Wednesday, March 15, 2017

Sensasi Rasa Diva Boga

Memang  ya, rasa itu tak pernah bohong. Soalnya ini masalah rasa. Tentunya, lidah setiap orang beda-beda soal cicip mencicip rasa. Untuk saya pribadi, rasa itu memegang peranan penting untuk setiap makanan atau masakan.  Kalau boleh juga saya bilang, Don’t judge book by its cover. Nah, sama halnya dengan rasa. Saya tidak akan bilang kalau makanan atau minuman yang disajikan dengan “berantakan”, belum tentu rasanya juga berantakan. Akan tetapi, terkadang rasa dan penampilan tidak linier.


Rasa tak pernah bohong
Foto: Dok. secure5.domainit.com
Apalagi, lidah ini terlatih untuk mencecap rasa selama beberapa tahun belakangan. Kembali lagi, tampilan kadang bisa menjadi “topeng” rasa. Teman-teman saya yang memang penggila kuliner sering berkata, “Tampilan kadang menipu”. Eeh benar juga. Saya termasuk orang yang mudah sekali jatuh cinta dengan tampilan makanan yang cantik memesona. Tetapi, terkadang  juga membuat saya kecewa. Tahunya, setelah indera pencecap saya merasakannya.



Bagian-bagian pencecap untuk merasakan rasa
Foto: Dok. http://www.diwinetaste.com/
Beberapa tempat makan yang pernah saya singgahi dan coba, dari sisi penyajian biasa-biasa saja. Namun, begitu lidah saya menjajal satu per satu setiap hidangan, saya makin berdecak. Dalam hati sempat berkata, “Tampilannya tak meyakinkan, tetapi rasanya juara”. Nah, kolaborasi antara tampilan dan rasa memang perlu menurut saya. Itu semua agar rasa dan tampilan dapat seiring sejalan. Orang pun akan semakin bersemangat untuk mendekat dan menjadi penikmat.

Rasa ini berikat erat dengan persepsi gustatori manusia sebagai salah satu panca indera yang dimiliki oleh sistem gustatori. Bicara rasa, pastinya bicara sensasi. Ya, sensasi yang dihasilkan oleh suatu zat dalam mulut ketika bereaksi dengan makanan yang masuk secara kimiawi dengan sel-sel reseptor rasa yang terletak pada selera rongga mulut, terutama di lidah.

Sensasi rasa ini terdiri atas lima unsur dasar, manis, asam, pahit, asin, dan getir (umami).Secara ilmiah sudah dibuktikan bahwa rasa itu  berbeda-beda satu sama lain. Ujung lidah mampu mendeteksi rasa meski terjadi interaksi dengan molekul atau ion yang berbeda. Dan rasa ini memberikan kontribusi terbesar dalam sejarah kehidupan manusia. Akan tetapi, persepsi rasa mulai memudar sekitar 50 tahun belakangan karena papila lidah manusia menghilang. Juga terjadi penurunan produksi air liur.

Nah, pada hari Kamis (9/3/2017) lalu, saya berkesempatan mengikuti cooking class dari salah satu perusahaan penyuplai powder dan spices untuk goreng-gorengan, yaitu PT Diva Mitra Bogatama. Diva Mitra Bogatama ini merupakan perusahaan yang  bergerak dalam bidang manufacturing makanan olahan  yang sudah ada sejak 1999.


Sudah sejak lama Diva Boga menjadi supplier  salah satu perusahaan waralaba restoran ayam goreng kenamaan, sebut saja PT Mc Donald’s Indonesia, Nugget So Good (PT So Good Food Manufacturing, Foodcourt  supermarket seperti Carefour, Giant, Ramayana, Lions Superindo, LotteMart Indonesia, PrimaFood Restoran, dan catering yang tersebar luas di area Jabodetabek.

Beberapa produk Diva Boga
Foto: Dok. Pribadi
Jadi, sudah banyak aplikasi produk dari Diva Boga ini ternyata. Seperti untuk Fried Chicken, Nugget, filler, Snack, Keripik Kentang, Keripik Pisang, Keripik Singkong, Drumstick, Chicken katsu, Udang, Sayuran, Cumi-Cumi, Seafood, Tempe, Daging Ayam, Daging Sapi, Soup, Bubur Ayam, Tumisan Perkedel, Tumisan Capcay, Soto, Opor Tumisan, Spaghetti, Chicken Teriyaki, Beef Teriyaki, Steak, Chicken Mushroom, Chicken Black Papper, Gorengan, Bakso, juga Masakan Tradisional.

Jadi, tak perlu diragukan  lagi memang produk yang dihasilkan Diva Boga. Nah, sementara, para blogger dan mahasiswa yang diundang untuk cooking class pada 9 Maret 2017 itu bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada para blogger dan mahasiswa khususnya dalam bidang memasak. Juga memberikan peluang untuk berwirausaha.

Chef Nurulita, saat memeragakan masak di depan Blogger
Foto: Dok. Pribadi
Di kesempatan cooking class itu, blogger dan mahasiswa dipandu oleh chef Diva Boga, bernama Chef Nurul. Beliau memperagakan bagaimana membuat sosis panggang dengan beberapa bahan tambahan lain, seperti paprika dan bawang Bombay. Teknik grill yang diberikan adalah, setelah semua bahan ditusuk ke dalam tusukan sate, lantas dilumuri mentega. Pan-nya pun dipanaskan terlebih dahulu kemudian diberi mentega.

Grilled Barbeque Sausage
Foto: Dok. Pribadi
Tetapi, menurut saya jika pan dilumuri mentega tanpa tambahan bahan lain, seperti minyak goreng, kemungkinan sate sosis akan cepat gosong. Atau Chef Nurul memang sengaja untuk membuat cepat “gosong” bahan-bahan sate tersebut. Kisaran waktu untuk grill tergantung dari yang diinginkan. Sate sosis ini sebagai menu pertama yang dibuat. Rasa yang dihasilkan terbilang enak.

