Wednesday, December 13, 2017

Bersama CNI Indonesia dan Komunitas ISB: Dongkrak Trafik Website & Blog dengan Cara Ini




SEO punya peran untuk meningkatkan trafik website/blog kita [Foto: Dok https://searchengineland.com]
Search Engine Optimization (SEO) dan Search Engine Marketing (SEM), selintas terlihat sama, tetapi pada dasarnya punya perbedaan. Secara basic, SEO masuk ke dalam bagian dari SEM.

Manusia terus berevolusi mengikuti perubahan zaman, Ilmu pengetahuan, teknologi, cara dan alat untuk berkomunikasi mengalami perkembangan yang sangat massif. Teknologi digital pun telah mengubah wajah dunia pada semua aspek kehidupan seperti industri, transportasi, perdagangan, kesehatan, pendidikan dan media. Tak ada satu pun yang luput dari sentuhan teknologi. Perkembangan tersebut membawa pada banyak perubahan dalam budaya manusia atau berevolusi untuk memenuhi kebutuhan hidup dan informasi.

Teknologi tepat guna menjadi satu gerakan (dan manifestasinya) yang mencakup pilihan dan aplikasi teknologi, baik skala kecil maupun skala besar, terdesentralisasi, padat karya, hemat energi, ramah lingkungan, dan user friendly. Teknologi yang tepat telah digunakan untuk menangani masalah dalam berbagai bidang. Salah satu bagian teknologi yang berkembang sangat pesat berupa blog (web blog) dan website yang digunakan sebagai media penyampai  kepada publik oleh blogger.

Blog (webblog) dan website menjadi satu wadah aktivitas para blogger untuk menuangkan beragam tulisan. Mulai dari tulisan sekadar curhatan hingga tulisan dari satu perusahaan. Semua itu tidak terlepas dari aktivitas blogging para blogger dalam mengemas (mem-package) blog yang dimiliki hingga dilirik. Dilirik tak saja oleh teman sesama blogger, tetapi meningkat pada level perusahaan pemilik brand.

Bicara blog atau website, tentu tak bisa dipisahkan dari yang namanya kecepatan akses. Ketika seseorang mengetikkan satu kata di mesin pencari google, misal kata, “pempek”, “tempoyak”, keluarlah nama tersebut di blog yang mereka cari. Hal ini berarti ada melalui mesin pencari itu tadi, kata-kata yang diketik oleh orang tersebut secara cepat terdeteksi mesin pencari google. Nah, di sinilah Search Engine Optimization bermain.
SEO dan SEM sangat dapat dimanfaatkan untuk bisnis, CNI sudah melakukannya [Foto: Dok Pri dalam CNI Indonesia]

SEO tersebut memiliki peran dalam menaikkan peringkat website atau blog pada halaman mesin pencari secara organik dengan memanfaatkan penggunaan kata kunci di website atau blog yang kita miliki. Di sini, peran SEO begitu penting dan diandalkan agar blog/website kita lebih dikenal, dicari, dan ditunggu-tunggu orang dengan kemudahan kata kunci itu tadi.

Sejalan dengan hal ini, pada Minggu (10/12/2017), kembali saya menghadiri blogger gathering dalam tajuk acara berjudul "Manfaat SEO-SEM untuk Bisnis" bersama Komunitas ISB dengan Founder Ani Berta dan CNI Indonesia dengan Mas Niko Riansyah selaku Social Media & Community-nya, bertempat di Burger King, Plaza Festival.

Ani Berta, Founder ISB (Indonesia Social Blogpreneur) {Foto: Ono S]
Bahasan kali ini sangat menarik menurut saya. Menariknya di mana? Ya, sebagai blogger saya perlu mengetahui lebih banyak hal mengenai optimasi blog, beragam alat yang dipakai untuk meningkatkan kinerja blog, juga bagaimana memanfaatkan blog sebagai sumber pendapatan. Menghadirkan tulisan-tulisan bermakna yang banyak dicari dan dibaca orang.

Pada kesempatan pertama, Mas Niko Riansyah, biasa disapa Niko, mengenalkan kepada kami para blogger, apa itu SEO & SEM. Dalam kapasitasnya sebagai Social Media & Community di CNI yang sudah malang melintang dalam teknologi digital, ini menjadi hidangan mengasyikkan untuk semua blogger yang hadir.

Berdasarkan pengalaman-pengalaman yang telah diperolehnya, dan beliau menyebarkan ilmu dan pengetahuannya tentang SEO-SEM ini semakin saya ingin menggali. SEO di matanya sudah menjadi makanan sehari-hari. Nah, apa itu SEO sebenarnya? 
Niko Riyansah, Social Media & Community CNI Indonesia [Foto: Dok Ono S]
Seperti yang sudah sedikit saya singgung di atas, Search Engine Optimization ini sebagai sarana untuk mengoptimalkan situs atau blog yang kita miliki sehingga kita akan memperoleh traffic (lalu lintas) organik dari mesin pencari. Menurut Google Knowledge Graph, SEO sebagai proses memaksimalkan jumlah pengunjung yang datang berkunjung ke situs web tertentu dengan memastikan bahwa situs tersebut tampil tinggi (pada halaman pertama paling atas) pada daftar hasil pencarian mesin pencari.

Jadi, ketika kita ketik satu kata kunci di halaman mesin pencari Google, akan terlihat daftar website yang terkait dengan kata kunci dimaksud. Halaman website atau blog yang teroptimasi secara baik, otomatis akan berada di posisi halaman satu hingga empat. Ini biasanya tingkat pengunjung website atau blognya lebih tinggi dibanding dengan blog atau website yang berada di bawahnya berdasarkan hasil mesin pencarian.

Perusahaan-perusahaan yang mengembangkan bisnis secara online sangat memerlukan bagian SEO ini. Peran besar SEO ini memberi satu benefit tersendiri untuk perusahaan.
Dalam paparannya, Mas Niko menyampaikan peran besar SEO dalam bisnis perusahaan yang dia kelola saat ini, terutama dalam digital marketing seperti berikut:

a. Meningkatkan trafik yang sangat berpotensi ke website bisnis perusahaan. Benar adanya, bahwa website yang disusun atau dibenahi secara baik (dioptimasi) terutama dari SEO-nya, bisa membawa dampak pada ranking yang baik pula pada mesin pencari. Seperti contoh, CNI Indonesia menjual produk-produknya dengan kata kunci #CNIIndonesia. Nah, semakin baik posisi halaman website CNI di Google, jangan ditanya, relung memperoleh pengunjung (trafik) akan sangat besar. Dari pengunjung potensial itu tadilah, bisa jadi mereka akan menjadi klien perusahaan yang membeli produk atau bergabung di CNI. 

Para ahli SEO mengatakan bahwa trafik di Google merupakan trafik yang sangat berpotensi. Mengapa? Karena bisa jadi, dari trafik itu akan datang pengunjung, pengunjung menjadi klien, lalu klien menjadi pelanggan tetap perusahaan. Ini menjadi uang untuk perusahaan.

Tetapi, perlu juga kita ingat bahwa tidak semua trafik yang ada bisa mendatangkan keuntungan untuk perusahaan bisnis yang kita miliki. Nah, apalagi kalau trafiknya ketika dilacak asal muasalnya dari autosurf yang mendatangkan pengunjung bot ke blog atau website yang kita miliki. Sudah tentu, trafik yang model begitu tidak berguna untuk kemajuan bisnis perusahaan yang kita miliki. 

Kebiasaan Google user ketika masuk ke dalam mesin pencari, biasanya mengetik kata kunci. Kata kunci itu bisa jadi kata kunci yang unik mereka cari untuk produk yang diperlukan. Keunikan kata kunci biasanya akan langsung menuju pada satu atau beberapa website yang berhubungan. Kata kunci ini juga sangat berguna sebagai pemecah masalah bagi orang yang memerlukannya. 

Pada saat orang-orang mendapati blog atau website bisnis yang kita miliki melalui Google yang memperlihatkan tampilan dari  kata kunci, kemungkinan sangat besar orang tersebut bisa menjadi calon klien perusahaan. Itu karena mereka memakai kata kunci yang berhubungan dengan bisnis yang kita jalankan. 

b. Menaikan kepedulian Brand dari Bisnis yang kita miliki. Nah, brand awarness (kepedulian terhadap brand) sebagai kekuatan dan kemampuan dari seorang calon yang akan membeli. Atau konsumen yang kenal juga ingat tentang satu merek tertentu.

Oleh karenanya, kalau satu brand di “relung” (niche) tertentu sudah terkenal, bisa jadi barang-barang yang dijual semakin banyak dan besar. Dari sekian banyak cara untuk meningkatkan kepedulian brand ini, salah satunya dengan SEO itu tadi. Maka dari itu, ketika ada user yang ingin mendapatkan informasi mengenai relung (niche) yang kita miliki dari Google, lalu mendapatkan informasi yang sangat berguna di website kita, hal positifnya adalah orang tersebut dapat mengingat brand yang kita punyai.

Dalam hal ini CNI Indonesia, saya penggemar cokelat. Ketika cokelat saya habis dan saya browsing di Google dengan kata cokelat, lantas saya menemukan kata cokelat di website CNI, maka saya akan terus mengingat, “Oya, cokelat yang enak ada di website-nya CNI Indonesia”. Jadi, ketika saya kehabisan cokelat, yagn saya ingat pertama kali adalah: Untuk mendapatkan cokelat enak ada di website-nya CNI. Nah, semakin banyak orang yang mengunjungi dan datang ke blog dan website kita dari mesin pencari, otomatis merek cokelat CNI yang notabenenya ada di ranah bisnis, akan semakin terkenal. Jadi, dua-duanya diperoleh, baik brand maupun website-nya.

c. Dengan adanya SEO, perusahaan tak perlu bersusah payah mengumpulkan data pengunjung yang dapat dijadikan sebagai klien potensial. Apalagi, data yang terkumpul itu diperoleh secara gratis tanpa mengeluarkan uang sepeser pun. Selain itu, perusahaan juga tidak perlu layanan lain untuk menyimpan seluruh data klien. Bisa saja perusahaan menggunakan servis autoresponder dalam membangun daftar email klien yang dimiliki.

Komponen atau Aktivitas dalam SEO
Sejalan dengan perkembangannya, aktivitas SEO dibagi menjadi dua, yaitu On-Page SEO dan Off-Page SEO. On-page SEO ini langkah-langkah bagaimana seseorang atau perusahaan mengoptimasi website atau blog yang dipunyai dari blog atau website-nya itu sendiri. Dengan kata lain, bagaimana seseorang mengoptimalkan dari dalam website atau blognya. Artinya, seseorang bisa mengoptimalkan blog atau websitenya dengan melakukan desain atau menyusun blog dengan SEO secara mudah (friendly).

Kita mesti tahu hal-hal penting yang ada di dalam On Page SEO ini. Riset kata kunci contohnya. Ketika seseorang ingin blog atau websitenya cepat dikunjungi atau ditemukan buatlah kata kunci utama dan kata kunci yang mendukung serta paling ada keterhubungannya dengan relung (niche) website/blog yang kita miliki. 
Contoh SEO & SEM seperti yang dipaparkan Mas Niko R [Foto: Dok Pribadi dalam CNI Indonesia]

“Menyusun secara apik dan rapi website dengan urutan yang baik, tampilan menarik, dan ketika orang berkunjung, blog atau website itu cepat diakses,” ucap Niko.

Membuat judul TAG yang baik untuk homepage begitu pula dengan judul konten. Jangan pernah lupa membuat deskripsi atau gambarana yang benar-benar berhubungan dengan website/blog yang dimiliki. Karena, akan sia-sia deskripsi yang dibuat tanpa ada hubungan dengan website yang dibuat.

Isilah dengan konten-konten yang benar-benar bermanfaat untuk khalayak. Sedapat mungkin isi sesuai niche website yang dimiliki. Mungkin, kita jarang memperhatikan URL yang ada keterkaitannya dengan website kita, nah atur URL (permalink) yang benar-benar SEO friendly dan jangan serampangan. Memakai heading secara baik, baik dari H1 hingga H4.

Navigasi website itu cukup penting. Kalau navigasi website kita bertele-tele, orang akan kabur dan tak akan betah bertahan lama. Ibaratnya kapal mau berlayar untuk satu tujuan, tetapi berputar-putar tak tentu arah. Ini cukup berbahaya untuk peningkatan trafik. Begitu pula dengan internal links. Hal ini sangat penting, karena dengan terbangunnya internal link, kemungkinan besar website kita ada di halaman pertama lebih punya kans besar. Jangan lupa pula, kita bisa menambahkan kata kunci di gambar.

Menurut Mas Niko, hal-hal dibawah ini dapat menjadi acuan peningkatan On Page SEO website atau blog yang kita miliki.

1. Struktur Website
Pastikan memasukkan meta tag seperti kata kunci secara alami ke dalam tag judul, deskripsi meta, kata kunci meta. Selain itu lengkapi dengan format h1-h6, deskripsi image alt-text, internal links. Jika struktur web yang kita miliki baik, bisa jadi mesin pencari akan cepat mendeteksi dan orang pun akan cepat menemukan website kita.

2. Format Url
Susun format URL halaman website. Misalnya geraicni.com/blog/seo-vs-sem dan bukan geraicni.com/blog?id=4. Jadi, URL yang kita miliki tidak amburadul dan mudah dideteksi.

3. Optimalkan Kecepatan Website
Tingkat bouncing tinggi adalah hasil kecepatan pemuatan halaman. Jadi, perbaiki waktu pemuatan halaman Anda. Nah, ini sangat penting. Kenapa? Ketika seseorang dapat masuk secara cepat ke dalam satu website, di situlah klien pertama kita datang. Kecepatan akses ini berpengaruh pada trafik website. Semakin cepat akses semakin banyak pula pengunjung datang. Dan kesempatan orang menjadi klien bisnis yang kita miliki. Artinya, pundi-pundi perusahaan akan bertambah.

4. Update Konten Website
Perbarui konten situs web Anda secara teratur: Banyak bisnis memiliki konten yang sama selama setahun atau bahkan 3 tahun. Situs statis tanpa pembaruan apa pun dapat dilihat oleh mesin telusur sebagai entitas "mati" - tanpa kehidupan dan tidak ada hal baru yang ditawarkan. Jangan memberikan konten-konten yang tidak relevan kepada publik. Publik saat ini lebih cerdas dan kritis dalam membaca. Suguhan konten-konten kreatif yang tidak memberatkan pikiran itu jauh lebih baik. Akan tetapi, perlu melihat pula kepentingan website tersebut. Kemas dalam bahasa ringan tanpa menggurui dan membebani pembaca.

5. Konten Yang Berkualitas
Tulis salinan komunikatif yang lebih baik: Konten dan grafis yang menarik pengunjung untuk membaca lebih dalam, dan bertahan untuk jangka waktu yang lebih lama di situs Anda, memberi sinyal bahwa Anda memiliki konten yang bermanfaat dan berkualitas. Konten berkualitas dalam arti dapat menginspirasi banyak orang, memberikan nilai-nilai humanistik secara integral, menyatu dalam ranah bacaan orang-orang yang memerlukanya.

Contohnya CNI Indonesia menjadi salah satu acuan MLM lain yang ada. CNI dapat menginspirasi dan memberikan konten produk berkualitas melalui hasil produk yang berkualitas pula. Inilah yang namanya sinergi nyata.

Bagaimana dengan Off Page SEO?
Kalau On Page SEO sebagai satu aktivitas pengoptimalan yang dilakukan dari dalam website itu sendiri, Off Page SEO ini bentuk aktivitas pengoptimalan website yang dilakukan dari luar website yang sudah di konstruksi. Di sinilah pentingnya Off Page SEO ketika On Page SEO yang dibuat dirasa sudah representatif.

Apa yang perlu dilakukan di Off Page SEO ini? Salah satunya membangun backlinks dari situs lain yang ditujukan ke website yang akan dioptimalkan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memomulerkan website yang kita miliki, contohnya dengan memanfaatkan link dari media sosial seperti Twitter, Facebook, Google+, serta Youtube. Bisa juga kita manfaatkan links webs 2.0 properties berupa blogspot. wordpress. Kadang tidak terpikir di benak kita untuk memanfaatkan Links dari forum online  seperti Kaskus, Bersosial, Forum Detik, Forum Kompas, Citizen 6, dan sebagainya. Hal ini penting untuk menaikkan website di halaman pertama mesin pencari.

Nah, para blogger termasuk menguatkan diri sendiri juga, blogwalking atau berkomentar di blog orang lain itu sangat penting. Jadi, jangan pernah ogah-ogahan singgah dan meninggalkan jejak di blog-blog teman-teman sesama blogger. Juga di link dari website yang ada untuk menerima ‘tamu’ blogger.

Secara ringkas, berdasarkan paparan Mas Niko, seperti di bawah inilah untuk menunjang Off Page SEO website yang kita miliki.

1. Membangun Backlink
Membuat profil backlink alami berkualitas tinggi (memiliki situs berkualitas tinggi/ otoritatif lainnya yang terhubung ke situs Anda, mengarahkan lalu lintas ke situs Anda). Backlink bisa dibuat dengan blog, iklan, web directory, dan sebagainya.

2. Blogging
Blogging (atau Kontribusi Blog di situs web yang memiliki otoritas tinggi dalam pencarian SEO). Salah satunya tadi adalah blogwalking. Sedikit banyak, blogwalking (BW) dapat meningkatkan trafik blog yang kita miliki.

3. Submit Url Website
Submit url website ke Search Engine Submission seperti Google, Yahoo (Bing), Amazon, dll (Ada lebih dari 300 mesin pencari yang bisa anda submit, jadi tidak hanya Google).

4. Social Media
Biasakan untuk membagi artikel ke berbagai Social Media seperti Facebook, Twitter, Pinterest, Google+, dan lainnya agar user mengetahui website kita. Terkadang kita malas untuk berbagi ke Medsos. Nah, kebiasaan seperti ini mesti dihilangkan. Bagaimana orang akan tahu kita punya website atau blog juga bagaimana trafik blog website akan meningkat.

5. Perpanjang Domain Hingga 2-3 Tahun
Perbaharui domain Anda selama 2 sampai 3 tahun tambahan: Ini membantu memberikan kredibilitas dan otoritas domain Anda. Saya sempat bertanya ke Mas Niko mengenai hal ini. “Apakah dengan perpanjangan domain dapat menaikkan trafik website/blog yang kita miliki?” Dalam jawabnya, “Perpanjangan domain tidak menjamin blog atau website yang kita miliki ramai pengunjung. Akan tetapi, kredibilitas dari pemilik blog/website diakui, bahwa si pemilik konsen dengan website/blog yang dimiliki.”

Search Engine Marketing (SEM)
Nah, ada cara lain untuk meningkatkan trafik website/blog yang kita miliki, yaitu dengan Search Engine Marketing (SEM). SEM ini merupakan pemasaran melalui internet dengan cara promosi atau beriklan. Tujuannya sama dengan SEO hanya berbeda cara. SEM juga dapat meningkatkan  visibilitas website/blog kita di halaman hasil mesin pencarian utamanya melalui iklan berbayar. 
Model optimasi pada website/blog yang bisa diaplikasi [Foto: Dok Pribadi dalam CNI Indonesia]
Di SEM juga dapat memasukkan optimasi mesin pencari (SEO) yang disesuaikan atau kita dapat menulis ulang kembali konten situs web/blog juga menata ulang kembali desain arsitektur website/blog untuk memperoleh peringkat yang lebih tinggi di halaman hasil mesin pencari, dalam hal ini meningkatkan daftar bayar per klik atau PPC (pay per click).

Pasar SEM ini sebenarnya sangat besar. Melihat beberapa pengiklan di Amerika Serikat pada 2007,  menghabiskan dana sekitar US$24,6 miliar hanya untuk SEM. Q2 Pada 2015, Google 73,7% dan kemitraan Yahoo/Bing 26,3% menyumbang hampir 100% untuk mesin pencari AS tersebut. 

