Sunday, April 23, 2017

Fave Sinema Elektronik Tahun 90-an


Hahaha… sempat ngakak ketika flashback, mengingat sinetron yang pernah saya tonton. Masih terngiang sampai sekarang itu sinetron Tersanjung. Kenapa? Aje gile ya itu sinetron, puaanjangnya luar biasa. Berapa ribu episode gitu. Tokoh-tokohnya pun hanya beberapa saja  yang diganti-ganti.  Sutradaranya Vasant R. Patel yang asli India itu membuat rekor sebagai sinetron di Indonesia yang paling banyak episodenya.

Kelurga Cemara
Foto: Dok. https://i.ytimg.com/
Tayang perdana itu sekitar tahun 1998 tepat di bulan April.  Skenarionya dibuat oleh Mas Deddy Armand,  hit-hit-nya itu sinetron   sejak akhir 1990 sampai sekitar pertengahan tahun 2000-an. Bayangkan ya, itu produser sudah meraup berapa miliar keuntungan untuk setiap kali tayang di televisi. Berarti saat itu saya masih masa-masa ganteng jadi kuli di universitas.  

Sinetron dengan episode paling panjang
Foto: Dok. http://cdn1-a.production.liputan6.static6.com/
Nah, ini sinetron yang menjadi favorit saya selanjutnya, cerita yang inspiratif. Menggugah pemikiran siapa saja yang suka dan senang dengan kesederhanaan. Bayangin saja, seseorang yagn hidup dalam kesederhanaan, tapi digilai wanita tajir yang dibuat tarik ulur.
Seorang lelaki Betawi, yang dicap bahwa orang orang Betawi tidak peduli dengan pendidikan, terpenting harta (tanah) dan kontrakan banyak bisa hidup. Sinetron ini memberikan pelajaran bahwa ada kok orang Betawi yang bisa menempuh pendidikan tinggi hingga jadi sarjana.

Si Doel Anak Betawi
Foto: Dok. http://4.bp.blogspot.com/
Pemerannya waktu itu Benyamin Sueb (alm), Rano Karno, Maudi Kusnaedy,  Cornelia Agatha, Basuki, Suti Karno, Aminah Cendrakasih, Mandra, juga Pak Tile. Si Doel Anak Betawi (Rano Karno), punya citna segitiga antara Sarah dan Zaenab.

Nah, sinetron ini pun banyak banget memperoleh apresiasi dari insan sinematografi. Ceritanya kocak karena Mandra ada di dalamnya, Nunung, Atun, dan cintanya Basuki. Lagu sebagai backsoundnya juga menjadi unik untuk sinetron ini. Ada nilai-nilai yang ingin ditonjolkan produser dan pesan moral kepada publik, bahwa “don’t judge book by its cover”. Terbukti sih bahwa tidak semua Betawi tidak bisa sekolah tinggi.

Memberikan pelajaran baru dalam kehidupan untuk orang-orang di sekitar agar dapat menghargai orang. Tidak melihat orang dari luar saja tanpa tahu isi di dalamnya seperti apa. Si Doel hebat, mampu mengocok emosi penontonnya. Setiap akan tayang, sinetron ini paling ditunggu pemirsa.

Ada pula sinetron yang menjadi tontonan favorit saya kala itu, Si Manis Jembatan  Ancol. Cerita hantu yang cantik sebagai hantu  urban dan melegenda di Jakarta. Ada Ozi Syahputra, Ade Juwita, Diah Permatasari, Kiki Fatmala.

Si Manis Jembatan Ancol
Foto: Dok. http://cdn0-a.production.liputan6.static6.com/
Tahun ’96 kala itu muncul sinetron hantu komedi dengan judul sama yaitu Kembalinya Si Manis Jembatan Ancol. Bintang-bintangnya tidak jauh berbeda. Ozi Syahputra yang secara nyata menjadi hantu gundul dan rambutnya benar-benar dibuat plontos.

Sutradara dari Kembalinya Si Manis Jembatan Ancol ini tak lain Tomy Burnama dengan produser Herry Topan. Nah, kalau Si Manis Jembatan Ancol sutradaranya Mas Atok Suharto. Kalau dilihat dari sejarahnya, Atok merupakan teman duet Herry Topan saat melahirkan Si Manis Jembatan Ancol yang pertama kali tayang di RCTI. Ternyata, sinetron ini pun dulu pernah hadir dalam versi layar perak , akan tetapi sayang banget tidak populer seperti sinetronnya. Saya terkadang tertawa karena ulah-ulah hantu yang kocak saat beradu akting, apalagi ketika Ozi  Syahputra dan Ade Juwita berdebat dan ribut mulut.

Nah, sinetron yang satu ini benar-benar menjadi favorit saya, tak lain cerita tentang “Keluarga Cemara”. Betapa tidak, keluarga yang dulunya kaya raya, terus bangkrut dan hidup dalam kesederhanaan. Tokoh-tokohnya meliputi Abah (Adi Kurdi) dan Emak (Novia Kolopaking) akan tetapi diganti oleh Aneke Putri dan ketiga anak-anaknya terdiri dari Euis, Agil, dan Ara.

Hidup dalam kesederhanaan, tetapi Emak dan juga Abah selalu memberikan pelajaran berharga betapa pentingnya berbuat jujur untuk setiap orang yang ditanamkan ke dalam keluarga, terutama anak-anak mereka. Peran keluarga dalam membentuk watak  anak-anak pun sangat ditekankan. Pelajaran berharga untuk kehidupan keluarga secara nyata ini ceritanya.

Abah sendiri menjadi kepala rumah tangga yang penuh dedikasi dalam balutan kesederhanaan, teladan untuk anak-anak dan istrinya, pun sangat sabar. Ternyata nih ya, cerita sinetron ini merupakan penyesuaian dari salah satu buku Bung Arswendo Atmowiloto berjudul. Dan Arswendo pula yang menulis scenario dan menjadi sutradara di sinetron ini. Sinetron ini menjadi best of the best pada masa jaya-jayanya dan menjadi sinetron  unggulan keluarga.

#ODOP






Masak Dengan Honestbee Hanya Sejarak Sutil dan Kuali

Dulu nih ya, emak saya itu kalau mau pergi ke pasar repotnya minta ampun. Kudu dandan ini itu sana sini. Orang bilang, begaya. Lhaa, anaknya yang doyan usil kan bertanya-tanya, “Emak, ngapain mau  ke pasar aja kudu dandan segala?”. Lhaaa emak saya nyincing roknya. Hadeeuh…langsung deh nutupin mata pake lima jari tapi jari-jarinya direnggangin semua. Etapi, saya masih penasaran sih sama jawabannya. Tetep aja, tangan emak ga mau diem, molesin terus aja itu lipen setip (baca = lipstick) ke bibir sampe merah kayak ketabrak bajaj. Sudah ga tau deh berapa senti tebelnya, merah merona kayak delima pecah.

Tauge Sosis Jagung Manis
Foto: Dok. Resep Dapur Ayah
Pas saya perhatiin lagi, yaelaaaah emak, make sanggul segala yang sanggulnyalah dipakein tusuk konde. Dikate ke pasar mau ngelenong kali ye. Sementara, saya udah ga sabar nungguin cuma buat nganterin. Yaa, jadi babang ojeknya emak sendiri kan pahala yak ha ha ha. Lima belas menit kagak keluar-keluar dari kamar, terpaksa saya masuk lagi buat ngeliatin. Laaaah…  lagi pake pensil alis. Duuh maaak...

Sejam berlalu, akhirnya keluarlah emak saya dengan dandanan yang aduhai. Eh, emak masih inget pertanyaan saya tadi rupanya. Akhirnya dia jawab tuh pertanyaan, “Emak kalo kepasar dandan gini ya, biar dapet murah dan banyak. Emak kedipin sama goyangin konde”. “Ha ha ha ha ha ha ha ha…” terburai ketawa ngakak lepas saya sambil megangin perut yang hampir kram kebanyakan ketawa.  Dalam hati, “Ampuuun kelakuan emak-emak!”

Emang sih emak ga ngikuti yang namanya pegang gejet. Jadi, ya tetep aja yang konvensional dipakenya. Maklumlah emak-emak, ke pasar kalo ketemu sama temen-temenya bisa ngalor ngidul wetan kulon, hossip-hossip tetangga deh. Nah, sembari beli belanja wara wiri towal towel cabe dibeli ga, pelan-pelan, emak saya kasih tahu tentang belanja dan masak jadi mudah, hemat waktu, mau beli apa aja ada, ga kepanasan, bisa gegoleran di depan tivi, bahkan emak sambil nyalon juga bisa belanja mak. Yaaa… biar sekalian  emak belajar pake hengpong.

Saya mah ga bosen jelasin ke emak tentang aplikasi belanja yang namanya honestbee. Nah, belum pada tahu juga yaa kalo sama honestbee itu belanja dan masak bisa jadi lebih cepat dan mudah. Masak dan belanja sama honestbee cuma sejarak sutil sama kuali. Deket banget, cara pake aplikasinya juga gampang banget.

Cara melakukan pemesan di Honestbee
Nih ya, langkah-langkah pake aplikasi belanja di honestbe. Kalau yang pake android ada di Google Play Store download-ya, sedangkan yang pake iOS ada di Apps Store. Jadi nih:

1.    Buka google play store atau apps store

Masuk ke Google Play Store dan ketik "Honestbee"
Foto: Dok. Pribadi
2.    Ketik kata “honestbee” nanti akan keluar gambar lebah warna kuning hitam

Apps Belanja Honestbee siap dipasang di perangkat
Foto: Dok. Pribadi
3.    Unggah (install) ke perangkat, hingga selesai.
. .   Kalau sudah selesai masukkan nama, alamat, email, dan nomor telepon.
5.    Kalau mau belanja tinggal masuk ke aplikasi honestbee-nya dan ada departmentnya atau groceries (apa saja yang mau dibeli berdasarkan kategori).


Ini groceries yang bisa dilihat dan pilih untuk belanja
Ada dairy, Eggs & Chilled Food; Drinks, Bakeri, Food Cupboard; Snacks & Sweets; Forzen Food; House Hold & Cleaning; Health & Beauty; Babies; Fresh Fruits; Fresh Meat; Fresh Vegetables: Ready to Eat & Deli; Rice, Noodles, Pasta & Rolls, Tobacco, dan masih banyak lagi.

Kalau barang-barang yang akan dibeli sudah dipilih, selanjutnya masuk ke dalam chartnya kita. Dan catatan pembelian juga ada lho. Ih, mudah banget dan jelas. Nah, enaknya lagi, belanjaan kita itu ada yang belanjakan, namanya assistant shopper professional. Mereka ini akan membantu membelikan barang yang kita pesan. Apabila barang yang dipesan tidak ada, asisten akan memberitahukan pembeli, apakah mau diganti atau tidak.

Apabila barang belanjaan yang sudah dibeli terkumpul semua, diaplikasinya akan meminta checkout. Artinya kita menyudahi belanja. Selanjutya, bisa pilih waktu pengiriman, apa akan dikirim hari ini juga atau esok harinya ke alamat yang sudah dimasukkan di aplikasi. Apabila alamat pengiriman akan diubah, kita bisa mengubahnya untuk dikirim ke alamat yang lain.
Nah, untuk pembayaran ada dua opsi, pakai  kartu kredit atau cash on delivery. Tinggal pilih saja. Dan selanjutnya placement order, bahwa kepastian pesanan kita akan ditutup dan siap dikirimkan ke alamat tujuan. Nanti, belanjaan kita akan dikirim oleh driver-driver honestbee yang profesional pula. Duuh makin enak ya masak sekarang.

Naah, tugas masak emak sudah kelar (emak udah mendahului kami semua) dan  digantikan sama saya. Ga mau repot dan panas-panasan, ya saya selalu pesen pakai honestbee. Saya beli tauge, jagung manis, sosis, cabe rawit, daun bawang, dan bumbu-bumbu lainnya di honestbee ini. Mau masak apa saya? Yang jelas simpel dan mudah. Saya mau masak yang mudah dan tidak buang-buang waktu.


Tauge Sosis Jagung Manis
Bahan-bahannya
Tauge 200 gram
Sosis ukuran sedang 2 buah iris bulat ½ cm
Jagung manis 1 buah dipipil
Daun  bawang 1 batang diiris ½ cm
Cabe rawit merah 5 buah iris bulat kecil-kecil
Bawang putih 2 siung dimemarkan
Saus tiram 2 sendok makan
Garam ½ sendok teh
Merica bubuk 1 sendok teh
Minyak sayur 2 sendok makan untuk menumis
Air 150 ml

Cara buat
1.    Panaskan minyak, masukan bawang putih, tumis hingga harum
2.    Masukkan saus tiram, garam, merica bubuk, dan  air, aduk rata
3.    Masukan sosis, masak hingga matang
4.    Masukkan tauge aduk rata, tambahkan jagung manis.
5.    Tambahkan irisan daun bawang dan cabe rawit merah aduk-aduk sebentar
6.    Angkat, sajikan bersama nasi. 

Mudah kan masaknya? Seperti yang saya bilang, masak dengan honestbee itu cuma sejarak sutil dan kuali. Deket banget! Ini masakan saya, mana masakan kamu? #MasakJadiMudah

Nah, ngomongin masak nih ya, ada lomba masak online lho dari honestbee. Lombanya lumayan lama nih, ada enam periode. Periode 1-2 akan berlangsung selama dua minggu, sementara periode 3-6 berlangsung satu minggu. Akan dipilih lima orang pemenang dari masing-masing periode dengan hadiah voucher belanja honestbee sebesar @Rp250 ribu. Lomba dimulai setiap jumat dan pengumuman setiap Senin.

Tema lomba untuk setiap periode akan diberitahukan setiap kamis. Peserta wajib follow akun instagram dan  fanpage @honestbee_id dan @KriyaIndonesia. Jangan lupa share/bagikan info lomba dengan mention lima orang teman ya. Peserta boleh mengikuti semua periode lomba dengan ketentuan teman yang di tag dalam share info lomba berbeda.

Peserta berbelanja bahan yang akan dimasak melalui honestbee. Screen shoot share info lomba dan bukti belanja ke honestbe dikirim ke email untuk mendapatkan voucher belanja sebesar Rp50 ribu (free ongkir) sebagai pengganti belanja bahan untuk lomba masak. Hasil masakan berikut resep diposting di Instagram dan Facebook dengan hastag #MasakJadiMudah dan mention ke akun IG dan Fanpage @honestbee_id serta @KriyaIndonesia.

Ketentuan pemenang berdasarkan:

·         Kreativitas
·         Cara dan kemudahan membuat  
·         Jumlah like akan menjadi nilai tambah


Juri berasal dari honestbee dan Resep  Dapur Ayah. So, jangan tunggu lama-lama untuk masak. Kalau masak sekarang jauuuuh  lebih mudah dibanding sebelum-sebelumnya. Terima kasih honestbee. 

