didistribusikan/trading) (HR. Ahmad).

Benar adanya, bahwa K-LINK diproduksi dengan tangan-tangan sendiri melalui satu industri. Lantas didistribusikan atau didagangkan ke penjuru negeri secara syariah. Dari sini jelas terlihat bahwa bisnis dalam Islam yang sesuai syariah Islam itu sebagai bentuk bisnis yang dibatasi oleh cara memperoleh dan memberdayakan harta agar selalu halal dan menolak hal-hal yang sifatnya haram dan menjerumuskan.Hal ini ada di K-LINK.

Dari perjalanan syariah ini, agar bisnis K-LINK tetap berada di jalur syariah dan memenuhi prinsip-prinsip syariah (syariah compliance), maka K-LINK memiliki tiga orang Ulama dari Majelis Ulama Indonesia yang menempati posisi sebagai  Dewan Pengawas Syariah (DPS) untuk PT K-LINK Indonesia, yaitu Prof. Dr. H. Isih Mubarak, SE, M.H., M.Ag., sebagai ketua DPS; H. Iing Solihin Norgiana, S.E, M.B.A, sebagai anggota DPS; dan H. M. Sofwan Jauhari, Lc, M.Ag, anggota DPS.

Mereka memantau jalannya K-LINK, baik dari sisi kehalalan produk, ada izin BPOM atau tidak, rencana pasar yang benar atau tidak, atau ada pembohongan atau tidak. Mereka bertiga memberikan nasihat atau masukan kepada Presiden Direktur K-LINK apabila ada hal-hal yang mesti diperbaiki dari sistem usaha K-LINK itu sendiri.

APLI menjadi acuan untuk orang memilih MLM
Foto: Dok. Pribadi
Dari data APLI (Asosasi Penjualan Langsung Indonesia) tercatat bahwa di Indonesia, ada sekitar 600 perusahaan MLM, hanya 68 yang menjadi anggota APLI. K-LINK sebagai satu-satunya perusahaan MLM yang memperoleh sertifikat syariah setelah MUI mengeluarkan fatwa tentang Penjualan Langsung Berjenjang pada 2009. Dengan kehadiran sertifikat itu mampu memberi pengaruh kepada kenaikan kinerja perusahaan. Optimistis yang dibangun dari semua anggota dan berkenaan dengan omzet dari produk K-LINK akan meningkat tajam karena ada catatan kepastian perdagangan halal dan prinsip usaha yang tidak melakukan konsep eksploitasi.


Bersama Brand Consultant K-LINK, Leon Ronald Travles
Foto: Dok. Pribadi
Selain itu, K-LINK juga punya konsultan yang bertugas melihat jalannya produk K-LINK, antisipasi produk K-LINK ke depan seperti apa, dan memberi masukan agar keberlangsungan produk, kualitas, bisnis tetap terjaga. Saya sempat berbincang-bincang dengan salah satu Brand Consultan K-LINK berkebangsaan Inggris, Leon Ronald Travels. "Tingginya polusi di Jakarta membuat saya harus terus dapat menjaga kesehatan. Makanya, saya konsumsi makanan kesehatan yang diproduksi K-LINK, seperti Spirullina juga Chlorophyll," ucapnya di sela-sela menjelang seminar.  

Selayaknya, K-LINK yang  notabenenya bergerak untuk penjualan produk yang dibutuhkan dan bermanfaat untuk kesehatan manusia dapat memberikan sumbangan terbesar di negeri ini dan dunia. Dengan kesehatan, pastinya dapat melakukan aktivitas dan ibadah secara baik, benar, dan sempurna, juga membantu orang lain yang memerlukan tenaga mereka. Orang mukmin yang kuat lebih baik dari  seorang mukmin yang lemah. Di antara produk kesehatan yang dijual K-LINK berupa produk yang berasal dari bahan-bahan yang memang dianjurkan oleh syariah, seperti siwak, minyak zaitun, habbah sauda, madu, susu, dan beragam produk lain yang bermanfaat untuk kesehatan. Terlebih produk K-LINK aman dikonsumsi dan halal tentunya.


Tips Memilih MLM

1.   Pilih MLM yang sudah ada di APLI
Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia sebagai wadah yang menaungi seluruh MLM. APLI dapat mengetahui mana perusahaan MLM yang baik dan tidak. Jadi, kalau MLM-nya sudah ada di APLI, Insya Allah masuk ke dalam kategori yang bisa direkomendasikan oleh APLI.

