Selasa, 13 November 2012

Resto Jepang Ter-Ok di Indonesia

Sajiannya menggoda lidah.
Jepang memang punya rasa di Indonesia.


Negeri matahari terbit ini begitu memesona dengan ragam kulinernya. Lihat saja cara sang Chef meng-garnish setiap menu makanan yang disajikan. Tertata apik dan cantik. Menyandera mata untuk segera menyantapnya. Nah, berikut ini nama-nama resto Jepang di Indonesia yang paling berkibar untuk penikmat kuliner negeri bunga Sakura tersebut.

  1. Sushi Tei
Dari namanya sudah dapat ditebak, sajian khasnya tentu sushi. Selain itu, ada pula sashimi. Sushi Tei menyajikan makanan otentik Jepang hingga campuran. Sajian khasnya berupa dragon roll, sedangkan menu spesialnya tuna salad crispy, termasuk unagi roll. Tunggu dulu, ternyata makanan bercita rasa tinggi meski tradisional yang Jepang punya pun hadir di sini, seperti Sukiyaki, Donburi, juga Zarusiba. Gerainya tersebar di beberapa tempat, seperti Plaza Senayan, Plaza Indonesia, Gandaria City, termasuk juga di Bandung, tepatnya di Trans Studio-Bandung Super Mall. 
  1. Ootoya
Resto Jepang satu ini sudah berdiri di negara asalnya cukup lama, pada 1958. Konsep menu yang diusung otentik makanan rumahan Jepang. Ootoya sudah menetap di beberapa negara, seperti Taiwan, Singapura, Hongkong, dan Thailand. Ootoya ada di Indonesia pada 2008 di Senayan City. Kemudian disusul beberapa tempat seperti Pacific Place dan Plaza Indonesia. Menu andalannya Tori Salad. Tori Salad adalah daging ayam yang dipanggang disajikan bersama sayur mayur segar dengan siraman saos basil. Sayuran yang diberikan adalah sayur organik. Saos yang dipakai pun langsung dipesan dari negeri asalnya. Sementara, hot platenya terdiri dari Demi Burger, Beef Burger. Menu itu dihidangkan bersama saos demiglace dan miso flavor. Banyak menu-menu asli Jepang yang pantas dicoba. Untuk penyuka menu set atau Teishyoku, dapat mencicipi Orange Ponzu dan Torikurozu. Semuanya menggunakan daging ayam bakar atau goreng dilengkapi salad, sayuran, dan saus.
 
  1. Takigawa
Arti Takigawa itu sendiri adalah “air terjun yang mengalir” sebagai lambang kemajuan, kemakmuran, dan stabilitas. Takigawa menjadi pelopor resto Jepang yang memadukan (fusion) cita rasa Asia dan Barat. Menghadirkan beragam menu dengan cita rasa khas, semata-mata untuk memberikan kenikmatan kepada penggila kuliner negeri matahari terbit. Berdiri pada 2004 yang memiliki cabang antara lain di La Piazza Kelapa Gading, Grand Indonesia Shopping Town, dan Senayan City. Menampilkan menu seperti Shabu-Shabu, Sushi, Udon, dan lain-lain.


