Sabtu, 27 Mei 2017

Nestle CERELAC NutriPuffs: Snacking Without Worry


Porsi makan anak-anak dan beberapa bagian makanan yang mereka makan, umumnya lebih sedikit dari orang dewasa. Oleh karenanya, anak-anak memang perlu makan dan makanan setiap beberapa jam untuk menjaga tingkat energinya dan memperoleh nutrisi yang diperlukan. Makanan ringan (snack) memberikan kontribusi penting untuk memenuhi kebutuhan gizi harian anak-anak kita.

Nestle CERELAC NutriPuffs: Ngemil tak perlu khawatir
Foto: Dok. http://strollerinthecity.com/
Sementara, keripik, biskuit, cokelat, dan permen memang memberikan rasa enak karena ada beberapa bagian gula yang tercampur di dalamnya. Akan tetapi, untuk makanan tersebut sebaiknya sesekali saja diberikan, mengapa? Karena, makanan ringan yang satu ini memberikan kontribusi besar terhadap lemak jenuh, gula, garam, dan energi yang sangat tinggi, sehingga tak baik untuk kesehatan  dan tumbuh kembang mereka.

Memberikan camilan atau makanan ringan kepada anak-anak kita dengan banyak mengandung nutrisi sangatlah penting. Akan tetapi, bukan berapa banyaknya energi hingga berlebihan yang dihasilkan dari satu bungkus camilan. Justru berapa besar kandungan yang ada di dalam camilan itu dapat memberikan efek kepada perkembangan motorik anak.

Berkenaan dengan hal itu, pada hari ini, Rabu (23/05/2017) bertempat di D’Labs Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, saya menghadiri undangan bersama dari Nestle CERELAC NutriPuffs dengan anggota Komunitas ISB lainnya. Acara yang dihelat Nestle CERELAC NutriPuffs ini menjadi sejarah penting CERELAC dalam memperkenalkan menu baru dan pertama dari Nestle CERELAC bernama NutriPuff.

Nestle CERELAC NutriPuffs
Rasa Pisang-Jeruk & Rasa Pisang Stroberi
Foto: Dok. Pribadi
Hadir pada kesempatan itu, Market Nutritionist PT Nestle Indonesia, Eka Herdiana; Category Marketing Manager Infant & Baby Foods PT Nestle Indonesia, Rendi Kusumo; juga Psikiater Anak, Dr. dr. Tjhin Wiguna, spKJ(k).

Dari Ki-Ka Nur Shilla Christianto VP Head of Corporate Communication PT Nestle Indonesia
Eka Herdiana, Market Nutritionist PT Nestle Indonesia
Dr. dr. Tjhin Wiguna, spK(k), Psikiater Anak
Rendi Kusumo, Category Marketing Manager Infant Cereal PT Nestle Indonesia
Di sela-sela peluncuruan Nestle CERELAC NutriPuffs
Foto: Dok. Prodigy
Anak-anak memang harus menikmati makanan ringan (snack) yang diberikan dengan bahan baku seperti buah, sayuran, susu, juga sereal. Memang, sedikit diperlukan adaptasi rasa pada lidah mereka agar terbiasa dengan beragam makanan ringan yang baru.

Belakangan, sebagai orang tua sering khawatir dengan camilan yang dimakan anak-anak saya. Apalagi bila mereka ngemil  tanpa sepengetahuan saya. Hal yang saya khawatirkan dan takutkan adalah, camilan yang mereka makan mengandung  bahan penguat rasa makanan. Saya memang menghindari itu. Camilan yang saya berikan kepada anak-anak saya, minimal  harus saya ketahui apa komposisi bahan-bahannya. Semata-mata hal itu saya lakukan untuk menjaga kesehatan dan perkembangan  mereka.  

Buah-buahan pun sangat baik sebagai makanan selingan bayi
Foto: Dok. https://singaporemotherhood.com
Berbeda dengan camilan dari Nestle CERELAC NutriPuffs ini. Justru saya sebagai orang tua menyarankan snack yang satu ini untuk diberikan kepada anak-anak. Makanan ringan NutriPuffs ini dirancang memang untuk anak-anak mulai usia 10 bulan hingga 24 bulan. Bentuknya menyerupai bintang yang sangat mudah digenggam oleh tangan anak-anak.
Nah, bahan-bahannya itu terbuat dari gandum utuh dan buah asli. Jadi rasanya tidak banyak berubah. Apalagi ketika dimakan anak-anak tidak lengket di gigi maupun langit-langit mulut. Begitu si kecil memasukkan NutriPuffs ini ke dalam mulutnya, snack ini langsung meleleh dan bersih.
Nestle CERELAC NutriPuffs rasa pisang dan jeruk
Foto: Dok. Prodigy
Dalam masa perkembangan dan pertumbuhan agar anak-anak tumbuh optimal, salah satu zat yang harus ada adalah zat besi dan vitamin B1. Nah, di NutriPuffs ini baik zat besi maupun Vitamin B1, keduanya ada di dalam NutriPuff. Artinya, saya tidak khawatir ketika anak-anak saya mengonsumsi NutriPuff untuk tidak kekurangan Vitamin B1 dan zat besi, NutriPuff mampu memenuhinya.

Nestle CERELAC NutriPuffs rasa pisang dan stroberi
Foto: Dok. Prodigy
Satu hal lagi yang saya suka dari NutriPuffs sebagai camilan sehat anak-anak saya adalah proses pemasakannya. NutriPuffs ini tidak digoreng. Ya, kalau camilan anak-anak digoreng menggunakan minyak, saya mengkhawatirkan risiko terjadinya penimbunan lemak dini dalam tubuh anak-anak saya. Proses pemasakan NutriPuffs ini dengan cara di panggang. Cara-cara masak seperti dipanggang inilah salah satu cara makan camilan sehat. Nestle CERELAC NutriPuffs mampu membuat pengurangan risiko penyakit jantung atau kolesterol.

Nur Shilla Christianto VP Head of Corporate Communication PT Nestle Indonesia
Foto: Dok. Pribadi
Dalam keterangannya, VP Head of Corporate Communications, PT Nestle Indonesia, Nur Shilla Christianto mengatakan, bahwa selama 150 tahun berdiri, Nestle terus berupaya memberikan produk-produk dan inovasi makanan terbaik untuk anak-anak Indonesia. 

Sementara itu, Market Nutritionist PT Nestle Indonesia, Eka Herdiana memberikan keterangan, bahwa masa depan negeri ini ditentukan oleh kualitas generasi mendatang. Hal itu dilihat dari 4,5 kelahiran yang terjadi setiap tahun. Melihat nutrisi anak-anak Indonesia berusia 0—24 bulan, bahwa Indonesia akan menghadapi beban ganda. Artinya apa? Ya, anak-anak Indonesia masih banyak yang mengalami malnutrisi. Sekitar 23,1% orang Indonesia  mengalami stunting (usia pendek), 12,8% terjadi wasting (orang dengan badan kurus), dan 5.6% over nutrition (orang yang mengalami obesitas atau kegemukan).

Eka Herdiana, Market Nutritionist PT Nestle Indonesia (berbaju merah)
Foto: Dok. Prodigy
Menurut Herdiana, bahwa masalah gizi terbesar pada balita di Indonesia berupa defisiensi zat besi. Defisiensi zat besi yang ditimbulkan berupa penyakit anemia. Anemia mengacu pada semua kondisi (rendahnya hemoglobin dalam darah karena penyebab tertentu) status zat besi, asam folat, dan vitamin B12. Sebagai dampak defisiensi zat besi pada anak ini dapat mengganggu perkembangan kognitif mereka. Akan tetapi, hal ini dapat diatasi dan diperbaiki.

Di sinilah pentingnya peran makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak saya terutama dan anak-anak Indonesia umumnya. Sekitar 98% untuk kebutuhan zat besi anak-anak usia 6-24 bulan harus dipenuhi dari MP-ASI. Oleh karena itu, zat besi sebagai nutrisi penting untuk perkembangan otak anak dapat diperoleh dari snack (camilan) yang difortifikasi.

Bentuk bintang NutriPuff sebagai snack anak yang kaya zat besi, mudah dipegang,
meleleh dalam mulut, masak dengan cara dipanggang.
Foto: Dok. Pribadi
Snack yang difortifikasi ini adalah snack dengan zat gizi makro dan mikro yang ditambahkan ke dalam makanan atau bahan pangan dan dikonsumsi secara umum. Tujuannya adalah untuk mempertahankan dan memperbaiki kualitas gizi. Jadi, kalau kita melihat Nestle CERELAC NutriPuffs ini sangat cocok untuk kebutuhan asupan tambahan makanan kepada anak-anak saya. Mereka pun sangat menyukainya.

Dari data World Health Organization (WHO) memberikan rekomendasi makanan yang dapat diambil oleh tangan anak-anak di usia 9-11 bulan. Anak-anak sudah dapat memegang makanan sendiri dan memasukannya ke dalam mulut.

Jadwal Pemberian makanan bayi usia 6--23 bulan

Usia
Energi dari MP-ASI
Frekuensi
Tekstur
6-8 bulan
200 gr
2-3 kali makan/hari
1-2 kali makanan ringan
Mulai dengan bubur kental, makanan yang ditumbuk halus
9-11 bulan
300 gr
3-4 kali makanan/hari
1-2 kali makanan ringan
Makanan dicincang atau lumat
Makanan yang dapat diambil bayi dengan tangan
12-23 bulan
550 gr
3-4 kali makan/hari
1-2 kali makanan ringan
Makanan keluarga, cincang atau tumbuk bila diperlukan

Nah, saya memang memberikan selain makanan utama juga makanan ringan (snack) lainnya kepada kedua anak saya. Itu saya lakukan agar ada variasi makanan dan mereka tidak bosan. Hal itu juga untuk mengenalkan kepada mereka satu per satu rasa yang berbeda sejak dini. Sebenarnya, apa ya snacking itu?

Menurut WHO (2005) ngemil (snacking) merupakan bagian integral dari makanan sehat untuk balita atau yang lebih tua dari balita. Sebagai makanan ringan  untuk anak kecil yang diberikan atau dimakan di antara waktu makan--biasanya diberikan untuk dimakan sendiri dan mudah disiapkan. Atau dengan kata lain, bukan sebagai menu utama (makan pagi, siang, atau malam). Makanan yang dianggap makanan ringan sebagai makanan untuk menghilangkan rasa lapar sementara waktu untuk memberikan sedikit asupan tenaga ke dalam tubuh. Dapat juga makanan yang dimakan untuk dinikmati rasanya.

“Ada ragam snack yang  umum diberikan kepada anak-anak kita seperti dalam bentuk cair dan semi cair, juga dalam bentuk padat,” ucap Herdiana di sela-sela presentasinya kepada teman-teman blogger dan media.

Menurut Herdiana ada banyak keunggulan whole grain dan buah asli yang diberikan kepada anak-anak. Kulit ari yang terdapat pada whole grain banyak mengandung serat, vitamin B, trace mineral, dan fitokimia. Sementara itu, endosperm atau lapisan tengah mampu memberikan energi, karbohidrat, protein, dan mengandung vitamin B komples. Sedangkan pada germ atau intinya memberikan nutrisi untuk biji, mengandung vitamin B, vitamin E, trace mineral, fitokimia, antioksidan, dan lemak tak jenuh. Selain itu, kelebihan whole grain  untuk snack membantu menurunkan risiko kelebihan berat badan, diabetes mellitus tipe 2, penyakit jantung koroner, dan kanker kolon. Sementara, kalau snack dengan buah asli dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral dalam tubuh untuk proses pengaturan.

Beryl pun menyukai NutriPuffs dari Nestle CERELAC
Foto: Dok. Pribadi
Saya tak sembarang memilihkan snack untuk anak-anak saya. Ada beberapa hal yang memang saya perhatikan ketika memilih snack untuk mereka. Pertama, kandungan gizi, dengan adanya kandungan gizi pada snack, terutama Nestle CERELAC NutriPuffs ini, itu dapat membantu melengkapi kebutuhan gizi anak-anak dan NutriPuffs termasuk snack yang rendah gula. Kedua, bagaimana dengan ukuran dan tekstur snack itu sendiri. Pastinya, untuk anak saya yang berumur dua tahun, Nestle CERELAC NutriPuff cocok banget. Selain dia suka, NutriPuffs ini mudah digenggam, mudah meleleh, dan bertekstur. Ketiga, terpenting lagi anak-anak saya suka.

