Monday, October 2, 2017

Sukses Bisnis dengan K-Link MLM Syariah




Dulu, saya hanya mengenal yang namanya “arisan gotong royong”. Sempat terjebak dan ikut di dalamnya. Hanya beberapa bulan menikmati dan bulan-bulan berikutnya mandek tidak ada pemasukan. Kita mesti cari orang untuk mendaftar kalau ingin terus berpenghasilan. Ini, menurut saya semacam money game.

Quote indah Presdir K-Link Indonesia, Dato' Radzi [Foto: DokPri]
Sempat pula saya rekrut orang tua dan beberapa saudara untuk ikut di dalamnya. Ada rasa enak dan tidak juga ketika sedikit “maksa” agar mereka ikut. Mesti ujung-ujungnya benar-benar tidak enak. Hampir satu tahun saya ikut yang namanya arisan berantai atau money game atau entahlah apa istilah lainnya. 

Satu tahun mesti mencari sana-sini calon pendaftar. Lumayan menyita waktu dan pekerjaan juga sih, karena harus menjelaskan door to door. Ditambah lagi pulang kerja yang sudah larut malam. Itu semua untuk satu kata “demi”.

Untuk hal ini, saya tidak pernah berhenti mencari semua informasi. Banyak yang memberika tawaran-tawaran yang menggiurkan untuk saya masuk ke dalam sistem bisnis money game. Karena saya pernah mengalami yang tidak enak, akhirnya saya tolak secara halus.

Banyak pula yang mengajak saya ikut seminar untuk itu, demi untuk memenuhi keingintahuan dan memuaskan rasa penasaran juga undangan teman, saya pergi juga. Alhasil, tetap ujung-ujungnya tidak mengasyikkan. Sebenarnya, yang saya cari dari model atau bentuk dagang secara berjenjang itu yang benar-benar bisa mengakomodir membernya, bukan justru menyusahkan membernya.

Selang beberapa tahun kemudian, saya menemukan satu model Multi Level Marketing yang membuat saya jatuh hati. Tetapi, sebelum benar-benar membuat saya jatuh hati, saya ingin benar-benar membuktikan, apakah MLM itu punya produk yang dapat dipertanggungjawabkan. Atau hanya sekadar “speak-speak” tak jelas arah.

Saya selidiki perlahan-lahan juga cari informasi yang benar-benar terpercaya. Pucuk dicinta ulam tiba. Tak berapa lama, teman yang sudah masuk di dalamnya datang dan menawarkan ke saya untuk mencoba produknya. Waaw! Saya terkesima juga mendengar penjelasannya. 

Baru kali itu saya benar-benar tertegun dan menyimak detail penjelasan teman dengan produk MLM tersebut. Ya, di tahun 2008 itulah saya mengenal K-Link untuk pertama kalinya. Chlorophyll-lah yang pertama saya coba. Kemasan produknya sangat lux dan eye catching. Dari sisi harga, memang untuk middle up. Tetapi bukan berarti menengah ke bawah tidak bisa mendapatkannya. 

Nah, berkaitan dengan MLM ini, pada Rabu (27/09/2017) satu undangan kehormatan dari President Director K-Link Indonesia masuk ke kotak email melalui Mitra Branding Indoblognet. Bahwa President Director K-Link, Dato’ Radzi ingin berbagi dengan para blogger mengenai bisnis yang dirintisnya di Indonesia ini.
Dato' Radzi (Jas cokelat) saat temu blogger di K-Link Tower [Foto: DokPri]
K-Link yang berada di Indonesia ini sudah ada sejak 15 tahun lalu. Seluruh pusat layanan berada di Malaysia. K-Link yang ada di Indonesia, melalui perjuangan Dato’ Radzi dan teman-temannya berdirilah gedung atau tower yang megah di bilangan Gatot Subrotro.

Usaha yang dijalani sebagai perusahaan Multi Level Marketing murni dengan produk-produk yang eksklusif dalam kemasan cukup mewah dan terjamin. K-Link bukanlah money game yang tidak punya barang untuk dijual. Nyata-nyata jelas keberadaannya. 