2.   Jelas Berbadan Hukum
Perusahaan MLM yang baik harus punya badan hukum atau izin usaha yang jelas. Oleh karenanya, selidiki sebelum bergabung ke MLM apakah perusahaannya sebagai PT, punya atau tidak SIUPL dan NPWP perusahaan. Hal itu sebagai bentuk tanggung jawab mereka terhadap anggota yang bergabung di dalamnya, termasuk konsumen lain yang memakai produk yang dihasilkan dari perusahaan MLM tersebut.

3.   Pilih MLM dengan Variasi Produk
Variasi produk akan dapat membuat jaringan semakin besar. Variasi produk juga dapat meminimalisir bujet sesuai pilihan produk. Harus diyakini benar bahwa MLM yang akan kita masuki punya jaminan kualitas barang yang dijualnya.

4.   MLM dengan Distributor Punya Sistem “Sukses” Bisa Jadi Pilihan
Kalau dalam satu perusahaan MLM ada distributor yang punya sistem bisa membuat yang lainnya sukses, kita bisa ikut di dalamnya. Karena, distributor yang punya sistem dan bisa membuat sukses, otomatis kita bisa tertular untuk berkembang cepat menjadi sukses.

5.   Upline  Kooperatif kepada Downline
Upline, kapan pun dan di mana pun bersedia dimintai tolong dan membantu downline yang ingin mencapai kesuksesan. Pelajari sistem upline ketika memperlakukan downline mereka. Kalau Upline hanya bergantung pada downline untuk jualan, sebaiknya tinggalkan MLM itu.

6.   Pilih MLM Diterima Skala Nasional
Jangan pernah masuk ke perusahaan MLM yang mengiming-imingi keuntungan besar. Tetapi, pilihlah Perusahaan MLM yang sudah diterima dalam skala nasional. Karena MLM yang sudah skala nasional punya visi-misi untuk membahagiakan orang-orang yang ikut bersamanya.

7.   Pilih MLM dengan Sistem Pembagian Rata untuk Seluruh Anggota
MLM yang baik akan berlaku adil ketika memperoleh keuntungan dan dibagi rata untuk seluruh anggota. Jika ada perusahaan MLM yang hanya mementingkan perusahaan, sebaiknya tidak dipilih.

8.   Nilai Jual Produk Diterima Logika
Harga satu produk dari satu perusahaan MLM dapat dijadikan indikator, apakah usahanya sehat atau “sakit”. Apabila harga produk sudah dibatas kewajaran, sebaiknya tidak usah diikuti. Tinggalkan lebih baik.

9.   Sistem Pendukung
Sistem pendukung ini harus mudah diakses, baik secara daring maupun temu langsung. Kalau sulit untuk dilakukan komunikasi baik online maupun offline, sebaiknya kita pikir-pikir lagi untuk masuk ke dalamnya. Tertarik untuk bisnis MLM?


Dalam satu rangkaian acara menjelang Seminar Syariah MLM K-LINK, ada beragam acara yang dihadirkan ke khalayak ramai, seperti bazaar, demo masak, juga tutorial hijab syar’i lebaran. Semua dikemas  dalam balutan  acara menarik.


Musik Islami anak muda sesaat sebelum seminar berlangsung
Foto: Dok. Pribadi
Musik dalam alunan religi mengantarkan para blogger dan media menikmati indahnya Ramadan K-Link Festival 1438 H di K-LINK Tower Saat itu. Bazaar pun menampilkan busana-busana muslim yang cantik dan indah. Bisa buat persiapan menyambut hari yang fitrah tentunya.


Chef  Hotel ternama, Riani (bajau ungu-hitam) persiapan sebelum cooking demo
Foto: Dok. Pribadi
Demo masak oleh Chef hotel ternama Riani pun menghadirkan nuansa tersendiri di Ballroom Lantai 5 K-LINK Tower tersebut. Dalam sajian masak mudah dan cepat dengan menggunakan produk dari K-LINK, Chef Riani menunjukkan kebolehannya di hadapan blogger, media, dan publik.

Bahan-bahan untuk cooking demo yang sebagian ada di K-LINK
Foto: Dok. Pribadi
Tiga menu dia sajikan, Chicken Kharsho, Bread Butter Pudding, dan Mushroom Soup. Chef Riani menunjukkan kebolehannya. 


