Wednesday, November 23, 2016

Chief Barbershop: Balutan Eksotisme Gaya Rambut Pria Urban

Rambut atau ada juga yang menyebut sebagai bulu merupakan bagian atau organ yang tumbuh di kulit hewan dan manusia. Rupanya seperti benang. Rambut muncul dari epidermis atau kulit luar. Meski berasal dari folikel rambut yang berada jauh di bawah dermis atau kulit, struktur mirip rambut biasa disebut trikoma yang juga ada pada tumbuhan.


Ki: Fatsi Hakim Anjani, Founder Chief Barbersupplies & Co
Ka: Ions Akhmad, Pekerja Kreatif-Man Style Expert
Foto: Dok. Pribadi
Nah, ungkapan rambut sebagai mahkota tak hanya melekat pada wanita saja. Hal itu juga berlaku untuk pria. Untuk pria-pria, potongan atau model rambut ternyata menjadi perhatian intens akhir-akhir ini dan tak kalah penting dengan rambut wanita yang biasa dibuat model lain. Potongan rambut, selain menunjukkan kepribadian, juga membuat penampilan jadi semakin menarik.

Karenanya, pria-pria sejak sekarang mulai memperhatikan penampilan gaya rambut mereka. Langkah pertama yang harus dilakukan pria untuk mengubah dan memperlihatkan ketampanannya adalah dengan memotong rambut dan mengubah gaya potongan rambut mereka.

“Memang, mengubah potongan rambut itu gampang-gampang susah. Perlu mempertimbangkan bentuk wajah agar memperoleh model potongan rambut yang tepat dan pastinya ok”, begitu yang disampaikan Fatsi Hakim Anjani, selaku Founder Chief Barbersupplies & Co di Chief Barbershop Ciragil Jakarta, 22 November 2016.

Akhir-akhir ini, banyak pria hangat membicarakan dan melihat munculnya tren gaya potongan rambut yang pas dengan keingina mereka. Misalnya saja undercut dengan beragam variasi. Banyak selebritas, model, juga para olahragawan yang mengenakan model potongan rambut undercut tersebut. Hal itu membuat undercut semakin populer saja. Karena membuat penampilan semakin terlihat menarik juga lebih cool.

Oleh karena itu, penting bagi seorang pria menentukan barbershop yang pas  dalam memvisualisasikan keinginan mereka terhadap gaya rambut yang dimaui agar menjadi the best hair character. Melihat arah generasi muda millennial menjadi penentu perkembangan lifestyle, gaya rambut menjadi cerminan dan karakter diri yang perlu ditampilkan oleh pria-pria urban masa kini.

“Chief Barbershop, yang sudah berdiri 3 tahun silam percaya bahwa, pada 2017 mendatang, tak hanya berganti angka, tetapi juga menjadi tahun untuk menobatkan the best hair character sebagai paspor pria urban untuk menikmati hidup”, ucap Fatsi Hakim.

Di 2017 mendatang, ada empat karakter rambut yang terinspirasi dari hair cut iconic dan karakter yang paling unggul dari seorang pria di berbagai negara. Di antaranya  modern undercut-Japanese hair character yang ekploratif. Hairstyle-nya long & shine dengan character look & trend adapter. Product Fit Chief Panthera Hybrid Pomade.


Modern Undercut
Foto: Dok. Pribadi
Cosmo classic- Italian hair character yang passionate tetapi tetap punya kelas. Sementara, hairstyle dibuat natural side parting dengan character timeless & classy dan product fit berupa Chief water based pomade.

Cosmo Classic
Foto: Dok. Pribadi
Royal Low Fade-Englishman hair character yang konservatif dan penuh detail dan ketelitian.  Hairstyle berupa short  side part matte looking dengan character Consistent to playing it safe, dan product fit Chief classic oil based pomade.