Sunday, April 9, 2017

Tempat Nongkrong Ga Nguras Kantong: OWL Cafe Makan Enak Tak Selamanya Mahal

Hmm… jadi food blogger itu memang enak, untuk saya lho yaa. Enaknya kenapa? Jadi, tahu banyak rasa dan kenal beragam jenis masakan juga minuman. Lidah semakin terlatih untuk membedakan mana yang benar-benar masakan atau minuman enak dan sangat enak, serta mana yang biasa-biasa saja. Begitu  pula dengan indera penciuman. Hidung semakin tajam untuk membaui, baik yang berbau wangi maupun yang tidak. Masakan dan minuman pun begitu.

OWL Cafe
Foto: Dok. Pribadi
Skill untuk mengetahui bahan-bahan dasar apa saja yang masuk ke dalam satu masakan atau minuman semakin naik kelas. Memang semua perlu proses panjang, tidak serta merta hadir begitu saja. Satu hal lagi yang perlu diingat sebagai food blogger, bukan saja sebagai penikmat, akan tetapi bisa membuat, meski sederhana.

Bagian depan OWL Cafe
Foto: Dok. Pribadi
Melihat dan sharing dengan beberapa food blogger luar, mereka bekerja sendiri dan benar-benar mandiri. Mereka tak sekadar tahu rasa, tetapi mengerti cara. Mereka juga tak sekadar penikmat, tetapi juga bisa membuat. Keingintahuan mereka tinggi tapi tidak sok tahu, mereka pun berbagi knowledge seputar dunia kulinari dengan sesama penikmat, pecinta, dan pembuat. Hebat!

Bagian Kitchen yang terletak di depan
Foto: Dok. Pribadi
Bersyukur dan Alhamdulillahnya saya, diciptakan lidah yang peka terhadap rasa. Menjadi taster untuk beberapa resto. Jadi, hal ini semakin memantapkan saya untuk  ajek menandai rasa.

Namun, ada hal yang membuat saya tidak enak ketika (((Food Blogger))) terserang flu. Bagaimana tidak, “Nasi dimakan rasa sekam, air diminum rasa duri” (gak berlebihan kok hehehe). Tak ada yang enak untuk dinikmati saat virus-virus flu itu menggagahi tubuh dan hidung ini. Semua terasa hambar dan tak berniat untuk singgah barang sebentar di pencecap. Ya, mau tidak mau harus saya nikmati dengan senang hati.

Suasana OWL CAfe
Foto: Dok. Pribadi
Ketika tiba di Owl Café  hari menjelang siang dan hampir lewat jam makan. Langsung saja saya lihat menu-menu utamanya, mata saya tertuju oleh salah satu hidangan yang menurut saya bikin kenyang. Namanya sih, kalau tak biasa menyebut cukup belibet, Cheesy Mushroom Baked Spaghetti.

Di menu ini ada dua bagian, bisa pesan dengan spaghetti atau nasi.
Semuanya di baked dan disajikan dengan keju jamur yang penuh krim. Bayangkan saja, mozzarella yang meleleh saat garpu saya menarik salah satu bagian spaghetti bersama jamur yang penuh krim, itu benar-benar membuat saya terbuai.

Cheesy Mushroom Baked Spaghetti
Foto: Dok. Pribadi
Jamurnya matang sempurna dan krimnya ringan dan tidak buat enek. Ada perpaduan rasa yang sulit saya lupakan tatkala satu kesatuan campuran masuk ke dalam mulut saya aduk bersama gigi geligi. Tarikan mozzarella tak dapat saya lupakan. Begitu pula spaghettinya yang dimasak Aldente  (sempurna). Harga satu porsi Rp65.000, worth it-lah dengan porsinya yang lumayan besar. Kenyang deh!

Sebenarnya, sebelum makan berat ini saya  pesan makanan cemilan terlebih dahulu. Apa yang saya pesan? Ya, Fried tofu with crunchy seasoning, salty egg and served with  hoisin sause (Tahu kremes telur asin), nah itu yang pas deh! Ha ha ha.Namanya panjang bener yaaa, patah sembilan lidah nyebutnya. Tapi singkatnya ya itu tadi.

Fried Tofu with Crunchy Seasoning Salted Egg adn Served with Hoisin Sauce
Foto: Dok. Pribadi
Tahunya enak, gurih, dan tidak asin. Sementara, telur asinnya yang dihancurkan juga tak berasa begitu asin. Asinnya pas. Kremesannya juga garing. Pas-lah di lidah saya yang memang penyuka asin dan pedas. Nah, saus hoisin-nya untuk menyeimbangkan rasa, jadi ada rasa manis-gurih. Ludes tuh tahu hanya beberapa menit. Harganya gak nguras kantong, hanya Rp27.000,-.

Ada yang kurang pas untuk saya saat nongkrong di satu tempat yang notabenenya banyak varian teh. Berhubung saya pecinta berat teh, ada salah satu teh yang saya pesan. Namanya Teh Halia. Teh Halia ini perpaduan antara teh yang kalau saya perhatikan berupa teh merah, susu, jahe, dan gula malaka.