Selanjutnya adalah menu Rice Bowl. Bahan-bahan rice bowl terdiri dari daging sapi, bawang putih, bawang Bombay, jamur kancing yang diiris tipis, paprika merah dan hijau yang diiris memanjang, saus blackpepper Diva Mitra, air, dan minyak untuk menumis.

Rice Bowl
Foto: Dok. Pribadi
Nah, dari sisi rasa memang lidah tak pernah bohong. Untuk ukuran orang Asia terutama Indonesia, lada hanya dipakai seperlunya saja. Karena, kebanyakan lada terasa pedas di tenggorokan. Semua kemanbali lagi pada selera masing-masing orang. Ada yang suka banyak lada, dan sebaliknya. Saus lada hitamnya memang enak dan representatif di lidah. Anak-anak pastinya suka dengan rice bowl yang berwarna-warni. Karena hal itu dapat mengundang selera makan. Rasanya, mungkin untuk ukuran anak-anak ada yang  memang suka pedas merica ada pula yang tidak. Rice bowl menurut saya dapat diadaptasi sesuai keinginan anak.


Kroket kentang isi daging
Foto: Dok. Pribadi
Menu ketiga yang diperagakan adalah kroket kentang instant isi daging. Nah, bicara kroket instant ini, ternyata Diva Boga punya produk tepung perkedel. Jadi, sebenarnya untuk yang doyan masak secara cepat dan instant, apalagi yang suka makanan dari kentang, pas rasanya dengan produk ini. Buatnya gampang dan tak perlu waktu lama. Kroket ala Diva Boga ini menurut saya dapat dikombinasi dengan isi apa saja yang dimaui selain daging.
Bisa juga isian sayur, ikan, ayam, abon, dan lainnya. Semua tergantung dari cara cerdas kita mengolah makanan yang ada. 

Putar otak sedikit bahasa saya. Bahan-bahannya cukup mudah untuk buat  kroket ini. Pastinya ada tepung perkedel Diva Boga, air panas yang berfungsi untuk menyatukan tepung perkedel agar saat diadoni langsung kalis dan tidak lengket. Ada juga daging giling, bawang putih yang sudah di-chop (cincang) begitu pula bawang Bombay. Kecap asin, saus yakiniku, gula pasir, lada hitam, air, dan minyak goreng untuk menumis. Sementara bahan pencelupnya terdiri dari tepung breadcrumb, putih telur yang dikocok lepas. Kroket instant isi daging ini cukup enak dan gurih. Dagingnya berasa dan krispi dari tepung breadcrumb terasa kriuk di lidah.

Nah, menu terakhir yang dibuat (menu ke-4) adalah Fried Chicken ala Diva Boga. Selama ini mungkin karena faktor ketidaktahuan atau juga enggan untuk “ngulik” lebih jauh agar bagaimana ayam yang digoreng menghasilkan “tepung keriting”. Memang ada teknik-teknik khusus dan jam terbang untuk menghasilkan keriting tepung tadi saat digoreng.

Fried Chicken
Foto: Dok. Pribadi
Bahan-bahannya cukup simpel, satu ekor ayam bisa dipotong 9 atau 10. Kemudian di-marinasi dengan bumbu marinasi Diva Boga dan didiamkan  dalam kulkas 1 x 24 jam. Bisa juga kalau ingin digoreng cepat didiamkan sekitar 1-2 jam. Marinasi juga berguna untuk menghilangkan bau amis ayam. Teknik lain pun bisa, diberi perasan jeruk lemon atau nipis, taburi garam dan lada. Bahan pelengkap lainnya adalah air dingin atau air es. Kemudian tepung bumbu serba guna MitraQu.

Ayam yang sudah dimarinasi tadi dimasukkan ke dalam tepung bumbu sembari ditekan-tekan dengan jari-jari tangan. Cukup satu tangan saja yang melakukan pekerjaan “meremas-remas” daging ayam tersebut. Selanjutnya, setelah semua ayam terbaluri dengan tepung, pukul-pukul untuk meluruhkan tepung, dan masukkan ke dalam air dingin hanya  beberapa detik. Lantas diangkat dan masukkan kembali ke tepung sembari ditekan-tekan kembali untuk menghasilkan tepung keriting di ayam.

Diva Boga dalam Bingkai
Foto: Dok. Pribadi
Memang, jam terbang akan menentukan keberhasilan pembuatan Fried Chicken ini. Ada juga yang sudah dilumuri tepung tetapi hasilnya datar-datar saja. Tetapi, ada pula yang karena jam terbang, hasilnya tepung yang menempel pada ayam menjadi keriting. Rasa kriuk tepung di ayam memang enak dan kresss.

Chef Nurul pun tak “pelit” memberikan teknik-teknik memasak dan cara-cara untuk menghasilkan ayam yang digoreng menjadi krispi. Di sinilah fungsinya chef untuk proaktif pula kepada audiens, tidak pelit pengetahuan dan ilmu.

Bapak Mulyono Direktur Diva Boga dalam sambutan penutupnya
Foto: Dok. Pribadi

Dari hasil cooking class ini Diva Boga berharap muncul wirausaha-wirausaha berbakat yang dapat difasilitasi oleh Diva Boga ke depannya. Pastinya, ada hal-hal baru yang saya peroleh seputar teknik memasak makanan di Diva Boga. Saya sudah melakukan dan mempraktikkan langsung di Diva Boga, Anda kapan?




Tuesday, March 14, 2017

Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN): Karya Anak Bangsa Lintasi Benua

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia menjadi salah satu perusahaan otomotif  terbesar di Indonesia. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (yang dulunya dikenal dengan  PT  Toyota Astra Motor) sebagai industri papan atas di Indonesia, tentunya sudah memiliki sistem kerja dan sistem manajemen yang  sudah jelas pula. Tapi hal ini bukan berarti bahwa semua sistem kerja sudah ada, dan sistem yang sudah ada tidak perlu ditingkatkan dan diadakan perbaikan, tetapi perlu ditingkatkan dan perlu perbaikan atau improvement, untuk lebih memudahkan proses pekerjaan sehari-hari tentunya dengan hasil yang optimal. Dalam dunia industri, bekerja di area sistem dan kerangka yang sudah jelas adalah dambaan setiap orang. 