Royal Low Fade
Foto: Dok. Pribadi
Sementara itu, Paparazzi slick back-American hair character yang bebas dan suka menjadi paling depan. Hairstyle Slickback undercut dengan character extremely free to be on the spotlight defining non conservative and non original character dan product fitnya Chief panther hybrid pomade.


Paparazzi Slick Back
Foto: Dok. Pribadi
Nah, lantas barbershop yang seperti apa yang mampu menjawab keinginan dan kebutuhan kaum urban untuk memunculkan gaya trendi rambut mereka yang sesuai dengan kepribadian atau karakter?

Ion Akhmad pekerja kreatif sekaligus man style expert mengatakan, “Pria urban generasi milenial menginginkan lebih dari potongan rambut paling baru, akan tetapi barbershop yang punya karakter dan dapat diandalkan jadi halo penting dalam menjalani keseharian mereka”.

Chief Barber & Supplies Co., kini hadir di Kebayoran Baru yang notabenenya menjadi salah satu tempat gaya hidup warga ibukota di tiga tempat tak sekadar sebagai tempat nongkrong biasa. Tetapi menjadi tempat tongkrongan anyar kaum pria yang ingin memperoleh tampilan baru dalam menciptakan gaya rambut mereka.

Di sini, Chief memberikan tak sekadar eksistensi untuk pelanggannya di tengah badai media sosial yang melanda, tetapi juga membuat dan memberi pemahaman baru untuk pria urban mengenai The New Wave Barbershop, tempat pria berhubungan dengan dunianya.
 
Chief Barbershop-American Style Classic
Foto: Dok Pribadi
Tempat yang mengambil tema American Style Classic itu dipadupadan dengan sentuhan lokal yang ciamik. Di sini, Chief memakai authentic barber chair orisinal buatan tahun 1900-an dari Amerika. Saat saya berusaha mengangkatnya teras berat dan keras.

Diperkuat pula dengan tampilan interior padupadan industrial yang minimalis dirancang oleh Sir Dandy serta armoma maskulin yang sangat kuat. Hal itu merangsang otak terhadap sensasi feel like a gentlemen untuk pelanggan ketika selesai dari Chief Barbershop.

Interior Chief  Barbershop
Foto: Dok. Pribadi
Hal yang mengasyikan di Chief Barbershop ini memberikan full service barbershop, berupa konsep yang menjamin proses cutting  rambut berkelas dan modern. Dimulai dari layanan booking melalui apps, konsultasi model potongan rambut, hot towel shave, hair wash, warm towel, blow, hair tonic, hair styling, hingga piliihan hari grooming produk lengkap.

Usai rambut di-cut dan creambath
Foto: Dok.. Pribadi
“Ada beberapa pilihan hair grooming product seperti pomade yang berbahan dasar minyak, air, hingga beard oil yang baik untuk kulit. Terbaru dari oil based pomade removal yang ada pertama di dunia. Semuanya dibuat secara profesional oleh R&D Chief. Jaringan barbershop dan produk ritel hair grooming sebagai konsep bisnis dalam naungan Chief Barber & Supplies Co sebagai The Finest Gentlemen Melting Pot”, lanjut Fatsi.
Beberapa pilihan hair grooming
Foto: Dok. Pribadi
Ya, memang benar adanya bahwa Chief Barber & Supplies Co seperti yang dibilang Ions menjadi Barbershop yang mempunyai karakter mengusung pengalaman unik untuk setiap tamunya.

Handsome Blogger dalam Chief Barbershop
Foto: Dok. Pribadi

So, untuk pria-pria dan generasi milenial ibukota, Chief Barbershop menjadi tempat tepat memilih gaya rambut 2017. Saya sudah membuktikannya, Anda kapan?