Dia tak bosan memasukkan lagi NutriPuffs ke dalam mulutnya
Foto: Dok. Pribadi
Ketika saya bawa ke salah satu gerai belanja, anak saya langsung menunjuk sendiri Nestle CERELAC NutriPuffs. Tentunya, hal ini menyenangkan buat saya pribadi, apalagi anak saya. Saya berpikir, dia tahu mana snack yang menyehatkan dan baik untuk perkembangannya. Dia begitu menikmati Nestle CERELAC NutriPuffs dengan dua varian sekaligus, Banana & Orange dan Banana & Strawberry. Lahap.

Balita memang perlu dikenalkan bentuk snack sejak dini, NutriPuffs salah satunya
Foto: Dok. Pribadi
Snacking ini juga ternyata bagus sangat bermanfaat untuk tumbuh kembang optimal anak. Apa yang saya pikirkan tentang snacking untuk anak ini sejalan dengan pemikiran Psikiater anak, Dr. dr. Tjhin Wiguna, spKJ(k).

“Snacking ini kalau diberikan ke anak usia 10 bulan dapat mengasah kemampuannya belajar makan sendiri (self-feeding). Aktivitas self-feeding sebagai perangsang perkembangan motorik  halus anak. Ketika si kecil mampu meraih dan memasukkan makanan ke dalam mulut, di situlah dia akan menjadi terampil menggunakan kedua tangannya untuk hal-hal positif lain seperti mewarnai dan menggambar”, ucap Dokter Tjhin.

Selain itu, dengan pemberian makanan termasuk makanan selingan (snack) yang teratur dan menyenangkan, akan membuat anak usia batita turut mengembangkan rasa percaya (basic trust) kepada ibu atau orang tua pengasuhnya menjadi lebih baik.

Fakta juga berbicara, nutrisi yang sehat menjadi hal penting untuk perkembangan otak. Pemberian makanan selingan menurut Dokter Tjhin juga memberikan manfaat positif, seperti stimulasi dan mendukung interaksi dan komunikasi pada anak dengan orang tua dan lingkungan sekitarnya.

Nah, snacking ini menjadi saat-saat yang paling menyenangkan untuk anak-anak. Momen yang membuat anak-anak tersebut senang, justru ikut merangsang otak untuk mengeluarkan endorphin dan hormon oksitosin, sehingga anak merasa rileks dan bahagia.

Oleh karenanya, orang tua perlu memberikan jadwal makan yang teratur kepada anak-anak mereka. Pemberian makanan yang teratur itu membuat anak memahami bahwa  setiap hari pada saat tertentu mereka memperoleh kesenangan dan kebahagiaan. Kenapa? Karena ada saat yang dinanti-nanti oleh mereka. Dari pemberian makanan yang sesuai jadwal dan teratur akan timbul skemata, terjadinya asimilasi dan akomodasi organ tubuh, dan pola serta kebiasaan makan yang teratur akan terus terekam dalam kehidupan hingga mereka besar.

“Dari pemberian dan kebiasaan makan yang teratur dapat menstimulasi perkembangan motorik halus sehingga tercipta independensi (makan sendiri)”, lebih lanjut dijelaskan Dokter Tjhin.

Menurut Dokter Tjhin lagi, usia  7 bulan hingga 2 tahun terhadap pola makan yang teratur menjadi masa-masa krusial untuk perkembangan motorik halus anak. Ini dapat mempengaruhi koordinasi mata dan tangan, seperti meraih makanan dan memasukkan ke dalam mulut, juga memanipulasi tangan untuk menggunakan alat makan yang sesuai ukurannya.



TIPS

FOOD RULES
1.     Sebaiknya anak didukung untuk makan sendiri. Stimulasi penting dilakukan sejak dini. Memberikan jenis dan bentuk makanan sesuai dengan tingkat perkembangan anak.
2.     Makanan sebaiknya tidak diberikan sebagai hadiah atau “reward”.
3.     Ketika memberikan makanan tidak saat bermain, oleh karena itu dianjurkan tidak menggunakan mainan untuk merangsang anak makan. Berikan makanan yang dapat merangsang anak untuk  mengeksplorasi  dan memberikan stimulus.
4.     Makanan sebaiknya disingkirkan apabila dalam waktu 10-15 menit anak hanya bermain dengan makanan saja

Sementara itu, Rendi Kusumo, selaku Category Marketing Manager Infant Cereal, PT Nestle Indonesia, mengatakan bahwa snacking ternyata penting untuk si kecil. Hal itu dapat membantu pemenuhan nutrisi harian si kecil, memberikan stimulasi untuk mengembangkan kemampuan self-feeding, dan membantu membentuk basic trust antara anak dan orang tua.

Kalau kita telusuri lebih jauh, menurut Kantor Hoem Panel, Penetration Tracking (2016), bahwa lebih dari 70% anak usia 10--24 bulan yang ada di Indonesia, tidak mengonsumsi snack yang memang dibuat secara khusus untuk usia tersebut. Artinya, anak-anak Indonesia di usia itu tidak dikenalkan oleh kedua orang tuanya untuk makanan tambahan. Di sinilah Nestle CERELAC NutriPuff pedulu dan berperan besar dalam pemberian makanan tambahan untuk anak-anak Indonesia di usia tersebut.

Nestle CERELAC mengenalkan varian baru snack bernama Nestle CERELAC NutriPuff. Snack ini sangat baik untuk si kecil dan memang dibuat untuk usia mereka. Nah, bicara snack, salah seorang celebrity mom yang tidak mengandalkan pengasuh untuk membesarkan buah hatinya, Laura Basuki, pun anaknya diberikan snack ini.


Laura Basuki, anaknya pun suka NutriPuffs
Foto: Dok. Prodigy
“Ternyata Owen suka dengan Nestle CERELAC NutriPuffs ini. Bahkan dia bisa berulang kali memasukkan ke dalam mulutnya. Karena snack ini mudah meleleh begitu masuk mulut dan tidak lengket”, jelas Laura.

Kini, saya semakin mengerti dan sadar pentingnya snack untuk anak-anak. Saya sudah jatuh cinta dengan Nestle CERELAC NutriPuffs ini sebagai snack anak-anak, begitu pula anak-anak saya. Diberikan pilihan snack lain, anak-anak saya tetap milihnya Nestle CERELAC NutriPuffs. Nestle CERELAC NutriPuff kini mudah diperoleh karena ada di Indomaret, Alfamart, Alfamidi, Carrefour, Transmart-Carrefour, Hypermart, Giant, Yogya, dan toko-toko terdekat lainnya.

Kesehatan makanan untuk anak-anak saya itu sangat penting, apalagi snack yang benar-benar dapat dipercaya untuk asupan makanan selain makanan utama. Bagaimana dengan Anda?


Tips Ngemil Sehat untuk Anak ala Saya

1.    Tetapkan batas jumlah makanan ringan manis yang diperbolehkan - jelaskan bahwa mereka tidak dapat mengonsumsinya setiap hari.

2.    Tawarkan anak Anda berbagai cemilan sehat sehingga mereka bisa memilih sendiri tentang apa yang ingin mereka makan. Hal ini juga akan membuat mereka terbiasa memilih makanan sehat.

3.    Selalu memiliki camilan sehat di rumah untuk menghilangkan godaan memilih camilan yang tidak sehat. Rencanakan apa yang perlu dibeli sebelum pergi ke supermarket - Anda juga akan menghemat uang dengan mengurangi pembelian tanpa dorongan.

4.    Jangan memberi makanan ringan terlalu dekat dengan waktu makan. Hal ini dapat membuat anak-anak tidak makan makanan utama mereka dan berarti mereka mungkin ingin memiliki makanan ringan segera setelahnya.

5.    Hindari menawarkan minuman ringan dan minuman manis lainnya. Minuman manis dapat berkontribusi pada kerusakan gigi dan penambahan berat badan, serta membuat anak merasa kenyang. Air dan susu rendah lemak merupakan pilihan yang lebih sehat.


6.    Makanan ringan bisa menjadi cara yang bagus untuk membuat anak Anda makan lebih banyak buah dan sayuran. Untuk informasi lebih lanjut tentang mendapatkan lebih banyak buah dan sayuran untuk makanan anak Anda, pergi ke ahli gizi atau dokter anak. 

  #WINNER BLOGCOMPETITION NESTLE CERELAC

1 komentar:

Nike Dwi V mengatakan...

waaah ternyata cerelac ngeluarin snack model begini.. jadi penasaran mau nyobain juga.