Pada 2006, SEM tumbuh lebih cepat dibanding iklan konvensional bahkan saluran marketing online lainnya. Pengelolaan campaign pencarian tersebut langsung dilakukan oleh vendor SEM atau melalui penyedia alat SEM. Dari SEM ini, kita bisa meningkatkan layanan website personal atau juga bisa melalu agen  periklanan. Nah, hingga Oktober 2016, Google menjadi pemimpin pasar mesin pencari secara umum di dunia dengan pangsa pasar 89,3%.

Sementara itu, Bing menempati posisi kedua dengan pangsa pasar 4,36%, Yahoo berada di posisi ketiga dengan pangsa pasar 3,3%, dan mesin pecari Baidu di China menempati peringkat keempat secara global dengan pangsa pasar sekitar 0,68%.

Seiring dengan meningkatnya jumlah situs di Web pada pertengahan hingga akhir 1990-an, mesin pencari mulai sangat membantu bagaimana orang mendapatkan informasi secara cepat. Mesin pencari itu mengembangkan model bisnis untuk membiayai layanan yang mereka berikan, seperti program bayar per klik yang ditawarkan oleh  Open Tet paa 1996 dan Goto.com pada 1998.

Goto.com lalu berganti nama pada 2001 menjadi Overture yang kemudian dibeli oleh Yahoo pada 2003. Sekarang, Overture menawarkan peluang pencarian berbayar untuk pengiklan melalui Yahoo.

Sejak tahun 2000, pemasaran Google mulai pula menawarkan iklan pada halaman hasil pecarian melalui program Google AdWords. Pada 2007, program bayar per klik (PPC) terbukti menjadi mesin uang utama di mesin pencarinya.

Di pasaran, Google mendominasi. Pada 2009, Yahoo! Dan Microsoft berniat membentuk aliansi . akhirnya pada Februari 2010 keduanya mendapat persetujuan dari regulator di AS dan Eropa.

Konsultan optimasi mesin pencari memperluas penawaran mereka dalam membantu belajar bisnis dengan menggunakan peluang iklan yang ditawarkan oleh mesin pencari. Agensi baru, terutama yang berfokus pada marketing dan periklanan melalui sistem mesin pencari mulai bermunculan.

Istilah “Pemasaran mesin telusur” (search engine marketing) dipopulerkan oleh Danny Sullivan pada 2001 melingkupi spektrum aktivitas yang terlibat dalam SEO, mengelola daftar berbayar di mesin pencari, mengirimkan situs ke direktori, dan mengembangkan strategi pemasaran online untuk berbisnis, organisasi, juga individu.

Dalam perjalanannya, SEM memakai setidaknya lima metode dan metrik untuk mengoptimalkan situs web, yaitu:

1.    Riset dan analisis kata kunci yang melibatkan tiga langkah penting: 1) memastikan situs dapat diindeks di mesin pencari; 2) menemukan kata kunci yang paling relevan dan populer untuk situs dan produknya; dan 3) menggunakan kata kunci tersebut di situs dengan cara yang bisa menghasilkan dan mengonversi trafik. Efek yang bisa ditimbulkan dari  analisis kata kunci dan riset ini adalah dampak persepsi pencarian.

Temuan dalam dampak persepsi ini menggambarkan dampak yang teridentifikasi dari hasil penelusuran merek terhadap persepsi konsumen atau klien, termasuk tag judul dan meta, pengindeksan situs, dan fokus kata kunci. Pencarian online ini sering menjadi langkah awal bagi konsumen atau konsumen potensial, persepsi pencarian akan membentuk kesan mendalam bagi seorang konsumen terhadap satu merek, contohnya akses website CNI yang mudah, kecepatan loading, informatif, dan kekinian.

2.    Search engine (saturation) dan berapa backlink yang dimiliki situs (popularity). Ini memerlukan halaman yang berisi kata kunci dicari orang dan memastikan peringkat yang dimiliki cukup tinggi dalam peringkat mesin pencari. Sebagian besar mesin pencari menyertakan beberapa bentuk popularitas tautan di algoritme peringkat mereka. Berikut  alat utama yang mengukur berbagai aspek saturasi dan popularitas tautan: Popularitas Tautan (Link Popularity), Analisis Google Teratas (Top 10 Google Analysis), dan Popularitas Tautan Marketleap (Marketleap’s Link Popularity), dan Saturasi Mesin Telusur (Search Engine Saturation).

3.    Alat bantu akhir (Back end tools), termasuk alat analisis Web dan validator HTML, ketersediaan data di situs web dan pengunjungnya yang memungkinkan keberhasilan situs web ketika diukur. Ini dapat dimulai dari kisaran trafik sederhana hingga alat yang bekerja dengan file log dan alat yang lebih canggih yang didasarkan pada pemberian tag halaman (menempatkan JavaScript atau gambar pada halaman untuk melacak aktivitas). Alat ini dapat memberikan informasi terkait konversi. Ada tiga alat utama yang digunakan oleh EBSCO: (a) alat analisis berkas log: WebTrends oleh NetiQ; (b) alat analisis berbasis tag: Hitbox WebSideStory; dan (c) alat berbasis transaksi: TeaLeaf RealiTea.

Validator memeriksa bagian tak terlihat dari situs web, menyoroti masalah yang sangat potensial dan paling banyak dipertanyakan untuk kegunaannya, serta memastikan situs web memenuhi standar kode W3C. Memang, untuk dunia bisnis, apalagi sebaran CNI yang ada di seluruh Indonesia, sebaiknya menggunakan lebih dari satu validator HTML atau simulator laba-laba karena masing-masing dapat menguji, menyoroti, dan melaporkan aspek-aspek yang mungkin sedikit berbeda dari situs kita miliki.

4.    Alat ‘Whois’ mengungkapkan pemilik berbagai situs web dan dapat memberikan informasi berharga terkait hak cipta dan merek dagang.

5.     Pemeriksa Situs Web Google Mobile-Friendly: Tes ini akan menganalisis URL dan memberikan report jika halaman memiliki desain yang sesuai untuk seluler.

Jadi, secara singkat apa itu SEM seperti yang Mas Niko paparkan berikut ini:
SEM dikenal juga dengan istilah hasil pencarian berbayar yang melibatkan sistem iklan berbayar seperti Google Adwords, Facebook Ads, iklan Bing, Yahoo, dan lain-lain.
Dengan SEM, situs web bisa langsung berada di urutan paling atas mesin pencari
tanpa perlu melakukan optimasi halaman seperti yang dilakukan pada proses SEO.

Melalui SEM, kita bisa langsung menentukan target audiens yang sesuai dan
relevan dengan situs web kita.Pembayaran SEM  biasanya dilakukan dengan metode PPC atau Pay-Per-Click, kita akan membayar berdasarkan berapa banyak situs web kita yang diklik oleh pengunjung.