  1. Ramen 38 SanPachi


Ramen, sebenarnya berasal dari China. Di Jepang, Ramen biasa disebut Chuka Soba. Juga ada sebutan lain, yaitu Shina Soba, merupakan masakan mi ala Jepang. Meski China yang memomulerkan menu satu ini, tetapi justru Jepanglah yang lebih dikenal dan mendapat tempat di hati penduduk Jepang sendiri. Akhirnya, begitu banyak bermunculan varian dari ramen itu sendiri. Begitu pula dengan rasa yang khas di lidah orang Indonesia. Dari namanya saja sudah dapat ditebak, bahwa menu utama resto ini adalah ramen. Terdapat 10 level pedas di makanan itu. Rasa pedas itulah yang mengundang selera untuk terus menyantapnya. Selain itu, menguji tingkat kekuatan rasa di lidah penikmat rasa pedas. Berkuah kental dengan bau cabe yang khas dan menusuk merupakan ciri ramen. Selain ramen, ada pula sajian khas lainnya seperti Chahan, Gyoza, dan Butter. Gerai Ramen ada di Gandaria City, Senayan City, Cilandak Town Square, Pacific Place, dan Central Park.
  1. Kin No Taki
Resto yang satu ini agak unik. Di front door-nya terdapat “kucing selamat datang”. Lantas, para penikmat sajian Jepang dihibur dengan lagu selamat datang yang dinyanyikan oleh penyanyi pop Jepang. Hal yang tak boleh dilupakan adalah, saat masuk harus melepas alas kaki dan kemudian diletakkan di dalam loker. Baru setelahnya dipersilakan duduk. Para penikmat kuliner tidak perlu bersusah payah melambaikan tangan saat ingin memesan menu. Ada bel untuk memanggil pelayan dan langsung memesan. Sajiannya berupa Teppanyaki, Ramen, termasuk pula hidangan rumahan Jepang seperti Okonomiyaki, Donburi, Chicken Katsu, dan Gohan.
  1. Hanamasa
Resto ini punya konsep buffet dan self service. Hanamasa, dalam bahasa Jepang yang berarti “bunga yang terus berkembang”, hana = bunga; masa = berkembang. Menjadi pelopor restoran bertaraf internasional, terutama di Indonesia. Yang menjadi menu andalan di resto ini adalah Yakiniku (makanan yang dibakar); Shabu-Shabu (semua serba rebusan). Pendirinya bernama Yosiro Ono, salah seorang pengusaha daging yang namanya cukup terkenal di Jepang. Konsep makan buffet dan self service itu tadi yang menjadikan restoran ini sebagai salah satu tempat favorit makan. Gerai Hanamasa antara lain, Sport Mall Kelapa Gading lt 2; Jl. Mahakam I/66; Mall Artha Gading lt 1; Mall Taman Anggrek lt 3; Mangga Dua Square lt LG; Plaza Gajah Mada lt dasar; Point Square lt G; Pondok Indah Mall lt 1; Mall Puri Indah lt 2; Tamini Square lt 2; Plaza Bintaro lt 2; Serpong Plaza lt dasar; Supermall Karawaci lt 1; Margo City lt 1; Jl. Raya Alternatif Cibubur KM 1; Bogor : Jl. Gunung Gede no 27; Bekasi: Metropolitan Mall Bekasi.
  1. Yoshinoya
Sebagai salah satu Resto Jepang cepat saji dengan menu andalan berupa Gyu Don atau Beef Bowl, juga ada Chicken Bowl. Resto ini sangat ternama di kota asalnya, Jepang. Umurnya pun lebih dari satu abad. Tak heran, jika di Indonesia tempat ini banyak diserbu penggemarnya. Menu-menu yang disajikan simpel tetapi menggoda. Seperti contohnya tadi Beef Bowl, hanya nasi yang diberi isian daging. Tetapi cara penataannya itu yang membuat mata tersandera untuk mencoba. Penikmat makanan Jepang lain tentu dapat menikmati menu lain seperti Shrimp Purse juga Chicken Karage. Salah gerainya terdapat di Grand Indonesia West Mall. 
  1. Zenbu
Tagline dari resto Jepang satu ini berbunyi, “The House of Mozaru”. Mozaru terdiri dari nasi yang ditambah dengan beragam katsu, lantas disiram saus butter. Kemudian di atasnya dikover dengan keju meleleh mozarella. Desain arsitektur ruangannya bergaya Jepang, tetapi dengan sentuhan kontemporer bergaya kasual. Terdapat menu unik yang untuk kebanyakan penikmat kuliner Jepang, mungkin hal itu sudah biasa. Sebagai contoh, milk shake yang diberi rasa wasabi. Justru hal itu menjadikan tempat ini banyak dilirik pecandu makanan negara yang direstorasi oleh Meiji. Gerainya terdapat antara lain di Plaza Indonesia, Senopati, Kota Casablanca Mall, Jl. Pluit Karang Barat, dan juga ada di Paris van Java, Bandung.
  1. Tairyo Japanese Teppanyaki
Tairyo, menjadi resto franchise terbesar dari China. Bayangkan saja, memiliki 90 outlet. Meski begitu, justru negara Jepanglah yang lebih dapat memomulerkan resto ini. Oleh karenanya, Tairyo lebih dikenal sebagai resto Jepang. Mengusung konsep “All You Can Eat”. Penikmat kuliner dapat makan sepuas-puasnya. Tak perlu ragu dengan cita rasa dan kualitas bahan. Bahan-bahan makanan memiliki kualitas tinggi. Tairyo resto membawa tagline, “You'll Stop Before We Do”. Ada 100 lebih jenis menu di resto ini. Sebut saja contohnya Teppanyaki, Sushi, & Sashimi. Tak ketinggalan pula tersedia lunch set, set menu, ala carte, dan menu-menu pilihan lainnya. Gerai resto ini ada di Grand Indonesia Shopping Town, West Mall. 








0 komentar: