Tuesday, September 11, 2018

Begini Cara SEO Zaman Now & Atur Pendapatan Sebagai Freelancer




SEO Zaman Now oleh Niko Riansyah Digital Marketing CNI [Foto: Dok Pri]
Blog (webblog) dan website menjadi satu wadah aktivitas para blogger untuk menuangkan beragam tulisan. Mulai dari tulisan sekadar curhatan hingga tulisan dari satu perusahaan. Semua itu tidak terlepas dari aktivitas blogging para blogger dalam mengemas (mem-package) blog yang dimiliki hingga dilirik. Dilirik tak saja oleh teman sesama blogger, tetapi meningkat pada level perusahaan pemilik brand.

Bicara blog atau website, tentu tak bisa dipisahkan dari yang namanya kecepatan akses. Ketika seseorang mengetikkan satu kata di mesin pencari google, misal kata, “pempek”, “tempoyak”, keluarlah nama tersebut di blog yang mereka cari. Hal ini berarti ada melalui mesin pencari itu tadi, kata-kata yang diketik oleh orang tersebut secara cepat terdeteksi mesin pencari google. Nah, di sinilah Search Engine Optimization bermain.

SEO memiliki peran dalam menaikkan peringkat website atau blog pada halaman mesin pencari secara organik dengan memanfaatkan penggunaan kata kunci di website atau blog yang kita miliki. Di sini, peran SEO begitu penting dan diandalkan agar blog/website kita lebih dikenal, dicari, dan ditunggu-tunggu orang dengan kemudahan kata kunci itu tadi.

Berkaitan dengan hal ini, pada Minggu (9/9/2018), kembali saya menghadiri Blogger Gathering dalam tajuk acara yang memang saya tunggu-tunggu berjudul "SEO Zaman Now” dan Bagaimana mengatur keuangan sebagai seorang freelancer bersama Komunitas ISB dan CNI Indonesia dengan pemateri Mas Niko Riansyah selaku Digital Marketing dan Liswanti Pertiwi, Finance Blogger, bertempat di Burger King, Plaza Festival Jakarta Selatan.
 
SEO Zaman Now dalam paparan Niko Riansyah [Foto: Dok Pri]
Bahasan  ini sangat menarik untuk saya secara personal. Menariknya di mana? Ya, sebagai blogger saya perlu mengetahui tentang optimasi blog, beragam alat yang dipakai untuk meningkatkan kinerja blog, juga bagaimana memanfaatkan blog sebagai sumber pendapatan. Menghadirkan tulisan-tulisan bermakna yang banyak dicari dan dibaca orang.

Di kesempatan pertama, Mas Niko Riansyah, biasa disapa Niko, mengenalkan kepada kami para blogger, SEO Zaman Now itu seperti apa. Dalam kapasitasnya sebagai Digital Marketing di CNI yang sudah malang melintang dalam teknologi digital, ini menjadi hidangan mengasyikkan untuk semua blogger yang hadir.

Berdasarkan pengalamannya, dan beliau menyebarkan ilmu serta pengetahuannya tentang SEO ini, semakin saya ingin menggali. SEO di matanya sudah menjadi makanan sehari-hari. Nah, apa dan bagaimana SEO Zaman Now itu sebenarnya? Bagaimana ngecek blog agar tahu ada broken link (link patah), agar tulisan ada di page one Google, Google Analytics (GA), dan bahasan menarik lainnya yang akan disampaikannya.  

Search Engine Optimization sebagai sarana untuk mengoptimalkan situs atau blog yang kita miliki sehingga kita akan memperoleh traffic (lalu lintas) organik dari mesin pencari. Menurut Google Knowledge Graph, SEO sebagai proses memaksimalkan jumlah pengunjung yang datang berkunjung ke situs web tertentu dengan memastikan bahwa situs tersebut tampil tinggi (pada halaman pertama paling atas) pada daftar hasil pencarian mesin pencari.
 
SEO Zaman Now yang penting untuk blogger oleh Niko Riansyah [Foto: Dok Pri]
Jadi, ketika kita ketik satu kata kunci di halaman mesin pencari Google, akan terlihat daftar website yang terkait dengan kata kunci dimaksud. Halaman website atau blog yang teroptimasi secara baik, otomatis akan berada di posisi halaman satu hingga empat. Ini biasanya tingkat pengunjung website atau blognya lebih tinggi dibanding dengan blog atau website yang berada di bawahnya berdasarkan hasil mesin pencarian.

Perusahaan maupun personal yang mengembangkan bisnis secara online sangat memerlukan bagian SEO ini. Peran besar SEO  memberi satu benefit tersendiri untuk perusahaan. Dalam paparannya, Mas Niko menyampaikan peran besar SEO dalam bisnis perusahaan yang dia kelola saat ini, terutama dalam digital marketing seperti berikut:

a. Meningkatkan trafik yang sangat berpotensi ke website bisnis perusahaan. Benar adanya, bahwa website yang disusun atau dibenahi secara baik (dioptimasi) terutama dari SEO-nya, bisa membawa dampak pada ranking yang baik pula pada mesin pencari. Seperti contoh, CNI Indonesia menjual produk-produknya dengan kata kunci #CNIIndonesia. Nah, semakin baik posisi halaman website CNI di Google, jangan ditanya, relung memperoleh pengunjung (trafik) akan sangat besar. Dari pengunjung potensial itu tadilah, bisa jadi mereka akan menjadi klien perusahaan yang membeli produk atau bergabung di CNI. 

Para ahli SEO mengatakan bahwa trafik di Google merupakan trafik yang sangat berpotensi. Mengapa? Karena bisa jadi, dari trafik itu akan datang pengunjung, pengunjung menjadi klien, lalu klien menjadi pelanggan tetap perusahaan. Ini menjadi uang untuk perusahaan.
 
Niko Riansyah menunjukkan CNI yang berada di urutan pertama Google [Foto: Dok Pri]
Tetapi, perlu juga kita ingat bahwa tidak semua trafik yang ada bisa mendatangkan keuntungan untuk perusahaan bisnis yang kita miliki. Nah, apalagi kalau trafiknya ketika dilacak asal muasalnya dari autosurf yang mendatangkan pengunjung bot ke blog atau website yang kita miliki. Sudah tentu, trafik yang model begitu tidak berguna untuk kemajuan bisnis perusahaan yang kita miliki. 
Kebiasaan Google user ketika masuk ke dalam mesin pencari, biasanya mengetik kata kunci. Kata kunci itu bisa jadi kata kunci yang unik mereka cari untuk produk yang diperlukan. Keunikan kata kunci biasanya akan langsung menuju pada satu atau beberapa website yang berhubungan. Kata kunci ini juga sangat berguna sebagai pemecah masalah bagi orang yang memerlukannya. 
Pada saat orang-orang mendapati blog atau website bisnis yang kita miliki melalui Google yang memperlihatkan tampilan dari  kata kunci, kemungkinan sangat besar orang tersebut bisa menjadi calon klien perusahaan. Itu karena mereka memakai kata kunci yang berhubungan dengan bisnis yang kita jalankan. 
b. Menaikan kepedulian Brand dari Bisnis yang kita miliki. Nah, brand awarness (kepedulian terhadap brand) sebagai kekuatan dan kemampuan dari seorang calon yang akan membeli. Atau konsumen yang kenal juga ingat tentang satu merek tertentu.
 
Niko Riansyah menyampaikan paparannya [Foto: Dok Pri]
Oleh karenanya, kalau satu brand di “relung” (niche) tertentu sudah terkenal, bisa jadi barang-barang yang dijual semakin banyak dan besar. Dari sekian banyak cara untuk meningkatkan kepedulian brand ini, salah satunya dengan SEO itu tadi. Maka dari itu, ketika ada user yang ingin mendapatkan informasi mengenai relung (niche) yang kita miliki dari Google, lalu mendapatkan informasi yang sangat berguna di website kita, hal positifnya adalah orang tersebut dapat mengingat brand yang kita punyai.

Dalam hal ini CNI Indonesia, saya penggemar cokelat. Ketika cokelat saya habis dan saya browsing di Google dengan kata cokelat, lantas saya menemukan kata cokelat di website CNI, maka saya akan terus mengingat, “Oya, cokelat yang enak ada di website-nya CNI Indonesia”. Jadi, ketika saya kehabisan cokelat, yang saya ingat pertama kali adalah: Untuk mendapatkan cokelat enak ada di website-nya CNI. Nah, semakin banyak orang yang mengunjungi dan datang ke blog dan website kita dari mesin pencari, otomatis merek cokelat CNI yang notabenenya ada di ranah bisnis, akan semakin terkenal. Jadi, dua-duanya diperoleh, baik brand maupun website-nya. 



c. Dengan adanya SEO, perusahaan tak perlu bersusah payah mengumpulkan data pengunjung yang dapat dijadikan sebagai klien potensial. Apalagi, data yang terkumpul itu diperoleh secara gratis tanpa mengeluarkan uang sepeser pun. Selain itu, perusahaan juga tidak perlu layanan lain untuk menyimpan seluruh data klien. Bisa saja perusahaan menggunakan servis autoresponder dalam membangun daftar email klien yang dimiliki.

Komponen atau Aktivitas dalam SEO
Sejalan dengan perkembangannya, aktivitas SEO dibagi menjadi dua, yaitu On-Page SEO dan Off-Page SEO. On-page SEO ini langkah-langkah bagaimana seseorang atau perusahaan mengoptimasi website atau blog yang dipunyai dari blog atau website-nya itu sendiri. Dengan kata lain, bagaimana seseorang mengoptimalkan dari dalam website atau blognya. Artinya, seseorang bisa mengoptimalkan blog atau websitenya dengan melakukan desain atau menyusun blog dengan SEO secara mudah (friendly).


Beberapa hal terkait SEO Zaman Now yang diberikan Niko Riansyah [Foto: Dok Pri]

Off Page SEO sendiri sebagai bentuk aktivitas pengoptimalan website yang dilakukan dari luar website yang sudah di konstruksi. Di sinilah pentingnya Off Page SEO ketika On Page SEO yang dibuat dirasa sudah representatif.