“Jika kita punya bujet marketing lebih,  ingin hasil yang cepat (instant), juga tidak ingin repot-repot optimasi website/blog yang dimiliki, SEM bisa jadi pilihan tepat,” seperti yang disampaikan Mas Niko di Blogger Gathering tersebut.

Dalam keterangan lanjutnya, Niko juga memaparkan langkah-langkah untuk optimasi melalui SEM, seperti berikut ini.

1. Penentuan Kata kunci (keyword) yang tepat
Penentuan kata kunci (keyword) yang khusus serta pas akan menolong kita untuk memperoleh hasil yang baik. Ketepatan dalam penentuan kata kunci untuk bisnis kita sangat dibutuhkan di sini. Bisa menggunakan Keyword Planner untuk mengetahui kata kunci apa saja yang paling sering dicari.

2. Penentuan Teks dan Gambar
Penentuan Teks dan gambar sangat utama. Teks dan gambar sebaiknya menarik serta menjawab keperluan pengunjung atau pembeli. Belum lagi jumlah teks di Google Adword sangat Minim. Ini akan sangat menantang kita dan tentunya pengalaman untuk membuat iklan akan sangat membantu kita.

3. Bidding Biaya Per Click yang Tepat
Click tertinggi pasti semakin lebih kerap ditampilkan iklannya, tetapi dengan biaya terbatas, kita mesti dapat mengatur kiat bidding yang pas juga efisien. Untuk itu, pastikan website kita memiliki kategori yang tepat saat memulai Iklan di Google agar bidding menjadi efisien.

SEM menjadi semacam mesin untuk membuat dan mengedit situs web yang cukup mudah asal punya bujet yang cukup. Fokus pada keyword marketing atau iklan bayar berdasarkan jumah klik. Teknologi SEM memungkinkan pengiklan menawar kata kunci atau frasa tertentu dan memastikan iklan yang dipasang muncul berdasarkan hasil mesin pencari.

Ada banyak alasan mengapa sebagian orang memilih strategi SEM ini. Pertama, untuk membuat akun SEM mudah dan dapat membatu membangun trafik secara cepat sesuai tingkat kompetisi. Shopper yang memakai mesin pencari untuk mencari informasi cenderung percaya dan fokus pada link yang ditunjukkan pada halaman hasil. Akan tetapi, kalau kita perhatikan, sejumlah besar penjual online tidak membeli mesin pencari optimasi untuk mendapatkan daftar hasil pencarian paling teratas. Mereka justru lebih memilih link berbayar.

Peran Content Writ [er] ing
Dalam dunia penerbitan, seni, maupun komunikasi, konten sebagai informasi dan pengalaman yang ditujukan kepada end user atau publik. Konten sebagai  hal yang mesti diungkapkan melalui media, seperti pidato, tulisan atau beragam kesenian. Konten dapat disampaikan melalui beragam media termasuk internet, website/blog, televisi, CD Audio, buku, majalah, juga acara live (talkshow) seperti konferensi dan pertunjukan panggung.

Konten itu sendiri adalah apa yang ingin pengguna akhir peroleh, yaitu nilai berita. Dengan demikian, "konten" dapat merujuk pada informasi yang diberikan melalui media, cara informasi disajikan, serta fitur tambahan yang disertakan dalam media tempat informasi tersebut disampaikan. Media, bagaimanapun juga memberikan sedikit atau tidak ada nilai bagi pengguna akhir tanpa informasi dan pengalaman yang membentuk konten.

Teori komunikasi Marshall McLuhan yang terkenal menciptakan frase, "The medium is the message." Dalam hal konten, saluran informasi yang disampaikan berupa medianya yang dapat memberikan pengaruh kepada pembaca dan merasakan konten yang disampaikan penuh pesan.Konten juga mengarah pada pengaruh orang lain dalam menciptakan konten yang mereka miliki.

Melihat zaman yang semakin maju, kita sudah dihadapkan pada akses kecepatan informasi. Itu tidak dapat dihindari.  Cara-cara konvensional pelan-pelan mulai ditinggalkan. Digital semakin mengambil peran. Peralihan konvensional menuju digital, banyak perusahaan berita raksasa dunia bertumbangan. 

Memang beginilah kenyataannya. Tak bisa dipungkiri, berita hanya dalam hitungan detik sudah dapat naik dan dinikmati banyak orang. Untuk memenuhi hal ini, tak jarang perusahaan-perusahaan besar perlu jasa content writer.

Content writer, mengingatkan kembali pada pengalaman beberapa tahun silam yang pernah saya jalani di perusahan penyedia informasi layanan berita restoran. Saya ingat betul, content writer menjadi satu pekerjaan yang memerlukan keluasan berpikir, membina hubungan, atraktif, interaktif, juga rasa keingintahuan besar.

Menjadi satu keniscayaan bahwa pertumbuhan dunia digital seiring pula dengan meningkatnya kebutuhan informasi yang diinginkan oleh banyak orang. Pun  keadaan mengatakan, banyak perusahan maupun organisasi yang memerlukan informasi dan publikasi di setiap acara atau kegiatan yang mereka adakan.

Dari situ pula kita dapat melihat bahwa terjadi kebutuhan penulis yang meningkat tajam. Sebagaimana yang dikatakan Ani Berta, biasa disapa Teh Ani, “Dengan semakin majunya zaman, informasi pun akan semakin banyak dicari. Kebutuhan perusahaan terhadap content writer pun meningkat. Apalagi, perusahan perlu publikasi acara yang mereka adakan. Tak hanya perusahaan, tokoh, artis, maupun public figure, memerlukan jasa content writer. Karena keterbatasan mereka dalam hal menulis.”

Content Writer, sebagai seorang penulis konten pada situs web atau yang memang mengkhususkan diri pada relasi konten yang relevan untuk situs web yang dimaksud. Konten yang ditulisnya pun mesti berisi kata kunci yang ditujukan untuk meningkatkan SEO situs web tempat dia menulis. 

Hal yang saya alami sendiri saat menjadi Senior Content Writer (SCW) pada saat itu, saya tidak hanya duduk-duduk santai di kantor. Tetapi bagaimana saya mengolah informasi dari satu narasumber menjadi berita layak konsumsi. Dalam arti, saya terjun ke lapangan, dialog dengan narasumber, mencari dan menggali berita. Mengolahnya pun tak asal. Tetapi, benar-benar mengikut pakem yang sudah digariskan perusahaan.

Content Writer, layaknya jurnalis, mengapa? Saya benar-benar merasakan ambiens ketika berada di luar kantor. Memperoleh bahan tulisan/informasi dan langsung bertatap muka dengan narasumber meracik bahan-bahan tulisan agar enak dinikmati pembaca. Sebagai content writer perlu tahu lapangan.