Beberapa barang ini ada di K-LINK dan berlabel halal
Foto; Dok. Pribadi
Satu per satu resep diolah. Langkah demi langkah dan nama-nama bahan ditunjukkan ke hadapan media, blogger, dan masyakat umum. Bahan-bahan utama dari K-LINK seperti minyak zaitun, susu, juga madu, diperkenalkan. Bahan-bahan sehat dan halal itu menjadi sajian mudah untuk buka puasa.


Chiken Kharshio olahan Chef Riani



Banana Butter Pudding, racikan Chef  Riani
Foto: Dok. Pribadi
Setelahnya, blogger dan media diajak berkeliling tour gedung. Salah seorang perwakilan K-LINK menjelaskan mengenai K-LINK mulai dari merintis bisnis, ragam produk, menjelaskan semacan tempat berkumpul para member dan upline membahas strategi (semacam kafe), K-LINK Tower hadir, salon yang dikelola langsung oleh K-LINK, toko/gerai K-LINK, hingga konsultasi kesehatan oleh  dokter yang dipercaya K-LINK. 


Rekan-rekan Blogger dan Media Tour Building K-LINK
Foto: Dok. Pribadi
Saya melihat, K-LINK benar-benar menjadi sebuah MLM yang memikirkan kebahagiaan dan kesejahteraan secara bersama. Indahnya K-LINK yang mampu membuat orang lain bisa sejahtera.


Rekan-rekan Blogger & Media di Tour Building salon kecantikan K-LINK
Foto: Dok. Pribadi



K-LINK juga menyedian FOOD TOUR
Foto: Dok. Pribadi


Salah satu Park untuk tempat bertemu downline dan upline meeting di K-LINK Tower
Foto: Dok. Pribadi


K-Net Digital Store


VOO Produk baru K-LINK yang dijual baik secara online maupun gerai
Foto: Dok. Pribadi
Seiring kemajuan teknologi, tentu akan memberi dampak tersendiri terhadap cara pandang masyarakat, termasuk cara berkomunikasi dan belanja. K-LINK mengikuti perkembangan ini dengan membuat toko online bernama K-Net Digital Store. Ini dapat diakses melalui PC (Hybrid) http://www.k-net.co.id/shop/product  juga melalui android yang dapat diunduh melalui Google Play Store.

Salah satu tampilan Digital Store K-LINK,  K-Net yang mempermudah belanja
Foto: Dok. Pribadi

K-Net Digital Store ini justru sangat mempermudah orang belanja yang tak ingin repot harus pergi ke gerai. Dengan sekali sapuan jari, semua produk yang diinginkan dapat masuk ke dalam keranjang belanja K-Net Digital Store. 

Promo Ramadan Spesial dari toko online K-LINK
Foto: Dok. Pribadi
Pengirimannya pun mudah, apalagi cara pembayarannya. Pembayaran dapat dilakukan sistem transfer antar bank yang terdiri atas BCA Klik Pay, Mandiri, Permata Bank, e-Pay BRI, Alto, t-cash, espay, Prima, Visa, Master Card, dan juga ATM bersama.

Metode pembayaran kalau kita belanja melalui K-NET DIGITAL STORE K-LINK
Foto: Dok. Pribadi

Anggota K-LINK yang melampaui angka dua juta, mengharuskan mereka masuk ke dalam ranah digital marketing. Ketika saya melontarkan pertanyaaan mengenai digital store untuk mempermudah akses pembelian, Dato’ Dr. H. Radzi Saleh, selaku Presdir K-LINK Indonesia menjawab, “Kemajuan teknologi memang tak bisa dihindari, dan itu membawa kepada perubahan masyarakat. 

Tampilan salah satu Channel K-NET DIGITAL STORE K-LINK

Teknologi memberikan kemudahan dalam beragam kehidupan, baik untuk komunikasi maupun berbelanja. K-LINK pun menangkap hal ini dan sudah siap mengikuti dinamika perubahan dengan tidak mengeliminir prinsip dasar dari bisnis networking yang sudah dimulai sejak tahun 2016. Hingga kini, sistem terus diperbaiki dan diperbagus”.

Beragam Kategori Produk K-LINK, tinggal dipilih
Foto: Dok. Pribadi
Selain itu, K-LINK pun membuat platform pemasaran bernama K-LINK VIRAL MARKETING (KVM). Ini merupakan platform marketing yang sudah terintegrasi dalam bentuk digital. Hal ini justru mempermudah bisnis networking yang selama ini selalu bertatap muka, tetapi dapat disingkat hanya dari dunia maya. Ya, hal ini dilakukan K-LINK agar dapat memberikan jawaban kepada masyarakat luas. KVM juga ditujukan untuk membantu memudahkan masyarakat belanja melalui K-LINK ONLINE STORE.