Monday, November 21, 2016

Jakarta Street Food Festival: Makanan Boleh Kaki Lima Tapi Rasa Bintang Lima



Waaw! Itu kata yang keluar dari mulut saya tatkala merasakan dan melihat sendiri ragam kuliner negeri ini di ajang Jakarta Street Food Festival. Untuk keempat kalinya, helatan ini di gelar di area Kelapa Gading yang menjadi ikon pusat kuliner, tepatnya di La Piazza , Summarecon Kelapa Gading.

Jakarta Street Food Festival, La Piazza Kelapa Gading
Foto: Dok. Pribadi
Ini merupakan gelaran festival kuliner yang menyajikan ragam kuliner jajanan mengambil konsep makanan kaki lima atau street food. Otentik, tak hanya berasal dari negeri sendiri, tetapi juga dari beberapa negara di dunia. Jakarta Street Food Festival digelar mulai tanggal 11 hingga 27 November 2016.

Jakarta Street Food Festival kali ini tak hanya menghadirkan kuliner saja, akan tetapi ada hal baru yang dimunculkan, apa itu? Ya, arena Pasar Malam yang lengkap. Lengkap karena hadir beragam permainan dan pernak-pernik khas pasar malam. Hal itu sangat pas untuk keluarga. Arena Pasar Malam itu juga menghadirkan jajanan ringan yang dapat dinikmati bersama keluarga. Pasar Malam itu hadir lebih lama, mulai 11 November hingga 11 Desember 2016.

Hmm… langkah kaki saya rasanya ingin segera menjejak di JSFF, La Piazza. Saya ingin berburu makanan-makanan pinggir jalan yang aduhai. Ya, tak berselang lama, perburuan kuliner kaki lima segera saya lecutkan.
Gerai sate Taichan di Jakarta Street Food Festival
Foto: Dok. Pribadi
Ada satu jenis sate yang menggoda mata saya. Sate itu, di kalangan anak muda ibukota jadi pembicaraan hangat dan ngetrend. Dibuat dari daging ayam tanpa kulit. Dipotong-potong dadu berukuran sekitar 1 x 1 cm. Sausnya terbuat dari cabe merah ditambah sedikit air dan bumbu-bumbu yang aduhai pedasnya dan membuat alat pencecap saya ingin nambah.
Sate Taichan Babe sebelum dicampur saus
Foto: Dok. Pribadi
 “Sate ini dapat dibuat oleh siapa saja dengan nama yang sama. Tidak ada Franchise dari nama sate tersebut. Berasal dari nama Jepang, Taichan. Dapat dimakan dengan lontong juga nasi. Untuk yang tidak suka pedas, kami menyediakan bumbu Jepangnya”, ucap Abigail sang pemilik yang ternyata berasal dari Tegal tersebut.
Gabriel, salah seorang pemilik sate Taichan Babe
Foto: Dok. Pribadi
Satu porsi sate Taichan terdiri atas sepuluh tusuk sate, delapan potong lontong, bawang goreng, dan saus cabe atau saus original (sesuai selera). Mengapa sate ini begitu laris? Ya, sate dengan cita rasa pedas dan bumbu-bumbu di dalam sausnyalah yang membuat orang ketika mengunyah ingin tambah lagi. Harga satu porsi relatif murah, hanya Rp27.000.

Sate Taichan setelah dicampur saus cabai. Rasanya...Nendang!
Foto: Dok. Pribadi
Mungkin saya memang sedang lapar mata dan lapar perut. Setelah menyantap sate Taichan yang bikin  mulut megap-megap, lidah saya tak ingin berhenti sampai di situ saja. Gulai Balungan Sapi Bon Bon jadi incaran saya. Melihat dengan mata kepala sendiri, balung ( Jawa = tulang) yang masih berisi daging di sekitarnya dengan potongan relatif besar, memacu gastronomi saya untuk minta asupan.