Apa yang perlu dilakukan di Off Page SEO ini? Salah satunya membangun backlinks dari situs lain yang ditujukan ke website yang akan dioptimalkan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memomulerkan website yang kita miliki, contohnya dengan memanfaatkan link dari media sosial seperti Twitter, Facebook, Google+, serta Youtube. Bisa juga kita manfaatkan links webs 2.0 properties berupa blogspot. wordpress. Kadang tidak terpikir di benak kita untuk memanfaatkan Links dari forum online  seperti Kaskus, Bersosial, Forum Detik, Forum Kompas, Citizen 6, dan sebagainya. Hal ini penting untuk menaikkan website di halaman pertama mesin pencari.

Nah, para blogger termasuk menguatkan diri sendiri juga, blogwalking atau berkomentar di blog orang lain itu sangat penting. Jadi, jangan pernah ogah-ogahan singgah dan meninggalkan jejak di blog-blog teman-teman sesama blogger. Juga di link dari website yang ada untuk menerima ‘tamu’ blogger.

Ani Berta, sebagai Founder ISB juga mengatakan, SEO itu bukan hitungan matematika. SEO setiap orang berbeda-beda. Ada banyak cara yang dapat dipakai blogger untuk meningkatkan traffic blog-nya berada di halaman pertama Google. Bisa dengan blogwalking salah satunya.
 
Ani Berta-Founder ISB [Foto: Dok Pri]
Ya, blogger mana yang tak senang kalau blog-nya ada di halaman pertama Google. Itulah SEO dibuat dengan kapasitas yang unik dan terkadang “menyebalkan”. Hal ini tidak terlepas dari tujuan dari  SEO itu sendiri, yaitu untuk memperoleh trafik dengan kualitas tinggi dari mesin pencari.

Pertanyaan besarnya adalah, mengapa tiba-tiba traffic, DAPA, para blogger sering anjlok? Ada beberapa alasan terkait hal ini yang beberapa waktu lalu pernah dialami para blogger. Setiap tahun, Google mengubah algoritma pencariannya sekitar 500-600 kali meskipun perubahannya itu terbilang  kecil.
 
Niko Riansyah sampaikan bahwa Algoritma Google berubah 500-600 kali meski kecil [Foto: Dok Pri]
Google juga sesekali membuat pembaruan algoritma utama seperti Google Panda, Penguin, dan Hummingbird yang memberi pengaruh terhadap hasil penelurusan dengan cara-cara yang cukup signifikan sehingga memberikan dampak besar terhadap perubahan algoritma penelusuran. Jadi, ga perlu kasak-kusuk karena perubahan tersebut menurut saya. Nikmati saja.

Nah, algoritma Panda yang pernah dirilis Google pada 2011 ini memberikan efek jera pada website/blog karena kualitas konten rendah. Jadi, konten berkualitas menurut Google dianggap sebagai raja juga punya peran untuk analisis juga evaluasi website yang dikerjakan oleh Google. Algoritma Google Panda ini sangat artikel SEO Friendly.

Apalagi yang dipakai Google untuk menendang website atau blog dengan konten tidak berkualitas alias rendah tadi? Ya, Google keluarkan Algoritma Penguin untuk mengidentifikasi dan memberi efek jera alias hukuman pada website maupun blog yang buat salah ketika menerapkan SEO, contohnya optimasi berlebihan. Ini sekitar tahun 2012.

Penguin dikeluarin Google untuk melacak blog atau situs yang sering buat Keyword Stuffing (melakukan manipulasi ranking website di hasil mesin  pencari Google dengan pakai keyword dalam target berlebihan dan tak wajar). Hal ini berkaitan  erat dengan teknik black-hat SEO. Akan tetapi, Penguin kasih reward untuk blog dan website yang buat white-hat SEO dengan konten berkualitas dan sangat disukai pembaca sekaligus memberikan manfaat.

Menurut saya, kalau memang ingin blog kita selalu berada di jajaran terdepan Google dengan memakai cara-cara SEO Zaman Now ini, bisa melakukan hal-hal berikut, seperti yang pernah saya ikuti dengan partner Google beberapa waktu lalu.

1.    Artikel yang kita buat user experience. Artinya, artikel memang lebih kepada pengalaman yang akan menggunakan. Jadi, ketika ada pembaca yang mengetik kata kunci yang dia inginkan, blog/website kita muncul langsung di halaman pertama mesin pencari Google.

Perlu juga diperhatikan kalau User Experience ada hal lain yang bisa memberikan dampak, seperti desain blog responsif, loading cepat, navigasi mudah, desain web/blog terlihat profesional, ukuran font enak dibaca, ejaan atau typo tidak ada atau sedikit, ada interaksi pengguna dengan pemilik blog seperti komentar, diskusi, juga artikel blog yang dibagikan.

