Minggu, 10 September 2017

Hewan Peliharaan Aman Berkat Pawbo+


Beberapa waktu lalu, saya punya peliharaan anjing yang tergolong bagus, jinak, juga penurut. Meskipun begitu, anjing peliharaan saya itu sangat tangkas, gesit, dan kuat. Dia tahu kapan harus masuk kandang juga kapan waktunya bermain bersama saya. Melihat rambut-rambutnya yang tumbuh bagus, saya semakin sayang dengan anjing peliharaan tersebut. Anjing saya itu bernama Brown. 
Pawbo+ interactive pet camera [Foto: DokPri]
Bernama Brown karena memang rambut-rambutnya berwaran cokelat mendekati gelap. Tubuhnya panjang, bermata jernih, lidah sehat, dengan gigi geligi putih dan bersih. Kuku kakinya pun terawat bersih dan tidak kotor. Seminggu tiga kali selalu saya mandikan dengan shampo khusus hewan. Makanannya pun sangat terjaga baik dan bersih, begitu pula kandang.

Suatu ketika, Si Brown yang tak biasa saya lepas dari kandang, saya lepaskan. Maksud saya agar dia bisa bermain dengan teman-temannya. Juga melatih napas dan kelincahan dia bergerak lagi. Si Brown bermain hingga  menjelang senja. Sampai pada satu malam, saya tidak ingat untuk menggiring dia masuk kandang.

Entah kenapa, tak punya firasat apa-apa terhadap Si Brown hingga pagi menjelang. Tetapi, rasa penasaran saya pun hinggap. Si Brown yang biasa pukul lima pagi sudah menggonggong, saya tidak mendengar suaranya sama sekali. Saya semakin penasaran. Ke mana suara Si Brown?

Lirik ke sana ke mari tak saya temukan. Alhasil, saya temukan tepat di pinggir jalan. Tetapi, alangkah kagetnya saya saat ditemukan Si Brown sudah mati kaku membiru dengan mulut berbusa. Saya lihat, di ujung makanannya ada telur, roti, jarum pentul kecil-kecil berwarna bening.

Saya berguman dalam hati, adakah orang yang tega meracuni Si Brown? Apa salah  Si Brown hingga tewas mengenaskan? Sementara, satu bulan sekali dia rutin saya bawa ke dokter hewan untuk diperiksa kalau-kalau ada virus atau bakteri yang hinggap hingga membahayakan orang lain.

Ya, dari Si Brown inilah saya banyak memetik pelajaran. Dari situ pulalah saya tidak ingin lagi melepas Si Brown-Si Brown yang lain secara sembarangan. Saya merenung sejenak, apa yang harus saya lakukan terhadap hewan-hewan peliharaan saya yang lainnya. Bagaimana caranya saya bisa bergerak bebas tanpa memikirkan hewan peliharaan tetapi dapat dikontrol dengan  baik.

Pawbo+ dengan aksorie telinga [Foto: DokPri]
Akhirnya, saya menemukan satu alat yang benar-benar membuat saya lega. Saya bebas meninggalkan hewan peliharaan kapan saja tanpa rasa khawatir mati dan diracun orang. Hewan-hewan peliharaan saya terutama anjing dan kucing bebas  makan dan berkeliaran. Untuk itu, pada hari ini  Sabtu (9/09/2017) saya mengikuti Indo Pet Expo 2017, bertempat di ICE BSD, Banten, tepatnya di Stand ACER C23.

Anandita Puspitasari Digital Marketing Manager Acer [Foto: DokPri]
ACER memperkenalkan Interaktif  Pet Camera yang selama ini saya cari-cari untuk memantau hewan peliharaan bernama Pawbo+. Ini merupakan perangkat interaktif pet camera three in one pertama dari Acer yang memberikan two-way communication untuk menghubungkan pengguna dan hewan kesayangan. 