Gerai Gulai Balungan Sapi Bon Bon di Jakarta Street Food Festival
Foto: Dok. Pribadi
Gulai Balungan Sapi Bon Bon dengan cita rasa gurih memang pas di makan saat perut dalam kondisi benar-benar lapar. Apalagi ditambah dengan sambal cabe rawit hijau dan merah. Selera makan makin menjadi-jadi.
Gulai Balungan Sapi Bon Bon dengan rasa aduhai
Foto: Dok. Pribadi
Isi satu porsi lumayan padat, terdiri atas tiga potong balung iga, lontong yang dibuat terpisah, potonga kentang goreng, irisan bawang daun, tomat, irisan tomat, sambal, dan acar yang terdiri dari potongan nenas, ketimun yang diambil kulit hingga daging dipotong dadu, dan bengkuang potong dadu pula berbumbu cabai dihaluskan dan diberi sedikit gula.
Kuah gulai balung ini pun terasa wiwiwawaw  di lidah saya. Bagaimana tidak, campuran rempah dan cabe merah yang lumayan pedas segar mewarnai rongga mulut saya.

Ditambah lagi balung iga yang dipresto, saat ditarik dari tulang belulangnya cukup empuk. Meski terkadang ada juga beberapa daging balung iga yang “bersitegang” dengan gigi geligi saya. Satu porsi dihargai hanya Rp38.000 saja. Murah, kan?

 Tak berhenti hanya sekadar menikmati sate Taichan Babe dan Gulai Balung Sapi Bon Bon. Mata dan lidah ini terus mengamati kira-kira yang dapat dilahap dengan jilatan dan sedotan dan berasa manis dan dingin. Pilihan jatuh pada Ice Lava You. Selintas, tatkala diucapkan seperti Ai (s) lav yu (I Love You). Bongkahan es dihancurkan dengan mesin penghancur khusus es. Sebelum es ditumpuk dan diberi sirup beberapa warna, bagian bawah es diberi jelly. Kemudian disiram dengan sirup warna-warni yang manis. Ada juga yang dibalut dengan cokelat meleleh yang kemudian padat karena suhu dingin es.
Ice Lava You, rasanya bikin meleleh
Foto: Dok. Pribadi
Uniknya,  es ini seperti gunung dan terlihat besar, ditambah lagi dengan wadah untuk pegangannya dibuat dari karton yang diberi hiasan dan bunga-bunga cantik. Ini mungkin sebagai salah satu stragegi marketing Ice Lava You untuk memperoleh pelanggan. Boleh juga idenya. Satu porsinya dibanderol dengan harga Rp25.000 saja. Puas lhoo… nyeruput es porsi besar dengan harga segitu.

Gastronomi saya masih penasaran ingin mencoba menu lainnya. Pilihan jatuh  pada icip-icip milik Boss Madyang (Mas Rahab Ganendra). Namanya unik, singkat, dan mudah diingat, apalagi kalau bukan SIKEMON. Ya, SIKEMON ini tak lain adalah Singkong Keju Montok. Benar! Bahannya sudah pasti singkong. Tetapi singkongnya direbus terlebih dahulu dan diberi bumbu, kemudian digoreng.

Singkong Keju Montok, montok padat isinya
Foto: Dok. Pribadi
Setelah digoreng, ditiriskan beberapa saat untuk menurunkan minyak yang berada dalam singkong. Mulailah singkong ditata rapi dalam wadah bundar sempurna, ditaburi keju parut dan disiram mayonnaise dengan warna putih dan oranye. Soal rasa, nendang di mulut saya. Wadah bulat dengan diameter sekitar 10 cm itu penuh berisi singkong bercita rasa glamor. Karenanya disebut montok (penuh).

Singkong unik ini memberi perhatian lebih kepada saya, mengapa? Singkong, di tangan-tangan dan otak kreatif dapat disulap menjadi makanan berkelas.  Hebat! SIKEMON relatif murah juga enak, dihargai hanya Rp25.000 saja. Di dalam wadahnya sudah seperti mau tumpah saking montoknya.

