Sunday, March 10, 2019

Revenue iCar yang Membanggakan



 
iCar Asia sebagai portal otomotif nomor satu di Asia [Foto: Dok iCar/Mobil123]
Industri mobil di Indonesia khususnya, dan ASEAN umumnya semakin meningkat tajam. Bahkan, pasar mobil di dunia pun mengikutinya. Dengan peningkatan itu , otomatis membawa dampak tersendiri bagi pertumbuhan industri mobil yang ada di ASEAN. Nah, salah satu  Portal Otomotif No.1 yang gencar memberikan layanan penjualan mobil kepada publik di ASEAN adalah iCar.

Menjadi satu pencapaian yang sangat fantastis dari iCar bahwa iCar mengalami pertumbuhan revenue sebesar 27% seperti yang dirilis pada 22 Februari 2019 lalu. Ini artinya, iCar benar-benar tumbuh sangat pesat sebagai portal otomotir nomor 1 di ASEAN. Kalau kita lihat, pertumbuhan pendapatannya cukup tinggi, sebesar 11,6 dollar selama tahun 2018.

Kalau di tahun 2017 penerimaan kas tidak begitu signifikan, tetapi di 2018 lalu, iCar boleh berbangga dengan naiknya penerimaan tahunan yang cukup tinggi sebesar 46%.

Capaian Keuangan
iCar sendiri ada di  tiga negara dengan macam-macam kebutuhan. Jika diperhatikan dengan saksama, di Malaysia, iCar beroleh tingkat keuangan yang dibilang untung. Di Malaysia inilah bisnis iCar menjadi bisnis pertamanya yang mendapatkan EBITDA & arus kas positif di September 2018 diikuti oleh Thailand di Desember pada tahun yang sama.

Dua negara tersebut menjadi indikator pula keberhasilan iCar di Indonesia dengan keberhasilannya meraih EBITDA di 2019 ini. Perusahaan mana yang tidak bangga dengan pencapaian tersebut. Berkat kerja keras dari seluruh orang-orang yang mendukung dan pihak-pihak berkompeten lainnya, semua keberhasilan dicapai.

Di penghujung 2018, iCar punya 9,5 juta dollar bentuk tunai dan setara kas. Nah, kalau dilihat secara grup, grupnya punya akses bersyarat untuk dana tambahan yang mencapai 16,5 juta dollar dengan rincian dari fasilitas hutang 5 juta dollar & hasil opsi saham 11,5 juta dollar.

Keduanya memang terkait fluktuasi naik turunnya saham yang sedang berjalan di atas harga 0,20 dollar ketika sebelum tanggal kadaluarsa opsi. Memang, iCar tidak menjadikan hal tersebut sebagai faktor dana tambahan untuk modal kerja sekarang.

Hal Luar Biasa
Tentunya perusahaan sangat senang ketika mencapai revenue seperti yang diharapkan. Dalam hal ini, keberhasilan iCar didukung oleh audiens yang bertumbuh 34% menjadi 12 juta pengunjung unik per   bulan dan jumlah leads yang dihasilkan terus meningkat 12% kalau dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Di tahun 2018, ada masa-masa begitu penting dengan iCar, yaitu pencapaian arus kas positif dan EBITDA  positif full di kuartal 4 dan hal ini menjadi pertama kalinya. Dari kejadian ini, kerugian yang ditimbulkan EBITDA menurun drastis hingga 77% dibanding 2017 jadi 0,31 juta dollar. Pencapaian ini  karena pertumbuhan tahunan yang terus menguat dengan peningkatan pendapatan 17% menjadi 5,34 juta dolla.

Malaysia Profit Sejak September 2018
Tak bisa dipungkiri, peningkatan jumlah pengunjung sebesar 49% di 2018 sangat memberikan dampak positif. Laju pertumbuhan terus didorong hingga 41% seiring besarnya keinginan orang membeli mobil secara online, bahkan berpindah dari konvensional ke online (digital). Ini menjadi semacam indikator metrik kuat mendorong pertumbuhan bisnis yang ada di Malaysia di 2019 untuk semua bisnis yang dimiliki.