Pawbo+ bisa dishare di Medsos yang kita punya [Foto: DokPri]
Sebagaimana hasil penelitian yang dilakukan secara bebas oleh Pawbo+ kepada 1.000 orang yang punya hewan peliharaan di Maret 2017, lebih dari 65% pemilik hewan bilang, hewan yang mereka pelihara gelisah ketika ditinggal sendiri di rumah. Ternyata, pendapat itu memberi bukti bahwa teknologi punya peran penting menjaga hewan peliharaan agar selalu tenang dan terhibur ketika pemiliknya tak ada di rumah. 

Spesifikasi Pawbo+ [Foto: DokPri]
Sejalan dengan itu, Pawbo+, interaktif pet kamera hadir menjadi pemecah masalah bagi pemilik hewan peliharaan untuk menjawab kebutuhan pet lovers. Pawbo+ sebagai perangkat kamera  terbaru dari ACER untuk orang-orang yang suka memelihara hewan di rumah juga apartemen. Sementara itu, pemelihara sering bepergian ke luar kota. Hal itu menyebabkan pemilik tidak ada interaksi dengan peliharaannya. Namun kini, tak perlu lagi khawatir karena Pawbo+ bisa menjadi andalan sebagai asisten rumah tangga  agar kita tetap terhubung dengan hewan peliharaan kapan dan di mana saja.

Pemilik hewan bisa buat video dengan Pawbo+ [Foto: DokPri]
Nah, kita sebagai orang yang memelihara hewan bisa berkomunikasi dua arah dengan Pawbo+. Itu karena Pawbo+ terhubung secara menyeluruh dengan aplikasi Pawbo+ Life. Pawbo+ sangat revolusioner, karena juga dilengkapi kamera 130o (wide angle). Tampilan dan kualitas videonya HD 720. Audionya berkualitas tinggi sehingga pemilik hewan peliharaan dapat memantau hewannya  secara live streaming juga merekan seluruh kegiatan hewan  secara bersih.

Pemilik bisa mengiri suara yang dikenal hewan peliharaan [Foto: DokPri]
Di banding kamera monitor rumah lain, Pawbo+ menjadi perangkat interaktif pet camera 3 in 1 yang pertama memiliki kemampuan memantau, menghibur, juga memberi makanan ke hewan dengan jarak jauh sekalipun. Pawbo+ memberikan ketenangan untuk pemilik dan hewan yang kita pelihara. 

Kualitas gambar Pawbo+, bersih dan terang [Foto: DokPri]
Canggihnya lagi, Pawbo+ ini bisa dikoneksikan dengan 8 users pengguna smartphone dan sangat efektif. Delapan orang itu tadi dapat mengontrol hewan peliharaan secara bersama-sama dari aplikasi Pawbo+ Life.
Kita bisa share dengan 8 pengguna melalui Pawbo+ [Foto: DokPri]
Nah, ternyata di Pawbo+ ini dibenamkan teknologi Push to Talk. Dengan teknologi itu, pemilik hewan piaraan bisa merekam suara yang cepat dikenali, hewan peliharaan pun akan merespons dengan senang. Serunya lagi, pemilik hewan bisa juga mengirimkan nada dering  (ringtone) khusus yang membuat hewan-hewan tersebut senang hingga tuannya sampai di rumah. 

Pemilik dapat bermain-main dengan piaraan melalui laser Pawbo+ [Foto: DokPri]
Pawbo+ pun punya fungsi yang berbeda-beda. Bagian bawahnya dapat berfungsi sebagai tempat meletakkan makanan hewan. Saat hewan mendekati Pawbo+, kita dapat mengeluarkan makanan melalui tombol secara otomatis.

Pawbo+ dapat menyimpan makanan hewan peliharaan dan dikontrol [Foto: DokPri]
Jadi, untuk pet lovers yang ada di Indonesia, dengan perangkat canggih ini, hewan peliharaan aman terjaga. Alat ini beberapa waktu lalu hanya tersebar di tiga Negara saja, Taiwan, Eropa, dan Amerika. Nah, di Indonesia, alat ini tergolong baru. Tetapi tak usa khawatir bagaimana cara mendapatkannya. Pet lovers bisa pre order di booth Pawbo+ di Indo Pet Expo 2017 mulai 8 hingga 10 September 2017. Harganya sangat spesial untuk pet lover yang memesan pre order, hanya IDR2,699K dari harga normal IDR2,999K juga mendapatkan aksesoris Pawbo Flash dan merchandise eksklusif lainnya. 