Tampilan landing page toko online K-NET DIGITAL STORE
Foto: Dok. Pribadi
Semoga inovasi K-LINK ini tidak berhenti di sini. Semoga ada terobosan baru di masa datang, semisal K-LINK membuat e-book tentang produk-produk yang dipasarkan dan dapat diunduh secara cuma-cuma untuk pembaca dan member setianya. Sukses untuk K-LINK sukses untuk kita bersama. 

Produk Best Seller pun ditampilkan di K-NET DIGITAL STORE K-LINK

Untuk menjadi member K-LINK pun cukup mudah. Tinggal masuk ke website http://www.k-net.co.id/shop/product ini, dan klik bagian menjadi member. Tak butuh waktu lama, proses registrasi pun usai. Kapan lagi kita dapat menjalankan bisnis secara syariah, kalau bukan di K-LINK. 

#FIRSTWINNER K-LINK BLOG COMPETITION-MB -INDOBLOGNET

Saturday, May 27, 2017

Nestle CERELAC NutriPuffs: Snacking Without Worry


Porsi makan anak-anak dan beberapa bagian makanan yang mereka makan, umumnya lebih sedikit dari orang dewasa. Oleh karenanya, anak-anak memang perlu makan dan makanan setiap beberapa jam untuk menjaga tingkat energinya dan memperoleh nutrisi yang diperlukan. Makanan ringan (snack) memberikan kontribusi penting untuk memenuhi kebutuhan gizi harian anak-anak kita.

Nestle CERELAC NutriPuffs: Ngemil tak perlu khawatir
Foto: Dok. http://strollerinthecity.com/
Sementara, keripik, biskuit, cokelat, dan permen memang memberikan rasa enak karena ada beberapa bagian gula yang tercampur di dalamnya. Akan tetapi, untuk makanan tersebut sebaiknya sesekali saja diberikan, mengapa? Karena, makanan ringan yang satu ini memberikan kontribusi besar terhadap lemak jenuh, gula, garam, dan energi yang sangat tinggi, sehingga tak baik untuk kesehatan  dan tumbuh kembang mereka.

Memberikan camilan atau makanan ringan kepada anak-anak kita dengan banyak mengandung nutrisi sangatlah penting. Akan tetapi, bukan berapa banyaknya energi hingga berlebihan yang dihasilkan dari satu bungkus camilan. Justru berapa besar kandungan yang ada di dalam camilan itu dapat memberikan efek kepada perkembangan motorik anak.

Berkenaan dengan hal itu, pada hari ini, Rabu (23/05/2017) bertempat di D’Labs Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, saya menghadiri undangan bersama dari Nestle CERELAC NutriPuffs dengan anggota Komunitas ISB lainnya. Acara yang dihelat Nestle CERELAC NutriPuffs ini menjadi sejarah penting CERELAC dalam memperkenalkan menu baru dan pertama dari Nestle CERELAC bernama NutriPuff.

Nestle CERELAC NutriPuffs
Rasa Pisang-Jeruk & Rasa Pisang Stroberi
Foto: Dok. Pribadi
Hadir pada kesempatan itu, Market Nutritionist PT Nestle Indonesia, Eka Herdiana; Category Marketing Manager Infant & Baby Foods PT Nestle Indonesia, Rendi Kusumo; juga Psikiater Anak, Dr. dr. Tjhin Wiguna, spKJ(k).

Dari Ki-Ka Nur Shilla Christianto VP Head of Corporate Communication PT Nestle Indonesia
Eka Herdiana, Market Nutritionist PT Nestle Indonesia
Dr. dr. Tjhin Wiguna, spK(k), Psikiater Anak
Rendi Kusumo, Category Marketing Manager Infant Cereal PT Nestle Indonesia
Di sela-sela peluncuruan Nestle CERELAC NutriPuffs
Foto: Dok. Prodigy
Anak-anak memang harus menikmati makanan ringan (snack) yang diberikan dengan bahan baku seperti buah, sayuran, susu, juga sereal. Memang, sedikit diperlukan adaptasi rasa pada lidah mereka agar terbiasa dengan beragam makanan ringan yang baru.

Belakangan, sebagai orang tua sering khawatir dengan camilan yang dimakan anak-anak saya. Apalagi bila mereka ngemil  tanpa sepengetahuan saya. Hal yang saya khawatirkan dan takutkan adalah, camilan yang mereka makan mengandung  bahan penguat rasa makanan. Saya memang menghindari itu. Camilan yang saya berikan kepada anak-anak saya, minimal  harus saya ketahui apa komposisi bahan-bahannya. Semata-mata hal itu saya lakukan untuk menjaga kesehatan dan perkembangan  mereka.  

Buah-buahan pun sangat baik sebagai makanan selingan bayi
Foto: Dok. https://singaporemotherhood.com
Berbeda dengan camilan dari Nestle CERELAC NutriPuffs ini. Justru saya sebagai orang tua menyarankan snack yang satu ini untuk diberikan kepada anak-anak. Makanan ringan NutriPuffs ini dirancang memang untuk anak-anak mulai usia 10 bulan hingga 24 bulan. Bentuknya menyerupai bintang yang sangat mudah digenggam oleh tangan anak-anak.
Nah, bahan-bahannya itu terbuat dari gandum utuh dan buah asli. Jadi rasanya tidak banyak berubah. Apalagi ketika dimakan anak-anak tidak lengket di gigi maupun langit-langit mulut. Begitu si kecil memasukkan NutriPuffs ini ke dalam mulutnya, snack ini langsung meleleh dan bersih.
Nestle CERELAC NutriPuffs rasa pisang dan jeruk
Foto: Dok. Prodigy
Dalam masa perkembangan dan pertumbuhan agar anak-anak tumbuh optimal, salah satu zat yang harus ada adalah zat besi dan vitamin B1. Nah, di NutriPuffs ini baik zat besi maupun Vitamin B1, keduanya ada di dalam NutriPuff. Artinya, saya tidak khawatir ketika anak-anak saya mengonsumsi NutriPuff untuk tidak kekurangan Vitamin B1 dan zat besi, NutriPuff mampu memenuhinya.

Nestle CERELAC NutriPuffs rasa pisang dan stroberi
Foto: Dok. Prodigy
Satu hal lagi yang saya suka dari NutriPuffs sebagai camilan sehat anak-anak saya adalah proses pemasakannya. NutriPuffs ini tidak digoreng. Ya, kalau camilan anak-anak digoreng menggunakan minyak, saya mengkhawatirkan risiko terjadinya penimbunan lemak dini dalam tubuh anak-anak saya. Proses pemasakan NutriPuffs ini dengan cara di panggang. Cara-cara masak seperti dipanggang inilah salah satu cara makan camilan sehat. Nestle CERELAC NutriPuffs mampu membuat pengurangan risiko penyakit jantung atau kolesterol.

Nur Shilla Christianto VP Head of Corporate Communication PT Nestle Indonesia
Foto: Dok. Pribadi
Dalam keterangannya, VP Head of Corporate Communications, PT Nestle Indonesia, Nur Shilla Christianto mengatakan, bahwa selama 150 tahun berdiri, Nestle terus berupaya memberikan produk-produk dan inovasi makanan terbaik untuk anak-anak Indonesia. 

Sementara itu, Market Nutritionist PT Nestle Indonesia, Eka Herdiana memberikan keterangan, bahwa masa depan negeri ini ditentukan oleh kualitas generasi mendatang. Hal itu dilihat dari 4,5 kelahiran yang terjadi setiap tahun. Melihat nutrisi anak-anak Indonesia berusia 0—24 bulan, bahwa Indonesia akan menghadapi beban ganda. Artinya apa? Ya, anak-anak Indonesia masih banyak yang mengalami malnutrisi. Sekitar 23,1% orang Indonesia  mengalami stunting (usia pendek), 12,8% terjadi wasting (orang dengan badan kurus), dan 5.6% over nutrition (orang yang mengalami obesitas atau kegemukan).

Eka Herdiana, Market Nutritionist PT Nestle Indonesia (berbaju merah)
Foto: Dok. Prodigy
Menurut Herdiana, bahwa masalah gizi terbesar pada balita di Indonesia berupa defisiensi zat besi. Defisiensi zat besi yang ditimbulkan berupa penyakit anemia. Anemia mengacu pada semua kondisi (rendahnya hemoglobin dalam darah karena penyebab tertentu) status zat besi, asam folat, dan vitamin B12. Sebagai dampak defisiensi zat besi pada anak ini dapat mengganggu perkembangan kognitif mereka. Akan tetapi, hal ini dapat diatasi dan diperbaiki.

Di sinilah pentingnya peran makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak saya terutama dan anak-anak Indonesia umumnya. Sekitar 98% untuk kebutuhan zat besi anak-anak usia 6-24 bulan harus dipenuhi dari MP-ASI. Oleh karena itu, zat besi sebagai nutrisi penting untuk perkembangan otak anak dapat diperoleh dari snack (camilan) yang difortifikasi.

Bentuk bintang NutriPuff sebagai snack anak yang kaya zat besi, mudah dipegang,
meleleh dalam mulut, masak dengan cara dipanggang.
Foto: Dok. Pribadi
Snack yang difortifikasi ini adalah snack dengan zat gizi makro dan mikro yang ditambahkan ke dalam makanan atau bahan pangan dan dikonsumsi secara umum. Tujuannya adalah untuk mempertahankan dan memperbaiki kualitas gizi. Jadi, kalau kita melihat Nestle CERELAC NutriPuffs ini sangat cocok untuk kebutuhan asupan tambahan makanan kepada anak-anak saya. Mereka pun sangat menyukainya.

Dari data World Health Organization (WHO) memberikan rekomendasi makanan yang dapat diambil oleh tangan anak-anak di usia 9-11 bulan. Anak-anak sudah dapat memegang makanan sendiri dan memasukannya ke dalam mulut.

Jadwal Pemberian makanan bayi usia 6--23 bulan

Usia
Energi dari MP-ASI
Frekuensi
Tekstur
6-8 bulan
200 gr
2-3 kali makan/hari
1-2 kali makanan ringan
Mulai dengan bubur kental, makanan yang ditumbuk halus
9-11 bulan
300 gr
3-4 kali makanan/hari
1-2 kali makanan ringan
Makanan dicincang atau lumat
Makanan yang dapat diambil bayi dengan tangan
12-23 bulan
550 gr
3-4 kali makan/hari
1-2 kali makanan ringan
Makanan keluarga, cincang atau tumbuk bila diperlukan

Nah, saya memang memberikan selain makanan utama juga makanan ringan (snack) lainnya kepada kedua anak saya. Itu saya lakukan agar ada variasi makanan dan mereka tidak bosan. Hal itu juga untuk mengenalkan kepada mereka satu per satu rasa yang berbeda sejak dini. Sebenarnya, apa ya snacking itu?

Menurut WHO (2005) ngemil (snacking) merupakan bagian integral dari makanan sehat untuk balita atau yang lebih tua dari balita. Sebagai makanan ringan  untuk anak kecil yang diberikan atau dimakan di antara waktu makan--biasanya diberikan untuk dimakan sendiri dan mudah disiapkan. Atau dengan kata lain, bukan sebagai menu utama (makan pagi, siang, atau malam). Makanan yang dianggap makanan ringan sebagai makanan untuk menghilangkan rasa lapar sementara waktu untuk memberikan sedikit asupan tenaga ke dalam tubuh. Dapat juga makanan yang dimakan untuk dinikmati rasanya.

“Ada ragam snack yang  umum diberikan kepada anak-anak kita seperti dalam bentuk cair dan semi cair, juga dalam bentuk padat,” ucap Herdiana di sela-sela presentasinya kepada teman-teman blogger dan media.

Menurut Herdiana ada banyak keunggulan whole grain dan buah asli yang diberikan kepada anak-anak. Kulit ari yang terdapat pada whole grain banyak mengandung serat, vitamin B, trace mineral, dan fitokimia. Sementara itu, endosperm atau lapisan tengah mampu memberikan energi, karbohidrat, protein, dan mengandung vitamin B komples. Sedangkan pada germ atau intinya memberikan nutrisi untuk biji, mengandung vitamin B, vitamin E, trace mineral, fitokimia, antioksidan, dan lemak tak jenuh. Selain itu, kelebihan whole grain  untuk snack membantu menurunkan risiko kelebihan berat badan, diabetes mellitus tipe 2, penyakit jantung koroner, dan kanker kolon. Sementara, kalau snack dengan buah asli dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral dalam tubuh untuk proses pengaturan.