Thailand Profit Sejak Desember 2018
Pencapaian menggembirakan tak hanya di Malaysia, Thailand pun mengikutinya. Kerugian EBITDA menurun hingga 50%. Income meningkat tajam hingga 5,07 juta dollar, pertumbuhan tahunan yang terus menguat sebesar 33%.

Pengunjung bulanan rata-rata tumbuh sebesar 27% di 2018. Media digital menjadi sarana sangat menunjang untuk dealer mobil di 208 yang menghasilkan terdapat peningkatan jumlah akun dealer sebesar 20%/tahun & pertumbuhan leads mencapai 8% per tahun.

Digital mengubah cara pandang orang banyak  dalam bertransaksi. Mereka tak ingin repot dan susah untuk mendapatkan mobil dari situs terbesar semacam www.mobil123.com atau iCar.
 
Mobile123.com sebagai portal otomotif no.1 [Foto: Dok Mobil123]
iCar memberikan kemudahan untuk orang yang ingin bertransaksi melalui online atau perangkat yang mereka miliki hanya dalam hitungan menit. Transaksi di iCar pun sangat mudah sehingga klien ketika bertemu langsung dengan mobil idaman untuk dilihat dan dicermati.

Oya, lead generation iCar di Thailand berkurang hingga 13% per tahun. Hal ini sejalan dengan optimaliasi kualitas leads ketimbang kuantitas leads. Prosesnya memang dilakukan dalam kemitraan dengan dealer iCar.

Bagaimana dengan Indonesia?
Indonesia menjadi negara bidikan pasar untuk pertumbuhan bisnis mobil terbesar di ASEAN, terutama untuk pasar iCar sendiri. Strategi monetisasi di Indonesia terus berkembang, jumlah dealer berbayar dengan dikenalkannya iklan langganan di September 2018.

Hal tersebut sangat membantu untuk meneruskan tren pertumbuhan kuat dengan pendapatan naik 58% dibanding 2017 menjadi 1.15 juta dollar, karena perusahaan terus berkembang dengan membuat strategi monetisasi. Kerugian EBITDA pun turun menjadi 11% dibanding 2018 menjadi 3.40 juta dollar dengan pendapatan 100% meningkat yang pada akhirnya membuat kerugian EBITDA bisa ditekan.  

Nah, pengunjung bulanannya sendiri terus meningkat. Masing-masing bertumbuh 32% dan  16% di 2018. Pertumbuhan jumlah dealer berbayar untuk promosi listing yang mereka miliki pun naik sebesar 11%.

Hamish Stone, CEO iCar Asia mengatakan bahwa 2018 menjadi tahun menarik untuk iCar dan menjadi fondasi kuat dalam bisnis. 2019, bisnis terus didorong agar tumbuh. Pencapaian bisnis di Malaysia danThailand membuat EBITDA dan arus kas positif (keuangan) sesuai pedoman di 2018. Menjadi bukti bahwa Grup ada dalam posisi baik untuk menggapai titik impas EBITDA di akhir 2019.

Oya, iCar ini telah terdaftar di Australia Securites Exchange, iCar Asia (ASX: ICQ), ya. Memilki dan mengoperasikan jaringan portal Automotive No.1 di ASEAN’s dengan kantor pusatnya di Kuala Lumpur, Malaysia. Fokusnya pada pengembangan dan pengoperasian portal otomotif terkemuka di Malaysia, Indonesia, dan Thailand. iCar Asia terus berupaya menjadi yang terdepan sebagai pemimpin pasar dengan properti online-nya saat ini mencapai sekitar 12 juta pembeli dan penjual mobil setiap bulannya.

Jaringan iCar Asia dan Websites-nya.
o Malaysia: Carlist.my
o Malaysia: LiveLifeDrive.com
o Malaysia: CarlistBid (bid.carlist.my)
o Indonesia: Mobil123.com
o Indonesia: Otospirit.com
o Indonesia: Mobil123Bid (bid.mobil123.com)
o Thailand: One2Car.com
o Thailand: Autospinn.com
o Thailand: Thaicar.com
o Thailand: One2CarBid (bid.one2car.com)
o Group: iCarData (icardata.icarasia.com)



Monday, March 4, 2019

Prudential Indonesia dan YOAI Hadirkan Tempat Ini




 


Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek bersama representatif RSKD, YOAI, & Prudential Indonesia [Foto: Dok Pri]
Saya tak menyangka, salah satu anggota keluarga kami—Mba—terkena hal ini. Padahal, pola hidup sehat diterapkan. Tidak ada pernah masuk makanan yang sifatnya  merusak sel-sel tubuh. Konsumsi sayuran, buah, ikan, juga daging pun seimbang orang tua kami berikan. Mba pun tidak merokok. 