Setiap  siapapun yang bergabung di dalam K-Link ada nilai bonus yang jelas melalui perhitungan dengan kalkulasi jitu langsung yang dikeluarkan K-Link. Produk-produk yang dikeluarkan teruji secara klinis untuk kesehatan manusia.
Peran besar K-Link inilah yang dikembangkan Dato’ Radzi dan teman-temannya dalam menunjang kesehatan masyarakat Indonesia khususnya dan dunia umumnya. 

Khairul Anuar Bin Salim (K-Link Leader Malaysia) [Foto: DokPri]
Peran K-Link pun tak main-main, membantu begitu banyak orang yang menjadi distributor K-Link melalui program seminar dan pelatihan yang langsung dibuat K-Link. Satu hal yang sangat dirasakan adalah, K-Link melalui Dato’ Radzi menciptakan lapangan kerja baru untuk masyarakat luas. 

Pun kita sebagai masyarakat  tak bisa mengelakan tipe masyarakat mengenai K-Link yang ada di Indonesai. Ya, ada masyarakat yang memang sebagai pengguna murni produk K-Link juga ada yang berperan sebagai distributor sekaligus pengguna. Ada pula distributor juga pengguna produk juga menjalankan bisnis K-Link.

Dato’ Radzi pada kesempatan itu menyampaikan, “Di K-Link, kita tidak difokuskan untuk mencari profit yang sebanyak-banyaknya, tetapi bagaimana bersama K-Link ini kita bisa membangun karier bersama-sama.” 

Dato’ Radzi pun berharap, bahwa blogger-blogger inilah yang bisa menjadi corong penyebaran informasi kepada masyarakat luas mengenai keberadaan, bisnis, dan juga produk-produk K-Link. Blogger dengan akses luas sebagai pengguna internet, sangat mudah dalam menyebarluaskan K-Link.  Waktu yang dilakukan pun sangat fleksibel dan bisa dilakukan kapan dan di mana saja.

Oleh karena itu, K-Link sangat mudah untuk diikuti. Banyak para leader-leader sukses menjalankan bisnis K-Link ini dimulai dari nol. Nah, untuk Anda yang ingin bergabung, K-Link memberikan kemudahan. Mesti memiliki nomor ID sebagai distributor. Nah, contohnya ini http://www.k-net.co.id/blog/reg/IDSPAAA98825.  Jadi, untuk Anda yang ingin bergabung, tinggal klik nomor tersebut. Isi data secara lengkap dan benar.  Sangat simpel dan mudah. 

Selain mudah K-Link pun telah bersertifikasi halal yang disyahkan langsung dari Majelis Ulama Indonesia. Sebagai mana yang dikatakan Dato’ Radzi, “Bisnis K-Link memegang pada syariah. Seluruh produk dan sistem yang ada di dalamnya berdasarkan ajaran agama Islam.”

Jadi, tak perlu ragu untuk menuai sukses bisnis bersama K-Link. Kredibilitasnya pun sudah banyak diketahui orang, begitu pula produknya.  Dalam kaitannya dengan bisnis K-Link ini, kita dapat  bergabung dan diterima dengan tangan terbuka oleh K-Link untuk menjadi distributor. Ada beberapa tipe nilai ketika kita bergabung, yaitu:

1.   Bergabung dengan Rp200 ribu. Kita akan mendapatkan  ID anggota, paket starterkit lengkap beserta panduan, dan memperoleh produk non BV dari K-Link yang sudah ditentukan dan di-bundling melalui pendaftaran.

2.   Kalau tidak bisa dengan 200 ribu, masih ada yang sangat ringan, yaitu dengan Rp50 ribu. Di sini kita akan memperoleh ID anggota, juga starterkit dan info pendukung yang bisa kita unduh di www.k-link.co.id pada menu member area.
Nah, untuk itu, kita juga perlu juga tahu istilah nanti yang berkaitan dengan rencana penjualan dalam sistem bisnis K-Link ini. Seperti yang dipaparkan Pak Nandang di hadapan para blogger.