Merasakan langsung penggunaan PAwbo+ di booth Pawbo [Foto: DokPri]
Nah, di booth Pawbo+ ini juga pengunjung bisa merasakan bagaimana menikmati penggunaan Pawbo+ secara on the spot, Instagram Photo Contes, dan juga undangan khusus untuk bergabung ke dalam komunitas pencinta hewan.

Pada kesempatan itu pula, saya mencoba melihat-lihat dan merasakan langsung cara kerja Pawbo+ ini. Ada pengalaman baru yang sangat bermanfaat saya rasakan. Sebagaimana yang dikatakan Anandita Puspitasari, Digital Marketing Manager & PR-Acer Idonesia, “Pawbo+ mendekatkan pemilik langsung kepada hewan peliharaannya, kapan dan di manapun berada. Jadi, kita tak perlu was-was meninggalkan hewan peliharaan  dalam jangka waktu lama, karena kita dapat mengatur dan melihat gerak tingkah hewan-hewan tersebut hanya dari Pawbo+”, jelasnya di tengah-tengah para blogger dan beberapa awak media.

Pawbo+ sebagai perangkat kamera untuk hewan peliharaan besutan Acer. Acer, sebagai salah satu perusahaan ICT terdepan dunia yang hadir di lebih 160 negara. Di Indonesia sendiri, Acer hadir pada 1998 dan menjadi pemain utama di industri PC Indoenesia.

Pemilik bisa juga melihat-lihat media sosial Acer seperti berikut ini:
Twitter: @acerID
IG: @acerID
Community: www.iamspacer.com
Contact center: 1500155

Jumat, 08 September 2017

Dari Semarang Ke Salatiga GERMAS Semakin Bergema




Sebelum cerita saya sampai ke Salatiga, sedikit “oleh-oleh” dari Santika Premier Semarang pada 28 Agustus 2017 lalu. Di sela-sela sampaian materi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat itu, salah satu narasumber yang biasa memberikan pengajaran bahasa di beberapa media cetak & online,  juga memberikan pembekalan kepada para blogger Jakarta dan Semarang, Mas Anwar Antari.
 
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat [Foto: DokPri]
Sampaiannya kepada para blogger mengenai penggunaan bahasa. Terkadang, penyampaian informasi kepada publik masih terdapat salah kalimat. Banyak contoh yang diberikannya sebagai bekal blogger untuk menuliskan kalimat yang benar. Seperti, perbedaan kata Pedestrian dan Trotoar. Kedua hal ini berbeda. Pedestrian, orangnya, sedangkan trotoar, tempat jalan orangnya. 

Ngobrolin Germas ternyata tak akan pernah habis. Misalnya saja di Semarang, ternyata di Semarang masih banyak penduduk yang hidup dengan gaya hidup tidak sehat. Salah satunya, masih banyak warga yang buang air besar sembarangan. Menurut saya, BAB sembarangan dapat menyebabkan bakteri E.coli “berkeliaran”. Akibatnya, orang dapat terkena diare, tipus, dan penyakit lainnya. Oleh karenanya, Dinas Kesehatan Kota Semarang, dan Jawa Tengah berkolaborasi memberantas hal ini.

Fokus kegiatan Germas di Semarang ini ada pada  tujuh hal, yaitu:
1.    Melakukan aktivita fisik
2.    Mengonsumsi sayur dan buah
3.    Tidak merokok
4.    Tidak mengonsumsi alkohol
5.    Memeriksa kesehatan secara berkala
6.    Membersihkan lingkungan
7.    Menggunakan jamban

Pada dasarnya, warga Semarang sangat mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Menjadi tugas pemerintah kota untuk menggaungkan hal ini. Lintas sektoral pun dilakukan untuk hal ini, terutama walikota, berupa penyiapan sarana aktivitas fisik, ruang terbuka hijau untuk umum, car free day, jalur sepeda dan pejalan kaki, pemanfaatan pekarangan untuk sayur dan buah, menciptakan kawasan tanpa rokok, membuat kebijakan Germas daerah, serta membuat laporan kepada gubernur.