Mencecap selanjutnya adalah SAGO. Jangan main-main dengan yang satu ini. Meski namanya singkat, tetapi sudah melanglang buana hingga mancanegara. Dari Indonesia hingga Singapura, juga ada di Hongkong sana. Ada beberapa aneka masakan yang dibuat, antara lain Red Bean Soup (Sup Kacang Merah), Black Glutineous rice (Beras Ketan Hitam), Ce Hun Tiau (semacam bubur campur dari kacang merah, beras ketan, bubur jali, dan salah satu jenis kue dicampur santan kental), juga Snow White Sago.

Black Glutinous Rice SAGO, perpaduan rasa gurih yang lezat
Foto: Dok. Pribadi
Pilihan saya jatuh pada bubur ketan hitam dan sup kacang merah. Sup kacang merah, kacangnya sangat lembut tetapi masih utuh terbungkus  dalam eksokarpus kulit. Sementara itu, endokarpus kacang sangat lembut dan lumer di lidah. Saya menduga-duga dengan kelembutan yang terjadi pada kacang merahnya itu. Benar dugaan saya, kacang merahnya direbus dalam jangka waktu cukup lama, sekitar dua jam. Lantas ditambahkan gula dan garam kemudian didiamkan beberapa dalam keadaan tertutup.

Penyajiannya dilakukan dalam keadaan hangat dengan diberi santan kental yang sedikit bergaram. Hal itu untuk menambah dan penyeimbang cita rasa dari kacang yang manis. Jadi, terdapat perpaduan rasa gurih saat kedua bagian itu bercampur di mulut.

Sementara itu, kita ketahui bahwa ketam hitam memiliki tekstur hampir mirip dengan beras biasa. Tetapi, beras ketan lebih cepat mengeluarkan lendir kental saat dimasak. Jika salah memasak, akan mentah di bagian dalamnya dan berasa keras. Apa yang saya rasakan saat ketan hitam ini singgah di lidah? Ya, rasa lembut perpaduan gurih santan yang memanjakan lidah saya. Satu lagi kuliner kaki lima negeri ini melanglang buana hingga ke Hongkong dan Singapura.  

Nah, untuk yang pertama kali baca tulisan ini àShifu Shao Kao, pasti belibet. Kalau dari negeri asalnya, Cina, nama ini merupakan nama jajanan sate pinggir jalan, seperti Cakue, Donat, Pisang Goreng, atau gorengan di pinggir jalan di Indonesia.

Shifu Shao Kao (Sate pingir jalan khas Cina) di Jakarta Street Food Festival
Foto: Dok.Pribadi
Sate-sate dari Shifu Shao Kao ini juga beragam. Ada sate daging, sosis, usus (jeroan) ayam, daging ayam, bakso. Otak-otak, kulit ayam,  sayap ayam, telur gulung, mantau, jamur Enoki, jamur Shimeji, Kangkung, Kucai, PakChoi, juga Jagung. Masing-masing sate harganya bervariasi, mulai Rp4.000—Rp10.000. Bumbu sate-sate ini bisa dipesan pedas atau biasa saja.
Aneka sate di Shifu Shao Kao
Foto: Dok. Pribadi

Arrghh… rasanya orbita saya tak pernah puas-puasnya belanja food street ini. Tetapi pencecap dan gastronomi saya mulai berteriak untuk segera beristirahat. Apa mau dikata. Sejenak menenangkan lambung dan gigi geligi dari asupan. Saya masih penasaran dengan food street lainnya. Mumpung masih ada waktu menjelang tanggal 27 November 2016, meluncur yuk ke La Piazza Kelapa Gading. Food Street yang menantang!!