2.    Judul artikel beri kata kunci. Judul itu ibarat tutupan yang pertama kali dilihat. Kasih kata kunci di judul itu penting banget sehingga mudah dan langsung ditemukan mesin pencari. Jadi, judul sebaiknya mengandung kata kunci. Jangan buat judul yang tidak jelas atau bias. Mesin pencari akan salah sasaran. Penempatan keyword judul semakin ke kiri semakin baik.

3.    Bikin judul yang buat penasaran orang. Memang, ini bukan perkara mudah, mestilah tidak kaku, judul terlihat dinamis, buat penasaran agar orang ingin klik blog/website yang kita miliki. Rasa penasaran orang terbangun karena membaca judul, dari situ bom klik akan datang, otomatis traffic blog/website naik drastis.

4.    Artikel panjang dan bahasan komplit memberi pengaruh. Artikel panjang dan komplit jadi senjata untuk blog kita agar ada di posisi halaman pertama. Nah, rata-rata, saya biasa buat artikel sekitar 2500-3000 kata. So, panjang artikel memberikan dampak kepada Search Engine Result Page di Google (SERP). Ahaaiii bahasanya sedaaap beneeerrr.

Eitsss, artikel panjang ngalor-ngidul percuma, tapi buatlah artikel yang membahas secara mendalam dan lengkap (In Depth Article).

5.    Internal Link, perlu banget. Nah, ini dia, mungkin kita pernah menulis artikel yang mirip-mirip dengan tulisan kita sekarang sebelumnya. Kalau ada artikel yang mirip, masukkan internal link-nya, jadi reader ga perlu lama-lama nongkrongin blog kita. Ini juga jadi user experience buat pembacanya.

Internal link yang mau dimasukkan ke dalam artikel kita berapa banyak jumlahnya? Biarin saja kalau ada orang bilang ini artikel mau buat peternakan link. Jangan hiraukan! Tidak ada batasan internal link, suka-suka kita. Dan di Google pun ga ada masalah, ga bakal kena penalti gara-gara masukin internal link kayak peternakan ayam.

6.    External Link (Authority Site) yang berhubungan. Pernah kan rata-rata blogger ketika beroleh job diminta masukkan external link di blognya? NGAKU!!! Nah, ini padahal bagus banget kok. Jangan berpikir kalau masukin external link terus DAPA jadi jeblok (Arrggh, saya ga mikirin DAPA lho… bukan sombong lho ya), biarkan saja berjalan alami.

Ketika ada blogger yang meributkan DAPA-nya jeblok, turun drastis, seolah-olah seperti kehilangan orang terkasih sampe termehek-mehek, ya saya sih santai aja. Ga saya pikirin itu DAPA, wong dia aja ga mikirin saya (hihihi).  Yes, external link itu bantu banget untuk orang-orang yang lagi baca blog kita untuk memperoleh sumber berita yang terpercaya, tajam, dan akurat.

Jadi, benar itu ketika ada blogger senior yang kasih job terus bilang, “Cantumkan external link (dofollow) ke authority site-nya”. Ga salah ini. Wait-wait… kalau artikelnya tidak berhubungan,  jangan sesekali lakukan itu dofollow. Artinya apa? Nanti kita dituduh (langsung tertuduh lho) sama Google kita melakukan Black Hat! Hahahaha.

7.    Kerapatan Kata Kunci alias Keyword Density. Walah, apalagi ini yak? Jadi, SEO jaman now itu perlu banget gunain ini tapi pilih-pilihlah jangan kebanyakan. Karena ini kembali lagi pada kualitas artikel yang kita miliki. Kita waspada juga sama Algoritma Google yang baru sekarang, begitu hebatnya bisa jadi “hakim” mana artikel buruk dan berkualitas. Mesti diingat juga, artikel yang kita buat mesti user experience yaa…

8.    Saya sering mendapati beberapa blog ketika saya baca, itu pakai format kata miring yang banyak, huruf tebal (Bold), juga garis bawah (underline). Nah, biasanya sih ini dipakai teknik-teknik zaman old banget untuk kasih tanda bahwa itu merupakan main keyword (kata kunci utama).

Untuk zaman now sih masih bisa juga sebenarnya, tapi jangan pula kebanyakan. Kita memberikan tanda itu memang khusus untuk kasih tanda sebagai penguat keyword saja.

9.    Pakai Unsur h1, h2, juga h3. Halaman ini penting sebagai penanda ketika menulis HTML. Biasanya di WP dan Blogspot sudah ada bawaannya. SEO yang akrab h1 untuk judul postingan kita, h2 untuk subjudul dalam postingan. Nah, penggunaan h1 hanya satu kali saja sedangkan h2 dan h3 teserah saja, tapi sesuaikan kebutuhan kita.

10. Benar sih ketika blogger menggunakan URL pendek yang ada kata kunci utamanya. Judul yang ciamik itu menurut saya, kata kuncinya bervariasi. Tetapi untuk permalink sebaliknya ya. Permalink yang baik dan dibilang cukup bagus itu yang pendek dan ada main keyword. Hal ini akan mudah dideteksi oleh mesin pencari Google terutama.