Kesehariannya pun wajar dan tidak pernah mengeluh sakit ini itu. Aktivitas yang dijalankannya pun lancar-lancar saja. Bahkan, olahraga pun rutin dilakukan hampir tiap pagi. Kondisi tubuhnya pun sehat bugar dan berseri. 

Konsumsi susu pun rutin. Pokoknya, makanan sehat ala keluarga benar-benar dijaga. Hal ini terjadi begitu cepat. Suatu hari, Mba ada mengeluh sakit di bagian dada kanan dan kiri. Katanya terasa panas dan nyeri. Namun, saat itu bapak dan ibu tidak membawanya langsung ke dokter spesialis. Menunggu keesokan harinya. 

Masuk esok harinya, bapak dan ibu bawa mba langsung ke dokter spesialis penyakit dalam. Dokter kasih rujukan untuk di rontgen. Selanjutnya menungg hasil besok harinya. Tepat sekitar pukul 5 sore, hasil rontgen diambil. Di paru-paru kanan dan kiri ada serabut-serabut menonjol seperti gumpalan benang. 

Cukup banyak memang, ada di kiri dan kanan lagi. Hal yang dirasakan itu tadi, nyeri, panas, dan kadang mau muntah. Kondisi mba pasca pemeriksaan mulai berubah. Wajahnya semakin tirus, nafsu makan terus berkurang. Lama kelamaan badannya kurus. 

Sebelum semua terlambat, sempat dilarikan ke rumah sakit. Sembilan hari tak kunjung sembuh. Ibu tak tega melihat penderitaan mba, alhasil dibawa lagi pulang ke rumah. Keluarga sudah mengikhlaskan. Tiga hari di rumah, Allah SWT berkata lain, tepat pada 27 April 2007, Mba menghadap kepada Illahi Rabbi. 

Pada saat di rumah sakit, Mba berada di ruang perawatan semacam bangsal yang berisi enam orang. Kondisi bangsal bersih dan seluruh pasien tetap dalam pengawasan perawat. Keluarga yang jaga diberi tempat khusus agar pasien tak terganggu.

Perlakuan memang dibedakan antara anak-anak, remaja, dan dewasa penderita kanker. Ketika itu, Mba masuk kategori dewasa, jadi memang khusus bangsal dewasa. Saya jadi tergelitik, apa itu kanker paru dan mengapa sangat berbahaya.

Ternyata, kanker paru-paru yang mba saya derita ini punya ciri, yaitu ada pertumbuhan sel yang tidak bisa kita kontrol pada jaringan paru-parunya. Kalau tidak dirawat, pertumbuhan sel itu dapat menyebar ke luar paru-paru melalu satu proses yang disebut metastasis ke jaringan yang terdekat dengan tubuh lainnya.

Keluarga pun bertanya pada dokter yang menangani, menurut penjelasan dokter bahwa ada ketidakteraturan perjalan hormon yang membuat tumbuhnya daging pada jaringan tubuh yang normal atau biasa dikenal dengan tumor ganas.

Ada juga gejala yang namanya neoplasma ganas dan ditandai dengan kelainan siklus sel khas yang membuat sel mampu tumbuh tidak terkendali (pembelahan sel yang melebihi batas normal), menyerang jaringan biologis yang berada di dekatnya, dan bisa bermigrasi ke jaringan tubuh lain melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik itu tadi.

Tiga karakter ganas inilah yang membedakan kanker dari tumor jinak. Sebagian besar kanker membentuk tumor, tetapi sebagian lagi tidak, seperti leukemia. Cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan studi, diagnosis, perawatan, dan pencegahan kanker disebut onkologi. 

Terlepas dari itu semua, ketika saya mendapat satu kesempatan berkunjung ke Rumah Sakit Kanker Dharmais (27/02/2019) untuk melihat langsung Bangsal Remaja yang diresmikan hari itu. Bangsal yang hadir tersebut merupakan kerjasasama antara Prudential Indonesia dan Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI) bersama Rumah Sakit Kanker Dharmais. 

Bangsal Remaja Kanker Hadir

Terkait perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, bahwa perlakuan anak-anak penderita kanker dengan remaja penderita kanker itu berbeda. Ada perlakuan khusus. Jadi tidak bisa dicampur aduk. Semua memang perlu penanganan serius.

Bangsal Remaja ini menjadi rumah, tempat remaja berbagi cerita dan pengalaman, dan tentunya ini sebagai perwujudan dari konsentrasi Prudential Indonesia seperti yang selalu didengungkan, #WeDoGood.

Hal tersebut tertuang dalam program Prudential Indonesia itu sendiri, yaitu Community Safety. Hadirnya bangsal Remaja penderita kanker dan anak-anak di RSK Dharmais sebagai salah satu upaya Prudentisial untuk membantu pasien kanker memberikan dan menciptakan iklim lingkungan yang membuat mereka lebih kondusi selama dirawat, juga membantu proses percepatan penyembuhan mereka. 
 
Presidient Director Prudential Indonesia, Jens Reisch [Foto: Dok Pri]
Inti dari Program Community Investment Prudential Indonesia ini sendiri adalah Kesehatan dan Keselamatan sebagai upaya Prudential Indonesia menciptakan Indonesia lebih sehat, sebagaimana yang dikatakan Bapak Jens Reisch, selaku President Director Prudential Indonesia. 

Selain itu, Bangsal Remaja di Rumah Sakit Kanker Dharmais ini juga  hadir berkat  kerjasama Prudential Indonesia dengan Yayasan Onkologi Anak Indonesia. Keduanya telah berkolaborasi  selama hampir 16 tahun, tepatnya pada 2003. Renovasi Bangsal Remaja ini dari Prudential dan YOAI menyerahkan dana sebesar 4.5 miliar dari dana perusahaan untuk setiap pembelian polis PRUSyariah di 2017. Hal tersebut dalam rangka 10 tahun hadirnya Unit Usaha Syariah Prudential Indonesia.

Fasilitas Bangsal

Menurut Direktur Utama Rumah Sakit Kanker Dharmais, Prof. dr. H. Abdul Kadir, Ph.D., SP.THT KL (K), MARS peresmian bangsal remaja ini sebagai puncak peringan World Cancer Day di RSKD. Fasilitas yang ada di dalamnya ada ruang konsultasi, psikiatri, teen lounge (ruang kumpul pasien remaja), dan multi media corner. 


Ibu Menteri Kesehatan, Nila Moeloek menjelang peresmian Bangsal Remaja RSKD [Foto: Dok Pri]

Harapan Direktur Utama RSKD sendiri bagaimana fasilitas yang ada dapat membantu memberi semangat untuk pasien anak-anak dan remaja agar segera sembuh.  Saya ketika melihat dan menyaksikan mereka secara langsung, diam-diam menitikkan air mata. 

Allah SWT memang punya rencana lain dari makhluk hidup yang diciptakanNYA. Saya yakin itu! Jalan kesembuhan untuk mereka Insya Allah ada. Inilah pertolongan yang Allah SWT berikan, melalui tangan Prudential Indonesia dan YOAI, bergandeng bersama RSKD bersatu mewujudkan tempat yang layak bagi anak-anak dan remaja penderita kanker. 

Dalam kesempatan yang sama juga, Ibu Rahmi Adi Putra Tahir, selaku Ketua Umum YOAI mengatakan, melalui kerjasama semua pihak, baik pemerintah juga swasta, YOAI sudah melakukan inisiatif untuk memberikan pengobatan pada anak-anak penderita kanker di Indonesia. 
 