PT TMMIN Karawang
Foto: Dok. http://4.bp.blogspot.com/
Artinya, setiap orang yang masuk dalam lingkungan kerja atau dunia kerja yang sudah tertata rapi baik dari segi aturan kerja,  follow up pekerjaan, hingga sistem manajemen. Di dalam perusahaan yang besar seperti  PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia pada praktiknya sehari-hari masih banyak hal-hal yang harus ditingkatkan.  Apalagi jika kita masuk lagi dalam divisi-divisi yang ada di dalam PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia. Tetapi, peningkatan sistem pekerjaan di TMMIN lebih kepada hal-hal kecil yang menjadi perhatian bersama managemen, pekerja, termasuk juga kunjungan kerja.

Bersyukurlah saya, karena pada Kamis, (23/02/2017) berkesempatan untuk  berkunjung langsung ke TMMIN di Karawang bersama rekan-rekan  Blogger dan Mahasiswa/i dari beberapa universitas di Jakarta dan luar Jakarta yang difasilitasi oleh Liputan6.com. Ke sana, melihat proses perakitan mobil-mobil yang “wah” punya dari TMMIN. Jika tak berkunjung langsung, jujur saja,  saya tidak akan pernah tahu bahwa mobil-mobil yang sebenarnya berseliweran di jalan-jalan raya, baik di Jakarta maupun di luar Jakarta adalah hasil produksi TMMIN.  Sebut saja merek Kijang Innova, Sienta, Fortuner, Etios Valco, Vios & Limo, juga Yaris.

Setiap yang berkunjung dikenalkan dan diberitahukan standar regulasi keamaan di PT TMMIN
Foto: Dok. Pribadi
Tak kalah mengagumkan dan membuat saya bangga adalah itu semua diproduksi oleh anak-anak bangsa.  Satu hal yang membuat bulu kuduk saya berdiri saat mendengar paparan salah satu petinggi TMMIN, bahwa mobil-mobil itu telah melintasi benua dan samudera alias diekspor ke luar negeri. Semakin banggalah saya, bahwa karya anak bangsa melesat menembus belahan dunia di luar sana. Memang benarlah adanya bahwa keberadaan Toyota harus dapat memberikan manfaat untuk bangsa Indonesia sendiri.

Dibawa ke bagian ini yang sebelumnya saya tidak mengerti sama sekali, mengagumkan!!
Foto: Dok. Pribadi
Teknologi tinggi yang dikuasai anak negeri menjadikan Toyota semakin diminati. Anak-anak bangsa mampu mengembangkan kendaraan  seperti yang diingin para konsumennya. Hasil nyatanya adalah TMMIN menerapkan Toyota Production System  (TPS) untuk rangkaian produksinya. Tujuan metode itu sebagai salah satu bentuk efisiensi untuk mengurangi hal-hal yang tidak diperlukan. Penerapan TPS dilakukan oleh TMMIN di lima pabrik  yang berada di Jakarta Utara dan Karawang. Pantaslah TMMIN menyatakan bahwa mereka memproduksi  berlandaskan  konsep built in quality  dan just in time.

Apa sih sebenarnya built in quality itu? Ya, TMMIN memproduksi barang dengan tingkat presisi yang sempurna. Hal itu untuk mengetahui agar hasil yang diharapkan berkualitas tinggi atau zero defect. Sementara, just in time artinya,  TMMIN sangat menjaga kepuasan konsumen dan juga menjaga ketepatan waktu  kapan selesai produksi dengan tetap mengedepankan kualitas.
 
Produksi harus high precicion
Foto: Dok. Pribadi
Dari sini pula bermula bahwa TMMIN sangat peduli terhadap para pekerjanya. Untuk itu, tak dapat dihindari bahwa Toyota benar-benar menciptakan lingkungan yang sangat bersahabat untuk para karyawan Toyota dan warga sekitar industri. Dari suasana bekerja yang menyenangkan untuk semua karyawan, TMMIN berharap dapat menciptakan hasil karya yang luar biasa.

Teman TMMIN mendapat penjelasan tentang produksi
Foto: Dok. Pribadi
Oleh karenanya, kualitas sumber daya manusia sebagai pemegang peran sangat penting atau ujung tombak dalam proses produksi. Ini menjadi fokus utama TMMIN.  Untuk terus meningkatkan skill SDM-nya,TMMIn pun rutin melakukan pelatihan di TMMIN Learning Centre. Nah, dari sinilah diharapkan lahirnya SDM-SDM yang berkualitas dengan produk yang berkualitas pula. Hal itu sejalan dengan semboyan TMMIN We Make People Before We Make Product.

Karyawan dituntut untuk kerja teliti dan fokus
Foto: Dok. Pribadi
Nah, teman TMMIN, di TMMIN ini ada beberapa pusat pelatihan untuk para karyawannya, Pusat pelatihan  TMMIN 1 (Vehicle) berlokasi di Karawang  plant 1 dan 2, yang memiliki luas 3.700 m2 dengan kapasistas 360 orang/bulan/secara bergilir. Area praktikumnya terdiri dari 13 Dojo, yang juga termasuk 5 fasilitas simulasi dinamis dengan empat ruang kelas.

Pusat Pelatihan TMMIN 2 (Vehicle) yang berlokasi di Sunter 2 dengan luas 3.530 m2 berkapasitas 194 orang/bulan/secara bergiliran. Area praktikum ada 13 Dojo dengan lima fasilitas simulasi dinamis dan emapt ruang kelas.  Pusat Pelatihan TMMIN 3 (Unit). Berlokasi di Karawang dengan luas 1.200 m2. Ada tujuh Dojo, memperkenalkan dojo terbaru (kelas training dan fasilitasnya), ruang khusus untuk casting bertekanan rendah (teknologi aluminium).

Nah, selanjutnya adalah Toyota Indonesia Academy. Berlokasi di Karawang dengan luas 10.000 m2 untuk  tanah, dan bangunannya sendiri 1.000 m2. Tujuan dibangun TIA ini untuk menciptakan sumber daya manusia yang benar-benar  berkompeten di bidangnya, khususnya untuk industry otomotif Indonesia dengan kurikulum  berkisar pengetahuan umum, kemampuan praktik, dan budaya industri.

Untuk masuk kedalam pabrik harus ada atribut ini
Tanpa ada atribut ini, saya tidak dapat memotret proses produksi
Foto: Dok. Pribadi
Grand Design Industri TMMIN ini sangat luar biasa, menciptkan lingkungan kerja yang bersih, tenang, dan nyaman untuk menunjang proses produksi yang dilakukan oleh para karyawannya dalam menghasilkan produk berkualitas. Hebatnya lagi, prinsip tersebut langsung digagas oleh karyawan TMMIN sendiri, dari karyawan untuk karyawan dan dikembangkan  dari input yang diberikan oleh karyawan pula. Di sinilah maksudnya kerja secara bersinergi.  Dari sini pula PT TMMIN beroleh award berupa Good Facgory Award 2016 dari Japan Management Association (JMA).  Dari tempat kerja yang bersih pula, mulai 2007, PT TMMIN pun berhasil menyabet award di World Skill Award sebanyak enam kali. Pada 2015, TMMIN berhasil mendapatkan medali perak dan perunggu untuk kategori Prototype Modelling dan Plastic Die Engineering.


Alur produksi PT TMMIN
Foto Dok. Pribadi
Nah, Teman TMMIN, ke mana sajakah barang-barang (mobil) yang diproduksi PT TMMIN ini melanglang buana menembus samudera lintas benua?  TMMIN yang berlokasi di Indonesia  sebagai perusahaan manufaktur otomotif yang punya standar internasional sangat mendunia. Aktivitas ekspor  sudah berjalan lebih dari 29 tahun, sejak mulai ekspor pada 1987 ke lebih 80 negara di dunia.

Karya anak bangsa yang sudah melintasi benua
Foto: Dok. Pribadi
Ekspor perdana TMMIN berupa Toyota Kijang Generasi 3 tahun 1987. Negara-negara mana sajakah yang sudah disinggahi TMMIN ini teman TMMIN? Belum pada tahu, kan? Ya, negara-negara yang sudah disinggahi PT TMMIN ini meliputi Amerika Tengah, Amerika Selatan, Afrika, Timur Tengah, Eropa, Asia, Jepang, negara-negara ASEAN, dan termasuk pula Kepulauan Pafisik. Bahagianya Indonesia, ternyata Toyota sebagai merek telah menyumbang 85% dari total ekspor  otomotif nasional Indonesia.

Negara-negara tujuan ekspor produksi TMMIN
Foto: Dok. Pribadi
Pada kesempatan kunjungan industri ini, saya diperkenankan untuk masuk meninjau langsung suasana dalam pabrik. Hebat, semua tertib dan tertata rapi. Masuk dengan aturan-aturan yang memang diperuntukkan untuk keselamatan  siapa saja. Beberapa peralatan diberikan kepada saya, seperti kaca mata. Kaca mata ini sangat berguna untuk melindungi mata dari  percikan bunga api karena potongan baja atau pelat. batch media untuk izin pengambilan foto di dalam industri, karena tak sembarangan mengambil gambar atau foto di pabrik tanpa ada tanda khusus dari pabrik.  Sepatu kets, diperuntukkan agar kaki terhindar dari bahaya yang memungkinkan tergelincir karena baut atau mur juga serpihan logam.
Kaca mata, salah satu atribut yang harus dipakai saat masuk pabrik
Foto: Dok. Pribadi
Ketertiban yang jelas-jelas terlihat adalah, tatkala masuk industri ke ruang perakitan, saya diperlihatkan bagaimana menyeberang dengan tertib. Tunjuk dan menoleh ke kiri dan kanan, pastikan aman, selanjutnya menyeberang. Bisa jadi, hal ini bagus pula diimplementasikan pada orang-orang yang menyeberang di jalan raya, dengan tanda-tanda zebra cross yang sudah tersedia.  

Saya pun dibawa berkeliling  di seputaran pabrik, mulai dari pembuatan bodi, kaki-kaki, perakitan, dan mobil siap jadi untuk uji kelayakan. Semua benar-benar dilakukan dengan presisi yang sangat  tinggi,  boleh dibilang tanpa cacat (zero defect). Notabenenya adalah ini kendaraan untuk kebutuhan sehari-hari di jalan dan mau tidak mau harus benar-benar aman dan nyaman. Cacat sedikit barang yang diproduksi diberi tanda dan dikembalikan lagi untuk diperbaiki.

Saat saya masuk ke dalam pabrik dan dijelaskan oleh salah satu representatif TMMIN
Foto: Dok. Pribadi
Kepresisian  barang atau produk TMMIN sebagai satu keniscayaan yang tak bisa dipungkiri. Saya lihat sendiri, barang-barang yang sudah diproduksi tetapi saat lewat quality control masih ada yang cacat, barang diberi tanda, dan segera diperbaiki. Inilah dalam istilah saya, ketelitian dalam bekerja. Jadi,  jika pekerjaan yang dilakukan sepenuh hati, apalagi mencintai pekerjaan itu, semua akan terasa mudah dan dimudahkan. Begitu pula dengan pekerja-pekerja PT TMMIN. Wajah lelah terbayar dengan hadirnya hasil karya mereka yang mendunia.

Salah satu produksi PT TMMIN, Kijang Innova keluaran terbaru
Foto: Dok. Pribadi
Teman TMMIN juga mungkin baru tahu, bahwa Fortuner dan juga Innova terbaru itu diproduksi oleh PT TMMIN, kan? Bersyukurlah saya dan kita tentunya, jadi tahu bahwa mobil-mobil seperti Fortuner, Kijang Innova, Sienta, Etios Valco, Vios & Limo, serta Yaris bukan diproduksi di luar negeri, tetapi hasil karya anak bangsa yang diproduksi di dalam negeri. Bahkan, hasilnya pun sudah beredar di lintas benua. Hebat!