Beryl pun menyukai NutriPuffs dari Nestle CERELAC
Foto: Dok. Pribadi
Saya tak sembarang memilihkan snack untuk anak-anak saya. Ada beberapa hal yang memang saya perhatikan ketika memilih snack untuk mereka. Pertama, kandungan gizi, dengan adanya kandungan gizi pada snack, terutama Nestle CERELAC NutriPuffs ini, itu dapat membantu melengkapi kebutuhan gizi anak-anak dan NutriPuffs termasuk snack yang rendah gula. Kedua, bagaimana dengan ukuran dan tekstur snack itu sendiri. Pastinya, untuk anak saya yang berumur dua tahun, Nestle CERELAC NutriPuff cocok banget. Selain dia suka, NutriPuffs ini mudah digenggam, mudah meleleh, dan bertekstur. Ketiga, terpenting lagi anak-anak saya suka.

Dia tak bosan memasukkan lagi NutriPuffs ke dalam mulutnya
Foto: Dok. Pribadi
Ketika saya bawa ke salah satu gerai belanja, anak saya langsung menunjuk sendiri Nestle CERELAC NutriPuffs. Tentunya, hal ini menyenangkan buat saya pribadi, apalagi anak saya. Saya berpikir, dia tahu mana snack yang menyehatkan dan baik untuk perkembangannya. Dia begitu menikmati Nestle CERELAC NutriPuffs dengan dua varian sekaligus, Banana & Orange dan Banana & Strawberry. Lahap.

Balita memang perlu dikenalkan bentuk snack sejak dini, NutriPuffs salah satunya
Foto: Dok. Pribadi
Snacking ini juga ternyata bagus sangat bermanfaat untuk tumbuh kembang optimal anak. Apa yang saya pikirkan tentang snacking untuk anak ini sejalan dengan pemikiran Psikiater anak, Dr. dr. Tjhin Wiguna, spKJ(k).

“Snacking ini kalau diberikan ke anak usia 10 bulan dapat mengasah kemampuannya belajar makan sendiri (self-feeding). Aktivitas self-feeding sebagai perangsang perkembangan motorik  halus anak. Ketika si kecil mampu meraih dan memasukkan makanan ke dalam mulut, di situlah dia akan menjadi terampil menggunakan kedua tangannya untuk hal-hal positif lain seperti mewarnai dan menggambar”, ucap Dokter Tjhin.

Selain itu, dengan pemberian makanan termasuk makanan selingan (snack) yang teratur dan menyenangkan, akan membuat anak usia batita turut mengembangkan rasa percaya (basic trust) kepada ibu atau orang tua pengasuhnya menjadi lebih baik.

Fakta juga berbicara, nutrisi yang sehat menjadi hal penting untuk perkembangan otak. Pemberian makanan selingan menurut Dokter Tjhin juga memberikan manfaat positif, seperti stimulasi dan mendukung interaksi dan komunikasi pada anak dengan orang tua dan lingkungan sekitarnya.

Nah, snacking ini menjadi saat-saat yang paling menyenangkan untuk anak-anak. Momen yang membuat anak-anak tersebut senang, justru ikut merangsang otak untuk mengeluarkan endorphin dan hormon oksitosin, sehingga anak merasa rileks dan bahagia.

Oleh karenanya, orang tua perlu memberikan jadwal makan yang teratur kepada anak-anak mereka. Pemberian makanan yang teratur itu membuat anak memahami bahwa  setiap hari pada saat tertentu mereka memperoleh kesenangan dan kebahagiaan. Kenapa? Karena ada saat yang dinanti-nanti oleh mereka. Dari pemberian makanan yang sesuai jadwal dan teratur akan timbul skemata, terjadinya asimilasi dan akomodasi organ tubuh, dan pola serta kebiasaan makan yang teratur akan terus terekam dalam kehidupan hingga mereka besar.

“Dari pemberian dan kebiasaan makan yang teratur dapat menstimulasi perkembangan motorik halus sehingga tercipta independensi (makan sendiri)”, lebih lanjut dijelaskan Dokter Tjhin.

Menurut Dokter Tjhin lagi, usia  7 bulan hingga 2 tahun terhadap pola makan yang teratur menjadi masa-masa krusial untuk perkembangan motorik halus anak. Ini dapat mempengaruhi koordinasi mata dan tangan, seperti meraih makanan dan memasukkan ke dalam mulut, juga memanipulasi tangan untuk menggunakan alat makan yang sesuai ukurannya.