Ibu Rahmi Adi Putra Tahir, selaku Ketua Umum YOAI [Foto: Dok Pri]
Menurutnya juga, YOAI punya komitmen yang terus dijalankan untuk memberi informasi dan meningkatkan kesadaran betapa penting deteksi dini kanker dan memberikan pendidikan pada orang tua mengenai kanker anak. YOAI pun berharap dengan kontribusi yang diberikan untuk penyediaan fasilitas perawatan lebih baik pada anak-anak dan remaja penderita kanker di masa depan.

Melihat data yang dipublikasi oleh WHO, insidens kanker anak usia 0-14 tahun ada sekitar 175.300/tahun dengan angka kematian sekitar 94 ribu/tahun. Di Jakarta dan sekitarnya denga jumlah penduduk 12.5 juta jiwa diperkirakan ada ada 700 pasien kanker anak baru/tahun.

Sementara itu, di seluruh Indonesia dengan jumlah penduduk 250 juta jiwa diperkirakan ada lebih kurang 14 ribu kasus/tahun. Sebagian besar dari keluarga prasejahtera. Sedangakan data dari KPAI pada 2015, di Indonesia ada sekitar 4.100 kasus kanker anak-anak/tahun, sebagian besar terkena Leukemia. 

Dari Riskesdas 2013 menunjukkan prevalensi kanker anak umur 0-14 tahun sekitar 16.291 kasus.  Kemenkes sendiri mengungkapkan setiap tahun ada lebih 175 ribu anak di dunia didiagnosis mengidap kanker. Sekitar 90 ribu di antaranya meninggal dunia. Oleh karenanya, deteksi dini kanker pada anak perlu digalakkan. Banyaknya penderita kanker anak yang meninggal tersebut karena kurangnya deteksi dini dari orang tua. 
 
Menteri Kesehatan-Prof . Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K) [Foto; Dok Pri]
Menteri Kesehatan-Prof . Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K) pun dalam hal ini sangat mendukung inisiatif dari lembaga atau perusahaan yang mau membantu memberi pengobatan pada penderita kanker, terutama anak-anak dan remaja. Artinya, pemerintah juga dapat diajak bekerja sama untuk saling membantu. 

Ibu Menteri juga mengatakan bahwa anak-anak dan remaja penderita kanker perlu support agar cepat sembuh. Mereka masih dalam masa pertumbuhan yang semestinya bisa belajar, bermain, bersenda gurau dengan teman-teman. Hadirnya bangsal itu tadi, penderita kanker dapat lebih bersemangat dan bergairah, menggapai sembuh selama dirawat. 

Satu dari banyak hal lainnya yang perlu diberi catatan adalah Kolaborasi Prudential dan YOAI ini telah memberi donasi mesin Apheresis. Mesin ini untuk memisahkan sel-sel darah, baik untuk pasien yang sedang menjalani terapi juga melakukan transfusi darah. 

Donasi mesin tersebut diberikan untuk RSCM & RSKD Jakarta, RSUD Dr. Soetomo Surabaya, RSUP Sanglah  Denpasar, Bali; RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, RS Universitas Hasanuddin Makassar, dan RSHS Bandung. Jauh sebelum bangsal remaja ini hadir, Prudential Indonesia juga telah memberi bantuan untuk renovasi bangsa ana-anak.
 
Ibu Menteri Kesehatan di tengah-tengah anak dan remaja penderita kanker di RSKD [Foto: Dok Pri]
Apa yang dilakukan Prudential Indonesia menjadi wujud nyata #WeDoGood Perusahaan kepada banyak orang, terutama lembaga kesehatan (rumah sakit). Sebagai bukti nyata kepedulian Prudential Indonesia kepada kesehatan anak-anak bangsa, karena mereka adalah aset terbesar negara di masa depan, terutam juga keluarga. 

Kepedulian Prudential Indonesia dan YOAI perlu mendapat apresiasi tinggi. Menjadi catatan bersama, bahwa Prudential Indonesia dari 2003 s.d. 2018 sudah mendukung pendanaan 6.642 pasien anak-anak dari penggantian biaya medis dan penggunaan mesin apheresis. Di 2013-2018, seminar & sosialisasi kesadaran terhadap kanker anak sudah dilakukan pada 12.342 orang melalui YOAI. 