Teh Halia Gula Malaka
Foto: Dok. Pribadi
Nah, ngomongin teh merah, susu, dan jahe, mungkin sudah biasa. Tapi saya bertemu nama baru, “Gula Malaka”. Saya perhatikan dengan saksama, teksturnya mirip gula merah yang dicairkan (tapi dalam keadaan kental). Rasa gulanya juga manis, seperti gula merah kebanyakan. Ada memang rasa gula merah ketika dipanaskan hasil akhirnya terasa sedikit pahit. 

Nah, beberapa sumber yang saya telusuri mengenai gula Melaka atau gula Malaka ini menyebutkan, di Malaysia: gula kelapa (Coco sugar), gula melaka (Gula Merah Kelapa/Coco sugar), gula enau/anau/anao/anaw. Jadi, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan gula jawa yang ada di Indonesia. Ya, beda tempat beda pula penyebutan, pada dasarnya wujudnya sama. Tapi, tetap saja ya, di Indonesia disebutnya gula kelapa atau gula nira. Hasil dari sodetan tangkai bunga kelapa (nira atau manggar).

Rasa memang tak pernah bohong. Ada rasa ada harga (menurut saya sih). Teh Halia mampu memberikan kehangatan tubuh saya di tengah udara dingin yang saat itu sedang turun hujan deras. Pas pula saya pesan Teh Halia Gula Malaka hangat yang satu cup seharga Rp22.000,-. Kalau kalian ingin yang dingin juga ada, satu cup hanya ditambah empat ribu rupiah saja.

Kalo nongkrong, untuk makan saya tidak begitu, tapi kalo minum iya. Ada minuman yang memang sudah biasa sih, Ice Lemon Lychee Tea. Ya, pengen pesan karena lucu tempatnya. Jadi ingat kalau praktikum kimia atau biologi ada namanya labu Erlenmeyer, mirip banget. Rasa tehnya sedikit berkurang karena ada lemon itu tadi. 

Ice Lemon Lychee Tea
Foto: Dok. Pribadi
Basah ketemu asam--inget pelajaran kimia lagi deh--jadi netral, hahah. Asam (jeruk lemon) bertemu basah (teh) memang akan mengubah rasa. Rasa asam, relatif dominan dibanding teh. Untuk menetralisir, saya coba makan buah lecinya. Kombinasi rasa yang pas, asam bertemu manis. 

Masih banyak menu dan minuman di OWL Café yang belum saya coba. Next, saya akan datang lagi dengan sajian pesanan berbeda tentunya. Kalian mau coba OWL Café juga? Ada di Upper Ground Gandaria City dengan logo biru gambar burung hantu. Tempatnya asyik harga bersahabat. So, ga usah jauh-jauh mau makan enak tapi murah. 


Saturday, April 8, 2017

Selfie Foto OPPO F3Plus? Mau Nolak?

“Biarlah foto yang bicara”. Pernah kan dengar kalimat seperti ini? Saya sudah sering kali mendengar dan diucapkan oleh orang-orang terdekat saya, tatkala mereka sedang mengingat memori masa lalu. Ketika sempat membuka galeri foto, mereka menemukan satu atau dua foto yang benar-benar membuat mereka merasa dekat kembali, seolah-olah sedang bercakap-cakap dengan orang yang ada di foto itu.

OPPO F3/F3Plus Booth
Foto: Dok. Pribadi
Banyak nostalgia  lama yang bisa menjernihkan kembali daya ingat melalui satu lembar bahkan satu galeri foto. Foto-foto itu “berproses”. Mengapa saya bilang berproses? Dulu, menggunakan negatif film yang hanya bisa menghasilkan gambar hitam putih, terus berkembang menjadi foto penuh warna. Lama kelamaan dapat dicetak secara digital tanpa disimpan di dalam negatif (film). Nah sekarang, begitu foto bisa langsung upload ke medsos.

Akan tetapi kini perkembangan teknologi semakin pesat. Orang pun tak mau lagi bersusah-susah bawa-bawa kamera yang berat. Dalam satu genggaman tangan, semua objek dan video dapat diambil dalam satu kesatuan waktu. Kamera-kamera berat perlahan-lahan mulai ditinggalkan. Smartphone semakin bertebaran dengan spesifikasi canggih dan menggoda.

Dalam satu kesempatan inilah, saya bersama rekan-rekan #KelasBlogger mengikuti  helatan Workshop Fotografi bersama salah satu Smartphone canggih abad ini, yaitu OPPO. Helatan ini digelar di Mall Taman Anggrek, di kawasan Jakarta Barat pada Jumat (7/03/2017). Ada banyak kecanggihan baru yang dikeluarkan OPPO untuk OPPO F3Plus ini. Ini menjadi smarpthone yang benar-benar berbeda dari smartphone OPPO di kelasnya yang sudah pernah ada.