TIPS

FOOD RULES
1.     Sebaiknya anak didukung untuk makan sendiri. Stimulasi penting dilakukan sejak dini. Memberikan jenis dan bentuk makanan sesuai dengan tingkat perkembangan anak.
2.     Makanan sebaiknya tidak diberikan sebagai hadiah atau “reward”.
3.     Ketika memberikan makanan tidak saat bermain, oleh karena itu dianjurkan tidak menggunakan mainan untuk merangsang anak makan. Berikan makanan yang dapat merangsang anak untuk  mengeksplorasi  dan memberikan stimulus.
4.     Makanan sebaiknya disingkirkan apabila dalam waktu 10-15 menit anak hanya bermain dengan makanan saja

Sementara itu, Rendi Kusumo, selaku Category Marketing Manager Infant Cereal, PT Nestle Indonesia, mengatakan bahwa snacking ternyata penting untuk si kecil. Hal itu dapat membantu pemenuhan nutrisi harian si kecil, memberikan stimulasi untuk mengembangkan kemampuan self-feeding, dan membantu membentuk basic trust antara anak dan orang tua.

Kalau kita telusuri lebih jauh, menurut Kantor Hoem Panel, Penetration Tracking (2016), bahwa lebih dari 70% anak usia 10--24 bulan yang ada di Indonesia, tidak mengonsumsi snack yang memang dibuat secara khusus untuk usia tersebut. Artinya, anak-anak Indonesia di usia itu tidak dikenalkan oleh kedua orang tuanya untuk makanan tambahan. Di sinilah Nestle CERELAC NutriPuff pedulu dan berperan besar dalam pemberian makanan tambahan untuk anak-anak Indonesia di usia tersebut.

Nestle CERELAC mengenalkan varian baru snack bernama Nestle CERELAC NutriPuff. Snack ini sangat baik untuk si kecil dan memang dibuat untuk usia mereka. Nah, bicara snack, salah seorang celebrity mom yang tidak mengandalkan pengasuh untuk membesarkan buah hatinya, Laura Basuki, pun anaknya diberikan snack ini.


Laura Basuki, anaknya pun suka NutriPuffs
Foto: Dok. Prodigy
“Ternyata Owen suka dengan Nestle CERELAC NutriPuffs ini. Bahkan dia bisa berulang kali memasukkan ke dalam mulutnya. Karena snack ini mudah meleleh begitu masuk mulut dan tidak lengket”, jelas Laura.

Kini, saya semakin mengerti dan sadar pentingnya snack untuk anak-anak. Saya sudah jatuh cinta dengan Nestle CERELAC NutriPuffs ini sebagai snack anak-anak, begitu pula anak-anak saya. Diberikan pilihan snack lain, anak-anak saya tetap milihnya Nestle CERELAC NutriPuffs. Nestle CERELAC NutriPuff kini mudah diperoleh karena ada di Indomaret, Alfamart, Alfamidi, Carrefour, Transmart-Carrefour, Hypermart, Giant, Yogya, dan toko-toko terdekat lainnya.

Kesehatan makanan untuk anak-anak saya itu sangat penting, apalagi snack yang benar-benar dapat dipercaya untuk asupan makanan selain makanan utama. Bagaimana dengan Anda?


Tips Ngemil Sehat untuk Anak ala Saya

1.    Tetapkan batas jumlah makanan ringan manis yang diperbolehkan - jelaskan bahwa mereka tidak dapat mengonsumsinya setiap hari.

2.    Tawarkan anak Anda berbagai cemilan sehat sehingga mereka bisa memilih sendiri tentang apa yang ingin mereka makan. Hal ini juga akan membuat mereka terbiasa memilih makanan sehat.

3.    Selalu memiliki camilan sehat di rumah untuk menghilangkan godaan memilih camilan yang tidak sehat. Rencanakan apa yang perlu dibeli sebelum pergi ke supermarket - Anda juga akan menghemat uang dengan mengurangi pembelian tanpa dorongan.

4.    Jangan memberi makanan ringan terlalu dekat dengan waktu makan. Hal ini dapat membuat anak-anak tidak makan makanan utama mereka dan berarti mereka mungkin ingin memiliki makanan ringan segera setelahnya.

5.    Hindari menawarkan minuman ringan dan minuman manis lainnya. Minuman manis dapat berkontribusi pada kerusakan gigi dan penambahan berat badan, serta membuat anak merasa kenyang. Air dan susu rendah lemak merupakan pilihan yang lebih sehat.


6.    Makanan ringan bisa menjadi cara yang bagus untuk membuat anak Anda makan lebih banyak buah dan sayuran. Untuk informasi lebih lanjut tentang mendapatkan lebih banyak buah dan sayuran untuk makanan anak Anda, pergi ke ahli gizi atau dokter anak. 

  #WINNER BLOGCOMPETITION NESTLE CERELAC