Melirik perkembangan dunia media online maupun website personal yang ada di tanah air ini, peningkatannya sangat tajam. Di sinilah peran content writer diperlukan.
Apa yang terjadi dengan tumbuhnya media online, website pribadi, tentunya menjadi ladang untuk content writer.

Benar apa yang disampaikan Ani Berta pada kesempatan yang sama, bahwa tidak semua pejabat, tokoh, selebritis, maupun pemangku kepentingan punya keterampilan menulis. Begitu pula untuk memproduksi konten. Kalau jeli melihat, begitu banyak website yang perlu banyak content writer untuk memenuhi content di website yang mereka punya.

Itu menjadi satu peluang untuk kita menjadi content writer. CW ini menjadi peluang besar, kita juga tidak harus nine to five alias jadi karyawan tetap, pekerjaan CW bisa dilakukan secara lepas (freelance). Di sela paparannya, Teh Ani sampaikan, blogger juga mesti punya kerjaan yang dapat dijadikan pegangan ke depan.

Saya setuju dengan pernyataan itu. Menjadi blogger tak cukup sebagai blogger saja tanpa ada pegangan kerjaan lain. Kita tidak tahu pasang surut blogger seperti apa. Kepastian pendapatan juga masih dipertanyakan. Saat ini, blogger mesti cerdas memenej uang yang diperolehnya. Beda cerita ketika ngeblog hanya sebagai sampingan atau pengisi waktu luang.  

Kita tahu, tidak semua pemilik dan pengelola situs punya penulis andal. Justru mereka malah bergantung pada content writer untuk melaksanakan tugas utama. Contohnya memeriksa keyword, memberi batasan riset untuk  kata kunci, termasuk pengembangan blog/website. Nah, perlu juga kita pahami bahwa content writer juga membuat salinan editing yang diberitahukan ke pembaca, bahkan membuat bahan promosi perusahaan untuk mengenalkan ke khalayak.

Content writer yang berhasil itu ketika dia mampu membuat pengunjung lama bertahan di situs tertentu. Karena, dengan begitu, semakin besar kemungkinan pengunjung pada akhirnya menjadi klien atau pelanggan di perusahaan tempat content writer diperbantukan.

Content writer juga mesti cerdas membuat content yang berhubungan dengan SEO (Search Engine Optimization).  Ya, semestinya, teks yang dibuat juga terkait kata kunci, juga frasa yang paling memungkinkan untuk digunakan user ketika melakukan pencarian di web yang berhubungan dengan situs.

Content web yang efisien dan fokus dapat memberikan pembaca akses kepada informasi dengan cara yang mudah dipakai. Mesti juga membuat content yang unik, berguna, dan menarik, utamanya untuk pembaca dan tidak hanya untuk mesin pencari.

Hal-hal seperti tersebut itu saat seseorang sudah menjadi CW di satu tempat. Lalu, bagaimana kalau kita ingin menjadi salah satu kontributor website di satu tempat?  Ani Berta menjelaskan mengurai dengan jelas dan gamblang tentang hal itu.

Menjadi Kontributor Website
Menurutnya, ada yang menjadi kontributor karena melihat penghasilan dan ada pula yang memang mau dengan sukarela. Perlu mengenali website atau portal yang kita minati atau inginkan. Jadi, tidak asal masuk ke dalam satu web. Bisa juga melakukan terobosan dengan mengirimkan proposal penawaran.

Mungkin, untuk permulaan tak salah mengisi konten gratisan terlebih dahulu dalam rangka “memenuhi” porto folio. Selanjutnya, kita juga bisa menggunakan kanal-kanal citizen journalism di beberapa media seperti Kompasiana, Indonesiana, Vivalog, Liputan6, Citizen6, dan sebagainya. Jangan lupa, setelah menulis, mempromosikan tulisan kita di media sosial.

Apa yang Mesti Dilakukan?
Selanjutnya, jangan lupa untuk melakukan hal-hal seperti tersebut. Membuat tulisan dengan minimal 500 kata. Semakin panjang dan berbobot tentunya, akan semakin bagus. Kita juga harus menyesuaikan dengan gaya penulisan yang ada di website bersangkutan atau lihat ciri khas website tersebut.

Kalau memang kita akan menulis reportase, wajib mengacu pada 5W +1H dan memerhatikan kaidah-kaidah jurnalis lainnya. Jangan pernah memasukkan opini dan perasaan, terkecuali jika memang tulisan tersebut tentang feature.  Mengatur jadwal update sesuai kesepakatan itu penting apalagi mengisi kanal yang memang kita kuasai. Keyword yang tepat menjadi perhatian dan membaca  ulang sebelum di-posting. Sertakan foto dengan resolusi tinggi.

Hindari Hal Ini
Seorang content writer mesti punya jiwa kreatif, bukan pekerja monoton. Artinya, dia buka plagiator atau tukang copy paste. Penggunaan bahasa anak-anak zaman sekarang (baca = alay) mesti dihindari, apalagi memasukkan opini yang sifatnya lebih personal. Alihkan kepentingan pribadi dalam satu tulisan, juga menyebutkan brand secara nyata (hard selling) tanpa ada persetujuan dari pemilik website.

Caci maki atau mendeskriditkan orang lain untuk tulisan jangan pernah dilakukan, termasuk juga keluar dari idealisme. Tulislah berita atau opini berdasarkan fakta yang sudah nyata kebenarannya.

Mencari Bahan Tulisan
Ada banyak cara yang dapat ditempuh seorang content writer untuk memenuhi kebutuhan content. Saat mengikuti workshop misalnya, acara workshop bisa dibuat menjadi satu tulisan indah dan sarat pengetahuan.Talkshow pun begitu. Kita dapat menggali lebih jauh narasumber talkshow setelah selesai acara. Apa yang dibicarakan saat talkshow, dan inti dari talkshow pembicara.

Buku pun bisa jadi bahan tulisan, tentunya buku yang berbobot. Majalah dan Koran pun bisa dibuat tulisan. Content writer itu memang mesti kreatif, tak melulu mengolah bahan yang sudah diberi. Diskusi forum pun bisa dijadikan bahan tulisan seorang content writer. Nah, yang sering dilakukan juga adalah mengunjungi acara atau event.

Event atau acara tentu banyak yang bisa diambil sebagai bahan tulisan dari beragam sisi. Oleh karenanya, pergi ke event hendaknya perhatikan seluruh rangkaian acara, apa yang dibuat di event tersebut, siapa-siapa yang datang.

Bertempur, kalau tak membawa senjata itu ibarat orang datang ke medan perang nyerahin diri bulat-bulat untuk ditembak mati. Nah, sebagai seorang content writer mesti, kudu, wajib punya peralatan tempur seperti kamera DSLR atau HP, alat rekam (bisa digantikan dengan rekaman dari HP) jika tak punya, pulpen, block note, power bank, dan peralatan  penunjang lainnya.

Mengapa alat-alat itu penting? Kita mesti menyadari juga, kapasitas otak kita terbatas. Belum tentu semua informasi terekam secara baik. Jika ada hal-hal yang memang diperlukan untuk dicatat, lebih baik dicatat. Apalagi penulisan nama narasumber.

Setelah menjadi content writer, tentunya mau tahu juga keuntungan yang  bisa kita peroleh kan? Ani Berta memberikan beberapa keuntunganyang diperoleh ketika kita mulai menerjunkan diri menjadi CW sebagai berikut.

Branding
Dengan menulis di web atau portal sebagai content writer, otomatis branding kita akan terbentuk perlahan-lahan. Orang, lama kelamaan akan kenal dengan kita, juga gaya-gaya penulisan yang kita miliki.

Porto Folio
Ini menjadi nilai jual tersendiri ketika kita masuk ke dalam satu perusahaan yang notabenenya memang fokus di bidang penulisan. Content writer yang pernah kita lakukan bisa dimasukkan ke dalam porto folio sebagai nilai tambah.

Social Entrepreneur
Jiwa-jiwa menjadi peka dengan masalah sosial di tanah air melalui pendekatan entrepreneurship dalam melakukan perubahan sosial, apalagi hal-hal yang berkenaan dengan kesejahteraan, pendidikan, dan kesehatan.

Hobi yang Menghasilkan
Membuat content, jika ditekuni secara serius justru akan jadi ladang tambahan uang. Betapa tidak, sebelumnya kita tak membayangkan  apa yang  kita lakukan akan berbuah manis. Justru, kini dicari-cari perusahaan.

Tulisan Bermanfaat untuk Orang Banyak
Melalui tulisan yang kita buat, orang jadi tahu tentang satu hal. Dari satu hal itu, lantas disebar dan diketahui banyak orang. Itu menjadi nilai tersendiri. Pembaca dapat mengambil manfaat dari yang kita tulis.

Hubungan (relationship) Luas
Tentunya, banyak terjalin hubungan dari berbagai kalangan. Melalui tulisan yang diberikan, orang akan bertanya-tanya, muaranya adalah pertemanan, hubungan, atau relasi semakin banyak.

Upgrade Ilmu Setiap Saat
Tentunya, ada saja setiap hari yang berubah. Lintas bidang, lintas disiplin ilmu, mau tidak mau kita harus mengikuti perubahan itu. Kita menggali lagi pengetahuan, meningkatkan kembali pengetahuan.

Meningkatkan Wawasan
Menulis juga membaca. Membaca, otomatis menambah pengetahuan dan wawasan. Alam pikiran menjadi terbuka lebar. Wawasan pun akan bertambah dan tidak seperti katak di bawah tempurung.

Meningkatkan Skills (Keahlian)
Mau tidak mau, keahlian kita akan meningkat. Keahlian yang mana? Tentunya keahlian dalam menulis. Menggunakan ragam diksi dengan ragam kalimat berbeda. 
Jadi, content itu dapat kita tulis di berbagai media penulisan. Bentuk penulisan content yang memang populer biasanya memang terdapat pada blog, menulis di atas kertas, ebook, nawala (newsletter), & promotion mails.

Membuat Content Plan (Rencana Konten)
Apa sebenarnya Content Plan itu? Rencana content memungkinkan kita menentukan peran konten bermerek yang kita miliki dalam strategi merek secara keseluruhan untuk disebarluaskan ke publik. Rencana adalah langkah pertama dalam membangun strategi pemasaran konten yang sukses.

Menentukan strategi pemasaran konten inti itu sangat penting. Wilayah konten yang relevan secara strategis dan kuat mesti dibuat sedemikian rupa. Konten unik apa yang membuat merek atau blog/website yang kita miliki dapat dibawa konsumen agar mereka bisa bertahan lama di website/blog yang dikunjungi.

Sebagai contoh, CNI menawarkan akses anggotanya dengan layanan digital unik. Seri minuman lain dari yang lain ke konsumen melalui pemainan unik atau tebak produk. Hal ini akan memperluas proposisi merek dan semakin kredibel. Dari situ kita dapat melihat konsumen suka atau tidak dengan akses yang dibuat.

Perencanaan content tergantung identitas merek yang dimiliki. Kita dapat menemukan beragam cara untuk menarik minat khalayak dan membuat publik semakin peduli dengan konten yang kita buat. Nah, ada tiga cara utama untuk menambah nilai pada sebuah content:

1.    INSPIRE audiens dengan cerita emosional dan relatable
2.    EDUCATE audiens dengan informasi yang berguna
3.    ENTERTAINS audiens dengan kejutan yang dibuat oleh kita, berbagilah konten spektakuler.

Content ini menjadi salah satu kunci memasarkan blog/website yang kita miliki. Bagaimana kita melibatkan audiesn untuk membantu menentukan pesan dalam satu website/blog.

Dari hal-hal tersebut, penting dibuat yang namanya penjadwalan. Menurut Ani Berta, di bawah ini hal-hal yang mesti dilakukan ketika seseorang membuat rencana content.

ž  Atur sesuai ritme yang diminta dari klien
Terkadang ritme kerja CW berbeda-beda di tiap perusahaan. Kita mesti benar-benar mengatur irama kerja berdasarkan permintaan klien. Jangan sampai keteteran sendiri karena jadwal berantakan.

ž  Manfaatkan Worksheet Excell untuk jadwal
Worksheet Excell sangat membantu kita ketika menyusun jadwal. Bisa saja, setelah satu tulisan selesai, lalu diberi tanda warna hijau. Untuk yang belum selesai dengan tanda merah.

ž  Banyak membaca materi dari berbagai sumber
Nah, kebiasaan membaca menjadi faktor penting sekaligus penunjang seseorang untuk mengayakan diri dengan beragam kosa kata, diksi, dan juga istilah. Akan terasa tulisan lebih berwarna dan hidup. Sumber referensi banyak dan menguatkan tulisan.

ž  Buat Kerangka / Outline setiap artikel yang akan dibuat
Outline ini sangat penting menurut saya, mengapa? Dengan dibuatnya outline atau kerangka, susunan tulisan kita akan lebih terstruktur, logis, dan sistematis tidak berantakan.

ž  Siapkan narasumber
Bila kita tak sempat berdialog dengan narasumber pada satu acara, bisa saja ‘dor’ di tempat  atau cari tempat lain yang lebih private. Narasumber ini sangat mendukung apa yang akan kita tulis/tuangkan nantinya. Sebagai pendukung bahan tulisan yang juga sangat menguatkan.

ž  Proses pengerjaan
Nah, bagaimana proses pengerjaannya? Masing-masing kita punya cara atau teknik tersendiri. Mau dibuat siang, malam, atau pagi. Proses itu akan menentukan hasil nantinya.

ž  Self Editing
Penulis/CW mesti multitasking. Artinya, dia tidak saja pandai menulis, tetapi juga mampu melakukan editing atau penyuntingan dari tulisan yang dibuatnya. Bebas typo (salah ketik). Self editing ini juga penting untuk melatih seseorang lebih teliti dan cermat.

ž  Submit
Selesai semua proses perencanaan ini,  kita tinggal submit. Pastikan dengan baik dan benar sekali lagi, bahwa apa yang sudah dilakukan sudah benar dan sesuai permintaan.

Ada banyak channel media sosial yang bisa dibuat untuk perencanaan konten kita. Ani Berta memberikan contoh untuk Twitter dan Facebook. Tentunya harus menyiapkan bahan-bahan yang relevan dengan dua channel tersebut. Nah, bahan-bahan itu berupa teks, gambar, video, juga infografis.

Teks bisa menyesuaikan dengan channel media sosial. Untuk FB masih dapat berpanjang-panjang dengan gambar, video, juga infografis. Sementara Twitter dari yagn 140 karakter, kini meningkat menjadi 280 karakter. Dapat pula diselipi gambar, video, dan infografis.

Alat-alat (tools) pendukung pun mesti dipersiapkan. Kita bisa membuat desain sendiri atau menggunakan Canva.com. Bisa juga memakai gambar berbayar seperti Shutterstock juga gambar properti gratis seperti pixabay.com atau freephotobank, dan sebagainya. Untuk twitter, kita dapat gunakan fitur posting terjadwal seperti hootsuit, sproutsocial, postcron, dan lain-lain. Untuk  mempersingkat link menjadi ringkas dapat memakai shorten bit.ly.

Sementara itu, ada beberapa platform yang dapat dipakai untuk mengatur content plan. Misalnya penggunaan worksheet excell. Worksheet Excell memberikan keluasan kapan pun jadwal ingin kita tambah, bisa.

Sementara, untuk kapasitas karakter mesti disesuaikan. Semisal karakter di Twitter, hanya 280. Kita harus benar-benar memaksimalkannya. Nah, ini hal penting, saat menggunakan tulisan/artikel orang lain atau media arus utama, hendaknya memakai artikel yang sudah terverifikasi, dipercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan. Rencana konten dapat kita buat secara harian, mingguan, juga bulanan. Semua tergantung kebutuhan.

Website atau blog yang sudah dibuat mestilah diisi. Nah, untuk memperoleh  bahan atau content ada banyak bahan yang bisa kita peroleh. Foto atau objek menarik di lingkungan tempat kita tinggal. Jika ada, sebaiknya gunakan kamera berlensa lebar. Pun jika memang tidak ada, gunakan kamera HP kualitas baik.

Content writer juga perlu belajar membuat banner, flyer, dan infografis sendiri. Untuk pemula, kalau kesulitan membuatnya, cari software gratisan yang mudah dioperasikan.  Bukan apa-apa, terkadang dari kita malas untuk mengulik. Otomatis, kemampuannya hanya segitu-segitu saja. Jika menggunakan sumber yang ada, sedapat mungkin usahakan meminta izin. Hal ini untuk menghindari  terjadinya tuntutan di kemudian hari. Atau minimal cantumkan sumber di bawah penulisan, bisa sebagai catatan kaki (foot note) juga sebagai catatan perut (belly note).

Apabila dari kita punya kemampuan membuat ilustrasi tangan atau gambar, alangkah lebih baik dibuat. Itu sebagai nilai tambah dan punya ciri khas atau gaya-gaya tertentu.

Beberapa channel media sosial memang dapat diisi dengan banyak teks. Akan tetapi berbeda dengan twitter yang hanya 280 karakter. Kita mesti bisa menyikapi jika menyusun teks di platform yang satu ini.

Membuat kalimat tidak menggantung memang gampang-gampang susah. Agar kalimat di twitter tidak menggantung atau terlalu panjang, bisa membuat chapter dengan memberikan angka [1] [2] dan seterusnya hingga sambungan habis. Untuk lanjut ke bahasan berikutnya, tidak perlu menggunakan angka lagi.
Bersama rekan-rekan Blogger Komunitas ISB dan CNI Indonesia [Foto: Dok Ono S]
Nah, jangan khawatir pula untuk tidak mendapatkan pekerjaan lain dengan keterampilan membuat content yang kita miliki. Ada banyak peluang di luaran sana. Social media manager bisa menanti Anda. Admis Socmed pun demikian adanya. Begitu pula dengan content creator dan content planner. Bahkan menjadi socmed strategist dan community development pun menanti Anda.
“Jadi, tertarik untuk menjadi content writer, selain ngeblog?” tutup Ani. 


Sekilas tentang CNI
CNI lahir di Bandung pada tanggal 1 Oktober 1986 dengan produk pertama  Sun Chlorella A dari Jepang. Seiring bergulirnya waktu, CNI terus memasarkan produk-roduknya yang berkualitas tinggi. Hingga kini, CNI telah memiliki puluhan kantor cabang dan cabang pembantu,serta ratusan Distribution Center yang tersebar di seluruh tanah air.

Logo CNI [Foto: DokIst]

Bekerja sama dengan PT Sukses Abadi Farmindo yang berlokasi di Tangerang dengan luas 12.600 m2 dan telah memiliki standar Hazard's Analysis Critical Control Point (HACCP) & Cara Pembuatan Obat yang Baik (P013), sudah lebih dari 80% produk CNI diproduksi di dalam negeri. Beberapa produknya bahkan sudah diekspor ke manca negara.

Dalam rangka memperluas jaringan di pasar internasional, didirikanlah CNI Corporation di  Malaysia untuk melakukan ekspansi ke manca negara. seperti Singapura, Hong Kong, India, Brunei, Filipina, Taiwan, China, Nigeria, dan Thailand.  Juga akan menyusul negara-negara lainnya.

Untuk menunjang kualitas produk, CNI Corporation telah mendirikan pusat riset dan penelitian di berbagai negara. Untuk menunjang produksi di luar negeri,  CNI juga telah membangun pabrik-pabrik di Malaysia, China, dan Taiwan.

4 comments:

Ani Berta said...

Lengkapppp :)
Terima kasih sudah hadir di acara ini s Jun

Jun Joe Winanto said...

Terima kasih Teh Ani. Sangat bermanfaat sharing dan knowledgenya. Sering-sering nih Teh.

Helena said...

Harus mendalami SEO on page dan off page nih supaya makin banyak artikelku muncul di halaman utama Google. Thanks for sharing!

Dewi Nuryanti said...

Lengkap banget tulisannya. Jd tambah paham apa itu SEO dan.content writing