Tampilan OPPO F3Plus
Foto: Dok.http://www.berbagiteknologi.com/
Melalui Workshop Fotografi ini saya makin penasaran apa saja yang ada dan dibenamkan di OPPO F3Plus ini. Di sela-sela workshop ini, Media Engagement OPPO Indonesia, Aryo Meidianto menjelaskan, bahwa keinginan besar masyarakat Indonesia semakin tinggi untuk smartphone Selfie Expert yang dikeluarkan OPPO. Fitur-fitur fotografi yang ada di smartphone OPPO terus berubah sehingga ketika melakukan selfie, hasilnya benar-benar memuaskan.

Aryo memperlihatkan OPPO varian terbarunya itu, dengan kapasitas RAM 4 GB dan memori Internal 64 GB, dapat menyimpan banyak data, file, juga video. OPPO F3Plus ini mengandalkan dual di bagian depan dengan resolusi 16 MP + 8 MP. Nah, mau tahu kan bagaimana hasil jepretan OPPO F3Plus? Smartphone ini boleh kita sebut sebagai smartphone flagship di negara ini. Mengapa? Karena punya spek yang tinggi dari sekian banyak smartphone OPPO yang pernah ada. Layarnya saja 6 inci dengan resolusi HD dan dilapisi kaca gorilla glass 5. Baterainya saja 4000 Mah dan dibenamkan pula fitur VOOC Flash Charge.


Aryo Meidianto, Media Engagement OPPO
Foto: Dok. Pribadi
Pastinya ya, kita juga mau tahu kelebihan yang ada di OPPO F3Plus ini, kan?
Kalau melihat desainnya,  sangat elegan ditambah lagi berbahan metal. Layarnya pun sangat pas untuk multimedia. Sudah dilapisi dengan kaca gorilla glass 5 yang kuat dan tahan dari goresan, seperti debu. Jaringan 4G-nya membuat internet cepat. Terdapat sensor fingerprint yang sangat responsive dan cepat. Sensor fingerprint ini dapat mengunci layar, aplikasi, dan file-file yang ingin diprotek.

Mupeng deh ya, melihat memori internal dan RAM-nya yang besar, pastinya punya performa tangguh dan kamera yang dapat diandalkan. Nah, ini nih yang buat makin asyik pakai OPPO, bisa rekam video dengan kualitas tinggi. Resolusinya hingga 4K. Jadi nih ya, karena ada fitur VOOC flash charger, ngisi baterai OPPO jadi lebih cepat.  Dengan adanya fitur one handed mode dioperasikan dengan satu tangan tetap mudah dan enak. Sensornya juga terbilang lengkap.

Nah, ketika saya hadir di acara Gadget Invasion Week bersama OPPO, ini menjadi surga tersendiri buat saya, terutama OPPO F3Plus. Bagaimana tidak, dari keterangan yang diberikan Mas Aryo tentang F3 ini, buat saya semakin penasaran. Bayangkan saja, sudut F3 ini luasnya 1200, dan pada saat kita groufie (group selfie) ajee gilee…bisa muat banyak orang. Fitur pengenal wajah pintar yang juga dapat mendeteksi wajah secara cepat dan adaptif.

Groufie (Group Selfie) dari OPPO F3Plus mampu menampung banyak
Foto: Dok. OPPO
Teknologi fokus dual PDAF dengan aperture lebih besar, dan pastinya lebih jelas. Sensornya menggunakan Sony IMX398, fokus Dual PDAF, Aperture besar F1.7, dan megapiksel 16 MP. Nah, dibenamkan pula Beauty 4.0 yang buat wajah semakin kinclong. Pada kesempatan itu, salah satu perwakilan kelas blogger (Febrianty Rahma) diminta untuk langsung mempraktikkan untuk mendapatkan pengalaman.

Sebagian Teknologi OPPO F3Plus
Foto: Dok. Pribadi 
Selanjutnya MC menantang dua perwakilan kelas blogger untuk groufie alias foto selfie dengan banyak orang. Saya maju untuk menerima tantangan itu. Benar saja, saya menemukan pengalaman baru di OPPO F3Plus. Apa coba? Ternyata F3 ini mampu menampung banyak orang untuk selfie. Kereeen! Makin tambah pengen.

Ahaa… seakan tak mau ketinggalan, ada satu tempat di booth OPPO. Saya penasaran melihat, ternyata  yang punya Smartphone OPPO bisa gratis buat nama (grafir) di bagian belakang ponselnya. Hasilnya… jadilah nama saya.

Hasil grafir nama di Ponsel OPPO
Foto: Dok. Pribadi
So guys, tak mau ketinggalan kan untuk mengeksplor OPPO lebih lanjut? Nah, helatan GIW ini akan berakhir pada 9 April 2017. Buruan guys, jangan sampe ketinggalan. Bawa OPPO dan grafir nama kalian di booth OPPO ya, gratis! Saya sudah grafir, kamu kapan?