Friday, November 18, 2016

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3): Kerja Tenang Pulang Nyaman

Setiap pekerjaan atau aktivitas selalu ada risiko kegagalan atau ketidakberhasilan.  Salah satu risiko pekerjaan tersebut berupa kecelakaan kerja (work accident). Hal itu akan mengakibatkan kerugian (loss). Oleh karena itu, diperlukan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang rigid dan terpadu untuk semua orang yang berada dalam lingkungan perusahaan atau tempat pekerjaannya. 
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3): Sangat penting untuk pekerja
seperti yang disampaikan Dr.Ir. Darda Daraba, M.Si.
Direktur Bina Penyelenggaraan Jasa Konstruksi
Hal yang paling mendasar mengenai filosofi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah memberikan perlindungan keselamatan dan kesehatan untuk para pekerja ketika menjalankan pekerjaannya, melalui upaya-upaya pengendalian semua bentuk potensi bahaya yang berada di lingkungan tempat seseorang bekerja. Apabila seluruh potensi bahaya sudah dikendalikan dan memenuhi batas standard aman, maka akan memberikan kontribusi terciptanya kondisi lingkungan kerja yang aman dan sehat. Begitu pula dengan proses produksi akan berjalan lancar. Hingga akhirnya, risiko kerugian dapat ditekan sekecil mungkin yang dapat berdampak pada peningkatan produktivitas.

Menurut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, hingga akhir tahun 2015 tercatat, terjadi kecelakaan kerja mencapai 105.182 kasus. Degradasi keselamatan terjadi karena adanya transisi dari masyarakat agraris (low risk society) kepada masyarakat yang industrial (high risk society). Kecelakaan kerja tersebut akan memberi dampak kepada daya saing di tingkat global. Untuk sebagian masyarakat, K3 dianggap tidak diperlukan, bahkan mereka cenderung mengatakan K3 sebagai barang yang sangat luar biasa mewah.

Jika melihat kasus kecelakaan berat yang terjadi selama kurun waktu 2015, kecelakaan berat yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang mencapai jumlah 2.375 kasus dari jumlah keseluruhan kecelakaan kerja yang terjadi. Beberapa sumber menyatakan bahwa jumlah kecelakaan kerja mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Total kecelakaan kerja setiap tahun mencapai 5%, sedangkan kecelakaan kerja berat peningkatannya cukup besar sekitar 10% setiap tahun.

Kita  tak perlu heran dengan besarnya angka-angka kecelakaan kerja tersebut karena penerapan K3 di Indonesia masih jauh dari kata “baik”. Di Indonesia, satu pengawas ketenagakerjaan harus mengawasi 110 perusahaan. Sementara, jumlah perusahaan yang sudah menerapkan Sistem Manajemen K3 baru 2.1% dari sekitar 15.000 perusahaan. Tetapi, tidak bisa juga kita bicara wajar akan hal tersebut. Semua menjadi tanggung jawab bersama, antara pemerintah dengan pihak pengguna jasa tenaga kerja (pekerja-red).

Ada banyak kecelakaan kerja yang cukup berat terjadi di Indonesia akhir-akhir ini. Terutama dalam pekerjaan konstruksi. Seperti jatuhnya lift yang korbannya pekerja PT Nestle Indonesia, Crane roboh di gedung Mitra I Malang, kecelakaan kerja di Alfamart Pekanbaru, runtuhnya Fly Over Grogol, runtuhnya Crane di Pacific Place SCBD Jakarta, runtuhnya rukan Samarinda Kaltim, jatuhnya Girder Jembatan Banyumulek 2 Lombok-NTB, dan masih banyak lagi.



