Senin, 04 April 2016

Diabetes: Penyakit Tidak Menular Dapat Disembuhkan

Belajar dari  pengalaman dalam keluarga yang memiliki riwayat diabetes, Ibu, ternyata diabetes menjadi salah satu penyakit yang boleh dibilang dapat merenggut nyawa. Betapa tidak, orang yang terkena diabetes akan mengalami komplikasi beragam penyakit, mulai dari kebutaan, hati, hingga berujung amputasi dari bagian anggota tubuh.

Kementerian Kesehatan  Republik Indonesia bersama dr. Lily Setyawati dan dr. Dyah Mustikawati dalam workshop mengenai Diabetes di Indonesia menyampaikan, bahwa Diabetes  sebagai penyakit nomor tiga. Sementara,  Indonesia menempati urutan ke tujuh dengan penyakit Diabetes. 

Menurut Lily, Diabetes ini dapat "berteman" dengan  jantung dan juga TB. Itu semua sebagai side effect dari Diabetes. Dapat pula  menyebabkan kebutaan, jika terluka dan infeksi sangat lama sembuh. Menurutnya lagi dalam Global Nutrition Report 2014, Indonesia termasuk dalam 17 negara di dunia dengan tiga masalah gizi.

Apa itu diabetes?
Diabetes merupakan kondisi kadar gula (glukosa) dalam darah tinggi. Tubuh memproduksi insulin, yaitu hormon yang dikeluarkan oleh pankreas, untuk memecah gula yang dikonsumsi dalam makanan. Penurunan produksi dan atau pemanfaatan insulin menyebabkan diabetes, jika tidak diobati atau terkontrol, diabetes dapat menyebabkan masalah serius, seperti penyakit jantung, stroke, kebutaan, gagal ginjal. Beberapa di antaranya kemungkinan juga mengancam jiwa.


dr. Lily Setyawati dalam paparannya mengenai Diabetes di Indonesia

Ada dua jenis diabetes, tipe 1 dan tipe 2. Tipe 1 tubuh berhenti memproduksi insulin karena kerusakan sel pankreas. Dulunya disebut diabetes juvenile karena biasa didiagnosis pada orang dewasa muda atau anak-anak, atau diabetes insulin-dependent. Insulin menjadi bagian penting bagi penderita diabetes untuk keberlangsungan hidupnya.

Diabetes tipe 2, sebagai bentuk umum dari diabetes, sekitar 90% dari kasus. Di tipe ini, pankreas menghasilkan jumlah yang tidak memadai untuk insulin, atau tubuh tidak mampu memakai insulin yang tersedia secara baik dan benar. Tipe 2 biasanya terjadi pada orang dewasa, dan lebih sering terjadi pada orang dengan tingkat kegemukan tinggi (Obesitas). Tipe 2 dulunya dikenal dengan nama diabetes onset dewasa atau  diabetes tidak tergantung insulin. 

Biasanya pola makan diatur dengan diet, olahraga, dan obat oral. Insulin yang diberikan apabila kadar gula darah benar-benar tidak dapat dikontrol oleh obat oral. Lebih dari 80% diabetes tipe 2 bisa dicegah atau ditunda dengan mengurangi risiko yang dapat menyebabkan diabetes dan melakukan gaya hidup sehat.

Para peserta workshop, teman-teman blogger


Dalam paparannya itu juga, dr Lily Setyawati menyampaikan, diabetes dapat dicegah dengan:

1. Diabetes dapat dicegah dengan melakukan aksi dari sekarang, mengubah pola hidup sehat.
2. Lawan diabetes, konsumsi makanan sehat dan gizi seimbang.
3. Lawan diabetes, lakukan aktivitas fisik.
4. Lawan diabetes, periksa kesehatan secara teratur.
5. Lawan diabete, penderita diabetes dapat hidup sehat dengan teratur mengikuti pengobatan secara tepat dan benar.

Dengan satu kata C E R D I K
C = Cek kesehatan secara berkala

E = Enyahkan asap rokok

R = Rajin olahraga

D = Diet seimbang

I = Istirahat cukup

K = Kelola stress.

#kemenkesRI
#lawandiabetes
#HKS2016
#sehatnegeriku




















0 komentar: