Thursday, February 1, 2018

Ngopi Bareng KAI, Barista Senen Mengguncang Kopi



 
Bersama KAI access, dapat aplikasinya dapat kopinya [Foto: Dok Pri]
“Hidup tanpa kopi, seperti malam tanpa bintang,” kata saya. Minum kopi, menjadi satu tradisi dan bagian gaya hidup orang Indonesia. Entah itu minum kopi di pinggir jalan, kedai, atau coffee shop modern sekalipun. Kopi sudah menjamur di mana-mana di seluruh dunia. Dengan kopi, orang bisa berbagi. Dengan kopi orang bisa merasakan satu sama lain. Dengan kopi pula semua disatukan dalam cangkir dan gelas.

Mencoba membayangkan sejenak dunia tanpa kopi. Apalagi kalau saya bukan peminum kopi. Barang yang enak itu berlalu begitu saja dari hadapan saya. Aah… sayang disayang kalau tak tersentuh oleh lidah barang satu dua sruput.

Sejenak membayangkan kalau jalan-jalan di kota, pun tempat-tempat belanja tradisional maupun modern. Duh, tak bisa dibayangkan aroma wangi semerbak yang keluar itu lenyap dari peredaran. Bahkan lenyap dari peradaban.

Bersyukurlah, kopi ada di mana-mana dengan beragam jenisnya. Ada banyak macam memang, mulai dari espresso, cappuccino, latte, mocha, café macchiato, java, café noir, bahkan original nusantara punya. Pernah tahu mungkin ya, beberapa abad lalu, minuman enak ini diharamkan (dilarang) pada sejumlah negara.



Ngopi Bareng KAI untuk penumpang KAI bersama Komunitas Kopi Nusantara [Foto: Dok Pri]

Hmm… melihat selintas dulu, pernah memang kopi dari negara asalnya Ethiopia, dilarang. Alasannya seperti tak masuk akal, karena dibilang buat mabuk. Oiya, di Eropa pun pernah dilarang oleh Raja Charles II pada 1676. Katanya, kopi itu berhubungan erat dengan aktivitas para politik pemberontak. Tetapi, setelah pelarangannya itu, Raja Charles mundur dari jabatannya.

Dari satu kerajaan di Ethiopia abad pertengahan-Kaffa-, kopi (Coffea arabica) “berjalan-jalan” ke Arabia. Yaman menjadi  tempat negara yang membudidayakannya lantas mengekspornya melalui pelabuhan Mocha. VOC lantas membeli kopi tersebut dan dibawa ke Batavia.Finally, kopi jadi barang yang sangat bernilai plus menguntungkan. Pada 1696 dibawalah bibit pertama ke Batavia untuk ditanam di Jawa oleh VOC.

Benar-benar ya, ngobrolin kopi ini tak akan pernah ada habis-habisnya. Nah, di dua hari ini, saya akan hadir dan terjun langsung untuk Komunitas Kopi Nusantara “Ngopi Bareng KAI (Kereta Api Indonesia)” di Stasiun Pasar Senen, Jakarta.



Ini dia Barista-Barista andal dari Kopi Radin [Foto: Dok Pribadi]

PT Kereta Api Indonesia yang sangat peduli bahkan kepedulian yang tinggi terhadap kopi  nusantara untuk lebih dikenalkan dan diangkat ke hadapan masyarakat. PT KAI kerjasama dengan Komunitas Kopi Nusantara melalui anak perusahaannya bernama PT Reska Multi Usaha, membagikan kopi gratis.

KAI, perusahaan peduli kopi bersama Komunitas Kopi Nusantara [Foto: Dok Pri]

“Ngopi Bareng KAI” inilah yang diusung dan dihelat dari hari Selasa (30 Januari 2018) hingga Rabu,31 Januari 2018. Megahnya lagi, "Ngopi Bareng KAI" ini ada di 40 pemberangkatan  kereta di 13 stasiun. Nah, stasiun tersebut ada di 11 kota, terdiri dari Jakarta Gambir, Pasar Senen, Bandung, Cirebon, Purwokerta, Yogyakarta, Solo, Semarang, Tegal, Surabaya, Malang, dan Jember.

Nah, pas banget nih, saya dapat di Stasiun Pasar Senen. Tentunya kita sudah tahu ya, apalagi mereka yang berasal dari luar Jakarta. Rata-rata kebanyakan  milih stasiun kereta api Senen untuk  yang ke daerah-daerah seperti Cirebon, Purwokerto, ada juga ke Yogya, Solo, Semarang, dan beberapa kota-kota lain jalur kereta api.



Barista Teka Teki Coffee (atas), Barista Kopi Radin (tengah), & Barista Resto Nasi Kebuli (bawah) [Foto: Dok Pri]

Stasiun Senen ini termasuk stasiun tersibuk setelah Gambir. Aktivitas yang padat di  Stasiun Senen ini (menurut) saya, menjadi daya tarik tersendiri untuk acara “Ngopi Bareng KAI” dan Komunitas Kopi Nusantara. Bisa jadi, dengan acara itu tadi dan tingginya  aktivitas orang ke daerah di luar Jakarta dan kembali ke Jakarta,  acara ini akan tersebar ke penjuru.
Apalagi, Stasiun Senen sebagai salah satu jantung transportasi kereta api yang relatif murah. Kehadiran Ngopi Bareng KAI dan Komunitas Kopi Nusantara tersebut, menjadi daya tarik tersendiri untuk mereka.



Penumpang KAI saat Ngopi Bareng KAI [Foto: Dok Pri]
 
Dalam pantauan saya pada Selasa (30/01/2018), di Stasiun Senen banyak terlihat orang-orang yang ingin pergi entah pulang ke kampung, tugas, atau sekadar liburan. Dalam notifikasi petugas Stasiun Kereta Api tentang Ngopi Bareng KAI dan Komunitas Kopi Nusantara mereka sangat antusias. Hanya dengan menunjukkan KAI Access, mereka dapat  minum kopi secara free dengan kopi pilihan dari  berbagai daerah di nusantara yang hanya berlaku dari Selasa hingga Rabu (30-31 Januari 2018).

KAI Access, official mobile apps PT KAI [Foto: Dok Pri]

KAI Access sebagai Official Mobile Application-nya PT KAI. Aplikasi ini memberikan kemudahan kita untuk memperoleh informasi dan melakukan pemesanan tiket kereta api secara daring (online) di manapun dan kapan pun.

Dengan KAI Access, calon penumpang diberi kemudahan. Apa saja kemudahannya? Yang jelas, PT KAI memberikan diskon hingga 40% dari harga normal untuk penumpang kereta api komersial, baik kereta eksekutif, bisnis, maupun ekonomi atau non-PSO untuk seluruh Jawa atau Sumatera yang melalukan pemesanan tiket berdasarkan aplikasi paling anyar KAI Access.

Nah, promonya itu memang untuk kereta komersial. Keberangkatan keretanya di 8 Januari 2018 hingga 31 Maret 2018. Ternyata, pemesanan tiket untuk keberangkatan sudah dilakukan per 15 Desember 2017 lalu. Eits, jangan  khawatir ya, kalau penumpang belum bisa  berangkat untuk tanggal yang sudah dipesan, tiket dapat diubah jadwal keberangkatannya juga bisa di-cancel.

Oya, kita bisa lho dengan mudah memperoleh KAI Access ini. Untuk yang pakai Android bisa langsung menuju ke Google Play Store dan  pengguna iOS ke Apps Store dengan cara ketik “kai access” dan akan keluar aplikasinya, lantas unduh (download). Space memori relatif kecil, hanya 16 MB. Apalagi perangkat sekarang sudah canggih-canggih dengan memori besar. Nah, setelah mengunduh aplikasi “kai access”, kita bisa mempelajari secara cepat apa saja fitur/menu yang tersaji di dalamnya.

Beberap fitur/menunya seperti Train. Train ini kalau kita ingin memesan tiket. Fitur Meals  untuk memesan preorder makanan di restorasi kereta api. Dalam tahap pengembangan juga akan ada fitur ‘e-moda’ yaitu fitur pre order kalau kita ingin menggunakan layanan antar jemput di stasiun dengan transportasi lainnya. Fitur Porter, fitur preorder jasa angkut barang atau bagasi penumpang .

Nah, ada juga lho fitur supporting seperti My Trip. Fitur  ini untuk mengetahui histori tiket yang kita pesan. Fitur Deals, tentang promo terkait kereta api. Fitur Remind Me, ini fitur untuk mengingatkan kita kalau mau pergi atau perjalanan agar tidak terlambat. Fitur ini bisa kita setting sebelum jam keberangkatan. Fitur Location, yaitu fitur untuk tahu lokasi paling up date dari kereta yang dinaiki penumpang. Fitur e-Magazine, yaitu majalah digital tentang kereta api dan fitur Chat with Loko. Fitur ini bisa jadi “teman” pribadi yang menemani kita dalam perjalanan.

Nah, mudah banget kan, dapat aplikasi, dapat pula kopi. Oya, di Ngopi Bareng KAI dan Komunitas Kopi Nusantara ini ada sekitar 50 ribu cangkir kopi lho yang dibagikan  dari 200 orang barista yang andal di bidangnya.




Nyeduh kopi di Stasiun Senen [Foto: Dok Pri]

Selain itu, ada banyak brand kopi lokal yang memang memeriahkan acara ini. Mereka berasal baik yang dekat dengan stasiun maupun brand kopi dari luar daerah Jawa, seperti Papua, Bali, Lampung, Aceh, juga  Flores. Rata-rata,pesertanya memang yang memiliki kedai kopi, penggiat dan petani kopi bahkan dari pihak roastery sendiri juga juga ada.




Barista Teka Teki Coffee (atas) dan Barista Coffelatory (bawah) [Foto: Dok Pri]

Nah, di Stasiun Senen ini saya mendapati banyak booth menarik dalam menyajikan kopi, sebut saja, Teka Teki Coffee, Kedai Kopi Radin, Coffelatory, juga Resto Nasi Kebuli Kebon Nanas.

“Acara Ngopi Bareng KAI dari KAI dan Komunitas Kopi Nusantara ini sangat bagus. Banyak jenis kopi-kopi nusantara dari berbagai daerah diperkenalkan. Mulai dari Aceh hingga Papua. Kopi lokal punya Indonesia, tak kalah dengan kopi dari luar. Hal ini menjadi satu langkah maju melalu PT KAI. Kita patut bangga. Minimal masyarakat kita  bangga dengan kopi yang kita miliki, apalagi hingga go international, lebih bangga lagi,” ucap Sulton salah satu pengunjung pengguna KAI Access yang sempat mencicipi kopi lokal racikan Kedai Kopi Radin di acara “Ngopi Bareng KAI”. https://www.instagram.com/p/BemVYQugNBe/
 
Nah, kopi-kopi yang ada di Stasiun Pasar Senen ini beragam di setiap gerai. Mulai kopi  Aceh (Gayo, Ulek Kareng), ada juga kopi dari Jambi (Kerinci), Robusta Arjuna Malang yang ditanam dengan ketinggian 1.200 mdpl, kopi Flores, Sulawesi, Temanggung, Sumatera Satu Tujuah, dan lainnya.