Kalau URL-nya panjang, menurut mastah-mastah yang pernah  saya tanyai, justru akan memberikan beban berat untuk bisa bersaing di kata kunci utamanya. Permalink ini sebaiknya tidak lebih  dari 5 kata saja. Syukur-syukur bisa kurang dari itu.  

11. Sering pakai meta desscription. Kadang-kadang kita menempatkan kata kunci utama di tengah-tengah, kadang di akhir tulisan. Yang paling bagus menempatkan kata kunci utama itu di awal kalimat pertama kali kita nulis. Tetapi, kalau yang tidak biasa jadi kelihatan kaku sih. Meta description kalau di WP banyak plugin-nya. Sementara di Blogger mesti mengaktifkan sendiri (mesti buka primbon dulu aktifinnya nih).  

12. Jangan lupa masukkan video, gambar, infografis, diagram, maupun peta ke dalam artikel yang kita buat. Kenapa hayo? Soalnya  bagian ini bisa buat pembaca kita semakin puas berkunjung ke blog karena informasi yang diberikan cukup lengkap. Selain itu yang utamanya adalah ketika Google melakukan pendeteksian artikel, artikel yang kita buat masuk ke dalam kriteria artikel yang boleh dibilang berkualitas baik.

13. Penting membuat variasi kata kunci agar artikel kita tidak disebut  keyword stuffing. Buatnya mudah ternyata, masukkan saja kata kunci sepotong-sepotong, tidak jadi satu kesatuan. Misalnya, SEO Zaman Now.
“SEO untuk blogger bukan lagi jadi makhluk asing yang perlu ditakuti. Apalagi Zaman now seperti sekarang, SEO sangat diperlukan. Untuk itu, perhatian blogger kepada blognya yang SEO friendly sangat diperlukan.”

Nah, kalau kita sudah melakukan hal-hal tersebut selanjutnya biarkan Sang Pencipta yang mengatur segalanya alias kita yang  punya blog berdoa saja. Usaha sudah, kan?
Selanjutnya, untuk melihat bagaimana website atau blog kita bekerja, apakah SEO yang kita buat sudah cukup friendly mudah dideteksi, kita bisa daftarkan ke SEO Checker di https://seositecheckup.com/ .
 
SEO Checker yang penting untuk tahu keberadaan blog/web kita [Foto: Dok Pri]
Ada beberapa tools yang bisa dipakai menurut penuturan Mas Niko, baik yang gratis maupun yang berbayar. Hal ini untuk memberikan kemudahan proses SEO yang kita buat, agar hasil optimasi lebih maksimal dan bisa jadi ada di page one Google. Hehehe

Kita bisa pakai Google Search Console. Mungkin masih ada yang familiar dengan dulunya bernama Google Webmaster Tool (GWT). Google sudah menyediakan tool ini untuk mengetahui “sehat atau tidak” blog/website kita. Tool ini memeriksa on-page SEO bentuk lainnya seperti apakah terdapat malware, adakah kendala Goole ketika crawling dan index website kita , mungkinkah ada pelanggaran aturan Google (penalti) ketika membuat link building, untuk memperoleh notif dari Google kalau-kalau ada manual penalti, juga untuk tahu apakah ada blog atau website apa dan siapa saja yang backlink ke blog/website kita.
 
Google Search Console [Foto: Dok Image Google]
Untuk menggunakannya, kita perlu punya akun Gmail. Kalau sudah punya langsung masuk saja ke www.google.com/webmasters. Setelahnya kita mesti melakukan validasi dengan memasukkan script yang di-generate oleh GSC ke HTML blog/website kita. Gunanya untuk memastikan bahwa itu adalah website atau  blog yang kita punyai yang akan kita optimasi.


Mas Niko juga memberikan contoh  tool lain yaitu Google Analytics. GA ada yang berbayar, biasanya untuk enterprise. GA untuk tahu jumlah PV, pengunjung baru, return visitor, dari browser apa pengunjung blog kita berasal, keyword apa yang mendatangkan pengunjung, halaman apa yang paling banyak dikunjungi, juga persentase bounce rate di blog/website yang kita punyai.

Untuk menggunakannya kita juga mesti punya kaun Google terlebih dahulu untuk masuk  dan validasi. Untuk masuk GA bisa menuju https://www.google.com/analytics.
 
Google Analytic [Foto: Dok https://torquemag.io]
Oiya, jangan lupa juga ya untuk ceki-ceki backlink checker. Kalau blog kita punya banyak backlink, apalagi artikelnya bagus dan berkualitas, bisa jadi blog kita nangkring di halaman 1 Google. Tool backlink ini berguna untuk tahu dari mana saja backlink yang ada di blog/website kita muncul.

Fungsi tools cek backlink ini untuk tahu jumlah backlink pesaing kita dari mana saja asalnya, untuk tahu DAPA , page rank backlink, apakah backlink itu dofollow atau nofollow, juga untuk tahu ancor text backlink.