Semarang telah membuat banyak tempat aktivitas fisik untuk memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat. Begitu pula dengan ruang terbuka hijau. Taman aktif di kota Semarang ada sekitar 33 luas keseluruhan 41.152,10 m2 yang tersebar di semua kecamatan di Semarang. Konsep taman tersebut dapat memberikan manfaat ke warga, misalnya untuk olahraga, acara kelab, dan sebagainya.

Begitu pula dengan agenda car free day. Semarang membuat aturan di kawasan Simpang Lima dan Jalan Pemuda untuk Car Free Day yang dimulai pada pukul 5 hingga 9.30 WIB. Trotoar untuk pedestrian pun banyak dibangun agar memberikan kenyaman pejalan kaki.
Nah, di beberapa kelurahan, pekarangan warga dimanfaatkan untuk menanam sayur dan buah-buahan. Seperti Kampung Agro Kelurahan Krapyak, Kelurahan Kandri, Kelurahan Kembangarum, Kelurahan Purwosari, dan Kelurahan Tambak Rejo. 

Antusiasme warga Semarang juga ditunjukkan dengan adanya kawasan tanpa rokok. Hal tersebut berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2013 tentang kawasan tanpa rokok (KTR).  Peraturan Walikota Nomor 29A tahun 2014 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda No 3 tahun 2013. SK Walikota Nomor 440/423/2015 tentang Penetapan Kawasan Tanpa rokok di Kota Semarang.

Dari hal-hal tersebut, Pemkot Semarang mendapatkan penghargaan tertinggi  dari Kementerian Kesehatan terhadap komitmennya untuk membuat dan menegakkan aturan mengenai rokok, berupa penghargaan Pastika Parama. 

Nah, menurut walikota Semarang, Germas yang dilakukan di kota Semarang fokus pada tiga tindakan preventif dan promotif, mendorong aktivitas fisik teratur dan terukur, konsumsi sayur dan buah, serta pemeriksaan dan deteksi dini penyakit. Kampanye yang dilakukan Walkot Semarang menjadi peluru jitu untuk menggiatkan warganya agar hidup lebih sehat.

Pemkot Semarang pun gencar melakukan kampanye Germas kepada warganya, seperti
      Sosialisasi GERMAS dalam rangkaian kegiatan TMMD ke 99
      Sosialisasi GERMAS kepada Dharma Wanita DKK
      Siaran Radio tentang Peningkatan Konsumsi Buah & Sayur
      Edukasi GERMAS & Pelayanan Kesehatan di Car Free Day Simpang Lima
      Sosialisiasi melalui media promosi Kesehatan (Leaflet, Banner, Spanduk)
      Penandatanganan Komitmen Bersama GERMAS Hidup Sehat oleh OPD, Linsek, Perwakilan Institusi Pendidikan, & masyarakat
      Gencar pula menyuarakan melalui channel media social yang dimiliki pemkot, seperti twitter, facebook, juga instagram.

Nah, terkait Germas ini pula, Pemkot Semarang punya rencana yang mesti dilakukan, yaitu:
      Membuat Instruksi Walikota tentang Penerapan GERMAS
      Sosialisasi secara massif tentang GERMAS melalui berbagai media (cetak, elektronik, medsos, dll)
      Membuat Rencana Aksi Daerah (RAD) Germas di Kota Semarang

Pemkot Semarang punya harapan, Germas tak hanya sekadar slogan, mesti ada indikator proses yang jelas serta sistematis. Monitoring dan evaluasi pun harus ada dan berjenjang dari pusat ke daerah dan dukungan dari anggaran pusat. 