Inilah bukti nyata Community Investment Prudential Indonesia yang memberikan dampak positif pada semua orang. Selain itu juga memberikan pengajaran literasi keuangan untk perempuan di Indonesia bagian Timur agar melek keuangan, juga pemberian bantuan untuk mereka yang terkena bencana alam. 

Kapan lagi We Do Good kita lakukan, kalau tidak dari sekarang. Bersama, pasti kita bisa!

Wednesday, February 27, 2019

Begini Cara Jaga Lingkungan Bebas Sampah


"Mengais" rezeki dari sampah [Foto: Dok Djarum Foundation]
Yes, dunia ini tempat tinggal seluruh makhluk. Tempat hamparan rezeki paling berlimpah, apalagi kalau bukan bumi. Kalau dilihat-lihat, baca berita, atau beberapa grup share, beberapa wilayah di belahan ujung dunia terjadi kekeringan. Kesulitan sumber pangan, bahkan  antri makan di tengah terik panas.

Kekhawatiran saya pun semakin terjawab tatkala banyak hutan-hutan dibalak. Semata-mata untuk memenuhi isi perut. Tetapi, pembalakan liar yang terjadi dan tak bertanggung jawab yang dapat menghancurkan ekosistem hewan dan tumbuhan.

Keprihatinan saya terhadap lingkungan sebenarnya sudah sejak kecil. Saat usia delapan atau sembilan tahun, melihat plastik di tanah yang tak hancur dalam jangka waktu lama. Bakteri tak mampu mendegradasi (menghancurkan). Begitu pula dengan styrofoam. Selain tak terdegradasi juga berbahaya untuk masa depan bumi.

Penghentian penggunaan styrofoam pun sudah mulai digalakkan, salah satunya pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pemerintah setempat telah melarang penggunaan bahan tersebut sebagai wadah atau tempat makanan. Karena  dapat memicu timbulnya kanker.
 
Pengangkutan sampah dengan mobil truk [Foto: Dok Djarum Foundation]
Saya pribadi masih bergairah untuk  terus menjaga dan merawat lingkungan tempat tingga saya. Juga untuk kenikmatan generasi penerus dunia selanjutnya. Merawat lingkungan dapat menjadi hal yang sangat mudah dilakukan, hanya perlu sedikit perhatian tetapi dapat meng-kover kehidupan orang banyak.

Ya, ada banyak hal yang dapat kita lakukan untuk melestarikan dan melindungi lingkungan agar bumi kita tetap lestari. Mengurangi konsumsi sumber daya, menggunakan kembali produk dan bahan, juga mendaur ulang apa yang dibuang menjadi berguna kembali itu penting untuk keberlangsungan kehidupan lingkungan.

Nah, yang paling penting mesti kita lakukan untuk lingkungan kita itu adalah “jatuh cinta”. Jatuh cinta pada apa? Baik itu makanan lokal, bahan organik, vegetarian/vegan, dan sebagainya. 

Ada konsensus di antara mayoritas ilmuwan dunia, pemerhati lingkungan, pemerintah, perusahaan besar, dan banyak lainnya bahwa perubahan iklim dalam bentuk pemanasan global sebagai masalah lingkungan yang paling penting yang dihadapi kehidupan di Bumi. Membawa tas reusable, mengganti bola lampu hemat energi, menghemat air, dan mengemudi lebih sedikit adalah hal yang sangat bagus untuk dilakukan. Saya pribadi berusaha melakukan semua yang saya bisa untuk menjalani kehidupan yang berkelanjutan.
 
Dia pun ikut memilah [Foto: Dok Djarum Foundation]

Berikut  beberapa tip kehidupan pribadi saya untuk menyayangi lingkungan sehingga kalian juga bisa membantu menyelamatkan planet bumi dan lingkungan.

 1. Daur ulang (recycle)
Ini  salah satu kebiasaan termudah yang bisa kalian lakukan. Contohnya penggunaan kantung belanja berkali-kali dan awet. Saya menyimpan tempat sampah tambahan di dapur  untuk bahan daur ulang agar lebih mudah.

 
2. Berhenti menggunakan bahan kertas
Meminimalisir penggunaan barang-barang sekali pakai, seperti panties, handuk kertas, piring, dan serbet kertas. Itu hanya akan membuat penuh tempat sampah kalian saja. Pilih barang-barang yang dapat dipakai lagi, seperti piring keramik atau gelas keramik yang bisa dicuci berulang.