Ada beberapa tools yang  biasanya dipakai untuk  hal ini, seperti MOZ, SEMrush, Majestic SEO, Ahrefs ke empatnya ini berbayar. Sementara RankSignals free.  
Selanjutnya nih kita mau tahu tentang DAPA blog kita. Sebenarnya sih saya tidak begitu perhatian untuk ini. Nulis ya nulis saja di blog. Ga terlalu dipikirin, kasarnya. Tapi perlu jugalah sedikit ngebahas DAPA ini.

DAPA ini semacam algo (scoring) dibuat oleh MOZ, salah satu perusahaan Software SEO USA. Katanya, kalau DAPA blog/website kita tinggi, ada kemungkinan besar artikel/blog/web kita di posisi pertama atau posisi bagus mesin pencarian.

Sebenarnya, untuk apa sih  gunanya atau untuk apa sih tahu DAPA ini? Ternyata ini untuk membangun link (link building) SEO. Google tentunya mengutamakan artikel berkualitas dari blog/website berkualitas. Jadi, DAPA ini sebagai tolok ukur kualitas blog/website. Tool-nya yang biasa dipakai add-on SEO dari MOZ. Bisa dipasang di browser Chrome juga Mozilla dan free lagi. Kalau sudah terpasang, bisa langsung tahu berapa DAPA kita nih.
 
Niko Riansyah menunjukkan tools untuk pengecekan artikel duplikasi [Foto: Dok Pri]
Selain itu, Mas Niko juga memberikan contoh tool untuk mengecek apakah artikel kita diplagiat atau tidak, melalui https://smallseotools.com/plagiarism-checker/.  Konten yang sifatnya jiplakan sudah semestinya kita buang kalau mau buat SEO. Kalau ngecek satu per satu pastinya repot banget ya. Dengan tools ini, cukup masukkan URL blog dan sistem yang akan ngecek, apa ada halaman artikel duplikasi atau tidak. Tools ini free juga berbayar

Nah, loading blog/website berpengaruh juga lho ternyata. Pengalaman saya, ketika mengikuti SEO bersama Google, selama-lamanya blog/website loading itu 3 detik. Kita bisa pakai tool gratis nih dari Google, https://developers.google.com/speed/pagespeed/insight/. Ga usah pake buat akun segala, tapi langsung masukin URL blog/web saja, lalu akan muncul nilai atau score bagian atau apa saja yang harus segera diperbaiki.

Kalau kesulitan untuk pakai tools, ada cara lain yang paling mudah dan ga ribet, langsung saja cari tutorial di Youtube atau Google. Biasanya saya minta bantuan orang yang sudah biasa dan ahli. Kalau tidak mau repot, ya bisa pakai jasa SEO tapi lihat bujetnya juga gaes.

Dari SEO, Peluang JOB, dan Atur Pendapatan   
Jadi, dari kita belajar SEO Zaman Now ini, siapa tahu ada yang nyantol dari pembaca atau perusahaan, ujung-ujungnya kan dapat job. Dari beroleh job, tentunya pundi-pundi akan bertambah. Namun, mesti hati-hati sebagai freelancer untuk pendapatan yang diperoleh. Bisa jadi, hari ini dapat hari juga habis.
 
Liswanti Pertiwi on Profile [Foto: Dok Pri]
Untuk itu, salah seorang Blogger yang aktif menulis tentang finance, Liswanti Pertiwi memberikan tips bagaimana mengatur keuangan sebagai seorang freelancer di sesi kedua Blogger Gathering Part 3 ini.

Sangat benar, sebagai seorang blogger pendapatan yang diperoleh tidak tentu. Jadi, memang sudah seharusnya pintar-pintar kelola keuangan biar tidak jebol.
Nah, kenapa harus ngatur keuangan? Kalo menurut kalian? Ada impian tersendiri mungkin?

Kenapa Liswanti terjun menekuni dunia Finance Blogger ini? Selain dari latar belakang pendidikannya yang memang mengambil Ekonomi Akuntansi, berdasarkan cerita yang disampaikannya, dia dulu termasuk orang yang boros. Begitu mendapat uang, habis dalam sekejap, tak ada yang tersisa.

Semakin ke sini, dia mulai berpikir, bagaimana uang yang diperoleh dari ngeblog atau ketika mendapat job bisa diatur sedemikian rupa agar tak menguap begitu saja. Satu hari dia bertemu dengan orang China yang bercerita panjang lebar tentang mengelola uang yang diperoleh. Dari situ, Liswanti mulai menerapkannya.
 
Liswanti Pertiwi dalam paparannya [Foto: Dok Pri]
Menurutnya, mengapa kita sebagai freelancer hatus mengatur keuangan? Ada beberapa alasan yang dikemukakannya. Memang masing-masing orang tentu berbeda. Menurutnya:
1.    Melaith diri untuk semakin bijak menggunakan uang
2.    Melatih diri untuk semakin hidup teratur
3.    Menjadikan diri pandai berhemat
4.    Belajar menabung dan berinvestasi
5.    Hidup tenang dan bahagia

Sejatinya, untuk mengatur keuangan pribadi sebenarnya tidaklah rumit. Ada beberapa prinsip yang dapat dijadikan pegangan kala mengatur keuangan pribadi. Sebenarnya, apa yang menjadi tujuan keuangan kita, itulah yang mesti diprioritaskan dalam hidup. Kemungkinan, dari kita ada yang memiliki tujuan keuangan seperti yang diutarakan Teh Lis, biasa disapa, yaitu:
1.    Untuk pendidikan anak
2.    Dana pensiun
3.    Biaya nikah
4.    Biaya lahiran anak
5.    Beli mobil
6.    Ibadah haji atau umrah
7.    Bangun rumah
8.    Buka usaha
9.    Biaya lamaran
10. Bangun pesantren
11. Beli kendaraan (motor) atau
12. Membangun toko.
 
Apa yang jadi tujuan keuagan kita [Foto: Dok Pri]
Kalau kita dapat mengatur keuangan minimal kita punya cadangan uang untuk masa depan. Jadi, seperti Teh Liswanti memberikan contoh,  misal dia mendapatkan 500 ribu dalam satu acara, dia akan tabungkan setengah dari pendapatan itu. Setengahnya lagi dia hitung untuk acara atau transportasi keperluan seminggu ke depan. Manfaat dari menabung ini sangat membantu kita untuk merencanakan masa depan. Dan investasi ini kelak kita rasakan jika dilakukan dengan baik dan disiplin. Jika sudah begitu, kesuksesan tak lagi jadi angan yang rasanya sulit untuk disentuh.

Bagaimana penghasilan yang diperoleh dapat diatur sedemikian rupa? Dalam paparannya, Teh Lis menjelaskan, sebagai berikut:
1.    Kenali kebutuhan dan keingann.
Kebutuhan harus dipenuhi, keinginan tidak harus dipenuhi. Ketahui semua kebutuhan kita terutama sebagai seorang freelancer. Penting nih untuk saya secara pribadi, menghindari belanja secara berlebihan.
2.    Hitung berapa penghasilan yang diperoleh dan buatlah pos keuangan. Pos Keuangan ideal setiap orang berbeda-beda, tetapi setidaknya penuhi pos berikut ini:
·         Zakat, sedekah, infak 5%
·         Cicilan utang 30%
·         Dana darurat 10%
·         Biaya hidup 30%
·         Gaya hidup 5%
·         Investasi 15%.
 
Pos keuangan menurut Liswanti Pertiwi [Foto: Dok Pri]
Rerata, orang terjebak karena gaya hidup. Justru lebih besar pasak daripada tiang, ini yang harus dihindari oleh seorang freelancer. Gaya hidup bisa diminimalkan dengan memperhatikan setiap kebutuhan, bukan keinginan.

3.    Buatlah catatan arus kas. Arus kas atau cash flow statement sebagai element penting yang berguna untuk memberikan informasi mengenai kondisi keuangan satu periode.

Atas: Arus kas; Bawah: Mengatur keuangan sebagai freelancer [Foto: Dok Pri]
Di sini, Teh Liswanti biasanya membuat detail catatan keuangan, berapa pemasukan dan berapa pengeluaran setiap harinya. Terkadang, hingga bon terkecil pun dia catat. Saya pikir ini bagus sebagai pembiasaan diri.

4.    Disiplin dalam menabung. Jangan pernah menabung dari sisa. Konsisten nabung minimal 10 ribu per hari.

Menabung dari sisa seperti ini contohnya. Kita misalnya berpenghasilan 1 juta, belanja ini itu habis sekitar 800 ribu. Nah, sisa belanja itu yang ditabung. Akan tetapi, ini pola pikir yang salah. Justru sebelumnya sudah harus dibagi, untuk tabungan berapa, dan kebutuhan lainnya berapa.

5.    Tidak belanja berlebihan dan bisa menahan godaan. Contoh godaan beli gadget, lipstick, baju, ngopi-ngopi. Nah, gaya hidup yang buat uang seseorang habis dalam sekejap. Teh Liswanti kasih tipsnya. Tahan godaan! Biarkan saja orang berkata apa, yang penting pegang prinsip hidup yang kita miliki.

Prinsip utama berikutnya dalam mengatur keuangan pribadi atau freelancer terkait dengan kemampuan untuk berpikir panjang ke depan.
 
Mengatur keuangan Freelancer ala Liswanti Pertiwi [Foto: Dok Pri]
Faktor krusial dalam mengatur keuangan pribadi atau freelancer adalah kemampuan untuk menahan diri agar bisa menggunakan uang di bawah jumlah yang dimiliki. Seringkali kegagalan orang dalam mengatur keuangan pribadi dikarenakan lebih mengedepankan keinginan dibanding kebutuhan. Akibatnya, uang yang dipergunakan bisa jadi lebih besar dari yang dimiliki.

Seberapapun uang yang kita peroleh, harus masuk dalam catatan keuangan/arus kas kita menurut teh lis. Kalau saya menerapkan dalam kehidupan seperti ini:  “Manfaatkan setiap diskon dan promo yang ada.” Nah, bandingin harga dulu sebelum membeli juga bisa lho. Lumayan banget, kan. Bukan emak-emak aja yang perlu hemat, bapak-bapak juga lho.