Innova terbaru hasil karya anak bangsa
Foto: Dok. Pribadi
Pastinya,  Toyota tak hanya peduli di dalam lingkungannnya sendiri. Tetapi, mereka sangat sadar bahwa tanpa dorongan dari masyarakat sekitar TMMIN bukan apa-apa. Dari sinilah ada empat hal yang diwujudkan oleh Corporate Social Responsibility (CSR), melalui pendidikan, lingkungan, keamanan berlalu lintas, serta adanya  keterlibatan warga sekitar (pemberdayaan) masyarakat dan kegiatan sosial .

Dari sisi pendidikan, TMMIN membuat program Toyota Eco youth, yaitu melibatkan dan memberdayakan generasi muda untuk terus bergiat dalam bidang penelitian lingkungan serta pendirian Yayasan Toyota dan Astra.  Tujuannya untuk memberikan kontribusi mengembangkan pendidikan dan kecerdasan anak bangsa.

Fortuner, salah satu produksi PT TMMIN
Foto: Dok. Pribadi
Dari sisi lingkungan, TMMIN berperan lebih aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui berbagai cara. Salah satunya menggalakkan penanaman pohon dan melakukan kegiatan cinta lingkungan.  Nah, kegiatan ini pernah dilakukan di Toyota Forest seluas 15 hektar di Industri Toyota Karawang dan sekitar satu juta tanaman bakau di Pantai Utara Jawa.

Dari sisi keamanan berlalu lintas, sebagai produsen roda empat, sudah sepantasnya TMMIN menyosialisasikan cara berkendara yang aman untuk seluruh masyarakat Indonesia. TMMIN juga ikut berperan serta memperbaiki kondisi jalan di Jakarta dan sekitarnya. Untuk pemberdayaan masyarakat serta kegiatan sosial yang menunjang keberlangsungan CSR TMMIN, TMMIN melakukan pembinaan masyarakat yang tinggal di kawasan Sunter juga Karawang, seperti mengadakan pelatihan dan pendidikan kesehatan, income generating activities, dan infrastruktur.


Masih belum percaya dengan karya anak bangsa yang sudah melintas benua dan samudera? Apa masih belum yakin kalau belum berkunjung sendiri ke pabriknya? Saya sudah berkunjung dan menyaksikan langsung proses A to Z-nya, kamu kapan?

Monday, March 13, 2017

Manja-Manja dengan Theong, Kenapa Tidak?

Entah kenapa, beberapa hari ini badan terasa kurang begitu fit. Rasanya lemas dan kurang bergairah. Dibawa jalan-jalan pun terasa tambah sakit. Ditambah lagi, selera makan menurun dratis. Rambut juga udah mulai kering dan lekat. Berat banget rasanya ini kepala. Sepertinya diri ini memang perlu Me Time. Ya, perlu waktu untuk diri sendiri dari rutinitas yang memenjarakan. Sepertinya harus segera manjain diri. Pengennya sih pergi ke spa. Tapi kaki berat melangkah. Ya sudah, manjain diri di rumah sajalah.

Hair Oil, Shampo, dan Hair Mask VCO dari Theong Spa
Foto: Dok. Pribadi
Mau “meringankan” kepala biar tak terasa berat. Pas banget, beberapa waktu lalu dikasih produk Theong Spa Shampo VCO (Virgin Coconut Oil). Shamponya ini mengandung water, sodium lauryl sulfate, cocamidopropyl betaine, cocos oil, tween 80, hidroxypropyl methylcellulose, parfum, polyquartenium-10, sodium chloride, magnesium nitrate, magnesium chloride, methylchlorosothiazolinone, dan methylisothiazalinone.

Waah lengkap  kandungannya. Jadi, shamponya ini terbuat dari bahan-bahan alami VCO yang lebih banyak, selain itu dikombinasikan dengan bahan-bahan alami yang bermanfaat untuk memberikan nutrisi rambut. Saat saya pakai shampo ini, terasa lembut banget di kepala. Dan meresap ke dalam pori-pori kulit kepala, serta sejuk.

Shampo VCO by Theong Spa
Foto: Dok. Pribadi
Jadi, Shampo VCO-nya ini mampu mengembalikan kekuatan rambut serta mencegah kerusakan rambut. Rambut-rambut yang rontok, bisa dicegah dengan Shampo VCO ini. Rambut-rambut yang sering ketombean juga kusam cocok banget pakai shampo ini. Jadi, kalau mau pakainya usapkan pada rambut yang basah, terus lakukan pemijatan di rambut dan kulit kepala. Bilas hingga bersih ya. Enaknya lagi pakai shampo VCO Theong Spa ini tanpa perlu conditioner. Jadi, habis pakai shampo, langsung adem. Dan, satu lagi tanpa ada efek samping, soalnya sudah saya coba sendiri.

Banyak juga teman-teman saya yang nanya, “Eh, Jun, rambut elu kok bisa hitam, tebal, dan mengkilap gitu sih?” Ya, saya jawab aja, “Pake Shampo VCO dari Theong Spa. Soalnya banyak banget manfaat Shampo VCO ini buat gue”.

Banyak sekali manfaat VCO, terutama shampo VCO untuk kesehatan rambut. VCO ini punya molekuk yang sangat kecil sehingga mudah diserap kulit kepala. Makanya, setiap saya memilih shampo, shampo yang mengandung VCO yang saya cari, di Theong Spa inilah tempatnya. VCO memang sangat bagus untuk perawatan rambut, lho.