 3. Jangan Nyampah (buang sampah sembarangan)
Entah sengaja atau tidak, terkadang tangan-tangan kita melempar sampah dari jendela, baik dari dalam jendela mobil maupun dari dalam jendela rumah. Pada akhirnya, sampah-sampah tersebut berlabuh di selokan. Lantas mengalir ke sungai, mencemari perairan, dan ujung-ujungnya got mampat, sungai meluap.

4. Manfaatkan limbah hewan peliharaan
Mungkin terlihat agak berbahaya, ekskresi hewan peliharaan sedikit banyak bisa juga mencemari lingkungan dan menyebabkan kontaminasi pada arus sungai atau tubuh. Tetapi, jika tahu caranya, limbah hewan besar manfaatnya untuk  pupuk alami tanaman. Contohnya kotoran ayam, kambing, sapi, atau kerbau.

Rumah saya di Jambi memelihara ayam dan bebek. Biasanya dengan menggunakan masker dan sepatu boat, kotoran ayam dan bebek saya gali dengan cangkul dan dimasukkan ke dalam lubang yang sudah diberi sisa tumbuhan dan sisa sayuran. Lantas diberi garam dan ditutup. Jadilah kompos. Ini bisa dimanfaatkan untuk pupuk kebun singkong di rumah.

5. Kurangi penggunaan minyak
Mengurangi penggunaan minyak goreng dalam masakan. Nah, kalau masakan berminyak masih bersisa, jangan pernah membuangnya ke dalam wastafel. Minyak atau “gemuk” yang dibuang akan membeku dan membuat saluran air tersumbat.

Akibatnya sistem pembuangan akan meluap. Solusinya, biarkan minyak menjadi dingin, lalu masukkan ke dalam wadah pembuangan di tong sampah kalian.

6. Berjalan atau bersepeda, bukan menyetir
Saya sudah mulai mengurangi penggunaan sepeda motor untuk bepergian. Justru milih berjalan kaki. Hal ini juga sebagai upaya melindungi lapisan ozon dari kebocoran akibat gas buang. Juga sebagai satu gerakan untuk menggunakan transportasi bersih di lingkungan.

7. Memakai pembersih yang ramah lingkungan
Produk pembersih yang ramah lingkungan, selain membantu melindungi diri kita, juga menjaga kesehatan keluarga.

8. Tidak menggunakan pestisida
Beberapa serangga mungkin baik untuk tumbuhan, lebah contohnya. Nah, penggunaan pestisida mesti  dengan petunjuk dan sangat hati-hati. Karena, pestisida dan pupuk juga mengandung bahan kimia berbahaya untuk kesehatan, juga kehidupan tanaman dan hewan. Mesti bijak menggunakan kalau perlu hindari. 

Bantar Gebang menjadi tempat pembuangan sampah terpadu (atas), langkah-langkah komposting [Foto: Dok Djarum Foundation]
Nah, kalau ngomongin cerita sampah nih ya, kalian tahu tidak berapa jumlah sampah yangdihasilkan di kota Jakarta per harinya? Waste of Change mencatat bahwa dalam satu hari Jakarta menghailkan 7.500 ton sampah dan ironisnya 4.050 ton adalah sampah makanan.

Enam puluh lima persen sampah yang dihasilkan di kota Jakarta adalah sampah makanan yang berasal dari perumahan. Banyaknya produksi sampah makanan ini berhubungan erat dengan perilaku masyarakat.

Sampah-sampah yang dihasilkan ini biasanya karena pola konsumsi yang boleh dibilang berlebihan. Mereka cenderung menyisakan makanan. Orang-orang tidak sadar terhadap yang mereka lakukan, justru membuat lingkungan makin tercemar. Selain itu, proses industri pangan mulai dari transportasi hingga standar kualitas dari buah atau sayuran masih rendah.