Pak Nadang, Digital Marketing K-Link [Foto: DokMBIndoblognet]
1.   BV (Business Value)
Merupakan nilai dari setipa barang terjual dalam jaringan kita yang akan menjadi nilai untuk perhitungan penghasilan. Nilai ini diperlukan karena ada  nilai perbedaan mata uang pada setiap Negara.
2.   PBV (Personal Business Value)
Nilai bisnis yang diperoleh dari pembelajaran pribadi kita.
3.   PGBV (Personal Group Business Value)
Nilai bisnis yang diperoleh dari pembelajaran pribadi kita dan jaringan langsung kita yang belum mencapai peringkat manajer.
4.   GBV (Group Business Value)
Nilai bisnis yang diperoleh dari pembelajaran jaringan kita.
5.   Accumulation BV
Jumlah nilai bisnis total dari setiap pembelanjaan kita dan jaringan langsung kita yang belum manager sejak kita bergabung hingga sekarang.
6.   Current BV

Jumlah nilai bisnis total dari setiap pembelanjaan kita dan jaringan langsung kita yang belum manajer dalam satu bulan berjalan.
Jadi, tak usah tunggu waktu lama untuk sukses bersama K-Link. Dari sekaranglah bergerak.

Ini keunikan rancangan pemasaran K-Link Internasional [Foto: DokPri]

Sunday, October 1, 2017

Pertolongan Pertama Pada Heart Attack dan Heart Arrest




Sehat, lima huruf ini memang mesti dijaga oleh siapapun. Benar memang apa yang dikatakan orang, sayangi tubuh kita, karena tubuh mau dipakai lama. Bukan tubuh saja tentunya yang mesti disayang. Akan tetapi, seluruh anggota tubuh, baik luar maupun dalam.
 
Presdir Philips (pegang mik) Bpk. Suryo Suwignjo [Foto: DokPhilips]
Pentingnya general check up setiap enam bulan sekali sangat diperlukan. Jangan sampai, penyakit hinggap setelah terjadi gejala. Gejala yang sudah timbul sama saja artinya kita terlambat mengetahui kondisi tubuh. Oleh karenanya, di saat-saat kita sehatlah perlu mengontrol diri ke dokter.

Mengontrol diri ke dokter tidak pada saat tubuh sedang di derita sakit. Tetapi, alangkah baiknya rutin dilakukan. Sebagai bentuk antisipasi keadaan sejak dini agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan. Kini, banyak beredar penyakit yang tidak menular justru mematikan. Artinya, penyakit tidak menular pun dapat menjadi pembunuh berdarah dingin.

PTM menjadi penyebab kematian utama juga di tanah air. Dari itu, sebelum semua terlambat, segera lakukan check up ke dokter. Ya, check up ini sebagai sarana kita untuk mengetahui atau bahan evaluasi apakah ada gangguan dalam tubuh atau kesehatan kita secara kronis di diri seseorang. 

Check up diperlukan untuk mengetahui kondisi. Karena banyak penyakit yang pada mulanya timbul tanpa tidak ada gejala. Nah, perlu kita ketahui penyakit-penyakit kronis yang timbul tidak bergejala pada mula sakit, yaitu peningkatan kadar lemak darah: kolesterol tinggi, trigliserida tinggi, kadar kolesterol jahat (LDL), kadar kolesterol baik (HDL) yang rendah.

Ada juga peningkatan kadar asam urat, kadar gula darah tinggi, perlemakan hati dan hepatitis kronis, serta anemia. Kenapa hal itu bisa terjadi? Ya, semua kembali pada pola makan kita, terutama orang Indonesia. 

Contohnya saja makan bakso. Sebenarnya, bakso itu bukan makanan selingan. Akan tetapi, oleh orang kita bakso dijadikan makanan selingan. Setelah makanan selingan itu, ditambah lagi makan makanan berat. Nah, dari sinilah mulanya pemicu ragam penyakit timbul. 

Selain itu, konsumsi serat orang Indonesia rendah. Ada 2005 berdasarkan riset dari RSM, kita dapat melihat asupan serat berdasarkan kebutuhan.
Kebutuhan serat orang kita itu idealnya 25 mg/hari. Tetapi, hal itu tidak sampai. Rata-rata di bawah 25 mg/hari. Hal ini sebagai salah satu pemicu penyakit tidak menular timbul.