Penikmat kopi sejati [Foto: Dok Pri]
Melalui Ngopi Bareng KAI free ini, KAI dan Komunitas Kopi Nusantara punya cara lebih luas lagi menyebarkan informasi tentang kopi lokal kepada publik. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang charity pemilik kedai untuk berbagi hasil penjualan kopi yang mereka miliki. Pemilik kedai kopi punya banyak peluang untuk memasarkan produk kopi yang mereka miliki dalam bentuk kemasan. Contohnya green bean, roast bean, ground coffee, juga cold brew.
Dialog Barista dan Penumpang KAI Stasiun Senen [Foto: Dok Pri]
Barista-barista kopi di Stasiun Senen pun diperkenankan menjual produk yang mereka miliki. Sepuluh persen hasil penjualan tersebut diberikan sebagai charity kepada warga di sekitar tempat penyelenggaraan  acara ( dalam hal ini stasiun Senen salah satunya). Hal ini juga dalam rangka menunjang Hari Gizi Nasional.

Oya, selama Ngopi Bareng KAI di Stasiun Senen ini, ada hal baru yang saya peroleh on the spot. Apa itu, saya baru tahu dari salah seorang barista, Mas Rivky dan Mas Aa dari Kedai Kopi Radin, mereka bilang ke saya, kalau kopi yang bijian dan sudah di-roast itu dibalurin cokelat leleh, terus dimakan enak. Eh, beneran. Sampai rumah saya cobain. Enaaak banget. Jadi, kopi biji plus cokelat latte original. Hahaha.




Toss pencinta kopi di Stasiun Senen, Jakarta [Foto: Dok Pri]

Saya jadi makin cinta sama kopi lokal dan original Indonesia. Dengan cara Ngopi Bareng KAI dan Komunitas Kopi Nusantara ini, kopi-kopi lokal Indonesia punya semakin naik kelas. Ada harapan baru bagi pencinta kopi khususnya, kalau kopi dari luar bisa membungkam mulut orang Indonesia, kenapa tidak kopi lokal bisa membius mulut orang-orang mancanegara, bahkan  ingin balik lagi mencoba. Semangat Barista-Barista Indonesia, biji-biji kopi itu sudah menjadi satu raga dalam tubuh kalian.


Sebelum berangkat ke beberapa daerah di Indonesa, Daniel Perez, traveler dari Venezuela sebagai pengguna KAI sedang menikmati Ngopi Bareng KAI di Stasiun Senen, Jakarta [Foto: Dok Pri]

Komunitas Kopi Nusantara dan KAI memberi satu arti untuk meraih kehidupan yang lebih baik bagi penggiat kedai kopi dan petani kopi khususnya. Semangat ngopi... ayooo kita ngopi lagi.

Saturday, January 27, 2018

Tak Tanggung-Tanggung TP-Link Indonesia Luncurkan 6 Perangkat Canggih

TP-Link Indonesia sebagai perusahaan penyedia perangkat networking & aksesories [Foto: Dok https://pbs.twimg.com]

Wah, kalau ngobrolin teknologi itu tak akan pernah ada habisnya. Ada saja perubahan yang terus menerus terjadi, baik itu skala kecil maupun skala besar. Tentunya, perubahan itu menuju ke arah kebaikan bukan sebaliknya. Perubahan yang terjadi seiring berkembangnya teknologi bukan juga untuk mengadu siapa lebih berhasil antara satu dengan yang lain.

Perubahan dan kemajuan teknologi yang terjadi, semata-mata untuk memudahkan dan memuaskan kebutuhan kita sebagai pengguna. Semakin banyak dan canggih perubahan teknologi itu, otomatis kerja manusia semakin dipermudah dan dipercepat.

Kalau dulu, mungkin untuk mengetahui kabar seseorang pun sangat “mahal”, bahkan mesti menunggu berhari-hari bisa jadi berbulan-bulan. Padahal hanya ingin tahu kondisi atau sekadar menanyakan kondisi, sehat atau bagaimana.

Kini, semua dipermudah dengan satu akses. Dunia internet semakin luas berkembang. Jaringannya pun sudah merambah hingga ke desa-desa, bahkan kini, jaringan (networking) sudah masuk hingga pelosok desa terpencil pula.

Bicara  jaringan, tentunya dari sebagian kita pernah tahu dong salah satu perusahaan yang punya konsen dalam bidangnya. Ya, siapa lagi kalau bukan TP-Link. TP-Link sebagai salah satu perusahaan penyedia perangkat network & aksesories yang sudah ada sejak 1996.
Enam produk terbaru TP-Link Indonesia [Foto: Dok TP-Link/twitter @tplin_indo]

Kini, TP-Link menguasai pasar jaringan dan aksesories yang sangat luas di Indonesia. Memang, Indonesia menjadi target pergerakan ekonomi negara-negara maju yang ingin berinvestasi berkepanjangan.

Sehubungan dengan TP-Link yang ada di Indonesia ini, pada hari Rabu (24/01/2018), saya dan beberapa rekan blogger dan media berkesempatan hadir di Morresey Hotel Jalan Wahid Hasyim, bilangan Jakarta Pusat untuk acara peluncuran produk terbaru Tp-Link.
Ki-Ka: Wilson Liu; Sterling Li, Yusni Dewiantin, & Malvin [Foto: Dok Pri]
TP-Link bermitra dengan para pebisnis yang ada di seluruh Indonesia untuk memberikan produk-produk terbaik yang mereka punyai dengan disertai pemberian layanan profesional dan berkualitas untuk konsumennya. TP-Link semakin hari semakin maju dengan produk-produk yang dihasilkan.

Perusahaan yang berpusat di Shenzhen, China ini terus berusaha dan berupaya bagaimana konsumen Indonesia mendapatkan layana prima dan terbaik dari setiap produk TP-Link yang dihasilkan.
Wilson Liu, Country Manager TP-Link Indonesia [Foto: Dok Neptun]
Country Manager TP-Link Indonesia, Wilson Liu mengatakan, “Selama 10 tahun beroperasi di Indonesia, kami terus berkomitmen meningkatkan kinerja, berinovasi dengan produk-produk baru, dan mengutamakan layanan untuk pelanggan sehingga kami akan terus menjadi yang terbaik. Terima kasih atas dukungan para konsumen selam ini.”

Ada banyak  faktor satu perusahaan teknologi dilirik oleh konsumen atau pelanggan. Salah satu faktornya adalah kemudahan pengoperasian dan kecanggihan yang dimiliki perangkat. Nah, TP-Link mampu menerjemahkan kebutuhan dan keinganan konsumen sesuai market tanah air.

TP-Link, di 2018 ini telah mempersiapkan peralatan canggihnya yang mampu memanjakan pelanggannya. Peralatan  canggihnya TP-Link ini telah melalui proses strategi yang cukup matang dipikirkan dan tidak sembarangan. Melalui rencana-rencana yang sungguh brilian, produk itu dihadirkan ke tengah-tengah publ  ik.

Inovasi TP-Link dilakukan tiada henti untuk memberikan kepuasan tersendiri bagi pelanggan yang dimanjakan. Bukan tanpa alasan TP-Link mengeluarkan produk canggih untuk pelanggannya tersebut. Selain canggih, produk yang dikeluarkan itu penuh inovasi yang memberikan banyak manfaat untuk masyarakat. 
Sterling Li, Distribution Sales Manager TP-Link Indonesia [Foto: Dok Pri]
Menurut Sterling Li, Selaku Distribution Sales Manager TP-Link Indonesia dalam wawancara empat mata saya mengatakan, “Indonesia negara dengan laju ekonomi stabil bahkan cenderung bagus. Oleh karenanya, Tp-Link yakin bahwa produk-produk TP-Link semakin digemari dan cintai masyarakat Indonesia. Daya beli masyarakat Indonesia terbilang bagus. Sepanjang tahun lalu juga, TP-Link Indonesia mengalami pertumbuhan penjualan yang cukup bagus, 11% (year a year).

Dalam kesempatan yang sama pula, Yusni Dewiantin, selaku Product Development TP-Link Indonesia mengatakan, “Teknologi sekarang ini semakin diperlukan manusia karena sangat membantu kehidupan manusia saat ini.”
Yusni Dewiantin, Product Development TP-Link Indonesia [Foto: Dok Neptun]
Saya semakin penasaran, apa saja produk-produk canggih TP-Link yang akan segera diluncurkan tersebut. Selidik punya selidik, inilah perangkat yang akan diluncurkan ke publik di awal tahun 2018 ini. Ada perangkat Mesh Wi-Fi Deco M5, Wireless Gigabit Router Archer C3150, Wireless Router Archer C50, lampu pintar LB120, serta aksesoris port charger UP540, dan USB adapter UE330.

Dari kacamata saya, ini merupakan perangkat canggih yang memang diperuntukkan untuk orang-orang bergerak bebas juga mereka yang menginginkan kenyaman lebih dalam berjejaring, bisnis, juga hobi.

Dalam penjelasannya Wilson berucap, “Rencana kami tahun ini memperkenalkan produk-produk inovasi kami yang diciptakan untuk memudahkan kehidupan masyarakat. Di tengah kemajuan teknologi informasi, masyarakat menginginkan produk canggih yang memberikan kenyamanan hidup.”

Sekarang ini, TP-Link pun fokus terhadap online selling. Oleh karenanya, Tp-Link benar-benar memperhatikan penjualan dan visibilitas merek dan ketersediaan produk di pasaran modern. Penjualan online ini menurut Wilson sangat penting karena bisnis online sudah jadi tren di 2017 dan punya tingkat pertumbuhan yang signifikan terhadap perkembangan ekonomi dan persaingan ketat.
 
Malvin (kemeja putih), Youtuber [Foto: Dok Pri]

Di kesempatan yang sama pula hadir Youtuber, Malvin, yang berbagi kisah (pengalaman) menggunakan produk TP-Link. Dikatakannya, bahwa aksesibilitas perangkat yang dihasilkan TP-Link menjangkau luas dengan kecepatan yang dahsyat. Hal ini sangat membantu dirinya menjalankan profesi sebagai Youtuber. 

Selain peluncuran produk-produk terbaru, TP-Link Indonesia juga membuka pusat layanan (service center) pertamanya di Mall Mangga Dua, Jakut. Ini sebagai satu  perwujudan semangat baru TP-Link untuk maju dan semakin berkembang di masa datang. 
Peluncuran 6 perangkat besutan TP-Link Indonesia [Foto: Dok Pri]
Berdasarkan kepuasan pelanggan, di JdPower.com, TP-Link menempati urutan teratas versi J.D. Power dengan skor 839. Hal ini membuat TP-Link menjadi perusahaan terbaik di bidangnya, baik dari sisi harga, keamanan, fitur, dan antarmuka pengguna yang intuitif.

Ini dia perangkat yang diluncurkan TP-Link Indonesia pada Rabu, 24 Januari 2018 sekaligus juga pembukaan service centre di Mall Mangga Dua.

Deco M5 Sistem Wi-Fi
Deco M5 menjadi solusi jaringan mesh yang menyediakan jangkauan internet nirkabel tanpa batas dan keamanan menyeluruh melalui TP-Link HomeCare. Paket Deco M5 terdiri dari 3 unit, masing-masing router dengan 2 port Gigabit Ethernet. Jika unit ini digunakan secara bersamaan maka akan bekerja secara otomatis sebagai access point
Deco M5 dengan parental control [Foto: Dok Pri]
Hal menarik lain dari Deco M5 ini punya teknologi jaringan mesh dengan parental control komprehensif serta ada antivirus jaringan. Dengan perlindungan anti-virus dan malware terintegrasi yang didukung Trend Micro *, Deco M5 menyediakan sistem Wi-Fi rumahan paling aman di pasaran sekarang.

Deco M5 yang dibekali parental control, orang tua dapat mengatur pemblokiran situs yang dirasa tak pantas untuk anak-anak. Orang tua dapat mengendalikan internet yang mereka miliki melalui fitur tersebut.

Tampilan Deco M5 sangat menarik. Bentuk bulat pipih plus lampu LED di bagian atas. Masing-masing unit terdapat sepasang sepasang port Gigabit Ethernet dan adaptor utama USB type-C. Pengguna dapat melakukan pengaturan secara mudah melalui aplikasi Deco. Aplikasi itu dapat diunduh di Apple App Store juga Google Play.

Archer C3150 Wi-Fi Gigabit Router
AC3150 Wireless MU-MIMO Gigabit Router Archer C3150 pilihan tepat untuk siapapun yang perlu kecepatan jaringan internet tinggi. Kecepatannya hingga 350 Mbps. Archer C3150 menggunakan inovasi terbaru dalam teknologi Wi-Fi untuk menciptakan jaringan nirkabel yang lebih cepat, kuat, dan andal untuk rumah Anda. Archer C3150, koneksi drop, dan dead zone tak jadi  masalah. 
Archer C3150 Wi-Fi Gigabit Router [Foto: Dok Pri]
Archer C3150 didukung teknologi NitroQAM Broadcom yang memungkinkan keceparan 4-Stream. Dikombinasikan dengan MU-MIMO untuk memberikan kecepatan empat kali lebih tinggi dari router biasa saat dihubungkan ke beberapa perangkat yang kompatibel. Inti dari C3150 berupa prosesor dual-core 1.4GHz. Terdapat pula 4 port Gigabit Ethernet standard dan satu port Gigabit WAN, serta port USB 2.0 dan USB 3.0 yang dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan.

Cara pengaturannya menggunakan aplikasi Tether yang sudah ada di smartphone Apple dan Android. Aplikasi itu memungkinkan pengguna melakukan pengaturan jaringan, mengatur parental control, atau memantau akses jaringan.

Archer C50 Router
Archer C50 berupa router WiFi lain dari TP-Link yang mendukung dual band (2.4GHz / 5GHz). Dilengkapi port USB. Router berwarna putih, finishing glossy. Terlihat menarik yang dilengkapi antena berwarna abu-abu tangguh. Bagian depannya ada indikator LED. Bagian belakang dilengkapi tombol WPS/reset, port Internet, port Ethernet 4x, port USB, tombol power on/off, dan DC in.

Pengguna dapat mencolokkan Wi-Fi flashdisk ke port USB. Juga dapat berbagi data bersama perangkat lain yang terhubung pada jaringan yang sama.Atau pengguna juga dapat menghubungkan printer USB dan membaginya ke perangkat lain secara nirkabel.

Archer C50 sebagai WiFi Router dual band. Beroperasi pada jaringan 2.4GHz, berkecepatan hingga 300Mbps dan jaringan 5GHz kecepatan up to 867Mbps. Kecepatan tersebut dapat mendukung dan memaksimalkan aktivitas browsing dan pekerjaan kita. Archer C50  dibekali pula parental control, orang tua bisa mengawasi aktivitas internet anak-anak.

LB120 Bola Lampu Pintar
Sebagai kelanjutan kampanye smart home tahun lalu, tahun ini TP-Link memperkenalkan lampu pintar LB120. Secara fungsional Smart Wi-Fi LED Bulb punya banyak kelebihan.  
Smart LED Bulb LB120 Wi-Fi [Foto: Dok Pri]
LB120 sebagai lampu pintar yang menawarkan kemampuan bisa mengubah suhu warna cahaya. Berdaya 10W, pengguna bisa menggeser suhu warna antara 2700K (putih hangat) dan 6500K (putih sejuk). Untuk penggunaannya sendiri, Lampu LED lebih hemat energi dibanding bola lampu biasa. 
LED Bulb LB120 hemat energi [Foto: Dok Pri]

Dapat disambungkan ke Wi-Fi sehingga terhubung ke jaringan di rumah. Dapat diatur secara manual atau jadwal, timer, dan secara otomatis melalui aplikasi Kasa milik TP-Link. Aplikasi ituada di iOS dan Android dan dapat dikendalikan dari mana saja. Kelebihan lain,kita dapat mengatur dan mengendalikan lampu lewat voice command hanya dengan menghubungkan smart bulb LB120 dengan Amazon Alexa atau Google Assistant.