Kecelakaan kerja
Atas: Runtuhnya crane di Pacific Place
Bawah: Runtuhnya Grogol Fly Over
Foto: Dok. Kementerian PU dalam Foto Penulis

Penyebab utama terjadi kecelakaan kerja itu adalah rendahnya kesadaran pentingnya penerapan K3 di kalangan industri dan masyarakat. Sejauh ini, penerapan K3 seringkali dianggap sebagai beban biaya bukan sebagai investasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang tidak diinginkan.
Jatuhnya Girder Jembatan Banyumulek 2 Lombok-NTB
Foto: Dok Kementerian PU dalam Foto Penulis
Berdasarkan sumber International Labor Organization (2003), bahwa dampak kecelakaan kerja memiliki tiga aspek tingkatan. Pertama, tingkatan makro. Kita ketahui bersama bahwa competitiveness index  Indonesia rendah, hanya menempati peringakt ke-37 pada 2015. Artinya apa? Kemampuan negara dalam menyediakan kemakmuran tingkat tinggi untuk warga negaranya menurun. Semua bergantung dari seberapa produktif satu negara menggunakan sumber daya yang tersedia. Indeks ini sangat memberikan pengaruh kepada negara-negara yang menjadi tolok ukur kemakmuran rakyatnya, utamanya pekerja. Sementara itu, biaya kecelakaan kerja hanya 4% PDB pada tahun 2013.

Indonesia sekarang berada pada level efficiency-driven

Fondasi
Ranking Indikator Tertinggi
Ranking Indikator Terendah
Kelembagaan
Halangan dari Regulasi pemerintah [31]
Biaya Terorisme terhadap bisnis [119] 119
Infrastruktur
Ketersediaan penerbangan km/minggu [15]
Kualitas infrastruktur pelabuhan [89]89
Kondisi Ekonomi makro
Tabungan Nasional Bruto [19]
Inflasi [80]
Pendidikan dasar dan kesehatan
Angka partisipasi pendidikan dasar [56]
Dampak TBC terhadap bisnis [131]131
Pendidikan tinggi dan pelatihan
Pembiayaan Perusahaan untuk Pelatihan pegawai [25]
Angka partisipasi pendidikan menengah [92]
Efisiensi Pasar Barang
Dampak pajak terhadap insentif berinvestasi [28]
Prosentase nilai impor dalam PDRB [134]
Efisiensi Pasar Tenaga Kerja
Pengupahan dan produktivitas [29]
Redundancy cost [141]
Perkembangan Pasar Finansial
Kemudahan akses dalam meminjam [16]
Indeks hak perlindungan hukum [118]
Kesiapan teknologi
FDI dan transfer teknologi  [39]
Pengguna Internet [113]
Ukuran pasar
Indeks ukuran pasar asing > indeks ukuran pasar lokal
Praktek bisnis yang canggih
State of cluster dev [29]
kualitas supplier lokal [66]
Inovasi
Investasi perusahaan untuk inovasi [23]
Jumlah aplikasi paten [103]103
[Diolah dari berbagai sumber]

Pada level meso dapat diketahui performance corporate. Seberapa baik organisasi mengeksekusi terhadap parameter yang paling penting, biasanya keuangan, pasar dan kinerja pemegang saham. Analisis kinerja perusahaan adalah bagian dari analisis bisnis  atau intelijen bisnis (BA/BI) yang peduli dengan "kesehatan" dari organisasi, yang secara tradisional telah diukur dalam hal kinerja keuangan.

Kesehatan perusahaan sekarang dianggap tidak hanya melibatkan pertimbangan keuangan tetapi juga faktor-faktor lain termasuk tanggung jawab sosial dan reputasi, inovasi, moral karyawan, dan produktivitas. Dengan demikian, kinerja tidak lagi diukur hanya pada indikator kinerja utama (KPI) seperti pendapatan, laba atas investasi (ROI), overhead, dan biaya operasional.

Manajemen kinerja perusahaan (BPS) telah berkembang di luar perkiraan, penganggaran dan perencanaan dan kinerja hasilnya sering dibagikan secara publik daripada hanya dengan pemangku kepentingan keuangan dan investor, seperti sebelumnya terjadi. daerah non-keuangan dipantau untuk manajemen kinerja perusahaan dan pelaporan meliputi perencanaan strategis, efisiensi proses, ekuitas merek, manajemen risiko, dan manajemen sumber daya manusia (SDM).
Pada level mikro, terdapat project delay, cost over run, human aspect; dan juga injury fatality. Apabila, perusahaan tidak cepat, tepat, dan tanggap menghadapi hal ini, maka otomatis keselamatan dan kesehatan kerja tidak akan berjalan mulus seperti yang diharapkan.