Salatiga Penuh Warna
Dari Semarang, perjalanan Germas bersama Kementerian Kesehatan, Blogger Jakarta, dan Blogger Semarang diteruskan ke Salatiga. Saya jadi randevu kota Salatiga 17 tahun silam. Udaranya kala itu sejuk. Ada tempat favorit di dekat pasar untuk makan nasgor kambing yang pedasnya, masya Allah. Tergantung request sih! Juga ting ting gepuk yang jadi camilan tiap malam di mess. Ya itu dulu, Salatiga kini beda. Ceritanya nanti aja diterusin. Masih on the track untuk ceritakan saat-saat Germas.

Taman Tingkir, Salatiga, sayang huruf "A"-nya hilang [Foto: DokPri]
Perjalanan saya menuju salah satu Puskemas yang menjadi percontohan di Kecamatan Tingkir, yaitu Puskesmas Sidorejo Kidul. Di bawah pimpinan Dokter Desi Vebriana Pananingrum, puskemas ini menjadi salah satu puskesmas yang banyak dikunjungi pasien. Puskesmas ini memiliki misi untuk meningakatkan kualitas pelayanan kessehatan, meningkatkan kemandirian masyarakat di bidang kesehatan, dan menjalin kerjasama lintas sector yang harmonis dan dinamis.

Bersama Camat Tingkir, Ibu Nunuk Dartini, S.Pd, M.Si.
Dengan motto “Ramah petugasnya, unggul pelayanannya” memiliki tata nilai tanggung jawab, ramah, unggul, sopan, dan terpercaya. Tak heran jika puskesmas ini maju dan dikenal banyak orang. 

Rekan-rekan Blogger Jakarta & Semarang di Puskesmas Sidorejo Kidul [Foto: DokPri]
Dari pos pelayanannya sendiri, dapat diketahui bahwa puskesmas ini memiliki tempat yang menjadi kebutuhan masyarakat di sekitar kecamatan Tingkir, yaitu:
1.    Puskesmas 1
2.    Pustu 4
3.    Posyandu Balita 71
4.    Posyandu Lansia 27
5.    Pusling 7
6.    Poskestren 4 dan
7.    Pos UKK 5

Puskesmas Sidorejo Kidul [Foto: DokPri]
Ternyata, di puskesmas Sidorejo Kidul ini  juga punya tempat untuk berobat kejiwaan. Jarang-jarang ditemui dalam satu puskemas yang hampir lengkap seperti ini. Urutan  kerja yang cukup sistematis, dengan pelayanan ramah memang menjadi andalan di puskesmas ini. Keren!

Kepala Puskesmas Sidorejo Kidul dr. Desi Vebiana Pananingrum [Foto: DokPri]
Selain itu, Puskesmas Sidorejo Kidul juga punya ruang atau tempat konsultasi gizi, ruang vaksin, apotek, loket pendaftaran pasien, dan lainnya. Puskesmas yang beralamat di Jalan Tritis Mukti 1 Salatiga ini  menjadi salah satu puskesmas unggul di tengah-tengah kota Salatiga yang memikat mata. Ya, yang sehat tetap sehat, yang sehat tidak sakit, yang sakit menjadi sehat. Inilah paradigma yang diterapkan oleh Puskesmas ini. Semoga, Puskesmas ini menjadi pemicu untuk puskesmas-puskesmas lain yang ada di kota Salatiga. Sukses ya Bu Dokter Desi.



Beberapa ruang di Puskesmas Sidorejo Kidul [Foto: DokPri]


Kamis, 07 September 2017

BeliMobilGue: Solusi Mudah Beli dan Jual Mobil ala BeliMobilGue dalam Genggaman



Ahaa… akhirnya, bapak tak perlu repot-repot harus buat iklan di beberapa media cetak konvensional. Memang, sudah sejak lama bapak mau jual kendaraan roda empatnya. Ya, lumayanlah sudah beberapa tahun ini si roda empat itu dengan setia menemani ke mana bapak pergi. Alasan bapak cukup simpel saat saya menanyakan kenapa si bleki mau dijual, “Bapak sudah ga sanggup nyetir  ditambah lagi, kaki-kaki bapak mulai sakit-sakitan”, sedih juga sih dengarnya.

Platform BeliMobilGue.co.id [Foto: DokPri]
Anyway, terlepas dari itu semua, di balik alasan bapak tentu ada hal-hal yang ingin dia sampaikan dengan beberapa kata. Saya sih sudah sangat mengerti kondisi bapak saat ini. Uang hasil jual mobil digunakan untuk tambahan biaya pengobatannya. 

Ya, si bleki ini memang sudah masanya juga dipensiunkan. Lima tahun jadi teman dan kendaraan yang bisa diandalkan. Tak pernah rewel atau bandel (mogok) di jalan. Mesin masih tetap mulus. Larinya? Jangan ditanya, kencang man! Nah, saya baca-baca dan berselancar di dumay, nemu platform  yang benar-benar menakjubkan untuk jual mobil
Yes, platform itu bernama BeliMobilGue.co.id. 


Satu jam jual mobil kelar [Foto: DokPri]
Nah, kenapa platform ini menakjubkan? Penasaran kan ya.  Karena platform BeliMobilGue ini bisa dan mampu banget bantu menjual mobil yang kita miliki tanpa masalah. Caranya pun sangat mudah. Kita tinggal menghubungi BeliMobilGue untuk memperoleh skor atau penilaian dan investigasi mobil. Itupun dilakukan oleh BeliMobilGue secara free, lho. Jual mobilnya pun sangat mudah, aman dan cepat pula.

Tiga langkah beres [Foto: DokPri]
Begitu mobil terjual, BeliMobilGue langsung transfer uangnya ke pemilik mobil. Jadi ingat kejadian beberapa teman yang menjual mobil sendiri entah kepada siapa, justru ujung-ujungnya banyak masalah. Beda banget dengan BeliMobilGue ini. Mungkin dulu, pasang iklan tradisional, lantas orang yang merasa tertarik datang ke rumah, melihat-lihat mobil, terus negosiasi. Akan tetapi, negosiasi tak pernah berhenti hanya soal harga yang belum dapat kata sepakat. 

Mudah, aman, dan nyaman [Foto: DokPri]
Kalau di BeliMobilGue hanya dengan tiga langkah saja, semua beres. Sangat sederhana hal yang dilakukan oleh BeliMobilGue ini. Proses yang mudah, aman, dan cepat. Kita cukup melengkapi data mobil. Setelah semua beres, BeliMobilGue akan memberikan estimasi nilai jual mobil secara gratis. Selanjutnya, kita masukkan seluruh data mobil yang dimiliki mulai dari merek, model, dan tahun. Lalu, kita tinggal tunggu estimasinya. Duh, mudah banget ini, semudah menjentikkan jari tangan.

Cara Kerja BeliMobilGue

Langkah 1: Evaluasi Gratis
Berdasarkan informasi yang kita isi, BeliMobilGue akan menghubungi kita untuk memberikan evaluasi sebagai indikasi nilai mobil yang kita miliki. Setelah BeliMobilGue melakukan inspeksi fisik, mereka akan memberikan penawaran.

Langkah 2: Inspeksi Mobil Gratis
Setelah mendapatkan nilai estimasi, atur jadwal inspeksi gratis di salah satu lokasi BeliMObilGue. Petugas BeliMobilGue akan melakukan 300 titik inspeksi pada mobil kita dalam 30 menit. Nah, kita bisa enjoy alias leha-leha dan menikmati kopi di lounge lokasi BeliMobilGue. Jangan lupa untuk membawa kelengkapan dokumen mobil kita  yaa saat inspeksi

Langkah 3: Jual Mobil dan Terima Pembayaran Cepat
Setelah proses inspeksi, BeliMobilGue akan memberikan ke kita penawaran akhir. Sesuai kesepakatan, BeliMobilGue akan mengurus dokumen dan memastikan pembayaran akan ditransfer ke rekening kita dalam waktu 1 jam. Jual mobil mudah banget yaa...

Asyiknya transaksi jual mobil di BeliMobilGue.co.id [Foto: DokPri]
Perlu Buat Janji?
Untuk proses inspeksi berjalan lancar, janjian diperlukan agar BeliMobilGue dapat menyediakan pengalaman yang menyenangkan. Kita diminta untuk mengisi detail mobil  di website BeliMobilGue dan kita akan dihubungi. Atau justru kita yang dapat menghubungi BeliMobilGue di nomor +62 21 80 62 96 22. Selanjutnya, mobil kita akan diinspeksi.

Nah, selama inspeksi ini ada beberapa hal yang mesti dipersiapkan. Apa saja bentuknya?

Agar kita bisa langsung melakukan pembayaran, BeliMobilGue meminta kita untuk membawa kelengkapan dokumen yang dibutuhkan, berupa:
• Mobil harus dibawa
• Bawa dokumen asli (STNK, BPKB, Faktur, SPH)
• Plat nomor asli
• Garansi dan buku servis berkala
• Kunci duplikat
Oiya, barang pribadi jangan sampai lupa dipindahin. Yaa kali kalau-kalau... :) 

Nah, berkaitan dengan hal tersebut, pada hari ini, Kamis (7/09/2017) bertempat di Attarine Senopati, Jalan Gunawarman 11A, BeliMobilGue, salah satu platform jual beli mobil hadir di tengah-tengah kita. 

Platform ini sangat mempermudah siapa saja yang ingin menjual dan membeli mobil dengan waktu transaksi hanya satu jam. Keren! Jadi, memang ya selama ini orang-orang kesulitan ketika akan menjual dan membeli mobil, baik dari prosesnya maupun penagihan uangnya.

Hadirnya BeliMobilGue ini sebagai bentuk terobosan baru di dunia bisnis otomotif  daring tanah air. Tersebar di 14 cakupan wilayah, meliputi Bangka, Batu Ceper, Harapan Indah, Raden Saleh, Tangerang, WTC Mangga Dua, Cawang, Cibubur, Grogol, Kebon Jeruk, Kelapa Gading, Pluit, Pondok Pinang, dan Tebet. Jam buka bervariasi, mulai pukul delapan atau sembilan pagi hingga enam dan delapan malam.

Rolf X. Monteiro, CEO & Founder BeliMobilGue.co.id [Foto: Dokpri]
Pada kesempatan itu, hadir CEO sekaligus founder BeliMobilGue.co.id, Rolf X. Monteiro. Dirinya mengatakan, bahwa yang mengilhami dirinya buat bisnis berbasis web ini adalah bahwa dulu dia pernah kerja di iklan barus dan penggemar mobil. BeliMobilGue.co.id ini sebagai start up dia yang kelima dan ketiga di Indonesia. Sepanjang tahun 2016 dirinya meneliti di SEA dan Indonesia khususnya, untuk tahu seberapa besar potensi, hambatan, dan cara menjalankan bisnis seperti ini. dia  melihat ada potensi besar di Industri otomotif Indonesia. 

Nah, misi yang dibawa oleh BeliMobilGue.co.id ini bagaimana mengubah cara mobil bekas dijual di Indonesai melalui teknologi dan infrastruktur yang baik. Saya pribadi sebelumnya melihat, ketika orang ingin menjual mobilnya, mereka harus membersihkannya terlebih dahulu, mencuci, bahkan mungkin ada yang mengganti karpet dan dashboard menjadi baru. Tetapi, di BeliMobilGue.co.id ini tidak seperti itu. Semua bisa dilakukan kapan saja. 

Untuk ke depannya, BeliMobilGue.co.id ini akan benar-benar meningkatkan jumlah lokasi inspeksi yang sudah dipunya sekarang untuk memangkas waktu berkendara dan menghilangkan kendala ketika jual mobil untuk menuju salah satu lokasi inspeksi. Tim ahli inspeksinya juga akan ditambah untuk lebih meningkatkan harga kendaraan mobilnya. Ya, BeliMobilGue.co.id ini akan terus meningkatkan bisnis e-commerce-nya. Kini, mereka telah tumbuh secara eksponensial dan terus berkembang pesat.

Blogger bersama Tim BeliMobilGue.co.id [Foto: DokPri]
So, ngapain susah-susah kalau ada yang mudah. Kini, jual mobil tak perlu repot, kan?!
Jadi tunggu apa lagi?