UP540 Pengisi Daya Cepat
Pengisi daya atau charger UP540 dari TP-Link bisa menjadi solusi pengisi daya yang cepat. Selain itu dapat dipakai mengisi daya 5 gadget berbeda sekaligus secara bersamaan menggunakan kabel USB. UP540 dapat mengisi 65% lebih cepat dan hemat hingga 40% dari rata-rata waktu pengisian. 
UP540 pengisi daya cepat untuk 5 Gadget [Foto: Dok Pri]
Dapat menghasilkan daya sebesar 5 Volt (arus langsung) dan maksimal 8 ampere. Dengan demikian, perangkat ini menawarkan daya maksimum sebesar 40 Watt. Output maksimum yang tersedia di masing-masing dari lima port USB pada charger sebesar 2,4 Ampere. 
UP540 dengan fitur keselamatan [Foto: Dok Pri]
UP540 juga mengadopsi fitur keselamatan terbaru. Ada sirip berpendingin udara ganda dan IC berkualitas tinggi untuk melindungi perangkat terhadap over-voltage, over current, over-heating, short circuit, power overload, electro static discharge, dan power surge.

Port USB UE330
Teknolog berkembang, laptop dan komputer pun semakin tipis dan minimalis semata-mata mudah dibawa ke mana saja dan simpel. Desain simpel itu tadi punya dampak pada port. Port USB makin berkurang, sementara kita perlu. Ini solusinya.
Port USB UE330 penghubung ke laptop [Foto: Dok Pri]
Produk UE330 3-Port USB 3.0 dan Gigabit Ethernet Adapter untuk jumlah port USB terbatas. Pengguna bisa menambahkan hingga 3 port USB 3.0 ke perangkat masing-masing. Eksternal port USB dapat membantu konektivitas jaringan Gigabit Ethernet ke laptop, komputer atau ultrabook menggunakan konektivitas jaringan kabel berkualitas berkecepatan hingga 1000 Mbps.

USB Hub ini ramah dengan semua jenis laptop dan desktop. Sudah dilengkapi sistem plug and play. Mendukung kecepatan transfer hingga 10 kali lebih cepat. Kompatibel dengan perangkat USB 2.0 / 1.1. Terdapat manual driver juga untuk MAC OS X 10.5-10.8, 10.11.


Tentang TP-Link
TP-Link, sebuah perusahaan penyedia terpercaya untuk perangkat networking & aksesoris sejak tahun 1996. Dalam rangka merayakan lebih dari 20 tahun kepemimpinannya dalam dunia networking, TP-Link menampilkan transformasi menyeluruh pada tampilan dan identitas brand.

TP-LINK kembali menempati peringkat No.1 dalam produk WLAN (berdasarkan unit dikirim) Q3, 2017 oleh perusahaan analis IDC1. Laporan terakhir mengungkapkan bahwa TP-Link telah mempertahankan posisinya yang dominan sebagai pemimpin pasar dalam produk WLAN (berdasarkan unit dikirim) selama 28 kuartal berturut-turut.

TP-Link selama ini dikenal memiliki produk-produk unggulan dengan performa, stabilitas, dan nilai yang tinggi, sangat cocok dan sesuai dengan kebutuhan jaringan konsumen. Sekarang, dengan semakin berkembangnya gaya hidup yang terkoneksi, TP-Link berkembang untuk melampaui permintaan hari esok. Berdasarkan laporan yang dipublikasikan dalam IDC Worldwide Quarterly WLAN Tracker Report, Q3 2017 Final Release.

Untuk informasi lebih lengkap tentang TP-LINK, silahkan kunjungi www.tp-link.co.id  atau follow: - Facebook: https://www.facebook.com/TPLINKIndonesia 
TP-LINK Forum : forum.tp-link.com 

Perangkat dari TP-Link resmi beredar [Foto: Dok Pri]