Apalagi kalau sudah berhubungan dengan kolesterol. Kalau kadar kolesterol dalam darah kita tinggi, maka kolesterol akan menumpuk pada pembuluh darah, baik pembuluh darah jantung, otak, juga ditimbun di hati, ditimbun di kandung empedu sehingga menjadi batu kandung empedu. Risiko tinggi orang-orang seperti ini  adalah penyakit jantung dan utamanya juga terkena stroke.

Nah, bicara penyakit jantung, bukan berarti penyakit ini tidak bisa ditolong. Sangat bisa ditolong. Jadi, siapapun bisa menyelamatkan nyawa orang yang terkena penyakit jantung. 

Pengetahuan dasar dan pelatihan resusitasi jantung paru (CPR) yang tepatlah yang dapat menjadikan siapa saja bisa membantu keselamatan korban henti jantung  mendadak (heart arrest) dan membantu meningkatkan hidup korban.
Pada Kamis (14/07/2017) saya mengikuti pelatihan CPR dan AED bersama Philips Indonesia di Ballroom Jakarta Theatre satu hari penuh. Sebelumnya, diawali diskusi yang santai tetapi benar-benar menggugah saya  untuk tahu lebih jauh mengenai CPR ini. 

dr. Jetty R.H. Sedyawan, Sp.JP (K), FIHA, FACC [Foto: DokPhilips]
Hadir di kesempatan itu salah satu dokter ahli jantung senior, dr.Jetyy R.H. Sedyawan, Sp.JP (K), FIHA, FACC. Beliau merupakan Sekjen PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia), dr. Erizon Safari, MKK, sebagai Kepala Unit Ambulans Gawat Darurat (AGD) dari Dinas Kesehatan Prov. DKI Jakarta, dan Presdir Philips Indonesia, Bapak Suryo Suwignyo.


dr. Erizon Safari, MKK [Foto: DokPhilips]
Ya, melihat data dari Kemenkes pada 2014 bahwa diperkirakan ada 10 ribu orang per tahun atau 30 orang per hari kena henti jantung mendadak. Data yang sama juga memperlihatkan bahwa frekuensi SCA meningkat seiring peningkatan penyakit jantung koroner (PJK) dan stroke. Sekitar 23 juta kematian pada 2030. Data PERKI di 2016 menemukan angka henti jantung mendadak berkisar 300  hingga 350 ribu kejadian setiap tahun. Nah, hal ini dapat ditolong dengan melakukan pertolongan pertama dengan CPR.

Menurut dokter Jetty, ada masa emas (golden period) seseorang yang terkena henti jantung mendadak. Kalau orang yang terkena Heart Arrest ditolong pada masa-masa tersebut, kemungkinan besar korban bisa terselamatkan dan tidak terjadi kerusakan pada otak. Akan tetapi, jika lewat dari masa tiga menit, justru akan semakin besar risiko seseorang mengalami kerusakan otak dan tidak dapat diselamatkan. 

Jadi, memang perlu penanganan cepat untuk korban henti jantung mendadak ini. Apalagi, jika hal itu terjadi di tempat umum dan kita sebagai first responder (orang yang perta menemukan korban dan menolongnya karena punya pengetahuna tentang CPR) menjadi satu kunci dalam menyelamatkan lebih banyak nyawa. “Hal inilah yang perlu disadari oleh masyarakat, bahwa semua orang bisa menyelamatkan nyawa,” ucap dokter Jetty.

Kemampuan kita mengenali kasus emergensi menjadi langkah pertama yang diperlukan dalam menentukan tindakan yang tepat. Kita lebih sadar terhadap situasi darurat berdasar indikator tertentu seperti suara yang tidak biasa, melalui penciuman, penglihatan, penampilan, dan tingkah laku. 

Memang, akan terjadi kesulitan saat kita harus mengenali perubahan tingkah laku atau perubahan penampilan yang tidak biasa. Nah, apalagi saat kita harus memberikan bantuan napas buatan untuk orang yang tidak kita kenal. Banyak alasannya, entah takut terjadi penularan penyakit.