Ada dua faktor penyebab utama kecelakaan kerja pada pekerja konstruksi, yaitu pertama, perilaku yang tidak aman dan berbahaya untuk pekerja (unsafe action).

·         Tidak melaksanakan prosedur kerja dengan baik. (contoh: pekerja tukang las tidak memakai kaca mata pelindung sehingga percikan api mengenai mata dan menyebabkan kebutaan);
       Mengerjakan pekerjaan yang tidak sesuai dengan skill/keterampilan (contoh: pekerja yang tidak terampil salah tekan tombol kerja alat);
       Bekerja sambil bercanda
       Membuang sampah (seperti: oli bekas dan kulit pisang) di sembarang tempat.

Kedua adalah kondisi tidak aman (unsafe condition), meliputi:

       Alat pelindung diri (APD) tidak sesuai dengan standar (contoh: helm pekerja tidak kuat menahan benturan benda keras);
       Kebisingan di tempat kerja;
       Tempat kerja yang tidak memenuhi standar keselamatan dan kesehatan kerja (contoh: kurangnya ventilasi udara membuat para pekerja kekurangan oksigen dan dapat mengakibatkan pingsan).

Kebijakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Ada tujuh butir kebijakan yang dikeluarkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang harus dilakukan oleh perusahaan dan siapapun yang mempekerjakan seseorang tak hanya untuk konstruksi, yaitu:

1.    Memastikan semua peraturan perundangan tentang keselamatan dan kesehatan kerja ditegakkan secara konsisten oleh semua pihak.
2.    Memastikan keselamatan dan kesehatan kerja menjadi nilai utama pada setiap penyelenggaraan kegiatan.
3.    Memastikan setiap orang bertanggung jawab atas keselamatan dan kesehatan kerja masing-masing orang yang terkait dan orang yang berada di sekitarnya.
4.    Memastikan semua potensi bahaya di setiap tahapan pekerjaan baik terkait dengan tempat, alat, maupun proses kerja telah diidentifikasi, dianalis, dan dikendalikan secara efisien dan efektif guna mencegah kecelakaan dan sakit akibat kerja.
5.    Memastikan penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja guna mengeliminasi, mengurangi dan menghindari resiko kecelakaan dan sakit akibat kerja.
6.     Memastikan peningkatan kapasitas keselamatan dan kesehatan kerja para pejabat dan pegawai sehingga berkompeten menerapkan SMK3 di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
7.    Memastikan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja ini disosialisasikan dan diterapkan oleh para pejabat, pegawai dan mitra kerja Departem Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Oleh karenanya, penting mengingat kembali apa yang ditujukan dan tertuang dalam UU No. 1 tahun 1970, bahwa tujuan utama Penerapan K3 tentang Keselamatan Kerja yaitu antara lain :
1. Melindungi dan menjamin keselamatan setiap tenaga kerja dan orang lain di tempat kerja.
2. Menjamin setiap sumber produksi dapat digunakan secara aman dan efisien.
3. Meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas nasional.

Undang Undang No.13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan pasal 87 menyatakan, bahwa setiap perusahaan wajib hukumnya menerapkan sistem manajemen K3 yang diintegrasikan dalam manajemen perusahaan secara umum. Peraturan SMK3:¢ 1) Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI, Nomor: PER.05/MEN/1996 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (disingkat SMK3); 2) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. 


Dengan penerapan SMK3 di perusahaan, maka diharapkan angka  kecelakaan kerja di Indonesia dapat direduksi, sehingga perusahaan akan semakin efisien dan produktif di kemudian hari. Sudahkan di perusahaan tempat Anda bekerja menerapkan K3?