Seseorang dituntut agar bisa membuat rencana untuk masa depan. Hal tersebut diperlukan agar pola pikir tidak hanya terbatas pada saat ini. Tetapi, lebih ke arah jangka panjang kehidupan.  
 
Mengatur keuangan freelancer gampang-gampang susah [Foto: Dok Pri]
Cara orang sukses mengatur keuangan sebagai freelancer lain yang dapat ditiru ialah selalu berusaha membuat uangnya bertambah banyak. Salah satu langkah yang dapat dilakukan dengan berinvestasi. Entah itu investasi dalam bentuk emas, surat berharga, atau investasi properti.

Sejatinya yang membedakan adalah kemampuan mengelola beragam hal dalam hidupnya, termasuk mengatur keuangan sebagai freelancer. Orang-orang sukses selalu bisa melakukannya dengan baik. Akibatnya mereka bisa menata kehidupan sesuai yang mereka idamkan.

Punya niat kuat dan disiplin menjadi kunci  dalam mengatur keuangan sebagai freelancer. Terpenting adalah bagaimana kita menerapkannya, tidak di atas kerja saja. 


Bersama rekan-rekan ISB dalam Blogger Gathering Part 3 [Foto: Dok ISB]

Sekilas tentang CNI
Baca Juga 
CNI lahir di Bandung pada tanggal 1 Oktober 1986 dengan produk pertama  Sun Chlorella A dari Jepang. Seiring bergulirnya waktu, CNI terus memasarkan produk-roduknya yang berkualitas tinggi. Hingga kini, CNI telah memiliki puluhan kantor cabang dan cabang pembantu,serta ratusan Distribution Center yang tersebar di seluruh tanah air.

Logo CNI [Foto: DokIst]

Bekerja sama dengan PT Sukses Abadi Farmindo yang berlokasi di Tangerang dengan luas 12.600 m2 dan telah memiliki standar Hazard's Analysis Critical Control Point (HACCP) & Cara Pembuatan Obat yang Baik (P013), sudah lebih dari 80% produk CNI diproduksi di dalam negeri. Beberapa produknya bahkan sudah diekspor ke manca negara.

Dalam rangka memperluas jaringan di pasar internasional, didirikanlah CNI Corporation di  Malaysia untuk melakukan ekspansi ke manca negara. seperti Singapura, Hong Kong, India, Brunei, Filipina, Taiwan, China, Nigeria, dan Thailand.  Juga akan menyusul negara-negara lainnya.

Untuk menunjang kualitas produk, CNI Corporation telah mendirikan pusat riset dan penelitian di berbagai negara. Untuk menunjang produksi di luar negeri,  CNI juga telah membangun pabrik-pabrik di Malaysia, China, dan Taiwan.


15 comments:

Anisa Deasty Malela said...

Lengkap, jelas dan padat isi dari artikel mas Jun. Pasti akan langsung melesat di pejwan ini,, kereeen.

Jun Joe Winanto said...

Hahaha... Aamiin Mba Nisa. Ntar aah mau belajar SEO bener-bener sama Mba Anisa yang udah duluan paham. Ajari saya ya mba. Saya masih nol banget soal SEO mba.

Ghumi said...

Panjang... ngalahin coki pardede..

Rosanna Simanjuntak said...


Baca ini sebaiknya ditemani cemilan dan buku catatan, biar lebih 'nendang!'

Jun Joe Winanto said...

Mas @Ghumi... Puas kan mas, bacanya. Ga ada yang ngeganjel. Hahaha

Kak @Rosanna: Ambiiil kak camilannya, jangan lupa kak nyatet yak. Heheheh.

GPRS Chanel said...

Keren kang Jun...pasti sebentar lagi tulisan ini nongkrong di halaman depan google...sukses terus

Andri Mastiyanto said...

panjang dan lengkap, infomatif banget bagaimana blog dan blogpost agar mudah terindeks google

Kontengaptek said...

Mantapp sekali.
Seru ya workshop nya, semoga bisa ikut terus..

cendekia channel1 said...

Cadass om jun, SEO slalu menarik utk dikulik

Ani Berta said...

Asyik ya kalau belajar sambil kopdar :)

Hanny Nursanti said...

Ah dari pertama baca udah yakin ini juara, kumplit pk telor

Mpo Ratne said...

Seo zaman now kalau sudah page one pastinya akan menambah pundi rupiah. Nah sebagai freelancer harus bisa menata uang biar tidak boros. Indahnya hidup bisa menata keuangan sekaligus menata blog

sae said...

Om Jun, belajar SEO bisa naikin rate card juga ya.. Enk donk.. Mau belajar donk.. Hehehe salam blogger dari blogger pemula

Vicky Cahyagi said...

Infonya lengkap. Jd panduan jg buat blogger yg msh belajar n ingin berkembang dgn belajar SEO. Thx sharing ilmunya

Dapur Ngebut said...

waa lengkap! makasi sharingnya mas jun