Ada pelindung mulut, seperti pelindung wajah, dan masker resusitasi yang akan membatasi mulut dan hidung kita dari korban yang sakit atau terluka.
Tidak sia-sia saya mengikuti pelatihan CPR yang diadakan oleh Philips ini. CPR ini memiliki cara-cara yang siapapun dapat melakukannya. Sebelum melakukan praktik, saya, rekan-rekan blogger, dan media diberikan slide penjelasan. Hal itu membantu memberikan gambaran kepada kami agar jelas dan tahu cara juga teknik CPR.
 
Trainer Medic One memberi penjelasan kepada peserta CPR [Foto: DokPhilips]
Nah, CPR ini memberikan penekanan pada dada sebanyak 30 tekanan dengan kecepatan 100-120 kali/menit dengan kedalaman pada dewasa 5-6 cm. Sementara itu, anak-anak sekitar 5 cm, dan bayi 4 cm. selanjutnya memberikan bantuan napas sebanyak dua kali dengan napas normal. 

Dua kali pemberian napas itu untuk melihat dan meningkatkan hasil yang lebih baik. Dengan kompresi dada hal itu dapat melancarkan aliran darah. Dari penelitian diperoleh, bahwa penderita henti jantung dapat bertahan hidup meningkat pada saat first aider memberikan kompresi dada dibanding tidak memberikan kompresi dada.

Dengan kecepatan minimal 100-120 kali/menit untuk mempertahankan darah di dalam tubuh dan menjaga kualitas penekanan dada tetap baik. Kalau kita melakukan penekanan dada dengan kecepatan lebih dari 120 kali/menit  atau kurang dari 100 kali/menit maka sirkulasi darah di tubuh akan menurun dan penekanan dada jadi tidak efektif.

Beberapa peserta CPR sesaat sebelum pelatihan CPR/AED [Foto: DokPri]
Oleh karena itu, ada rumusan yang mesti dilakukan first aider ketika menolong korban henti jantung mendadak ini.

1.   Danger (Bahaya): Pastikan lingkungan di sekitar korban aman utamanya untuk kita dan orang-orang sekitar. Mesti ada pertanyaan:
·        Apakah lingkungan korban aman
·        Apa yang terjadi
·        Berapa jumlah korban
·        Apakah ada orang yang dapat memberikan pertolongan
Jangan sampai ada bahaya-bahaya lain yang justru dapat mengancam keselamatan jiwa kita sebagai penolong.

2.   Response (Cek Respon)
Hal ini dilakukan ketika penolong make sure bahwa kondisi  di sekitar korban aman. Ada penilaian tingkat kesadaran korban:
·        Alert: korban sadar dengan keberadaannya (respons tertinggi)
·        Verbal: korban masih merespons dengan panggilan suara
·        Pain: korban baru bisa merespons dengan pemberian rasa sakit (respon rendah)

·        Unrespon: Tidak ada respons sama sekali atau tidak sadar.
Oleh karena itu, kalau kita bertemu dengan kondisi korban, pertama kali yang dilakukan mesti menepuk bahu korban dan tanya kondisi korban. Ini untuk dewasa. Sedangkan untuk melihat bayi sadar atau tidak dengan menepuk telapak kaki atau gosok punggungnya.

Kalau kondisi kesadaran korban menurun, maka  minta segera bantuan  (aktivasi EMS, minta kotak P3K, dan AED). Cek napas korban dengan cara melihat pergerakan dada atau perut korban selama 5-10 detik. Kalau tidak bernapas segera RJP/CPR diawali dengan kompresi dada.

3.   Kompresi dada
Kalau seseorang berhenti denyut jantungnya, mesti segera diberikan RJP. RJP/CPR ini sebagai bentuk kombinasi tindakan kompresi dada dan bantuan napas. Saat jantung tidak berdetak, kompresi dada diperlukan untuk sirkulasi darah yang membawa oksigen. Biar kompresi efektif, korban mesti dalam kondisi telentang dan berada di permukaan yang rata dank eras.
Berikut langkah-langkah kompresi dada untuk orang dewasa.

a.   Berlutut di samping korban sejajar dengan area dada. Letakkan tumit tangan pada pertengahan dada (pertengahan bagian bawah tulang sternum). Dukung tangan yang dominan dengan tangan lainnya. Pastikan pundak berada di atas tumit tangan dengan kedua siku tegak lurus. Pakai beban tubuh untuk menekan dada jangan pakai otot lengan.

b.   Posisi tubuh sangat penting ketika kompresi dada. Penekanan pada titik tekan yang lurus (vertical) akan membantu kita mendapat kedalam yang tepat dan  mengurangi kelelahan saat RJP/CPR.
c.   Berikan 30 kali penekanan dada. Tekan yang kuat dan cepat dengan kecepatan minimal 100-120 kali/menit. Saat memberikan kompresi hitung dengan suara yang keras dimulai dari satu s.d. 30. Push hard, push fast selama melakukan kompresi dan jaga ritme kompresi pada setiap kompresi.

d.   Kedalaman kompresi 5 cm atau tidak lebih dari 6 cm untuk dewasa atau ½ tebal dada. Anak-anak dalamnya kompresi 5 cm. pergerakan naik turun dari dada dilakukan dengan pelan dan halus atau diayun pastikan dada kembali lagi mengembang sempurna sehingga efektivitas kompresi tetap terjaga.

4.   Airway (Jalan napas)
Kalau sudah beri penekanan 30 kali untuk dada, buka jalan napas dengan metode Head Tilt-Chin Lift atau Jaw Thrust. Caranya:
a.   Taruh satu tangan di dahi korban dan tengadahkan kepala korban
b.   Letakkan ujung jari di bawah dagu korban dan angkat dagu korban. Posisi ini akan mempertahankan jalan napas tetap terbuka.

5.   Breathing (Napas bantuan)
Berikan dua kali bantuan napas secara normal. Setiap tiupan dilakukan selama satu detik dan terlihat dada terangkat.
a.   Tekan dahi korban ke belakang dan dorong dagu ke atas untuk membuka jalan napas.
b.   Tutup hidup dengan ibu jari dan telunjuk dan mulut korban dengan mulut penolong serapat mungkin.
c.   Tiup sekitar satu detik untuk membuat dada terangkat. Lalu diikuti dengan tiupan berikutnya. 

Lanjutkan siklus 30 kali kompresi dada dan dua kali bantuan napas buatan selama dua menit atau lima siklus. Setiap dua menit lakukan pengecekan napas lagi. Satu siklus ini ada 30 kali penekanan dada dan dan dua kali bantuan napas. Dalam 24 detik dan meminimalkan interupsi saat melakukan penekanan dada.

Nah, pada saat bagaimana CPR dihentikan? CPR akan dihentikan ketika pasien memberi respon atau bernapas, biasanya respons dengan batuk. Penolong sudah tak sanggup menolong. Kalau bantuan medis atau tim ahli tiba dan melakukan tindakan lanjutan, dan jika sudah ada keputusan dari dokter yang akan  bertanggung jawab.

Nah, dari sini juga kita bisa menolong untuk dua orang penolong. Yang menolong pertama bisa melakukan kompresi dan penolong kedua melakukan napas buatan. Setiap dua atau lima menit, penolong pertama dan penolong kedua bertukar posisi untuk menghindari kelelahan saat CPR. 

Dalam menolong korban, kita juga dapat menggunakan alat yang bernama AED (Automated External Defibrillators). Ini merupakan alat yang diproduksi oleh Philips. Tentunya, menjadi perusahaan teknologi kesehatan Philips punya peran penting di tanah air untuk menaikkan kualitas kesehatan masyarakat kita. Philips telah melakukan pelatihan CPR untuk karyawannya juga. 

Sebelumya, “Saya ikut pelatihan CPR. Di sini diajarkan teknik dasar CPR yang mereplikasi pernapasan vital dan fungsi jantung. Di Philips, kami mendukung banyak orang untuk bisa menjadi penolong. Dari sini, kami berharap peserta bisa menginspirasi orang lain untuk menjadi first responder,” ucap Suryo Suwignjo, Presdir Philips Indonesia.

Nah, alat AED ini mesti ada di kantor-kantor atau instansi. Melalui pelatihan yang tepat dan punya latar belakang pendidikan di bidang kedokteran atau yang pernah mendalami pelatihan CPR, dapat memberikan kesempatan hidup untuk orang lain  dalam menghentikan jantung dadakan. 