VCO juga mampu membersihkan rambut secara utuh, mengembalikan kekuatan akar rambut, sehingga rambut-rambut yang rontok dapat dicegah sedini mungkin. Nah, yang lebih buat saya senang pakai Shampo VCO ini,  VCO ternyata mampu mengatasi jamur dan ketombe, juga membuat rambut terlihat lebih berkilau alami dan indah. Meskipun pria, perlu juga buat saya jaga penampilan, terutama rambut. Makanya, setiap habis dari aktivitas, saya selalu keramas. Bahkan hampir setiap hari saya keramas karena  saya orang yang tidak pernah betah kalau rambut berkeringat didiamkan begitu saja. Itulah yang memicu timbulnya bakteri di kulit kepala dan berbau, ujung-ujungnya kepala berketombe. Bye bye ketombe…

Rasanya, tak lengkap kalau habis shampo-an sama Shampo VCO Theong terus rambut tak di-masking gitu. Pastinya, untuk me-masking rambut saya, tetap saya pakai Hair Mask VCO dari Theong Spa. Jadi memang pas banget ini natural care for beautiful hair.

Kandungannya juga lengkap banget antara lain water, cocos, cetearyl alkohol, ceteareth-20, cetil ester,  PPG-3 benzyl ether myristate, dan kandungan lainnya. Hair mask VCO ini dibuatnya dari bahan-bahan dasar alami VCO yang dipadu dengan bahan-bahan untuk memperbaiki strukur rambut yang  mudah rusak. Hair Mask ini juga untuk mengembalikan kesegaran rambut, menguatkan akar rambut, menghaluskan, dan menjadikan rambut lebih ringan dan berkilau alami.

Hair Mask by Theong Spa
Foto: Dok. Pribadi
Ketika saya coba pakai, rasanya memang beda. Rambut saya yang tadinya kasar, perlahan-lahan terasa lebih lembut, halus, dan wangi. Memang cocok nih hair mask VCO Theong Spa untuk rambut saya. Jadi, kalau kalian mau tahu manfaat dari Hair Mask Theong Spa ini adalah mampu memperbaiki struktur rambut yang rusak, melembutkan, menghaluskan, dan membuat rambut mudah diatur.

Dulunya, rambut saya ini susah banget diatur. Mau ke kiri salah, mau ke kanan salah. Pas nemu hair mask VCO Theong Spa, semuanya berubah. Selain itu, hair mask theong spa ini dapat mengembalikan kesegeran rambut, membuat rambut kalian tampak indah, ringan, dan berkilau. Siapa bilang pria-pria tak boleh merawat rambut? Hari gini ya, pria juga perlu menjaga mahkota di kepalanya untuk mencegah kebotakan.

Kenapa saya memilih Hair Mask VCO Theong Spa dibanding yang lain? Ada keunggulan yang saya dapatkan dari produk ini, yaitu kandungan VCo yang dikombinasi dengan bahan alami sangat bermanfaat untuk memperbaiki rambut yang rusak, karena bahan kimia, polusi udara, panas yang berlebihan, dan sebagainya.

Untuk memakainya pun mudah banget. Ambil saja secukupnya, atau bisa juga dicampur hair oil secukupnya lantas diusapkan pada rambut. Kemudian lakukan pemijatan pada rambut dan kulit kepala perlahan-lahan. Diamkan sekitar 5-25 menit. Lalu bilas hingga bersih tanpa menggunakan shampo. Di sinilah saya senangnya menggunakan hair mask VCO Theong Spa. Tanpa perlu biaya tambahan harus beli shampo untuk bilas rambut. Hahaha…

Hmmm… mau ganteng juga perlu kerja ekstra lho yaa… hahaha. Buat saya, tak cukup hair mask. Mau pakai hair oilnya juga dong dari Theong Spa, apalagi dikasihnya komplit begini. Hai Oil dengan VCO ini mengandung cocos, jojoba (bukan jomblo-joblo bahagia lhoo…) buxus chinensis oil, dan juga pogostemon cablin leaf oil.

Untuk pria-pria  yang punya masalah rambut seperti uban dan kutu, hair oil ini pas cocok banget. Jadi ya, hair oil VCO ini sebagai gabungan dari minyak jojoba dan minyak nilam, lantas diformulasikan khusus untuk rambut rusak dan rontok. Kenapa? Karena sangat kaya nutrisi yang bermanfaat untuk rambut.

Hair Oil VCO by Theong Spa
Foto: Dok. Pribadi
Ketika saya pakai hair oil ini, rambut saya terasa lebih fresh dan ringan. Rasanya beban di kepala lenyap. Saya tak pernah ragu untuk pakai hair oil VCO Theong Spa, sudah terbukti sebelumnya  dengan rambut-rambut anak saya. Dulunya, anak saya yang pertama itu tak ada rambut juga. Tetapi, setelah dirangsang dengan hair oil VCO Theong… hmmm rambutnya makin banyak dan tebal.

Jadi, manfaat dari hair oil ini mampu mengatasi kerusakan rambut, menguatkan akar rambut, dan merangsang pertumbuhan rambut. Jangan salah juga, hair oil ini juga mampu mengatsi ketombe, meminimalisir uban dan dapat menghilangkan kutu rambut. Dapat pula membantu mempertahankan kelembapan alami rambt sehingga menjadikan rambut halus serta mengatasi rambut bercabang.

Ada banyak keunggulan dari hair oil ini lho para pria… Dengan formulasi VCo dan minyak Jojoba, serta minyak nilam, sangat kaya nutrisi untuk membuat akar rambut tetap lembap. Memberikan nutrisi pada rambut yang dapat melembapkan rambut kering sehingga rambut dapat berkilau sehat secara alami. Dapat pula menghilangkan kutu rambut dan mempercepat tumbuh rambut pada bayi dan orang dewasa.


Nih ya, kalau punya ketombe, ketombe juga lenyap dengan hair oil ini. Rambut-rambut yang rontok juga berkurang lho. Mau pakainya juga simpel banget, lima sampai sepuluh tetes hair oil VCO Theong Spa teteskan ke kulit kepala, pijat perlahan-lahan. Dan minyak ini tanpa ada efek sampingnya lho guys. Rambut aman, hidup tenang… Saya sudah coba dan buktikan, kalian kapan?

Nah, produk ini semua ada lho di Grand Indonesia, AEON Mall, juga di SMESCO. 



Sunday, March 12, 2017

Grand Taman Melati 2 Margonda: Investasi Generasi Milenial Cara APP


Waah, tak pernah saya bayangkan sebelumnya, sebagai “eks warga” Depok, melihat perkembangan kota Depok yang semakin pesat, terbersit rasa yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Bayangkan saja--dulu--pertama kali menginjakkan kaki di kota Depok sekitar 24 tahun silam, saya masih menjumpai jalanan yang banyak batu koral merah. Kalau dilanda hujan, jalanan becek di mana-mana. Sandal atau sepatu ikut ‘tebal” dibuatnya.

PT Adhi Persada Properti, pengembang Grand Taman Melati 2 Margonda
Foto: Dok. APP
Mendengar kicauan burung yang seolah-olah bernyanyi membangunkan saya untuk berangkat kuliah. Melihat kabut lumayan tebal di pagi buta dengan udara yang dinginnya mirip puncak Bogor. Kendaraan angkot masih berseliweran hingga pukul dua dini hari. Ojek-ojek pangkalan masih betah berlama-lama menanti datangnya penumpang lalu mengantarkan pemakai jasa itu pulang kandang.

Kini Depok, khususnya kawasan Jalan Margonda, berkembang semakin pesat dan mengalahkan daerah-daerah yang “setara” dengannya. Bisa jadi, Depok mulai memunculkan taringnya untuk bersaing dengan kota-kota pinggiran (suburban) yang mirip. Tak bisa dihindari, pertambahan jumlah populasi manusia, menuntut untuk terus adanya lahan dan tempat tinggal.

Bersama Blogger Crony Community, Sabtu (11/03/2017) saya berkesempatan untuk melihat secara dekat perkembangan kota Depok dari sisi properti. Melalui PT ADHI PERSADA PROPERTI (APP) dengan Taman Melati 2 Margonda-nya.

Blogger Corny Community Hang Out with APP
Foto: Dok. Pribadi
Depok-Margonda, notabenenya menjadi pusat tempat berdirinya kampus-kampus ternama, sebut saja Universitas Indonesia. Dari sini, banyak mahasiswa/i pun yang datang dari jauh. Kalaupun mereka punya saudara, bisa menumpang untuk beberapa lama dengan saudara. Nah, jika tidak, otomatis mereka akan mencari tempat untuk bernaung lainnya, dengan kata lain “kost”.

Peluang inilah yang dibaca oleh PT ADHI PERSADA PROPERTI, sebagai anak perusahaan dari PT ADHI KARYA (Persero) Tbk. APP menjadi “raja” properti yang membangun banyak apartemen untuk kelas mahasiwa. Break through (terobosan) dilakukan pula oleh APP dengan membangun tak hanya sebatas apartemen, tetapi membangun apartemen semakin banyak dan lengkap berdasarkan apa yang diperlukan mahasiswa saat ini. Contohnya ruang diskusi, kolam renang, tempat makan, bahkan juga tempat ibadah yang benar-benar mewakili mahasiswa/i.

Salah satu bagian dari Tamel Studio B
Foto: Dok. Pribadi
PT ADHI PERSADA PROPERTI sebagai perusahaan pengembang yang sudah lama bergerak di sektor hunian, gedung komersial, dan pengelolaan property. Sudah banyak menelurkan gedung perkantoran, komersial, hunian yang sangat berkualitas. PT ADHI KARYA sebagai perusahaan BUMN Jasa Konstruksi terbesar di Indonesia. PT Adhi Persada Properti punya reputasi dan kredibilitas yang dapat diandalkan dalam pengadaan produk-produk properti berkualitas.

Blok B yang dibangun APP (Sold Out)
Foto: Dok, Pribadi
Banyak tenaga-tenaga ahli, terampil, dan profesional yang mendukung APP. Begitu pula dengan jaringan relasinya. APP mempunyai jaringan relasi yang sangat luas, ditambah lagi dengan dukungan pendanaan yang sangat kuat, APP terus dapat dan mampu melebarkan sayap usahanya dalam menghasilkan produk yang inovatif dan bermutu seiring dengan tumbuhnya sektor bisnis di negeri ini.


Bagian dalam (interior) Tamel 2 Margonda
Foto: Dok. APP
Banyak sudah apartemen skala kampus untuk mahasiwa yang dikembangkan APP, seperti Taman Melati Jatinangor, tak jauh dari kampus UNPAD, ITB, IPDN; Taman Melati Yogyakarta @Sinduadi dekat dengan kampus UGM, Taman Melati Surabaya @MERR dekat dengan kampus UNAIR, dan Taman Melati Malang @Dinoyo dekat dengan  kampus UNIBRAW.

Sudut lain isi studio B
Foto: Dok. Pribadi
Di Margonda-Depok, APP nyata dan sukses membangun  dan mengembangkan Taman Melati Margonda pada 2010 sebanyak 800 unit dan Grand Taman Melati Margonda pada 2013 sebanyak 507 unit. Total unit yang sudah terjual dari kedua tower itu berjumlah 1.307 unit. Capaian yang sangat fantastis! Banyak yang antusias dengan kehadiran apartemen ini, khususnya mahasiswa. Mengapa mereka begitu antusias? Salah satunya dekat dengan kampus, selain itu harga yang sangat terjangkau, dan bisa dilakukan sistem sewa.

Tower A (Sold out)
Foto: Dok. Pribadi
Antusiasme inilah yang membawa dan membangkitkan kembali APP membangun satu tower lagi dengan lokasi yang masih dalam satu kawasan dengan Taman Melati  Margonda dan Grand Taman Melati Margonda. APP namakan Taman Melati 2 Margonda.

Apartemen yang dibangun APP ini memberikan konsep KREATIF dan NYAMAN untuk kalangan mahasiswa. Mengambil lokasi yang sangat dekat dengan kampus, seperti kampus Universitas Indonesia, bahkan tak perlu bersusah payah menyeberangi jalan, dan universitas swasta lainnya. Hal yang membuat Taman Melati buatan APP  ini dicari adalah, APP menerapkan konsep Student Center, tempat para mahasiswa/i dapat melakukan presentasi, berdiskusi, bahkan melakukan workshop pendidikan/kegiatan kampus.

Student Centre
Foto: Dok. APP
Selain itu, student center ini dapat digunakan untuk belajar bersama atau belajar secara berkelompok. Oleh karenanya, diperlukan ruang publik untuk mendukung kegiatan tersebut. Sementara itu, kalau dilihat apartemen yang ada sekarang, untuk hal-hal tersebut tidak ada atau masih kurang. Yang terlihat selama ini hanya kamar saja. Jadinya terlihat bahwa mahasiswa hidupnya hanya di kamar, belajar, dan tidak bersosialisasi.

Menurut saya, konsep apartemen yang dikembangkan APP ini sangat bagus dan menarik. Tak hanya student center, mahasiswa perlu ruang publik yang nyata untuk bersosialisasi dengan teman-temannya. Ada pula tempat makan, tak hanya ruang kamar ber-AC saja. APP juga mengembangkan perpustakaan di apartemen untuk memfasilitasi kegiatan belajar mahasiswa, keren ga tuh?! Fasilitas kolam renang pun disediakan sebagai sarana olahraga.

Fasilitas kolam renang di masing-masing tower
Foto: Dok. Pribadi
APP benar-benar memikirkan konsep masa depan generasi milenial ini. Tak hanya belajar, kampus, dan tidur. Untuk itu pula APP memfasilitasi WIFI yang kencang untuk mendukung proses belajar para mahasiswa/i. Bahkan, tempat ibadah yang representatif pun dipikirkan oleh APP. APP mengharapkan, dengan dibangunnya sarana ibadah itu, rasa spiritual semakin kental dan terasa. Cakep!

Taman Melati 2 Margonda ini punya beberapa tipe, yaitu, tipe studio A, B, dan Studio Corner, satu tempat tidur, dan dua tempat tidur. Ukuran masing-masing berbeda-beda. Tipe Studio A 24,3 M2; Tipe Studio B 27,75 M2; dan Tipe Studio Corner 25,80 M2. Sementara itu, Tipe 1 Bedroom berukuran 36,45 M2 sedangkan Tipe dua Bedroom berukuran 56,35 M2.

Melihat konstruksi dan dindingnya, konstruksinya dibuat dari struktur beton bertulang, dinding eksterior berasal dari kusen alumunium dan kaca beton finishing cat. Partisi antar-unit terbuat dari bata ringan dilapisi gypsum dengan finishing cat, sedangkan dinding partisi interiornya berasal dari gypsum finishing cat.

Pintu dan jendela, terutama kusen dan daun pintu utamma terbuat dari kusen alumunium dan daun pintu engineering door. Kusen dan pintu kamar terbuat dari kusen alumunium dan daun pintu engineering door. Kusen dan daun pintu balkon berasal dari kusen alumunium dan daun pintu alumunium kaca. Sedangkan kusen dan daun pintu kamar mandi terbuat dari kusen alumunium dan daun pintu PVC.

Plafon: interior betonnya merupakan beton skim coat finishing cat dan kamar mandi terbuat dari gypsum finishing cat. Lantai interior  berasal dari bahan homogeneous tile dengan lantai kamar mandi terbuat dari keramik.

Tipe Closet Duduk
Foto: Dok. Pribadi
Sanitasi kamar mandi berupa kloset duduk dan shower dengan listrik 1300 VA (studio dan 1 Bedroom) 2200 VA untuk dua tempat tidur. Terdapat pula air conditioner di 1 unit untuk studio dan 1 bedroom dan dua unit untuk 2 bedroom. Nah, ada pula water heater nih. Jadi, kalau penat, langsung  guyur air hangat agar badan segar.

APP dengan semangatnya, Building tomorrow today, untuk mengembangkan bangunannya tetap memperhatikan konsep Saving environment (menjaga lingkungan). APP berkonsep bahwa, untuk membangun masa depan, kita perlu menyelamatkan masa depan, khususnya lingkungan. Oleh karena itu, bangunan yang dibuat oleh APP punya unit pengelolaan air limbah. Air limbah itu dapat dipakai untuk menyiram tanaman juga mencuci kendaraan

Ferry Thahir General Manager Wilayah 2 PT APP (Kiri Kaos Merah)
Foto: Dok. Pribadi
Menurut Bapak Ferry Thahir, selaku General Manager Wilayah 2 PT APP mengatakan, Setiap tahunnya ribuan mahasiswa masuk ke Depok dan perlu tempat tinggal. Inilah yang APP bidik. Meski statusnya mahasiswa, tetapi mereka  ada yang berasal dari kalangan menengah hingga menengah atas yang perlu tempat tinggal lebih baik tak hanya sebatas kamar kost. Selain itu, banyak pula mahasiswa pasca sarjana yang selain kuliah juga sudah bekerja dan berpenghasilan sendiri. Selain mahasiswa, para dosen, dan karyawan PT juga menjadi target market kami”.


Grand Taman Melati 2 Depok-Margonda
Foto: Dok. Pribadi
Perlu  kita ketahui bersama bahwa Grand Taman Melati 2 Margonda ini dibangun di atas lahan seluas 3.705 M2 dengan jumlah unit 839. Unit-unit itu dijual dengan harga sekitar Rp500 jutaan/unit. Dari progres penjualannya telah mencapai 50%. Tak hanya mahasiswa, APP juga membidik para investor yang ingin berinvestasi di bidang property. Nah, bagaimana dengan Anda? APP juga mengembangkan aplikasi untuk transaksi jual beli secara online (daring). Aplikasi tersebut bernama APP Smart yang dapat diunduh melalui Google Playstore dan Apps Store.









Aplikasi APP Smart Tool: Dapat diunduh di Play dan Apps Store
Foto: Dok. Pribadi

Buka aplikasi smart property tools di Play atau Apps Store. Registrasi dan ikuti semua langkah-langkahnya. Sangat mudah dioperasikan. Saya sudah men-downloadnya, kamu kapan? Tertarik untuk berinvestasi di bidang properti? Tunggu apalagi, kini saatnya!!