Harga dan Spesifikasi Oppo F3 Plus

Harga
  • Rp 6,5 juta
  • Update Harga & Review dibawah
Layar
  • IPS 6 inchi, FHD  1920 x 1080 pixel
  • Fitur : Gorilla glass 5
Konektivitas
  • SIM : Dual SIM
  • Jaringan : 2G, 3G dan 4G LTE
  • Lain : USB V2.0, Wi-fi, hotspot, Bluetooth, GPS
  • Sensor : Fingerprint, Accelerometer, proximity,Distance, Light, E-compass, Gyro, G-sensor
Memory
  • Internal : 64 GB
  • Micro SD : Hybrid Upto 256 GB
  • RAM : 4 GB
O.S
  • Android Marsmallow 6.0.1
  • Color OS 3.0
Hardware
  • Processor : Octa-core 1,9 Ghz Qualcomm MSM8976 Pro Snapdragon 653
  • GPU : Adreno 510
Kamera Utama
  • 16 MP f/1.7 (Sony IMX39 sensor) PDAF, Dual LED Flash, OIS, Touch focus, Face detection, Mode HDR & Panorama
  • video : 2160p@30fps, 1080p@30fps
Kamera Depan
  • 16 MP f/2.0 + 8 MP 120° wide angle f/2.4,  Beautify 4.0
Baterai
  • Li-ion 4000 Mah non removable
  • VOOC Flash charge (Fast charging)
Lain
  • One handed mode






Friday, March 31, 2017

Mobil123.com, Mobil Bekas Atasi Keterbatasan Dana

Siapa sih yang tak ingin punya kendaraan? Apalagi itu roda empat. Selain aman, juga nyaman. Kenapa? Ya, terhindar dari terik panas, hujan, debu, angin, dan hal-hal lainnya yang membuat tak nyaman di jalan. Apalagi  saat ini kondisi cuaca mulai “aneh” dan ekstrem. Rasanya, sudah saatnya mengganti si kuda besi (baca = motor) dengan kotak besi bertenaga kuda (baca = mobil).

Managing Editor mobil123.com, Indra Prabowo dalam sambutannya
Foto: Dok. Pribadi
Nah, berkaitan dengan hal ini, pada Jumat (31/03/2017) www.mobil123.com Portal Otomotif No.1, mengadakan Blogger Gathering  bertemakan “Mobil Bekas, Solusi Kebutuhan Anda”. Mengambil tempat di The Hook Resto and Bar, di kawasan Jalan Senopati, Jakarta Selatan.

The Hook tempat Blogger Gathering mobil123.com
Foto: Dok. Pribadi
Managing Editor Mobil123.com, Indra Prabowo mengatakan, “Kebutuhan mobil saat ini meningkat tajam. Harga-harganya pun murah dan terjangkau. Oleh karenanya, untuk memenuhi kebutuhan kendaraan roda empat keluarga, Mobil123.com tempat yang tepat. Dan pasar mobil bekas itu tidak akan pernah mati”.

Mobil123.com Portal Otomotif  No. 1
Foto: Dok. Pribadi
Di kesempatan ini pula, hadir Chief Finance Officer PT iCar Asia, Mr. Joe Dische yang juga memberikan sambutan mengenai perkembangan mobil bekas sangat baik dan akan terus  bertambah semakin baik. Hadir pula representatif dari Mobil88, Bapak Halomoan Fischer Lumbantoruan dan Deputy Marketing Director dari PT Hyundai Mobil Indonesia, Bapak Hendrik Wiradjaja. 
Mas Frisher, perwakilan mobil88 memberikan paparan mengenai perkembangan seputar mobil bekas. Keuntungan-keuntungan yang diperoleh ketika seseorang membeli mobil bekas.

Mr. Jodis, CFO Mobil123.com
Foto: Dok. Pribadi
Menurut Mas Frisher, ada benefit yang dapat diperoleh ketika seseorang membeli mobil bekas, yaitu harga jauh lebih murah. Ya, menurut saya daripada membeli mobil baru dengan desain arsitektur luar dan dalam mobil yang sama, dan mengeluarkan uang yang juga tidak jauh berbeda, mungkin lebih baik setengah dari uang untuk membeli mobil baru bisa ditabung terlebih dahulu.

Frisher, representatif Mobil88
Foto: Dok. Pribadi
Sementara, setengah dari uang itu bisa dibelikan mobil bekas. Tokh, untuk berkendara juga. Kalau mobil baru masih banyak hal-hal yang harus diurus dan diperhatikan secara detail. Mobil baru memang baik, tetapi perlu proses yang lama untuk memperolehnya. Bisa-bisa dalam hitungan bulan mobil idaman baru bisa keluar.

Selanjutnya, kendaraan  atau mobil bekas ini dapat langsung dipakai. Artinya, kita tidak perlu repot-repot harus test drive di jalanan dalam waktu lama. Mobil bekas dapat berpindah tangan hanya dalam hitungan jam. Kalau mobil baru bisa berhari-hari.

Tingkat depresiasi lebih rendah. Depresiasi ini semacam penyusutan dalam akuntansi, sebagai bentuk alokasi sistematis jumlah yang dapat disusutkan dari satu  aset selama umur manfaatnya.Otomatis, depresiasi akan memengaruhi laporan keuangan, termasuk pajak sebuah kendaraan.

Oleh karenanya, kalau kita ingin membeli mobil baru, sangat perlu menghitung untung rugi, terpenting adalah harga mobilnya saat kita akan menjual lagi. Kita harus menjadi pembeli mobil yang pintar dalam hal ini. Artinya, harus melihat poin ini, karena berhubungan dengan biaya perawatan selama mobil menjadi milik kita (kepemilikan).

Nah, harga mobil baru pun dapat diprediksi mungkin bisa lebih mahal atau juga lebih murah dengan menghitung harga jualnya lagi lima tahun setelah pemakaian. Kita pun masih tetap untung saat menjual mobil yang bekas kita pakai.

Di mobil123.com ini memberikan solusi yang tepat untuk kebutuhan kendaraan, baik pribadi maupun untuk kebutuhan keluarga. Karena, harga yang ditawarkan  pun terjangkau, murah, dan tak perlu lama.

Bagaimana kira-kira perhitungan secara kasarnya untuk harga mobil bekas kita itu tadi? Begini, rerata biaya yang kita keluarkan selama 5 tahun menyumbang 40% nilai penyusutan kendaraan. Dengan rincian, biaya rutin yang harus kita keluarkan untuk  BBM 25%, asuransi 10%, dan biaya perbaikan atau perawatan serta pajak sekitar 5%.

Kalau mobil123.com misalnya ya, memberi tahu konsumen mengenai perhitungan saat beli mobil, berupa harga barunya yang kemungkinan jauh lebih besar (dari mobil yang sama di pasarnya) kemungkinan akan lebih baik untuk keuangan kita dalam jangka lima tahun kemudian.

Menyambung tentang depresiasi itu tadi, bahwa perhitungan tersebut didasari dari depresiasi, bahan bakar, asuransi, serta beberapa hal lainnya juga dapat memberikan pengaruh terhadap harga jual mobil baru tersebut. Sebagai contohnya adalah mobil yang harga jual barunya sangat terjangkau dan punya nilai depresiasi rendah yaitu dari jenis subkompak.

Frisher melanjutkan, bahwa bukan berarti membeli mobil bekas tanpa ada risiko. Perlu diwasapadai dengan cermat bahwa mobil bekas harus benar-benar diperhatikan ketika akan jatuh ke tangan kita.

“Bisa saja mobil yang dijual sudah diakali oleh penjual, atau mobil pernah bermasalah dengan banjir. Atau jika kita tidak teliti, mungkin mobil hasil curian,  ketika terjadi pemeriksaan, dikhawatirkan kita malah jadi tertuduh menjadi penadah barang curian”, jelas Mas Frisher mobil88 lebih lanjut.

Oleh karenanya, di mobil88 ini ada semacam tim penilai (appraisal) untuk melihat kelayakan mobil yang akan dibeli. Jadi, tidak sembarangan juga mobil bekas yang masuk ke mobil88 untuk dijual ke konsumen.

“Sebagai orang yang akan membeli mobil bekas, ada baiknya kita mengecek surat-surat kendaraan ke samsat, apakah surat diblokir atau tidak. Pastinya, belilah mobil bekas yang bisa dipercaya. Selain itu Mobil88 pun memaintain angka complain tehadap pembelian mobkasnya”, urai Mas Frisher.


Bapak Hendrik Widjaja, Representatif  Hyundai
Foto: Dok. Pribadi
Sementara itu perwakilan Hyundai Bapak Hendrik Widjaja mengatakan, “Kalau beli mobil bekas di Hyundai tidak akan dibatasi oleh kilometer, justru Hyundai yang lewat dari lima tahun akan diberikan garansi”.

Foto bersama usai acara
Foto: Dok. Ono 
Oleh karena itu, auto save yang diberlakukan oleh Hyundai mempermudah mengecek keberadaan dan kelayakan mobil.  Lebih jauh Pak Hendrik katakan Hyundai pun tidak main-main ketika ada orang yang ingin menjual atau membeli mobil di Hyundai. Hyundai akan melakukan pendataan sejarah mobil yang akan dibeli.


Blogger Gathering Mobil123.com foto bersama
Foto: Dok. Satto Raji
Jadi, mobil bekas yang kita beli ini justru akan menghemat dan memangkas biaya yang akan kita keluarkan. Save for the last ya. Nah, mau beli yang baru atau bekas? Tentukan pilihan Anda sekarang!


Keseruan Blogger Gathering Mobil123.com
Foto: Dok. Pribadi

Berikut tips untuk membeli mobil bekas

1.   Cek kondisi mesin dan fisik mobil. Pastikan mesin bekerja baik dan layak jalan.

2.   Hindari membeli mobil dengan mesin sudah dimodifikasi.

3.   Perhatikan kondisi fisik mobil. Pastikan kondisi fisik masih bagus karena kemungkinan besar mobil masih dalam kondisi yang baik untuk dikendarai.

4.   Perhatikan kelengkapan dan keaslian surat-surat mobil, jangan sampai membeli mobil dari pihak yang tidak jelas karena bisa menyebabkan masalah dikemudian harinya. Lebih baik lagi bila kita membeli dari pemilik asli sehingga mudah untuk urusan balik nama.

Mobil123.com Crew foto bersama usai acara
Foto: Dok. Pribadi