Ternyata, hal serupa juga dilakukan Negara Singapura, Korea, dan kini di Indonesia. “Siapapun bisa menyelamatkan nyawa orang yang terkena henti jantung mendadak. Dengan pelatihan CPR/AED, tentunya dapat membuat angka hidup menjadi lebih baik. Mengetahui cara melakukan CPR dan menggunakan defibrillator dapat menyelamatkan nyawa,” pungkas Pak Suryo Suwignjo.


Thursday, September 28, 2017

Mau Main Drone & PS4? Wajib Punya Ini!



Benda yang satu ini, kini menjadi incaran pemilik Drone dan PS4. Meski kecil, tetapi daya simpannya sungguh luar biasa. Ribuan data bisa terkover. Ragam permainan bisa disimpan. Tak perlu takut kehabisan tempat penyimpanan.

Bersama Blibli.com, sempurnakan hobimu [Foto: DokPri]
Bersama Blibli.com yang sudah menjadi sahabat setia untuk para shopper di Indonesia, benda ini terpajang cantik di sederetan  barang-barang elektronik dan teknologi masa kini. Blibli.com mengakomodir penjualan benda ini dengan kemudahan praktis. 

Blibli.com tak hanya menjual produk, tetapi juga merancang dalam pola  pikir untuk memudahkan customer mencari barang kebutuhan yang akan dibeli. Dari situ, Blibli menyediakan perangkat hampir semua aksesoris dan kebutuhan penunjang, juga melakukan edukasi dan engagement untuk mengajak konsumen memaksimalkan hobinya. 

Nah, bertempat di Pisa Kafe Jalan Gereja Theresia, Menteng Jakarta Pusat, pada hari Selasa (19/09/2017), saya datang menghadiri undangan Blibli.com dengan acara #BlibliFriendsMeetUp dalam tajuk “Play & Beyond: Sempurnakan Hobimu”. 

Jadi, di hari itu, tak hanya blogger yang datang, tetapi juga ada komunitas pencinta drone dan konsol gim, juga media. Jadi, memang penting banget kalau kita sebagai pehobi drone dan pemain konsol gim punya benda yang satu ini. Daya simpannya besar sekali. Tak khawatir kalau data yang ada tidak bakal muat.

Di acara ini juga hadir pehobi gim PS4 sekaligus founder dari kincir.com, Giring Ganesha juga Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI), Muhammad Akbar Marwan. Oya,Blibli.com ini bisa kita sebut juga mall-nya untuk para pehobi yang jadi e-commerce di Indonesia dan paling dicari. Selain itu sebagai referensi belanja sesuai gaya hidup sekarang ini.

Ya, e-commerce di tanah air mulai tumbuh bak jamur di musim hujan. Jadi, bukan tak mustahil semua serba online. Belanja pun tak perlu repot mesti ke tokonya langsung. Tinggal klik aplikasi di device kita, semua bisa dibeli. 

Nah, di Blibli.com inilah dijual perangkat hobi masa kini itu tadi. Ada konsol gim PS4, Xbox360, Nintendo DS, Action Cam, hingga Drone. Pokoknya, di Blibli.com ini tak hanya produk yang dipermudah, kita-kita yang ingin belanja benar-benar dimanjakan dengan barang-barang yang tersedia cukup lengkap. 

Untuk pehobi Drone dan PS4, menyimpan data itu memang jadi keharusan, apalagi saat kita mengambil foto dan video. Nah, video biasanya perlu space atau ruang simpan yang lebih besar. Mau tidak mau, kita harus menyiapkan drive lebih besar lagi kan kapasitasnya. 

Kenapa hal tersebut mesti ada? Jawabannya sudah tentu, agar hobi yang dijalani dapat maksimal. Teman-teman tentu sudah tahu dan taka sing ya. Traveler sekarang pun semakin canggih dan maju. Kalau dulu-dulu sangat sulit untuk mendapatkan gambar atau foto di sela-sela puncak gunung hutan sekalipun.

Tetapi kini, dengan kehadiran drone semua  kisah perjalanan traveler dapat diabadikan. Mau di tempat-tempat yang ekstrim sekalipun, dengan drone semua bisa dijangkau. Oleh karenanya, perlu tempat menyimpan hasil bidikan drone itu tadi.

Sama halnya untuk pehobi gim PS4. Tak mungkin kan ya menyimpan koleksi mainannya dengan kapasitas penyimpanan yang kecil. PS4 ini pun perlu penyimpanan yang besar untuk gim-gim yang relatif lama permainannya. 

Lani Rahayu, Senior Marcom & PR Manager Blibli.com [Foto: DokPri]
"Perangkat seperti konsol gim dan drone aan perlu memori penyimpanan ekstra besar agar bisa menjalankan hobi maksimal. Contohnya saja penyuka traveling yang mengabadikan momen travelingnya dengan drone. Pehobi gim PS4 mau menyimpan koleksi permainannya di satu tempat", ucap Lani Rahayu, Senior Marketing Comunication & PR Manager Blibli.com.

Ngomong-ngomong soal penjualan drone di Blibli.com nih, ternyata penjualan drone di Blibli.com naik sangat tajam. Drone di Blibli.com pada 2017 ini menjadi salah satu produk mainan yang sangat laris. Wah, menggiurkan ya.
Rentang harga drone yang dijual di Blibli.com ini kisaran 700 ribu hingga 18 juta rupiah. Dengan harga segitu, banyak banget orang mencari drone di Blibli.com.

Begitu pula dengan konsol gim PS4. Blibli.com ini menjadi semacam tempat referensi untuk orang-orang yang menggemari ragam permainan. Soalnya, konsol gim PS4-nya kekinian dan sangat variatif. Blibli.com mengikuti tren gim yang lagi juga di PS4. Pembayarannya pun bisa dengan cicilan tanpa menggunakan kartu kredit. Bebas pula biaya pengiriman ke seluruh Indonesia.


DJI FLY DRIVE [Foto: DokPri]
Nah, di sini nih ada kolaborasi kerja antara pehobi drone, PS4, Blibli.com, dan Seagate. Ya, untuk pehobi drone dan PS4, data yang mereka miliki dapat disimpan di Seagate DJI Fly Driver yang dapat dibeli di Blibli.com Selain itu, SeagateGame Drive PS4 pun juga ada. Jadi, untuk teman-teman yang perlu banget dengan kedua benda untuk penyimpanan data drone dan permainan PS4, dapat mengunjung achor store-nya Seagate di www.blibli.com/anchor/seagate .


Apa sih sebenarnya Seagate DJI Fly Drive itu?
Jadi, Seagate DJI Fly Drive ini harddisk untuk merekam secara portable berkapasitas 2 TB besutan Seagate. Bayangkan saja, ada tempat penyimpanan selama 60 jam di udara. Jadi, pengguna fly drive justru dapat mempersingkat proses edit baik menyimpan, mengumpulkan, dan mengatus apa yang ada di dalam rekaman dalam satu perangkat simpel dan mudah dibawa ke mana-mana.

Kapasitas DJI Fly Drive hingga 2 TB [Foto: DokPri]
Enaknya lagi, punya slot kartu UHS-II Micro SD yang terintegrasi juga kabel USB-C yang bisa dibalik terbungkus aman di bawah bumper-nya. Hal itu sangat mempermudah saat kita mentransfer file ketika berada di lapangan secara cepat ke komputer generasi baru tanpa banyak kartu memori dan card reader.

Harga perangkat ini dibanderol Rp1.799 juta. Eiits, selama masa preorder lhoo harga itu hingga 3 Oktober. Lumayan. Selain itu ada tambahan voucher belanja Blibli.com senile 200 ribu rupiah untuk pembelanjaan berikutnya dan voucher MAP 100 ribu rupiah, kan bisa hemat belanja.

Kalau Seagate Game Driver untuk PS4  harddisk portable plug and play yang dibuat untuk PS 4 kapasitas 2TB. Juga bisa menampung hingga 50+game. Ini juga bisa untuk menyimpan semua perangkat generasi PS 4, PS4 Slim, dan PS4 Pro.

Jadi, selagi masa preorder hingga tanggal 3 Oktober harganya 1.499 juta rupiah di bundling dengan voucher belanja Blibli.com dan voucher MAP dengan nilai yang sama.

So, dapatkan segera gaes. Sayang banget kalo kehabisan. Apalagi bisa preorder. Makin asyik dapetin barang di Blibli.com, kan?