Jika masyarakat sadar lingkungan, tentunya sampah tidak akan menggunung. Kalian juga perlu tahu fakta sampah makanan di Indonesia, lho. Indonesia dengan jumlah penduduk 250 juta lebih otomatis kebutuhan makanan terus naik. Kebutuhan makanan penduduk Indonesia itu 190 juta ton per tahun. Dan total makanan yang terbuang selama satu tahun sebesar 13 juta ton. Hal ini sama artinya dengan jumlah kebutuhan 11% populasi Indonesia atau sekitar 28 juta penduduk. Fantastis!
 
Kendaraan operasional pengangkut sampah DKI Jakarta [Foto: Dok Djarum Foundation]


Sungai bersih dambaan semua [Foto: Dok Djarum Foundation]

Kerugian yang Ditimbulkan


Penumpukan sampah makanan atau organik di TPA berpotensi menimbulkan gas metana yang berkontribusi pada pemanasan global. Nah, hati-hati jika di sekitar tepat tinggal kalian banyak tumpukan sampah. Metana dapat membuat suhu naik. Di satu sisi, dapat menyebabkan terjadinya krisis pangan yang berdampak pada keberlanjutan manusia.

So, bijak ya dalam kehidupan kita. Ada baiknya kalian belanja pun secara bijak. Demikian juga dengan makanan. Ambil secukupnya dan mesti dihabiskan. Untuk tidak membuat sampah semakin banyak dalam kulkas kalian, sering-sering periksa secara rutin masa berlaku makanan yang dibeli dalam kemasan agar tidak mubazir.

Dengan demikian, untuk mengurangi dan menjadi solusi aga sampah tak banyak menumpuk, pilahlah sampah dari sumbernya. Misalnya, sampah anorganik disatukan dengan sampah anorganik, begitu pula yang organik. Kalian juga dapat memproses makanan menjadi kompos yang bermanfaat untuk tanaman. Sadar Lingkungan sangat penting untuk keberlangsungan kehidupan.

Coba kalian lihat apa yang dilakukan @siapdarling sebagai salah satu komunitas yang sangat peduli dengan lingkungan dan sampah. Kalian bisa belajar banyak darinya. Cerita Sampah-nya begitu menginspirasi. Orang-orang semakin peduli dengan tayangan video yang dibuatnya. Siap Darling menjadi penggerak kepedulian dengan caranya. https://www.instagram.com/tv/BuOVl8Pg-Mv/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=1vswunf2san3v

Sama halnya dengan Bakti Lingkungan Djarum Foundation dengan penanaman pohon dalam jumlah besar untuk memberi kontribusi paling penting di negeri ini, yaitu mencegah polusi. Jutaan pohon ditanam untuk penghijauan. “Jika bumi adalah Ibu, maka pohon adalah anak tercintanya. Bagitulah Bakti Djarum memandang pepohonan. Memupuknya untuk berkembang baik. Memeliharanya agar kuat penuh manfaat. Melestarikannya agar tegak bertahan & menyebar kebaikan.

Djarum Trees For Life percaya, setulus-tulusnya rasa cinta, akan lebih sempurna dengan tindakan nyata. Dengan misi menanam pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan, Djarum Trees For Life yang berada di bawah naungan Djarum Foundation telah terbentuk pada 1979. Diawali dengan penghijauan di kota Kudus, kini telah menanam lebih dari 2.000.000 pohon.

Sebuah pusat pembibitan tanaman juga kami dirikan untuk mendukung program penanaman trembesi, konservasi di sekitar pantai dan juga konservasi hutan. Berbagai program dijalankan berkesinambungan dan saling melengkapi, demi masa depan lingkungan yang lebih baik.

Ada 2.000.000 +  pohon telah ditanam  di Indonesia. 2.150 KM
jalur Jawa, Madura, Lombok  dan Sumatera telah ditanami trembesi. 600.000 +
mangrove telah ditanam di Pantai Utara Jawa Tengah. 72.800 +
ragam jenis tanaman telah ditanam di Gunung Muria. Mau tahu program Bakti Lingkungan Djarum Foundation? Silakan ceki-ceki di SINI.

Mulailah dari diri sendiri dan lingkungan sekitar kalian untuk menyelamatkan  lingkungan. Saya yakin, ini sangat bermanfaat. Oleh karena itu silakan bagikan untuk teman-teman kita yang lainnya.